Tama, cowok baik-baik, kalem dan jago olahraga yang jatuh cinta dengan Raina si gadis yang terkenal dengan reputasi buruknya. Suka dugem, mabok, merokok, bahkan gosipnya dia pun jadi sugar baby simpanan om-om.
Tama menghadapi banyak tantangan agar bisa bersama Raina. Teman dan keluarganya yang tak menyukai Raina, rumitnya latar belakang keluarga Raina, juga cintanya yang penuh gairah yang amat sulit dikendalikan oleh cowok itu.
Kisah mereka terajut sejak masa di bangku kuliah. Saat mereka lulus, Tama berjanji akan menikahi Raina satu tahun kemudian. Tapi dengan banyaknya pihak yang menginginkan mereka untuk berpisah, bisakah mereka bertahan? Apalagi mereka terpaksa harus berpisah demi mempersiapkan masa depan untuk bersama?
Author masih belajar, tetapi selalu berusaha memperhatikan ejaan dan penggunaan huruf kapital yang benar sehingga nyaman di baca. Silahkan mampir😂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sabina nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kisah Raina
Suryo Prakoso adalah seorang pemilik jaringan hotel yang cukup ternama di kota ini. Lelaki itu memiliki dua orang anak. Anak sulungnya, Elina adalah gadis yang cantik. Dia mewarisi sepenuhnya kecantikan sang ibu, Dwiarti. Sedangkan anak keduanya, Erlan, juga tak kalah rupawan dengan kakaknya.
Suryo sangat menyayangi Elina, hingga terkadang membuat Erlan merasa iri. Dia sangat protektif terhadap anak gadisnya itu. Sayangnya, Elina yang amat ia cintai itu merusak kepercayaan yang telah ia berikan. Sesuatu yang tak lagi bisa diperbaiki hingga sekarang.
Elina bertemu Nathan saat gadis itu masih SMA. Elina yang saat itu masih polos dan tidak berpengalaman, jatuh cinta setengah mati dengan si cowok badboy di sekolah mereka. Hingga akhirnya Elina ketahuan hamil tepat seminggu setelah ia dinyatakan lulus.
Suryo jelas murka luar biasa. Nathan adalah cowok yang tidak jelas asal-usulnya, jelas tidak sepadan dengan keluarga mereka. Suryo memaksa Elina untuk meninggalkan Nathan, maka ia akan menerima anaknya itu kembali tanpa syarat. Tapi Elina menolak. Ia lebih pergi meninggalkan keluarganya dan menikah dengan Nathan meski dengan resiko ia akan kehilangan hidup mewahnya.
Suryo makin murka terhadap Elina karena berkat sikap sembrono putrinya, istrinya yang menderita jantung lemah sejak lahir, meninggal dunia. Dwiarti terlalu shock dengan perbuatan putri sulung yang amat disayanginya itu.
Maka Suryo bersumpah, tak lagi mengakui Elina sebagai putrinya lagi. Sekali anaknya memutuskan untuk meninggalkan rumahnya, maka tak akan ada jalan untuk kembali. Elina tak lagi berhak menyandang nama Prakoso.
Meskipun begitu, lima belas tahun kemudian, putrinya yang sembrono itu datang kembali padanya. Bukan memohon untuk menerimanya kembali sebagai anaknya, namun agar ia mau mengakui Raina sebagai cucunya.
Hidup yang dijalani Elina selepas keluar dari rumah keluarganya tidaklah mudah. Nathan, seperti yang telah Suryo duga, bukanlah lelaki yang bertanggung jawab. Ia kerap menelantarkan istri dan anaknya, menghabiskan uang hasil kerja keras Elina untuk berjudi dan yang paling parah adalah saat Nathan hendak menjual Raina pada bandar judi tempatnya berhutang.
Elina tak tahan lagi. Ia bisa menanggung segala penderitaan yang ia sadari akibat kelalaian masa mudanya, tapi ia tak bisa membiarkan putrinya terus menerus dalam bahaya. Ia harus menjauhkan Raina dari Nathan. Lagipula ia juga sudah sering sakit-sakitan. Ia merasa tak akan sanggup memberikan hidup yang layak untuk putrinya.
Ia tidak ingin Raina mengalami nasib yang sama seperti dirinya. Ia ingin Raina memiliki masa depan yang cerah. Dan satu-satunya jalan adalah dengan meminta bantuan ayahnya.
Suryo bersedia mengambil alih hak wali atas Raina dengan satu syarat. Elina harus benar-benar memutuskan hubungan dengan Raina. Elina tidak boleh berkomunikasi apalagi bertemu dengan Raina. Sebagai gantinya, Raina akan dijamin keselamatannya, Suryo juga akan menjamin biaya hidup dan biaya pendidikan cucunya itu.
Di lain pihak, Raina merasa marah dengan ibunya. Ia merasa diperlakukan seperti barang, seenaknya saja diserahkan pada lelaki yang tidak pernah ia kenal, meskipun belakangan ia tahu kalau lelaki tua kaya itu adalah kakek kandungnya. Terbiasa menjalani hidup yang keras membuat Raina menjadi gadis pemberontak.
Ia memprotes dengan cara menghabiskan uang kakeknya seenaknya. Ia tidak mau diatur, ia ingin hidup dengan caranya. Suryo terpaksa membiarkan Raina berbuat begitu karena takut cucu nya itu akan berbuat semakin nekad.
Suryo bukannya tidak tahu dengan segala kenakalan Raina selama ini. Jensen, asisten kepercayaannya, selalu memberi laporan tentang apa saja yang dilakukan gadis itu. Juga tentang pacar baru Raina yang sering mengunjungi gadis itu di rumah yang ia berikan khusus untuk Raina. Data dan identitas cowok itu segera tersedia di tangan Suryo.
Suryo tidak pernah sepenuhnya membiarkan Raina tanpa pengawasan. Lelaki itu sedikit menarik napas lega saat kedekatan Raina dengan Tama membawa perubahan yang baik untuk cucunya itu.