NovelToon NovelToon
5 Tahun Pasca-Cerai

5 Tahun Pasca-Cerai

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:153.7k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Tiga tahun menjadi istri Anugrah Pratama, Cynara hanya dianggap sebagai beban. Pernikahan mereka bahkan disembunyikan karena Anugrah mengaku lajang demi mendapatkan pekerjaan. Ketika Anugrah memilih membuka hati untuk perempuan lain, Cynara menyerah dan perceraian pun terjadi.

Dua bulan kemudian, Cynara mengetahui dirinya hamil.
Lima tahun berlalu. Cynara kembali sebagai pemimpin Narendra Group, bersama putranya, Naren. Takdir mempertemukannya kembali dengan Anugrah, kini menjadi seorang manajer di perusahaan besar. Namun, bukan Anugrah yang akan mengubah hidupnya.
Ada Alvin Mahendra, CEO dingin yang diam-diam menyimpan luka kehilangan istrinya.

Pertemuan mereka membuka kembali rahasia masa lalu yang seharusnya terkubur.

#anakrahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Pertemuan yang Diatur

Beberapa hari kemudian, Cynara kembali datang ke JM Corporation.

Hari ini bukan sekadar pertemuan biasa.

Setelah beberapa kali pembahasan, kerja sama antara Narendra Group dan JM Corporation akhirnya mencapai tahap akhir.

Tinggal tanda tangan.

Cynara memasuki ruang rapat dengan langkah tenang. Di tangannya terdapat dokumen kontrak yang sudah diperiksa oleh timnya.

Ia duduk di salah satu sisi meja. Rania duduk di sampingnya.

“Semoga hari ini selesai,” bisik Rania.

Cynara mengangguk. “Seharusnya.”

Beberapa menit kemudian, pintu terbuka. Alvin masuk bersama Candra. Namun, bukan hanya mereka berdu.

Ada seseorang yang membuat Rania langsung melirik Cynara. Anugrah ikut masuk dengan wajah kakunya.

Cynara hanya menatapnya selama satu detik. Kemudian kembali membuka dokumen di hadapannya.

Tidak ada keterkejutan. Tidak ada perubahan ekspresi. Tidak ada pula luka lama yang terlihat di wajahnya.

Sementara Anugrah... benar-benar membeku.

“Cynara?”

Alvin berjalan melewati Anugrah dan duduk di kursinya. “Duduk.”

Anugrah masih berdiri. “Pak…”

Alvin menatapnya. “Ada masalah?”

Anugrah membuka mulut. Namun tidak ada suara yang keluar.

Candra yang berdiri di belakang Alvin hampir tersenyum. Ia sudah tahu persis apa yang sedang terjadi. Alvin sengaja membawa Anugrah ke ruang rapat ini. Dan ia sengaja tidak memberitahukan siapa pihak yang akan mereka temui.

Alvin membuka dokumen. “Pak Anugrah akan ikut dalam pembahasan akhir sekaligus menjadi penanggung jawab dari pihak JM Corporation.”

Cynara mengangguk.“Baik.”

Hanya itu. Anugrah akhirnya duduk. Namun, tubuhnya terlihat sangat kaku.

Berbeda dengan Cynara yang tampak begitu tenang.

Alvin memperhatikan keduanya. Ia hampir merasa geli. Beberapa waktu lalu, ia sudah mengetahui rahasia besar Anugrah.

Hari ini, ia sengaja membawa pria itu ke hadapan mantan istrinya.

Bukan sekedar untuk mempermalukannya.

Tetapi juga membuat Anugrah mati kutu hingga kehilangan kata-kata seperti sekarang...

Alvin ternyata cukup menikmatinya. “Baik,” ujar Alvin. “Mari kita mulai.”

Cynara langsung membuka dokumen. “Untuk distribusi tahap pertama, Narendra Group akan menangani wilayah Sumatra dan beberapa wilayah Jawa sesuai kesepakatan.”

Anugrah menatapnya. Perempuan yang dahulu selalu menunggunya pulang... sekarang berbicara di hadapannya bagai sedang berbicara dengan klien biasa.

“Apakah pihak JM Corporation menyetujui skema pembagian keuntungan?”

Anugrah tersadar. “Ya.”

Cynara mengangguk. “Baik.”

Tidak ada percakapan lain. Tidak ada Mas. Tidak ada Cynara. Hanya Pak Anugrah dan Ibu Cynara.

Anugrah beberapa kali mencoba mencari celah untuk berbicara secara pribadi. Namun, Cynara selalu mengembalikan pembicaraan kepada urusan bisnis.

“Kalau tidak ada perubahan, kita bisa masuk ke halaman terakhir.”

Anugrah mengangguk. “Baik.”

Alvin diam-diam memperhatikan. Ia ingin tahu seperti apa Cynara menghadapi pria yang pernah menjadi suaminya ini.

Ternyata jawabannya sederhana. Cynara sudah benar-benar melepaskan masa lalunya.

Setelah semua poin disepakati, Alvin mengambil pena.

“Kalau begitu, kita tanda tangan.”

Cynara menandatangani dokumen terlebih dahulu. Kemudian menyerahkan pena kepada Alvin. Alvin menandatangani.

Terakhir, dokumen diberikan kepada Anugrah. Tangannya menggenggam pena. Tetapi ia belum juga menandatangani.

Alvin mengangkat alis. “Pak Anugrah?”

Anugrah tersadar. “Ya.”

Ia segera membubuhkan tanda tangan. Kontrak pun akhirnya resmi.

Cynara menutup map. “Terima kasih atas kerja samanya.” Ia langsung berdiri.

Alvin ikut berdiri. “Sama-sama.”

Cynara mengangguk kepada semua orang. Kemudian berbalik.

Anugrah menatap punggungnya. “Cynara.”

Perempuan itu berhenti. Anugrah segera berdiri. Ada banyak hal yang ingin ia katakan.

Tentang lima tahun lalu. Tentang Naren. Tentang pertemuan mereka kemarin.

Tetapi di dalam ruangan itu, ia tidak memiliki keberanian untuk mengatakannya. Apalagi ada kakak iparnya, yang sedari tadi terus mengamati.

Cynara menunggu.

Anugrah akhirnya hanya berkata, “Semoga kerja sama ini berjalan lancar.”

Cynara mengangguk. “Amin.”

Kemudian ia pergi. Pintu tertutup. Anugrah masih berdiri.

Alvin menyandarkan tubuhnya ke kursi. “Duduk.”

Anugrah perlahan duduk.

Alvin menatapnya dengan datar. “Kenapa wajahmu seperti baru kehilangan sesuatu?”

Anugrah sedikit tersentak. “Tidak, Pak.”

Alvin tersenyum tipis. “Yakin?"

Ia hanya mengangguk kaku mengambil dokumen kontrak itu.

“Apa kalian memiliki masalah pribadi?" tanya Alvin, kepalanya sedikit miring dengan tubuh tersandar di kursi kerja.

Kepala Anugrah bangkit kaku perlahan bagai robot menatap ke arah Alvin. "A-apa maksud Anda?"

"Saya tidak ingin masalah pribadi mengganggu pekerjaanmu.”

Anugrah menelan ludah. “Ti-tidak. Tentu saja tidak.”

Alvin pun duduk dengan tegak lalu mengangguk. “Bagus.”

Namun, senyum tipis di wajahnya membuat perasaan Anugrah menjadi tidak nyaman.

Entah kenapa, ia merasa bahwa Alvin merencanakan sesuatu yang tak ia pahami.

*bersambung*

1
@Tie
biar jangkep 1 bln nikah 😄
MomyWa
pas intip udah rame bgt bab nya thor
MomyWa
akhirnya tamat 😍😍😍
Sastri Dalila
👍👍👍
MomyWa
deg deg srrff
Safira Aurora
kamu ada2 aja vin, masa iya anakmu sndiri ingin kamu gugurin cuma gara2 ketakutanmu
Aku Rajin Membaca
udah tamat, selamat ya kalian berdua. sabar dong vin, anakmu masih merah. mentang2 beda rasa dah pengen nambah princess aja
Eliyawati
aku heran, umur sekarang 28 thn, nikah sudah 3 tahun cerai sudah 5 tahun, artinya nikah sudah 8 tahun, rania katanya kawan kuliah, ini gimana konsepnya? sedangkan 3 tahun nggak boleh keluar rumah?
Ros Ani
bagus karyamu thor
Aku Rajin Membaca
ada aroma mau tamat
MomyWa
duh, alvin..bikin aku pengen mpek mpek juga
Aku Rajin Membaca
wkwkwkw..rame banget lah tengah malam
Daplun Kiwil
luar biasa
Rini
keren 🥳🥳🥳 happy ending 👍
SoVay: terima kasih kak, sekarang lanjut cerita baru aku yuk Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu
total 1 replies
Sri Widiyarti
bagus alurnya juga terus berkarya kak sukses selalu...🥰
SoVay: terima kasih kakak, Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu yuk Kak
total 1 replies
Anbu Hasna
Alvin begitu g takut langsung minta Princess 🫣🫣
SoVay: terima kasih kakak, Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu yuk Kak
total 1 replies
Esther
Ceritanya ringan tapi bagus sekali.
Gak berbelit ceritanya.
Esther
lho sudah tamat ceritanya.
Alvin akhirnya bisa mengalahkan rasa takutnya dan ikut mendampingi Cynara saat melahirkan.
Selamat Alvin dan Cynara utk baby boy nya.

Terima kasih thor untuk.cerita indahnya
SoVay: terima kasih kakak, Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu yuk Kak
total 1 replies
sunaryati jarum
Terimakasih happy endingnya, kutunggu karya Authoor berikutnya
SoVay: terima kasih kakak, Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu yuk Kak
total 2 replies
sunaryati jarum
Lancar kelahirannya ,ibu dan baby-nya selamat dan sehat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!