NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali: Mengubah Takdir Cinta Kita

Terlahir Kembali: Mengubah Takdir Cinta Kita

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:284.8k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Alexa Steviola mati mengenaskan bersama janinnya saat terjadi kecelakaan tunggal, saat membuka mata dia tidak percaya jika dia terbangun sebelum kecelakaan itu terjadi.

Diberikan kesempatan kedua Alexa tidak menyia-nyiakannya lagi, dia tidak akan mengejar cinta Lucas suaminya lagi, dia memilih untuk mundur mencoba menjalani hidup yang lebih tenang tanpa harus memaksa Lucas mencintainya.

Lucas sendiri adalah pria yang dia jebak hingga dirinya hamil, Lucas awalnya adalah tunangan Catherine yang merupakan bibi Alexa, hanya karena rasa cemburunya pada Catherine membuatnya gelap mata. Kehidupan kali ini dia memilih untuk mundur, tidak ada gunanya memaksakan perasaan seseorang apalagi Lucas yang dikehidupan sebelumnya sangat mencintai Catherine.

Tetapi perubahan Alexa membuat Lucas kebingungan bahkan Lucas marah saat Alexa berkata ingin bercerai dengannya, Lucas berkata sampai kapanpun dia tidak akan melepaskan Alexa.

Mampukah Alexa mengubah takdir hidupnya? Stay tune!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alexa Juga Korban?

Di dalam kamar suite yang luas itu, Lucas Clinton berdiri dengan napas yang memburu. Tanpa peringatan, ia melayangkan tinju sekuat tenaga ke arah dinding beton di balik lapisan kayu.

​Bugh!

​Dinding itu bergetar, dan buku-buku jarinya seketika robek, mengalirkan darah segar. Namun, Lucas sama sekali tidak merasakan sakit secara fisik. Rasa sakit di tangannya tidak sebanding dengan amarah yang mendidih di dadanya setiap kali seseorang menyinggung soal perceraian.

"​Menceraikan Alexa?" batin Lucas dengan mata yang berkilat gelap.

"Sampai kapanpun, Alexa itu milikku! Bahkan setelah anak itu lahir, dia tetap tidak akan pernah bisa pergi dari sisiku!"

​Ia tidak akan membiarkan siapa pun bahkan keluarganya sendiri menginjak-injak harga dirinya atau ikut campur dalam urusan rumah tangganya.

​Tok... tok... tok...

​Suara ketukan pintu menghentikan gerutuan batin Lucas. Pria itu menyeka darah di tangannya dengan sapu tangan, lalu melangkah ke pintu. Begitu dibuka, Ben, asisten pribadinya yang setia, berdiri dengan raut wajah yang sangat tenang.

​"Masuk," perintah Lucas dingin.

​Lucas memberi isyarat agar mereka pindah ke balkon kamar yang menghadap langsung ke arah deburan ombak laut lepas. Begitu duduk, Ben menyerahkan sebuah map cokelat yang tebal.

​Lucas membukanya dengan gerakan kasar. Di dalamnya terdapat beberapa lembar foto hasil tangkapan kamera CCTV. Foto-foto itu menangkap momen di mana ia dipapah oleh Alexa di malam yang sangat ia ingat. Malam terkutuk di mana ia merasa dijebak dalam sebuah jebakan ranjang.

​Namun, Lucas mengernyitkan dahi. Ia hanya menemukan tiga lembar foto tanpa keterangan apa pun.

​"Apa ini, Ben?" tanya Lucas dengan tatapan datar yang menusuk.

​Ben berdehem pelan, membenarkan posisi kacamatanya. "Mohon maaf, Tuan. Bukti CCTV dari berbagai sudut yang mengarah ke kamar tempat Anda dan Nyonya Alexa menghabiskan malam itu telah dihapus secara sistematis oleh seseorang yang sangat ahli. Saya sudah mencoba melakukan pemulihan data berkali-kali, namun sistemnya sudah dirusak total."

​Lucas terdiam. Rahangnya mengeras. "Lantas, apa hubungannya ini dengan map kosong ini? Mana bukti lainnya?"

​Ben tidak segera menjawab. Ia mengeluarkan sebuah iPad dari balik jasnya dan menyodorkannya ke hadapan Lucas.

"Saya tidak menyerah begitu saja, Tuan. Saya mencoba melacak siapa saja yang memiliki akses ke ruang kontrol malam itu, dan saya menemukan sebuah kejanggalan di malam pesta ulang tahun Nona Catherine."

​Lucas menekan tombol play pada rekaman tersebut. Di sana, ia melihat dirinya di masa lalu sedang berada di pesta ulang tahun Catherine. Ia terlihat sedang menerima segelas minuman yang diberikan langsung oleh Orlando, ayahnya sendiri.

​"Malam itu adalah malam yang sama, Tuan," ujar Ben dengan nada sangat hati-hati.

"Setelah Anda meminum minuman itu, Anda terlihat mulai kehilangan kesadaran sebelum akhirnya dibawa ke kamar. Saya mencurigai Tuan Orlando-lah yang mencampurkan sesuatu ke dalam minuman tersebut."

​Lucas menatap layar itu dengan kaku. "Apa maksudmu, Ben? Papi? Kamu menuduh papi ku yang menjebak ku sendiri?"

​"Saya hanya menyampaikan fakta yang saya temukan, Tuan," sahut Ben sopan.

"Dan ada satu hal lagi. Berdasarkan analisis saya, Nyonya Alexa pun sebenarnya adalah korban di malam itu. Dia juga dijebak, namun situasi dibuat sedemikian rupa sehingga semua orang menyudutkannya dengan alasan dia iri pada Nona Catherine dan sengaja menjebak Anda agar bisa dinikahi."

​Deg.

​Penjelasan Ben membuat dunia Lucas seakan berhenti berputar.

​"Tidak mungkin!" bentak Lucas tiba-tiba. Ia melempar iPad itu ke meja hingga tergelincir.

"Untuk apa Papi menjebak anaknya sendiri dengan wanita yang dianggap rendah oleh keluarga Ebera? Itu tidak logis!"

​"Tuan, terkadang rencana orang tua tidak selalu bisa kita pahami dengan logika yang sederhana," jawab Ben tetap tenang.

​"Cukup!" Lucas berdiri, menatap Ben dengan tatapan penuh peringatan.

"Kamu jelas keliru soal ini. Kamu menuduh Papi melakukan tindakan kotor tanpa bukti fisik yang kuat. Kali ini aku memaafkan mu karena pengabdianmu selama ini, tapi jangan pernah sekali-kali mengulangi kesalahan ini. Jangan pernah menuduh keluargaku lagi!"

​Ben menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Baik, Tuan. Saya mengerti. Saya akan menarik semua asumsi tersebut."

​"Keluar!" perintah Lucas.

​Setelah Ben melangkah pergi, Lucas kembali duduk di balkon, menatap lautan gelap dengan pikiran yang kacau. Hatinya menolak keras praduga Ben, namun jauh di lubuk hatinya, keraguan mulai muncul.

"​Jika bukan Papi, lalu siapa?" pikir Lucas.

"Dan jika benar Alexa juga korban... maka selama ini aku telah memperlakukannya dengan sangat keji."

​Lucas memejamkan mata, membiarkan angin malam menusuk kulitnya yang terluka. Terlihat jelas jika Lucas tengah berperang dengan kenyataan pahit yang mungkin akan mengubah segalanya.

​Lucas kemudian beranjak masuk kembali ke kamar. Ia mendekati ranjang, dan memilih untuk berbaring, kepalanya mendadak pusing setelah mendengar penjelasan tidak masuk akal Ben.

​"Siapa sebenarnya kamu, Alexa?" bisik Lucas di tengah kesunyian.

"Dan apa yang sebenarnya kalian semua sembunyikan dariku?"

...***...

​Di saat yang sama, di ruang kerja pribadi Orlando, pria itu tengah menyesap cerutunya sambil menatap jendela. Di sampingnya, Esmeralda tersenyum lebar sembari memandangi monitor yang menampilkan pergerakan Lucas di luar kamar saat Ben datang.

​"Sepertinya putra kita mulai meragukan segalanya, Papi," ucap Esmeralda dengan nada penuh kegembiraan.

​Orlando menghembuskan asap cerutunya ke udara. "Itu tujuannya. Dia harus sadar sendiri, atau dia tidak akan pernah tahu nilai dari apa yang dia miliki sampai dia hampir kehilangannya. Anak itu terlalu keras kepala."

​"Kira-kira, kapan kita akan memberitahunya yang sebenarnya?" tanya Esmeralda lagi.

​Orlando terdiam sejenak. "Biarkan dia sedikit menderita lebih lama. Rasa bersalah adalah guru terbaik untuk pria sombong seperti Lucas."

​Esmeralda tertawa kecil, kembali membelai lengan suaminya dengan manja. Keduanya terlihat begitu tenang, seolah mereka tidak sedang mempermainkan emosi putra tunggal mereka sendiri, demi sebuah rencana besar yang bahkan Lucas pun tidak tahu di mana ujungnya.

​Keheningan malam di resort itu menyimpan banyak rahasia, rahasia tentang jebakan, kebenaran yang tertunda, dan cinta yang tumbuh di tempat yang paling tidak terduga. Lucas Clinton, pria yang selalu merasa dirinya paling berkuasa, kini tengah terjebak dalam teka-teki yang ia buat sendiri, sementara Alexa, sang istri yang dianggapnya pembawa sial, justru menjadi satu-satunya pelabuhan bagi jiwa pria itu yang kini mulai rapuh.

Bersambung...

Oh no! Sepertinya akan ada plot twist lain guys.😧

1
merry
gila bygin ajj seram bgtt 25 org jdi pemuas ya dan disiksa
aryuu
dibuat pergi ajalah alexanya...
aryuu
sampai bab ini suka banget sama ceritanya ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Ummee
jangan² Giselle ini ibunya Alexa?
Ari Peny
kan sepupu dr ibu gk masalah to
Ari Peny
d sini kok nama kluarga ikut ibu y dan lucas sm alexa sepupu jauh kali ibunya aja sepupu anknya y sepaha 🤣🤣🤣
Susi Nugroho
Bikin keturunan baru lagi... Kembar
Susi Nugroho
Lanjut
Ari Peny
lucas letoy🤣🤣🤣
Ari Peny
y kasihan jg
Atik Kiswati
hukuman yg setimpal.....👍
Atik Kiswati
suami atau istri adalah cerminan diri....mungkin krn mrk ber2 sama2 busuk ya otomatis jadi nya kyk gt.....
Ari Peny
apa ibu alexa saudara mami y
It's me Ri🥕: Udah terjawab belommm?🤭
total 1 replies
Atik Kiswati
hatiku ikutan skt.....
Ari Peny
sptnya emang ada rencana dgn mengundang alexa y
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Ari Peny
untung ben berkase ada d kamu
Iryani levana khrisna Khrisna
wakili. Thor getok pala nya Ama martil sekali getok aja tor tapi buat jidat nya benjol ya🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
dasar plin plan laki laki nggak punya pendirian 😤
Iryani levana khrisna Khrisna
alexa yang mau pergi kenapa gua yang deg deg an Thor 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!