seorang gadis cantik berkulit putih berdiri menatap penampilan pada sebuah cermin...
Rambut di kepang dua, mengunakan kaca mata tebal, wajah nya natural tampa riasan make up tebal seperti gadis lainnya....
Bahkan baju yang di kenakannya kebesaran sehingga menutupi body aslinya....
" Satu hari sejuta impian, semangat Jasmine
kamu pasti bisa" gumam nya tersenyum manis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RalenS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cantik
Rose mengajari melati dengan sabar dan hasilnya lukisan melati jadi lebih bagus dari sebelumnya
" Wah kakak udah cantik, jago melukis terimakasih sudah mau mengajari melati" ujar Melati
" Melati" panggil seorang wanita yang adalah ibunya
"Ibu, lihatlah lukisan ini bagus kan buk?" tanya Melati
" Wow luar biasa lukisan kamu hari ini berbeda dari sebelumnya" ucap Ibunya
" Iyah buk karena di bantu sama kak rose dan kak Jasmine" ucap Melati
" Terimakasih ya nak sudah mau mengajari melati" tutur ibunya
Setelah itu melati pun pulang, rose mengantar Jasmine Pulang juga
" Rose terimakasih ya untuk hari" ucap Jasmine
" Iyah Jasmine terimakasih juga sudah membuat aku sangat senang hari ini,nanti aku akan mengajak kamu ke acara ulang tahun sepupu aku" ucap Rose
" Okey rose, hati' di perjalanan" ucap Jasmine
Setelah rose Pergi, Jasmine memasuki rumah nya tapi saat ke dapur Jasmine baru mengingat jika hari ini dia berencana untuk membeli stok bahan makanan...
Akhirnya Jasmine memutuskan untuk keluar membeli stok bahan makanan
Di sebuah supermarket tak jauh dari rumah nya Jasmine memarkirkan motornya lalu bergegas masuk
Jasmine mengambil troli dan berjalan menyusuri setiap rak untuk mencari keperluan setelah mendapatkan semuanya Jasmine menuju Kasir dan saat ingin membayar sebuah suara seseorang dari belakang membuat nya terkejut
" Ehem"
Jasmine berbalik dan terkejut melihat Wiliam yang menatap nya datar
" Nona semua belanjaannya sudah di bayar oleh pacar nona" ujar kasir
Jasmin sangat terkejut mendengar nya belum sempat dirinya bicara, Wiliam lebih dulu menarik nya keluar menuju mobil nya
" Lepasin" ujar Jasmine dengan kesal
Jasmine membuka tasnya dan ingin mengganti uang Wiliam
" Aku tidak butuh uang nya simpan saja" tutur Wiliam dengan sombong
Jasmine ingin berdebat tapi berpikir jika berdebat dengan Wiliam dirinya yang akan di buat kesal
" Terimakasih tuan muda yang dermawan" ucap Jasmine lalu ingin pergi tapi langkah nya terhenti seperti di tahan oleh seseorang
" Lepasin tuan,tuan tidak ingin uang nya di ganti tapi kenapa malah menahan saya" ujar Jasmine dengan kesal
Wiliam tidak merespon nya sama sekali membuat Jasmine menoleh ke belakang dan melihat tali tasnya tersangkut di mobil Wiliam dan melihat Wiliam yang melipat kedua tangannya di depan dada dan menatap datar Jasmine...
Seluruh wajah Jasmine memerah karena malu saat ini , dengan perasaan yang begitu malu Jasmine melepaskan tali tasnya yang tersangkut sementara Wiliam tetap dengan wajah datarnya sembari menatap setiap Pergerakan Jasmine...
Ehmmm
Jasmine berdehem Wiliam menaikkan satu alisnya seakan bertanya ada apa?..
"Apa yang kamu lakukan Jasmine ini sangat konyol " Batin nya merasa malu
Wiliam yang melihat reaksi Jasmine justru merasa gemas dan ingin mencubit kedua pipi Jasmine tapi Wiliam menahan nya....
" Pergilah" ucap Wiliam
Jasmine bergegas pergi menuju motornya lalu segera meninggalkan supermarket itu
Wiliam terkekeh kecil sangat terhibur dengan kejadian barusan tapi Wiliam terdiam saat baru menyadari sesuatu
" Dia cantik tapi kenapa aku lebih menyukai dia dengan Penampilan seperti biasanya" Batin Wiliam lalu pergi
Jasmine menata seluruh belanjaannya tapi kejadian tadi masih saja berputar di dalam pikiran nya
" Jasmine kamu bisa bisanya melakukan hal konyol seperti tadi di depan tuan muda menyebalkan itu " gumam nya lirih
Saat Malam hari
Jasmine membuka lemari nya dan mengambil sesuatu dari sana, sebuah kotak persegi
Saat di buka dalam nya berisi foto-foto keluarga saat masih lengkap
" Mama papa aku sangat merindukan kalian" ujarnya lirih
setelah puas melihat foto itu Jasmin tidak sengaja membuka sebuah kertas yang terselip paling bawa, Jasmine membuka nya dan menyerukan kening nya saat melihat foto itu,foto itu berisi 3 orang remaja masih mengunakan seragam SMA,2 Wanita dan satu pria di antara wanita itu yang satunya adalah ibunya tapi wanita yang satunya dan pria itu Jasmin tidak mengenalnya
Saat di balik tertulis Angel,ALvian dan Mara
" Mungkin foto ini adalah sahabat mama" pikir Jasmine lalu menyimpan kembali foto itu...
" Aku menolak perjodohan itu mah" ucap Wiliam dengan tegas
" Apa kurang nya Rose,dia wanita yang sempurna Wiliam " Pekik Helena tidak habis Pikir dengan pikiran putra nya...
" Kurangnya karena aku tidak mencintai nya"ucap Wiliam
" Lalu wanita seperti apa yang kamu cinta?,mama tidak pernah melihat kamu memiliki kekasih" ujar Helena
" Aku sudah memiliki seseorang yang aku sukai mah" ujar Wiliam dengan pelan..
Helena terdiam..
" Mama tidak akan menyetujui wanita mana pun selain rose" ujar Helena meninggal kan Wiliam sendiri
Wiliam merasa marah saat ini tapi mencoba menahan nya...
Bagi Wiliam,rose mungkin sempurna tapi Wiliam tidak merasa ketertarikan pada rose sama sekali
Flashback di markasnya
Saat Wiliam termenung lady masuk dalam ruangan
" Laurenzo apa kamu bisa menyangkal perasaan mu?" tanya Lady ya di saat berdua seperti ini lady lebih menyukai nya memanggil Laurenzo bukan Wiliam juga bukan tuan muda
" Dia bukan tipeku lady, mungkin aku hanya merasa kasian padanya" ucap Wiliam
" Kamu selalu memantau nya, mencuri pandang dan saat dia sakit kenapa kamu justru ikut merasakan nya?" tanya lady
" Sadarlah akan Perasaan kamu sendiri, sebelum semuanya terlambat,aku tahu kamu ingin di jodohkan dengan wanita ya dari kalangan atas" ucap lady
" Dari mana kamu tahu semua itu lady?" tanya Wiliam
" Rose Arabella aku sudah mencari tahu tentang nya,dia baik teramat baik,bukan kepura-puraan dan ya dia juga berteman dengan Jasmine wanita yang sebenarnya kamu suka" ucap lady
" Berteman?" tanya Wiliam yang baru mengetahui fakta itu
" Ya walaupun pertemanan yang terjalin antara mereka belum lama"
Lady lalu menceritakan semua nya pada Wiliam
" Wiliam aku tau semuanya tentang mu,aku bisa melihat nya sendiri kamu boleh membohongi orang lain tapi tidak dengan ku,aku bisa melihat dari mata kamu,ada perasaan berbeda saat kamu menatap Jasmine " ucap Lady
Lady mendekat pada Wiliam lalu menepuk pundak nya
" Semuanya belum terlambat jika kamu ingin berjuang " ucap Lady sebelum pergi
Jika Wiliam justru meminta orang lain mengawasi Jasmine dari jauh maka lady justru menyelidiki langsung semuanya, lady sangat sulit di tebak, bahkan jika dia bergerak mengejakan sesuatu maka tidak akan ada menyadari nya seperti saat ini dia sebenarnya sudah tahu tentang Jasmine sebelum Jasmine datang ke markas mereka
Tentang Rose Arabella yang ingin di Jodohkan dengan Wiliam semua sudah di selidiki lebih dulu oleh lady,jika orang lain yang belum benar' mengenal nya akan berpikir jika dia hanyalah gadis tomboy yang biasa saja tapi tanpa di ketahui dia justru lebih dari itu...

( Lady)
( Axel)
( Dokter Daniel)