NovelToon NovelToon
Kusut

Kusut

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aurora_Arista

Alsa, gadis introvert yang menyukai sosok Ken secara diam-diam, baginya Ken adalah lelaki yang begitu baik karena hanya dia lah yang mau menjadi teman Alsa. Kebaikan Ken disalah artika oleh Alsa, hingga sebuah kenyataan pahit terpampang di depan matanya. Ken menjalin kasih dengan gadis lain.

Di tengah keterpurukannya atas cinta pertama yang berakhir tragis, sosok Davin selalu hadir dengan kasih sayang yang begitu besar padanya. Hingga Alsa terlena dan mengerti arti mencintai yang sesungguhnya.

Davin, seorang pria yang menjadi suami dari mendiang Kakak perempuannya kini menjadi alasan Alsa untuk tetap bertahan meski berbagai cobaan berat ia lalui.

Akankah semuanya berakhir bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora_Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3

Alsa berdiri di samping pintu gerbang untuk menunggu Ken yang tengah mengambil motornya di parkiran sekolah, lelaki tampan itu mengatakan akan mengantar Alsa sampai ke rumah gadis itu dan Alsa tak bisa menolak karena memang Ken adalah orang yang keras kepala.

"Ayo, Ca," ajak Ken yang sudah berada di depan Alsa dengan motor ninja hitamnya.

"Makasih ya, kak, sebelum nya udah mau nganter aku pulang," ucap Alsa hati-hati. Ia tak enak jika harus merepotkan Ken.

"Santai aja kali, Ca. Kayak sama siapa aja," jawab pemuda itu sembari tersenyum hangat. Alsa baru sadar kalau ternyata selama ini Ken mau tersenyum padanya. Mengingat lelaki itu sangat pendiam dan dingin, ia juga tak pernah tersenyum apa lagi tertawa dengan orang lain.

Tapi, Alsa baru sadar kalau selama ini Ken bersikap berbeda dengannya. Bahkan beberapa kali pemuda itu tersenyum juga tertawa lepas dihadapan Alsa. Ia berharap semoga Ken benar-benar mau menjadi temannya. Alsa sudah lelah dikucilkan di sekolah.

Mereka mengendarai motor dengan kecepatan sedang, membelah jalanan kota yang lumayan padat juga terik matahari yang tak terlalu menyengat siang ini.

Beberapa kali Ken membetul kan posisi tangan Alsa untuk memeluk perut sixpacknya agar tak terjatuh. Namun, gadis itu kembali menarik kedua tangannya dan memilih menumpukan telapak tangan tersebut pada pahanya sendiri.

Ken menghentikan laju motornya di depan sebuah apartmen Alsa, bersamaan dengan Davin yang baru sampai menggunakan mobil Ferrari hitam pria itu.

Davin turun dari mobil dan disambut Alsa juga Ken yang langsung mencium punggung tangannya dengan sopan. Ya, memang kebiasaan Alsa adalah selalu mencium punggung tangan Davin ketika hendak berangkat atau pulang sekolah. Dan kakaknya pun sangat senang dengan sikap sopan Alsa yang jarang di temui pada gadis seusianya.

"Terimakasih ya, Kenzo. Sudah mengantarkan adik saya pulang," ucap Davin sambil tersenyum ramah.

"Sama-sama, Pak. Lagi pula kita juga searah," jawab Ken kikuk. Pasalnya dari semua guru hanya Davin lah yang sering menghukum bahkan menjewer pemuda itu lantaran Ken yang selalu bersikap semaunya sendiri.

Bagi Davin pemuda di depannya ini adalah sosok yang pendiam namun menjengkelkan. Sementara Ken menilai Davin adalah guru yang berwajah tampan bak Dewa Yunani, namun berjiwa killer.

Dari semua siswa siswi di sekolahnya, hanya Ken lah yang tahu mereka berdua bersaudara. Bahkan, hanya beberapa guru saja yang tahu perihal hubungan itu.

"Ya udah, Ca, gue pulang dulu ya. Saya pamit dulu, Pak Davin," pamit Ken pada mereka dan di balas senyum tulus keduanya.

Sepeninggal Ken, Davin langsung mengajak Alsa masuk ke apartnya, kemudian memesan makanan karena Davin tahu pasti adiknya kelelahan jika harus memasak makanan sepulang sekolah.

***

Alsa tengah belajar di kamarnya dengan serius, padahal jam sudah menunjuk kan pukul 21.00 malam. Namun sang kakak belum kembali juga dari rumah keluarganya.

Gadis itu khawatir juga takut terjadi sesuatu pada Davin, ia tak tahu lagi bagaimana nasibnya jika Davin tak lagi disisi Alsa.

Berdoa pada Tuhan semoga Davin selalu dalam lindungan-Nya, kemudian Alsa menutup buku pelajaran fisika dan beranjak tidur.

Di lain tempat, Davin tengah duduk bersama keluarganya di ruang tamu. Seorang wanita cantik seusia Davin tengah memandang kagum padanya. Lelaki itu berdecak kesal, ia merasa risih ditatap dengan intens. Apalagi pelakunya seorang wanita.

Bahkan sesekali wanita itu menyentuh punggung tangan Davin, namun segera ditepis oleh pria berwajah dingin tersebut.

"Maaf, Pa, tapi saya gak bisa menikah dengan Sherly. Saya belum ada pikiran untuk kembali menjalin hubungan dengan siapa pun," ucap Davin mantap dan formal. Ia memang sama sekali tak tertarik dengan wanita di sebelahnya.

Apa lagi sekarang pikirannya hanya terfokus pada Alsa yang sedang di apartemen-nya seorang diri. Ia ingin segera pulang.

"Tapi, Davin. Kamu adalah putra sulung papa, penerus perusahaan ditambah lagi kamu sudah 2 tahun hidup sendiri tanpa istri. Jadi tidak ada salahnya untuk mencari seorang pengganti Alea yang akan mengurus hidup kamu," ucap Frans panjang lebar. Davin hanya menghembuskan napas kasar. Ia benar-benar sangat lelah sekarang.

"Maaf, Pa, tapi selama ini saya mampu mengurus diri sendiri. Dan lagi ada Alsa yang selalu memperhatikan saya. Jadi rasanya saya belum membutuhkan pendamping," selama ini memang Alsa mengurus semua keperluan Davin dengan baik dan sempurna seperti halnya Alea sang istri, hanya kebutuhan biologisnya-lah yang tak dapat dipenuhi.  Namun lelaki itu tak ambil pusing, ia masih bisa menahan hasratnya.

"Jadi kamu masih mengurus anak itu?" tanya Frans emosi, pasalnya sang ayah memang tak menyetujui Davin menikah dengan Alea. Dan ketika mendengar Davin masih berhubungan dengan Alsa yang notabene adik Alea, tentu ia sangat murka.

"Anak itu punya nama, Pa. Namanya Alsa," ucap Davin sedikit meninggikan nadanya.

"Papa tidak perduli siapa nama dia, yang jelas sekarang kamu harus menikah dengan Sherly dan tinggalkan gadis itu! Dia tidak ada hubungan darah dengan kita! Apa kata tetangga nanti, Davin?"

"Saya gak perduli, Pa. Toh mereka hanya bisa berkomentar dan mencari keburukan orang lain tanpa tahu kejadian sebenarnya. Alsa tidak memiliki keluarga lagi selain saya. Jadi maaf, sampai kapanpun saya akan tetap ada untuk Alsa, karena dia adik saya." Davin terang-terangan membela Alsa di depan kedua orang tuanya, orang tua Sherly juga Sherly yang sudah menanam kebencian pada gadis yang bahkan ia tak tahu rupanya seperti apa.

"Keluarganya saja tidak mau perduli dengan gadis itu, lalu kenapa kamu harus perduli, Davin? Kamu juga masih memiliki seorang adik yang membutuhkan perhatianmu," ucap papanya mengingatkan Davin jika ia masih punya tanggung jawab lain yang lebih penting.

"Jangan membanding kan mereka, Pa. Grace dan Alsa tentu berbeda, Grace masih memiliki kita dan mendapatkan kasih sayang yang utuh. Sedangkan Alsa? Dia hanya sendirian di dunia ini, Pa. Saya harap Papa masih memiliki sedikit hati nurani agar bisa memahami kondisi Alsa, setidaknya berbaik hatilah demi kemanusiaan," ucap Davin tak merendahkan suaranya. Papanya menggeram kesal.

"Berani sekali kamu menentang Papa, Davin! Ini semua gara-gara anak sialan itu!" Davin sudah sangat meradang dan tak tahan mendengar Alsa terus dihina papanya. Ia berdiri dan memutuskan untuk pergi sebelum emosinya meledak.

Ia masih menghormati papanya.

"Maaf, pa. Saya harus segera pulang, Alsa membutuhkan saya di rumah." Davin pamit pada kedua orang tuanya, meski sang papa menolak bersalaman dengan Davin.

Sherly ikut berdiri, ia berjalan ke arah Davin dan mengamit lengan pria itu dengan cepat. Davin yang risih hanya berdecak kesal, tak peduli dengan kesan baik apa tidak dirinya di mata kedua orangtua Sherly.

"aku nginep di rumah kamu ya? Soalnya-kan kamar tamu di sini udah untuk tidur mama sama papa. Lagian rumah aku kan jauh," rengek Sherly yang membuat Davin jengah.

"Iya, Vin. Biar beberapa hari ini Sherly nginep di rumah kamu, ya? Lagiankan ada Alsa juga di apartemen kamu," ucap mamanya lembut.

Davin tak pernah bisa menolak keinginan mamanya, mau tak mau ia mengangguk.

"Jangan merepotkan saya, dan jaga sikap kamu di depan adik saya," ucap Davin formal, ia sungguh tak suka berurusan dengan wanita gatal seperti Sherly.

Bahkan Davin meninggalkan Sherly di belakang tanpa membantu wanita itu mengangkat koper berukuran sedangnya.

_______Tbc.

1
Nur Haya
mantap author cerita nya
Nur Haya
ini cerita beda dr cerita yg lain beda nya ini berasa d dunia nyata klu d novel biasa nya kan sekertaris pribadi nya pintar2 ngk bakalan mau bos nya d jebak semangat thor👍
Nur Haya
sesuai dengan judulnya aq yg baca ikut kusut jg tp penasaran jg mau langsung baca yg terakhirnya tp takut ada yg ketinggalan cerita nya Thor aduh🤦 puyeng aq thor
Nur Haya
sebenarnya aq menyanyangkn perceraiannya soalx si Davin nda selingkuh to d kurang teggas aja dan plimplan tp aq harap dia bisa rujuk klu d liat dr sisi lain kan dr kecil si Davin yg urus JD yah liat kebaikanny yg lain jg klu menurut aq Thor
Nur Haya
aq mampir jg kaya nya menarik cerita nya
Rosa Rosiana
hadir
Laela Ratna Hayati
ya jangan gitu Davin....kejam amat
MiraBeauty
ku kasih kopi ya thor awal cerita yg baik
Kikiraki
sangat bagus dan menarik
herlina lina
bagus thor...
semangat terus untuk novelnya....
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Ceritamu kerennn👍
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Dan di sini aku mau bilang , bahwa cinta itu memang buta ,cinta itu memang bodoh &Cinta itu memang Kejam , karena saking Cintanya sejahat apapun Orang yg kita Cintai dan dengan bodohnya Cinta itu mengharapkan & menginginkan Dia lagi 😌 ya begitulah Cinta 😂
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Sebel sama Davin ,mending milih Kenzo meski Psikopat tapi cintanya Tulus 😁
devita de
Dan entah kenapa aku lebih suka cerita psyco
Ice Bear
bagus bgt thor ceritanya, akhirnya bisa nemu cerita yg endingnya memuaskan lagi setelah sekian lama :v
terus semangat ya thor ditunggu cerita² selanjutnya 😉💘
Ika Yanti Unyil
seneng liat endingny bahagia semua.meski terlalu cepat endingnya.makasih thor.semangat berkarya terus
Pupung Dewi
terimakasih ceritanya bagus banget
Pupung Dewi
lanjut saja
Pupung Dewi
ceritanya bagus dan tidak sangat apik .terus semangat ya thor
Sri Komala
kok akj fikir nya nending yv psyhco dr pd yg labil siken cinta cm buat alsa lah duami nya mlh mentingin ulet bulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!