NovelToon NovelToon
Ternyata Jodohku Ketua Mafia:Suamiku Pria Paling Berbahaya

Ternyata Jodohku Ketua Mafia:Suamiku Pria Paling Berbahaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rey Nanda

Di dunia luar, Gabriel Alexius adalah ketua mafia paling ditakuti—dingin, kejam, dan tanpa ampun. Namun, takdir mempertemukannya dalam pernikahan rahasia dengan Aira, gadis biasa yang awalnya mengira suaminya hanyalah pria kaya yang polos dan sedikit konyol.

​Di rumah, Gabriel berubah drastis menjadi suami yang manja dan bucin setengah mati, bahkan rela bertingkah konyol demi membuat istrinya tersenyum.

​Semua kebohongan manis itu terbongkar saat Aira tak sengaja memergoki Gabriel dalam "mode monster" saat menghadapi musuhnya. Panik karena takut ditinggal, sang ketua mafia yang garang itu mendadak jadi panutannya yang paling penakut di hadapan sang istri.

​“Aira, aku bisa menghancurkan kota ini, tapi jangan minta aku hidup tanpamu!”

​Bagaimanakah kisah rumah tangga gadis biasa dengan pria paling berbahaya di dunia bawah ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rey Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 : Berlutut Di Hadapan Permaisuri

Suasana hangat dan gemerlap di dalam klub eksklusif The Onyx seketika pecah saat pintu ganda berbahan kayu mahoni tebal di bagian depan didobrak paksa dari luar.

​BAM!

​Suara benturan keras itu bergema ke seluruh ruangan, menghentikan alunan musik jazz dan percakapan para pengunjung VIP. Ratusan pasang mata menoleh ke arah pintu masuk dengan raut wajah kaget dan bingung.

​Gabriel Blackwood melangkah masuk dengan gaya dominan yang luar biasa. Ia mengenakan mantel panjang warna hitam pekat yang melambai tegas seiring langkah kakinya. Di belakangnya, Felix dan belasan pengawal berjas hitam melangkah dengan formasi taktis lengkap, mengisolasi seluruh pintu keluar klub dalam hitungan detik.

​Aura membunuh yang begitu pekat dan dingin memancar dari tubuh Gabriel, membuat udara di dalam ruangan terasa seolah-olah membeku seketika.

​Raymond—Direktur Keuangan cabang Asia Tenggara yang baru saja mengantongi flashdisk umpan dari Aira—mendadak pucat pasi. Gelas kristal di tangannya terlepas dan hancur berkeping-keping di atas lantai marmer.

​PRANG!

​"T-Tuan... Tuan Gabriel?!" bisik Raymond gemetar hebat, kakinya mendadak lemas bagaikan tidak bertulang.

​Gabriel mengabaikan tatapan heran puluhan tamu klub. Langkah kakinya yang berat dan mantap melaju lurus ke arah sofa VIP tempat Aira duduk. Begitu sampai di hadapan istrinya, pendar mata cokelat gelap Gabriel yang tadinya sedingin es seketika melunak hangat.

​Gabriel membungkuk sedikit, meraih tangan Aira, lalu mendaratkan kecupan lembut di punggung tangan istrinya. "Maaf membuatmu menunggu beberapa menit, Sayang. Suamimu sedikit terlambat."

​Aira menyunggingkan senyuman anggun yang memikat. "Tidak masalah, Gabriel. Waktumu sangat pas."

​Gabriel berbalik, menatap Raymond yang kini sudah berkeringat dingin dengan napas terengah-engah. Senyuman hangat di wajah Gabriel seketika sirna, berganti menjadi pendar iblis neraka.

​"Tuan Raymond," suara bariton Gabriel terdengar begitu rendah, jernih, dan mematikan. "Saya dengar Anda sangat tertarik dengan data akuisisi minyak dinasti Blackwood?"

​Raymond menelan ludah berulang kali, mencoba memasang wajah tidak bersalah. "A-Apa maksud Anda, Tuan Besar? S-Saya tidak mengerti... Saya hanya menyapa Nyonya Aira sebagai rekan kerja..."

​"Oh, ya?" potong Felix yang melangkah maju sambil membawa tablet digital. Felix memutar layarnya ke arah Raymond. "Layar ini baru saja menampilkan seluruh riwayat transfer ilegal senilai empat puluh juta Dolar dari rekening dinasti ke akun faksi Rosewood yang Anda lakukan menggunakan kode enkripsi pribadi lima menit lalu."

​Seketika itu juga, seisi klub membisikkan kehebohan! Para tamu VIP langsung menyadari bahwa direktur keuangan itu telah tertangkap basah melakukan pengkhianatan tingkat tinggi.

​Wajah Raymond memerah padam bercampur takut yang membuncah. Seluruh tubuhnya gemetar. "T-Tidaakk! Ini jebakan! Nyonya Aira yang memberikan flashdisk itu padaku!"

​"Tentu saja itu jebakan, bodoh," desis Aira dingin, bangkit dari sofanya dan berdiri sejajar di samping Gabriel. "Jika aku tidak memasang umpan, bagaimana mungkin seekor tikus kotor seperti Anda menunjukkan wujud aslinya?"

​Raymond tersentak, menatap Aira dengan raut wajah tidak percaya. "K-Kamu... kamu sengaja memancingku?!"

​Gabriel melangkah maju satu tindak. Tanpa peringatan, tangan kokoh Gabriel mencengkeram kerah jas Raymond, lalu membanting pria tua itu ke atas lantai hingga tersungkur tepat di depan kaki Aira!

​BRUK!

​"Aaghh!" jerit Raymond kesakitan, memegangi dadanya.

​"Berlutut!" bentak Gabriel penuh wibawa mutlak yang menggelegar ke seluruh sudut klub. "Berlutut dan memohon ampun di hadapan Permaisuriku sekarang juga!"

​Raymond yang sudah kehilangan seluruh daya dan keberaniannya langsung merayap berlutut, menempelkan dahinya ke atas lantai tepat di depan sepatu tumit tinggi Aira.

​"N-Nyonya Aira! Ampuni saya! Saya khilaf! Faksi Rosewood yang mengancam keluarga saya! Tolong ampuni saya, Nyonya!" ratap Raymond dengan air mata dan keringat yang bercucuran.

​Aira menatap pria di bawah kakinya dengan pandangan dingin tanpa belas kasihan. "Di dunia dinasti Blackwood, tidak ada kesempatan kedua untuk seorang pengkhianat, Raymond."

​Aira menoleh ke arah Felix. "Sita seluruh aset, properti, dan bekukan rekening keluarga Raymond di seluruh dunia detik ini juga. Serahkan dia ke polisi internasional atas tuduhan kejahatan korporasi dan pencucian uang."

​"Siap, Nyonya Aira!" tegas Felix sigap.

​Raymond meratap histeris saat dua pengawal berjas hitam menyeret tubuhnya keluar dari klub bagaikan bangkai tak berharga.

​Setelah pengkhianat itu diseret keluar, Gabriel langsung membalikkan tubuhnya, melingkarkan kedua lengan tegapnya di pinggang Aira dari belakang, dan menyembunyikan wajahnya di perpotongan leher istrinya di hadapan puluhan tamu VIP yang masih terpana.

​"Sayang... tadi aku keren kan pas suruh dia berlutut?" bisik Gabriel manja dengan nada suara yang berbanding terbalik seratus delapan puluh derajat dari sosok kejamnya beberapa detik lalu.

​Aira terkekeh geli, memutar tubuhnya dalam dekapan Gabriel dan mengusap rahang tegas suaminya. "Keren banget, Tuan Sultan Bucin. Kamu bener-bener gak kasih dia napas sedikit pun."

​Gabriel tersenyum lebar penuh kebanggaan, mengecup kening Aira penuh kelembutan. "Apapun untuk Permaisuriku. Nah, tikusnya sudah dibersihkan. Sekarang kita pulang ya? Aku mau dipeluk sama kamu sepuasnya di rumah."

​Aira tertawa hangat, menyambut gandengan tangan Gabriel. Mereka berdua melangkah keluar dari klub dengan kepala tegak, memancarkan pesona pasangan paling tak tertandingi di dunia bawah tanah.

​📌 Pojok Penulis (Rey Nanda):

​Aaaa! Eksekusi pengkhianat internal yang super puas dan elegan! Gabriel bener-bener garang banget pas suruh Raymond berlutut di depan Aira, tapi detik berikutnya langsung kumat manja dan bucin! Bikin gemes banget! 😭🔥

1
Chenyu Wang
mantap awal cerita sudah seru..
Chenyu Wang: sama2
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!