NovelToon NovelToon
Kuntilanak Gen-Z

Kuntilanak Gen-Z

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Komedi / Hantu
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Icha Annisa Amanda

Karena memiliki masalah keluarga yang cukup rumit, membuat Ranaya melampiaskan hidupnya di lantai disko. Motonya: Boleh nakal, asal tahu batas. Sayangnya, malam itu, batasnya benar-benar terlewati. Sebuah kecelakaan brutal membuat tubuhnya koma, sementara rohnya malah asyik gentayangan!

Sialnya, jadi arwah itu enggak segampang di film-film. Niat hati melompat elegan masuk kembali ke tubuhnya, Ranaya malah nyungsep di kolong ranjang. Masalah bertambah pelik ketika ia tau apa penyebab kecelakaan yang menimpanya. Ternyata ada udang di balik bakwan.

Berbekal status hantu amatiran dan bantuan seorang cowok indigo yang super cuek bebek, Ranaya harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Kalau gagal? Ya wassalam, siap-siap saja jadi Kuntilanak Gen-Z selamanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Azab

Spontan, Arka, Ranaya dan Agatha melepaskan genggaman tangan mereka dan detik berikutnya darah merah segar mengalir dari kedua lubang hidung Arka.

"Lu enggak apa-apa?" tanya Ranaya panik. Ia melayang mendekati Arka yang langsung meraih tisu di atas meja untuk membersihkan darah yang mengalir dari hidungnya.

Agatha dan ketiga pegawai pun tak kalah paniknya. "Kakak enggak apa-apa? Atau mau kita antar ke rumah sakit" tanya salah seorang pengawai.

Arka menggeleng pelan, ia berusaha untuk tersenyum, mencoba meyakinkan semua orang kalau dia baik-baik saja. "Enggak apa-apa, kok."

"Nanti kalau butuh bantuan, Kakak bisa hubungi kami, ya. Mari, Kak." Ketiga pegawai itu pamit pada Agatha dan Arka setelah meletakkan semua makanan dan minuman di atas meja. Meskipun sebenarnya mereka masih khawatir dengan keadaan Arka.

"Lu seriusan enggak apa-apa?" tanya Agatha, sementara Ranaya kini duduk di samping Arka, menatap pria itu penuh kekhawatiran.

"Aman, entar juga berhenti." Arka masih menyeka perlahan darah segar yang terus keluar sembari mendongakkan kepalanya, berharap darah itu segera berhenti.

"Lu yakin?" tanya Ranaya dan Agatha bersamaan. Namun hanya dibalas anggukan pelan oleh Arka.

"Tapi darahnya terus keluar gitu," ucap Ranaya. "Ke rumah sakit aja."

Arka menggeleng. "Kalian berdua mau lanjut ngobrol lagi?" Ia menatap Ranaya dan Agatha bergantian.

"Ada satu hal penting yang belum gue sampein, tapi lu yakin enggak apa-apa?" tanya Ranaya, jelas nadanya terdengar khawatir dan tidak enak jika Arka harus memaksakan diri.

"Aman, kok. Tapi tunggu sebentar, ya." Arka menatap Agatha. "Toilet di mana?"

"Ayo gue anter." Agatha berdiri, diikuti oleh Arka dan Ranaya.

Inilah alasan kenapa Arka sempat ragu tadi di awal. Ia tau kalau akan terjadi hal seperti ini. Karena dulu Arka pernah melakukan hal yang sama arwah kakek meminta bantuan padanya. Itupun kakek lah yang mengajarkan hal ini padanya.

Arka membersihkan hidungnya dengan air, memastikan tidak ada lagi darah yang keluar.

Agatha menunggu di luar kamar mandi, sedangkan Ranaya ikut masuk dan berdiri di samping Arka.

"Itu beneran enggak apa-apa?" tanya Ranaya, ia sampai mendekatkan wajahnya untuk melihat hidung mancung Arka dari dekat. Keduanya sempat saling menatap beberapa detik sebelum akhirnya—

"Wah, lu beneran mesum, ya!" Arka memalingkan wajahnya. Jantungnya berdebar kencang saat wajah Ranaya hanya jarak beberapa senti dari wajahnya tadi.

"Ih, apaan sih! Otak lu noh, isinya mesam mesum doang!" Ranaya ikut membuang muka, lalu melayang keluar, meninggalkan Arka karena kesal.

Arka menatap pantulan wajahnya di cermin. Cukup lama. "Gue mimpi apasih sampai ada di situasi kayak gini?"

Pria itu memegang dadanya. Jantungnya masih berdebar kencang tak karuan. "Ayolah, masa gue deg-degan gini karena setan, sih. Ya walaupun dia—"

Ucapan Arka terhenti saat sesosok pocong tanpa mata loncat-loncat mendekat ke arahnya lalu berkata. "Yang tadi itu cantik. Kenalin dong, Bang."

"Wah, giliran liat yang bening lu enggak butuh mata, ya?! Ooo.. pantes aja mata lu ilang, azab tuh karena lu mata keranjang!" Entah sejak kapan Arka bicara sepedas itu, apa mungkin ketularan Ranaya atau bagaimana, dia saja tidak sadar. Arka melengos pergi meninggalkan si Pocong yang langsung introspeksi diri.

"Bener juga, apa ini azab, ya?"

****

"Udah? Lu beneran oke kan?" tanya Agatha begitu Arka keluar dari kamar mandi, sementara Ranaya hanya diam dengan wajah cemberut. Masih kesal karena Arka menuduhnya mesum.

"Aman." Arka melirik Ranaya yang langsung buang muka. "Benar-benar, ya, perempuan jadi setan aja masih ngambekan," gumam Arka.

"Lu ngomong apa?" tanya Ranaya yang mendengar jelas gumaman Arka.

"Enggak apa-apa," jawab Arka. Sementara Agatha yang tidak mendengar apa-apa hanya kebingungan saja.

1
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
kirain udh up lgi😑 ternyata notifnya yg lama masuk😭
ChaManda: siap, salah🗿
total 6 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kak
total 1 replies
Reyn
setan ga mau ketinggalan y🤣😄
ChaManda: mau ikut bucin juga🫢😚
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Ih, 😭 baru juga baca, dah selesai aja
ChaManda: kan udah dua episode 😭🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀/Determined//Determined/ Kasih agatha satu kak, kacian dia kesepian/Grievance/
ChaManda: kapan kapan 😭🗿
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
wah, mau ketemuan kah👀
ChaManda: cegil yg nyamperin😚🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
tuh kan bner /Shy/
ChaManda: gigi item dan bau busuk, bayangin aja😭
total 5 replies
Reyn
lucu arka dan ranaya 🤭
ChaManda: gemes ya kak?🥹
total 1 replies
Talita Rafifah artanti
ceritanya bagus
ChaManda: terima kasih banyak kak, karena sudah mampir🥹❤️
total 1 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kk
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀😭😭 eh, baru juga baca, udh hbis aja😭
ChaManda: maafkan lah akuu🥹
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
pasti suara kuntilanak 👀
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ: haha🤣😭🤣
total 4 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕lanjut kk.. aku udh nunggu dari kemarin
ChaManda: saaappp🫢
total 5 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
nah bener, ayahnya yg salah /Slight/
ChaManda: cowok selalu salahhhhh🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
uuuu👀 manisnya
ChaManda: hihi NPD BANGET GUEH😭🗿
total 5 replies
Reyn
bagus
ChaManda: terimakasih banyak kak karena udah mampir🥰
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu ya kak🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕aku masih nunggu
ChaManda: eh, maaf 😭 aku belom up lagi soalnya lagi dak mood 😭
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu yaa🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Rasain rasainn/Determined//Determined/

lnjut kk, aku makin penasaran, ditunggu bab selanjutnya nnti malem
🏃‍♀️
ChaManda: apalah beliau ini😭 itu mah bukan nunggu 😭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!