NovelToon NovelToon
Love By Accident

Love By Accident

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: iraurah

(***) Karna sebuah kecelakaan motor membuat gian harus merawat hilya dan tinggal bersama di masion miliknya.

kesibukan kedua orang tua hilya membuatnya menyetujui agar hilya tinggal bersama sang pelaku.

Akankah kecelakaan itu membawa benih benih cinta terhadap dirinya dan Gian sang pelaku dalam kecelakaan itu?

Instagraam: @iraurah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iraurah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 3 - Sadar

Keesokan harinya Hilya sudah dipindahkan ke ruang inap, tapi ia masih belum sadarkan diri. Sudah hampir seharian dia masih asik dengan dunia lainnya.

Disana sudah ada Rita, Arga, Aji, Dewi dan juga Gian. Mereka senantiasa menunggu Hilya hingga sadar.

Pukul 10 Hilya menunjukkan kondisi nya mulai membaik, ia menggerakkan jarinya perlahan.

Melihat itu semua yang berada di ruangan tersebut sontak langsung mendekati Hilya yang berbaring di kasur pasien.

"Hilya kamu sudah sadar nak? " Ujar Rita lembut sambil mengelus bahu Putri semata wayangnya.

Hilya pun membuka matanya perlahan untuk menyesuaikan kontras cahaya dalam ruangan tersebut. pandangannya masih kabur tapi perlahan mulai melihat dengan jelas.

"M.. mah" Lirih Hilya dengan lemah memanggil Ibunya.

"Iya sayang ini Mamah, sebentar ya Mamah panggil dokter dulu" Ucap Rita sambil menekan tombol nurse call

Tak lama perawat dan dokter datang lalu memeriksa kondisi Hilya yang sudah sadar.

"Bagaimana dok kondisi anak saya? "

"Kondisi anak anda mulai membaik, tapi harus banyak istirahat. Dua jam sekali perawat akan memeriksa kondisi pasien. Kalau begitu saya permisi" Dokter dan perawat itu pun keluar.

"Syukurlah nak kamu sudah sadar, kami sangat khawatir " Ucap Arga melihat Putri semata wayangnya akhirnya sudah sadar.

"Apa kepala mu masih sakit? " Tanya Rita yang melihat perban dikepala anaknya yang masih menempel lekat.

Hilya pun menganggukan kepalanya , ia terasa lemah dan tak berdaya. Ia pun mulai mengingat ngingat kejadian terakhir.

Tak berapa lama ia pun mengingat kejadian dimana ia ditabrak mobil dari arah belakang hinggal membuat dirinya terpental jauh. Sontak ia pun melihat ke arah ibunya

"M-mah, a-pa hil-ya be-nar be-nar ma-sih hi-dup? " Tanya Hilya yang terbata bata berusaha bertanya tentang kondisinya.

"Kamu jangan bicara begitu, kamu masih hidup nak kamu masih disini bersama kita" Ujar Rita yang sedikit terkejut mendengar perkataan Putrinya.

"Iya nak kamu jangan memikirkan banyak hal, kamu harus istirahat agar kamu bisa pulih" Sambung Arga menatap Putrinya yang tak kalah terkejut.

Hilya pun menganggukan kepalanya. Ia masih belum bisa banyak bergerak dan berbicara. Lalu matanya pun melihat sekeliling ruangan dan terhenti saat melihat 3 orang asing disana yang tengah menatapnya.

Siapa mereka? . Batin Hilya

Saat Gian tengah melihat kondisi Hilya tak sengaja Hilya pun melihatnya dan membuat mereka saling pandang. Segera ia pun langsung menundukkan kepalanya.

Apa yang harus aku lakukan saat ini? aku benar-benar bingung, tidak mungkin aku menjelaskan siapa diriku disaat kondisinya masih sangat lemah. Batin Gian

Lalu suara ketukan pintu pun langsung menghentikan keheningan disana.

Gian pun langsung membuka pintu nya dan terlihat seorang perawat membawa makanan untuk Hilya.

"Maaf saya ingin mengantarkan makanan untuk pasien" Ucap perawat tersebut

"Ya silahkan" Jawab Gian yang langsung menggeser tubuhnya untuk memberi jalan untuk perawat tersebut masuk.

Perawat itu pun meletakan makanannya dan kembali keluar ruangan.

"Nak kamu makan dulu ya, biar Mamah suapin" ucap Rita dan langsung membawa makanan tersebut lalu menyuapi Putrinya secara perlahan lahan.

Hari pun sudah menujukkan jam 12 siang keluarga Pratama pun izin untuk pulang terlebih dahulu.

Arga pun hanya mengiyakan dan mereka pun langsung pergi.

Hilya pun masih berbaring di ranjang pasien untuk mengistirahat tubuhnya.

1
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
pretty girl's
luar biasa
Nia septiani
gak usah mencela .kalo ga suka jangan di baca ya kak.kasian autornya dh cape2 mikir nulis trs di cela
Nia septiani
iya yah kak kalo aslinya mah ngtu . tp sayang kalo di novel kan ini suka suka autor nya mau bgimana tempatnya hehe sabar sabar
Endach Sukma
knpa gk kakek sekalian manggilnya, nanggung lah klo cma bapak....
Maya Ratnasari
kalo usia 19 th, itu biasanya baru lulus SMA atau udah kuliah tingkat awal.
apa iya lulusan SMA atau masih kuliah gitu udah jadi manajer??
Maya Ratnasari
logika nya, UGD adalah unit gawat darurat, setidaknya memiliki kriteria: mudah dijangkau, aksesnya cepat, tempat strategis.

kebayang yah kalo letaknya susah, pasiennya bisa koit 10x, hehhehe
Rhenii RA
Mansion bukan masion
Sri Paputungan
luar biasa
Azhure
duduk di kursi roda dengan pakaian seperti ini dengan posisi kaki sakit? aduuuhhh ga bahaya taaahh?🤭🤭🤭
Azhure
laaaahhh matanya di pinjamkan, buta atuh jadinya thor 😂😂😂
Azhure
sedikit patah dan lumayan parah? gmn maksudnya 😭😭😭
Azhure
wah ini indikasi hilang ingatan keknya, prasaan td manggil mamah, kok tb² jd manggil ibu 🤭🤭🤭
mommy raina
ceritanya menarik, meski terdapat beberapa kata yg kurang tepat
mommy raina
koreksi sdikit y thor, hubungan mereka itu adalah sbg atasan dan bawahan thor, kalau rekan bisnis itu artinya si angel jg punya perusahaan sendiri dan mereka bekerja sama. dan yg benar itu sekretaris, bukan sekertaris.
Heny Widyasworo
Luar biasa
Liiee
banyak kok UGD di lantai 2,,,
Tarty Chunjileechanheesllu
👍👍👍
Elena Sirregar
ada perkataan yg tak sesuai misal Gian menolong Haila duduk diatas kerusi: Gian menduduki Haila ke atas kerusi. seharusnya mendudukan Haila diatas kerusi. sebab dia menolong seseorang untuk duduk.
Nur Syah
wowwwww hilya benar2 cantik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!