NovelToon NovelToon
Dibuang Suami Cintai Ugal-ugalan Oleh Boss

Dibuang Suami Cintai Ugal-ugalan Oleh Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Cintapertama / Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ekawati

Adinda putri harus menerima pil pahit saat suami atau pria yang selama ini begitu ia cintai tidak pernah menganggap dirinya Saat itulah ia memutuskan untuk meninggalkan pria itu dan membatalkan pernikahanya Tapi siapa sangka sahabat atau bossnya malah selalu ada disisinya saat ia terpuruk Akankah adinda membuka hatinya untuk sang boss atau balah sebaliknya Yukk ikuti terus kisah cinta mereka 😍😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan adindA!

Dddrrrttt

Dddrrttt

adinda melihat kelayar ponsel yang saat ini berdering ternyata nama ibu mertua yang tertera dalam layar ponsel miliknya

Dengan menghembuskan nafasnya adinda mengangkat telpon dari mama rita

"hallo maa"

"hallo sayang sudah bangun?? Apa zyan memperlakukanmu dengan baik sayang?" ucap mama rita begitu perhatian

adinda berpikir sejenak ia sangat ingin membatalkan pernikahannya dengan zyan tapi adinda juga tidak mau jika ibu mertuanya terkena serangan jantung jika ia bilang secara mendadak

"hallo sayang,, kamu tidak apa-apa?"

"aahhh i,,iya ma, mas zyan sangat memperlakukan Dinda begitu baik ma"

"syukurlah, ohh ya sayang hari ini mama akan berkunjung mumpung hari Minggu, sekalian juga mama mau ngajak kamu kesalon sayang" adinda tentu saja terkejut

"ma..mama dimana!?"

"mama sudah didepan rumah kamu sayang cepat siap-siap" ucapnya dan mematikan pangilan telepon

"mampusssss!!" adinda langsung berlari keluar kamar sebenarnya hari Minggu ini ia ingin pergi berbelanja kesebuah mall

Tapi mendengar jika sang mama mertua sudah dirumah suaminya dengan cepat ia menyusul

Jika saat ini zyan bersama kekasihnya entah apa yang akan terjadi disana

"nyon,,nyonya Rita" bik na mendekati nyonyanya yang datang secara tiba-tiba

Bik na begitu gugup karena saat ini majikanya dengan sang kekasih masih didalam kamar, sedangkan menantunya sudah mereka usir tadi malam dari rumah ini

"bik na, adinda masih dikamar kan?" tanya mommy Rita

"itu nyonya,, sebenarnya..." melihat kegugupan bik na membut mama rita curiga, dengan langkah cepat mama rita naik kelantai atas untuk menemui menantu dan putranya

Mama rita membuka handle pintu karena keberulan jika pintu tidak dikunci, disana ia melihat zyan sedang memeluk seorang wanita

"zyan," panggil mama rita membuat zyan begitu terkejut dengan cepat zyan melepaskan pelukan kekasihnya yang masih tertidur dangan tubuh polos tanpa busana

"mamaaa!" ucapnya dengan wajah paniknya sedangkan kekasihnya hanya tersenyum inilah moment yang ditunggu-tunggu wanita itu Dengan begini ia pasti akan menjadi nyonya mahardika dalam waktu dekat ini

Mama rita berbalik, ia tidak menyangka jika putranya berzina dan menyakiti hati istrinya,,

Dengan langkah cepat ia keluar dari rumah itu, saat berada diambang pintu keluar ia melihat mobil jazz sport putih dimana yang turun dari mobil itu adalah adinda

"mamaaa" adinda memeluk tubuh ibu mertuanya yang mulai menangis

"adinda maafkan mama" itulah kata yang keluar dari mulut wanita paruh baya itu, adinda hanya tersenyum ia memang mencintai zyan tapi bukan berarti ia harus memaksa zyan untuk mencintainya

Adinda juga tahu diri, zyan juga berhak bahagia meskipun disini adinda yang terluka

"maa,, bolehkan jika adinda membatalkan pernikahan ini?? Mas zyan juga berhak bahagia dengan kekasih yang ia cintai ma, disini adindalah yang menjadi perusak hubungan mereka" jelasnya membuat mama rita semakin terisak dan menggeleng

"tapi mama sudah berjanji akan menjagamu pada mendiang ibumu sayang, bagaimana mama harus menjelaskan semua ini pada mahardika nanti"

Mama rita benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi, disatu sisi ia sudah berjanji akan menjaga adinda kepada mendiang ibu gadis itu

Disisi lain ia juga tidak ingin jika adinda yang akan merasakan sakit karena ulah putranya itu

"maa,, adinda baik-baik saja kok selama ini adinda juga hidup sendiri sebelum ibuk meninggal, adinda janji akan memberikan kabar sesering mungkin kepada mama papa dan juga kakek" ucapanya dan diangguki oleh mama rita

kedua orang itu akhirnya pergi dari rumah itu, adinda mengantarkan ibu mertuanya kerumah keluarga besar mahardika

Disana mahardika dan kakek sedang menikmati teh hangat dengan mengobrol ringan

Kedatangan 2 wanita yang mereka sayangi membuat 2 pria itu tersenyum bahagia,

"adinda,, sini nak" ucap kakek

"salamualaikum kakek,, papa" adinda menyalimi kedua tangan pria yang saat ini tersenyum kearahnya

"Wallaikum salam sayang, bagimana kabarnya baik? Zyan tidak ikut?"

pertanyaan dari mahardika membuat adinda dan Rita saling pandang membut kakek dan mahardika merasa curiga apalagi melihat wajah mama rita yang terlihat sebam membuatnya semakin tertanya-tanya

"maa ada apa?" tanya mahardika kearah sang istri

Mama rita mengajak semua orang untuk masuk kedalam rumah dan duduk diruang tamu

Setelah semua berkumpul mama rita akhirnya menceritakan semua pada suami dan mertuanya

Perkataan mama rita tentu membuat mahardika murka, pria paruh baya itu mengepalkan kuat tanganya

"ANAK KURANG AJAR!!! jadi dia masih berhubungan dengan jalang itu?!" ucap mahardika begitu dingin dengan sorot mata yang tajam

adinda tidak menimpali, gadis itu hanya diam menyaksikan kemarahan mertuanya, yang ada dipikirannya saat ini adalah pembatalan pernikahanya dengan zyan

Mungkin dengan cara itu ia akan lebih bahagia, karena ia sadar jika cinta tidak bisa dipaksakan

"adinda,, papa janji akan memberikan anak itu pelajaran" ucapnya membuat adinda tersenyum

"paa, kalau boleh adinda minta, sebaiknya pernikahan adinda dan mas zyan dibatalkan saja, adinda memang mencintai mas zyan tapi adinda juga tidak mau memaksa jika mas zyan harus mencintai adinda pa,, adinda hanya ingin hidup tanpa rasa bersalah" gadis itu tersenyum membuat mama rita memeluknya erat

Kakek Dwi yang mendengar itu begitu geram, ia sangat yakin jika suatu saat cucunya akan menyesal sudah melepaskan adinda begitu saja

"nakk,,, papa tidak tahu arus berkata apa.. Papa hanya bisa berharap kamu bahagia diluar sana, papa janji akan tetap menjadi papa kamu nak, kamu adalah anak gadis kami" mahardika mengeluarkan dompet miliknya ia menyerahkan kartu hitam kepada adinda membuat gadis itu terkejut

"paa, adinda sudah punya cukup uang,, selama ini adinda sudah bekerja paa" gadis itu menolak pemberian papa mertuanya

ketiga orang yang ada disana terkejut mereka sungguh tidak tahu jika adinda sudah bekerja, pasalnya mereka baru bertemu dengan adinda secara tidak mengaja dirumah sakit dimana ibu adinda dirawat

Mereka baru 2 Minggu bertemu tapi mahardika dan istrinya sangat yakin jika adinda adalah gadis baik-baik karena merupakan anak dari mendiang ibu surti yaitu sahabat mama rita

Apalagi karena mereka adinda menjadi sebatang kara, jika saja ibu adinda tidak mendonorkan ginjalnya mungkin saja wanita itu masih bisa diselamatkan

"terima saja nak,, beli apapun kebutuhanmu diluar sana, kamu adalah tanggung jawab kami mulai sekarang" ucap kakek Dwi membuat adinda merasa tidak enak

"sayang terima yaa, sering-sering main kerumah ya nak,, pintu rumah ini selalu terbuka untukmu sayang"

Adinda memeluk erat tubuh mama rita gadis itu mulai menjatuhkan air matanya karena merasa terharu

Jika saja zyan mencintainya mungkin hidupnya akan terasa sangat sempurna, tapi takdir terasa mempermainkannya

Seperti pepatah mengatakan jika dalam hubungan rumah tangga pasti ada sesuatu yang kurang

Jika mertua menyayangi kita maka suami yang akan bermasalah, jika suami dan mertua menyayangi pasti ipar yang akan bermasalah

Dalam kehidupan tidak ada yang sempurna kecuali "ROKOK"

Happy reading 💫 💫

1
Yuli Yulianti
dasar pembantu nggak tau diri nggak lama lg kamu dipecat atas kelakuan mu
Kamiem sag
dgn status "suami" Rey mulai berani memberi perhatian
Kamiem sag
bilang lo Rey kalo kau cinta Adinda
Kamiem sag
jujur ajalah Rey takutnya bibitmu gak tokcer 🤭dan Dinda gak hamil
Kamiem sag
kalo Zyan pintar begitu mendengar kalimat bahwa Berlin bukan wanita baik harusnya dia diam-diam cari tau siapa Berlin itu
Kamiem sag
sulit ya buat Adinda melupakan cintanya pd Ziyan
gadis bodoh
cinta bertepuk sebelah tangan aja sulit melupakan apalah lagi sama-sama cinta baru dihianati
mampuslah kau Adinda makan itu cintamu pd Ziyan
Kamiem sag
selemah itu Adinda dihadapan Berlin yg licik
Kamiem sag
syukur Dinda punya sahabat tempat berbagi cerita
Kamiem sag
ikut baca thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!