dari kisah nya tentang kehidupan seorang wanita tangguh bernama Rana yang hidup nya penuh liku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia usman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
03
setelah basa basi dengan nya aku buru buru mengambil pakaian ganti, setelah itu aku masuk ke kamar mandi
setelah aku keluar dari kamar mandi aku tidak melihat dia di kamar, mungkin dia keluar mencari makan entah lah terserah dia mau ngapain bukan urusan ku
yang jelas sekarang aku harus cari cara bagai mana aku bisa lolos malam ini dan malam malam selanjut nya
aku.pun keluar kamar berkeliling rumah setiap kamar aku masuki, lalu aku melewati gudang penyimpanan barang barang, aku pun membuka pintu aku pun masuk memeriksa setiap sudut gudang tersebut, di sana ada sebuah tangga kayu untuk ibu atau ayah naik untuk menaruh peralatan atau barang barang ke atas loteng.
aku pun berlari ke pintu, ku melongokan kepalaku keluar mantau apakah ada orang yang melihat atau tidak, setelah memastikan aman aku pun menutup dan mengunci pintu gudang tersebut
dan aku pun menaiki tangga kayu tersebut perlahan takut terjatuh, dan setelah sampai atas aku memeriksa kelebaran dan kekokohan lantai loteng tersebut, sepeti nya aman
aku turun, setelah sampai bawah pandangan ku berkeliling mencari sesuatu, dan benar saja apa yang ku cari ada di pojok teronggok agak berdebu
kalian tau apa yang kucari?
ya tepat sekali tikar,setelah menemukan tikar aku mencari sapu untuk menyapu lantai loteng nya, dan setelah apa yang ku butuhkan terkumpul aku memanjat Kemabli ke loteng menyapu sampai bersih lalu mengelar tikar
setelah beres aku pun duduk dan termenung memikirkan nya dan inilah tempat pelarian ku dan tempat persembunyian ku yang sempurna
dan aku pun tersenyum licik
setelah merasa puas aku keluar gudang menuju kamar, ku kulihat tidak ada suamiku jadi aku buru buru mengambil selimut cadangan dan satu buah bantal untuk ku taruh di loteng gudang
menjelang magrib aku sudah berada di gudang tanpa sepengetahuan siapa pun, "aman"
.
.
malam itu malam pertama impian setiap pengan baru untuk mencurahkan segala rasa kasih sayang penuh cinta antara suami istri,
tapi tidak dengan ku Karana ketakutan dan ketidak siapan atas pernikahan ini aku malah meninggalkan suamiku tidur sendiri di kamar pengantin dan aku di sini tidur di atas loteng gudang penyimpanan bersama tumpukan.barang serta perabot rumah tangga lain nya. "hahaha, puas aku"
entah apa yang akan terjadi besok biarlah terjadi, aku siap dengan segala pertanyaan dan kebingungan suamiku itu, masa bodoh
.
.
sebelum azan subuh berkumandang aku buru buru bangun takut ketahuan oleh orang orang rumah, bisa gawat kalo ketahuan markas rahasiaku ini bisa bisa aku tidak bisa lagi menghindar nanti nya.
setelah solat subuh di musola kecil rumah aku pun ke dapur untuk membuat sarapan, bersikap normal senormal mungkin supaya tidak ketahuan
lagi asik masak tiba tiba dari arah belakang mengagetkan ku, lelaki yang menjadi suamiku itu berdiri menjulang, lalu bertanya suara nya setengah berbisik
" dek, emm... adek tidur dimana semalam, mas cariin kok gak ada di mana mana, apa tidur sama ibu" tanya nya beruntun.
aku cuma menganggukkan kepala saja
dia ber " oh" ria saja
lalu aku bertanya pada nya
" kamu gak nanyain aku ke ibu atau ayah kan" untuk memastikan
" tidak" jawab nya
aku mengelus dada " aman"
pantas aja tadi malam tidak kehebohan, ternyata tidak ada yang tau aku hilang dari kamar pengantin, ternyata dia pengertian juga tidak ember.
hemm, sekarang aman apa malam berikut nya aman?
selamat malam.selamat membaca semoga suka ya😊
semangat