NovelToon NovelToon
Tak Lagi Berharap KESEMPATAN KEDUA

Tak Lagi Berharap KESEMPATAN KEDUA

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Reinkarnasi
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: RAYAS

hai semua ini novel pertama Rayas ya🤭
kalau ada saran atau komentar boleh tulis di kolom komentar ya. lopyouuuu 😘😘

Dalam keputusasaan, sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawanya di tahun 2025. Namun, maut ternyata bukan akhir. Safira terbangun di tubuhnya yang berusia 17 tahun, kembali ke tahun 2020—tepat di hari di mana ia dikhianati oleh adik tirinya dan diabaikan oleh saudara kandungnya hingga hampir tenggelam.

​Berbekal ingatan masa depan, Safira memutuskan untuk berhenti. Ia berhenti menangis, berhenti memohon, dan yang terpenting—ia tak lagi berharap pada cinta keluarga Maheswara.

kalau penasaran jangan lupa mampir ke novel pertama Rayas 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAYAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3 Senja yang Menawan namun Dingin

Sesampainya di mall, Safira melangkah dengan tujuan pasti. Tidak ada lagi keraguan. Ia segera memasuki butik-butik kelas atas untuk membuang identitas lamanya. Pakaian-pakaian yang dulu dipilihkan Maya—yang terlalu terbuka dan mencolok—akan segera ia musnahkan.

Kini, pilihan Safira jatuh pada warna-warna monokrom: hitam, putih, dan abu-abu.

"Saya mau yang ini, ini, dan ini. Ukurannya sesuaikan," ujar Safira kepada pelayan toko dengan nada datar.

Pelayan itu tersenyum lebar, membayangkan bonus besar yang akan didapatnya. "Baik, Nona. Pembayarannya ingin melalui cash atau debit?"

Tanpa sepatah kata pun, Safira mengeluarkan kartu debit hitam miliknya. Kartu itu adalah bukti dari kerja kerasnya membangun bisnis sendiri, bukan dari belas kasihan keluarga Maheswara.

Tujuan selanjutnya adalah salon. Safira ingin membuang semua beban, termasuk rambut panjang yang dulu ia pelihara hanya karena Bima pernah bilang menyukai gadis berambut panjang.

"Selamat siang, Nona. Ada yang bisa kami bantu?" sambut penata rambut profesional di sana.

"Potong model Short Bob with Wispy Bangs. Warnanya medium brown," perintah Safira sambil menunjukkan referensi di ponselnya.

Tiga jam berlalu. Saat cermin dihadapkan padanya, Safira hampir tidak mengenali dirinya sendiri. Potongan bob pendek itu membingkai wajah tirusnya dengan sempurna, sementara poni tipis di dahinya memberikan kesan imut dan segar, kontras dengan tatapan matanya yang dingin dan dewasa.

Ia kini tampak seperti gadis yang mandiri dan berani dalam diam. Tenang seperti senja, namun sekuat malam yang tidak pernah takut pada kegelapan. Setelah memberikan tip yang cukup besar, ia pergi meninggalkan salon dengan kepala tegak.

DI CAFE

Safira kemudian memesan kendaraan menuju sebuah kafe fancy di sudut kota—salah satu aset miliknya yang dikelola oleh Andi. Andi adalah orang kepercayaan Safira yang ia selamatkan saat pria itu terpuruk karena biaya pengobatan adiknya.

"Sore, Fira," sapa Andi hangat. Ia adalah satu dari sedikit orang yang diperbolehkan memanggil Safira tanpa embel-embel 'Nona'.

"Sore, Kak. Bagaimana laporan minggu ini?" tanya Safira sambil duduk.

"Pengunjung makin membeludak di restoran dan kafe cabang utama. Aku rasa kita perlu tambah karyawan untuk menjaga kualitas layanan," jelas Andi serius.

Safira mengangguk, jari-jarinya mengetuk meja dengan ritme yang tenang. "Rekrut dua atau tiga orang untuk shift ramai. Tapi pastikan mereka paham SOP kita. Aku ingin ekspansi ini stabil, jangan sampai ada celah untuk kesalahan."

"Siap, Bos. Akan segera diproses," jawab Andi kagum pada ketegasan gadis di depannya.

"Terima kasih, Kak. Kabari aku jika ada masalah mendesak," Safira bangkit dan memakai kembali hoodie besarnya, menyembunyikan transformasi barunya di balik kain tebal itu.

Tanpa mereka sadari, dari kejauhan, seseorang mengamati dengan mata penuh kebencian. Maya. Ia memotret kebersamaan Safira dan Andi dengan senyum licik. "Lihat saja, Papa dan Abang akan makin membencimu. Hanya aku yang boleh dicintai di rumah itu," batinnya penuh dendam sebelum bergegas pergi.

Sampai di rumah

Saat menginjakkan kaki di ruang tamu rumah Maheswara, Safira disambut oleh atmosfer yang mencekam. Raga, ayahnya, duduk dengan wajah merah padam.

"Dari mana saja kamu?!" bentak Raga seketika.

Safira berhenti melangkah, namun ia tidak menunduk. "Apa urusannya dengan Anda, Tuan?"

Suasana mendadak hening. Raka, abang pertamanya yang baru pulang, berdiri dengan emosi. "Sopan sedikit kalau bicara dengan orang tua, Safira! Apa itu hasil didikan Kakek dan Nenekmu?"

Maya, yang sudah duduk manis di sofa, mulai menjalankan aktingnya. "Sudah, bang Raka, Papa... jangan marah-marah. Mungkin Kak Fira cuma lagi capek atau ada masalah di luar."

Safira hanya melirik Maya dengan tatapan meremehkan. Ia tahu foto yang diambil Maya tadi pasti akan segera dijadikan senjata. Tanpa niat meladeni drama picisan itu, Safira melanjutkan langkahnya menuju tangga.

"Mau ke mana kamu?! Papa belum selesai bicara!" teriak Raga.

Safira tidak berhenti, bahkan tidak menoleh sedikit pun.

"Sudahlah, Pa. Paling itu cuma trik barunya biar kita mengejarnya. Biarkan saja dia berakting sampai bosan," celetuk Bima acuh sambil fokus pada ponselnya.

Mereka kembali bercanda, menganggap Safira tidak ada. Mereka tidak tahu, di balik hoodie besar itu, Safira kini memiliki penampilan yang jauh lebih cantik dan berkelas. Dan yang terpenting, ia bukan lagi gadis lemah yang bisa mereka sakiti sesuka hati.

...****************...

Guyssss jangan lupa like nya ya, kalau ada yang kurang atau typo coment aja nanti, biar jadi pelajaran buat Rayas soal nya ini novel pertama rayas

1
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Sribundanya Gifran
lanjut thor
kalea rizuky
keren novelnya
shanairatih
ga sabar nunggu lanjutanny😍
Cty Badria
up y byk Dan panjang ceritany 💪/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Wahyuningsih
lanjut thor 💪💪💪💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Lala Kusumah
semoga UAS nya lancar dan hasilnya memuaskan ya 🙏🙏🙏
MataPanda?_
semangat trus kak.. 💪
Lala Kusumah
syukurlah Fira akhirnya keluar dari rumah Maheswara 👍👍👍💪💪😍😍😍
Sribundanya Gifran
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Lala Kusumah
😍😍😍😍😍
Wahyuningsih
penyesalan pasti datng terlambat
Wahyuningsih
gas thor 💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut
Lala Kusumah
makasih updatenya, kalau bisa double atau crazy up ya 🙏🙏🙏
Yusrina Ina
author up nya tidak cukup ni 🤭🤭🤭 tambah lagi ya 🙏🙏🙏. terima kasih semangat 💪💪💪 lagi up nya.
MataPanda?_
bagus kak MC y gk neko"ceritanya bagus semangat trus kak 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!