NovelToon NovelToon
Dendam Kanaya Perempuan Terkutuk

Dendam Kanaya Perempuan Terkutuk

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Kutukan / Misteri
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

"Kamu sudah menganggap anak kita adalah sebuah kutukan, maka suatu hari nanti dia akan benar benar menjadi sebuah kutukan untuk keluarga kamu mas!"
Itu adalah kata kata terkahir Riyanti yang bisa di dengar oleh suaminya Raditya ketika di tepi jurang.
Apa yang terjadi sebenarnya? kenapa bisa seseorang bisa menjadi terkutuk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perut yang terus bergerak.

Brak. Brak. Brak.

‎Gerhana mendobrak pintu itu karena dia melihat asap yang keluar dari bawah pintu kamar Gita, Mirza yang membantu Irsyad juga ikut panik karena saat turun dia malah melihat pintu kamar Gita mengeluarkan asap dengan Gerhana yang sendirian di luar terus mendobrak pintu kamar Gita.

"Kak bantu Gerhana, pintu ini tidak mau terbuka, Kanaya katanya ada didalam!" Panik Gerhana yang sudah mulai menangis karena tadi Sanca mengatakan Kanaya terjebak di dalam kamar Gita.

‎"Minggir biar aku coba buka" ucap Mirza dan Irsyad.

‎Mirza mengeluarkan seluruh energi miliknya untuk mendobrak pintu yang di penuhi dengan Aura berwarna merah itu, Gerhana menyingkir dengan mulut masih terus mengucap asma Allah tanpa henti.

‎Shaquilla sudah berada di sana juga masih dalami keadaan tak sadarkan diri karena dia di bantu Aryasatya yang sejak tadi hanya bisa melihat dari jauh kejadian yang membuat mereka ketakutan itu, bahkan saat Shaquilla berteriak Aryasatya di minta untuk menjauh agar tidak terkena imbas dari ilmu yang di keluarkan Gita karena Aryasatya sedang tidak boleh mengeluarkan terlalu banyak energi miliknya.

‎Brak. Brak. Dhuar.

‎Dua energi milik Mirza dan Gerhana terus membentur energi merah milik Gita hingga secara perlahan tapi pasti pintu itu retak dan hancur berkeping keping.

‎"Kanaya!" Panik Gerhana masuk ke kobaran api itu tanpa peduli dengan api yang mungkin akan menyambar tubuhnya.

‎"Nak tolong ambil air untuk memadamkan api ini, atau telepon pemadam kebakaran!" Teriak Aryasatya kepada salah seorang santri yang kebetulan lewat.

"Baik Kiai" jawanya segera berlari memanggil yang lain.

‎Penjaga gerbang langsung mengambil ember sementara beberapa santri menelepon pemadam kebakaran agar datang kesana, Kanaya di gendong Gerhana keluar dalam keadaan pingsan, mereka juga menelpon ambulans agar segera datang supaya Kanaya bisa di selamatkan.

‎"Lakukan pertolongan pertama Gerhana, bawa Kanaya ke ruang terbuka dulu" ucap Mirza

‎Mereka semua panik, tidak memperdulikan Gita yang ada di dalam dan hanya fokus pada Kanaya yang pingsan dan juga mengalami luka bakar di kakinya.

‎"Hhaahh... Gita, ikat Gita, masukkan dia ke dalam peti, jangan sampai ular itu keluar lagi dan mencari tubuh baru untuk di tempati" gumam Kanaya ketika dia tersadar sebentar sebelum dia pingsan lagi.

‎"Maksudnya apa? Ular apa?" Bingung Mirza

‎"Turuti saja Kanaya sebelum pemadam kebakaran datang, bawa jasad Gita dan masukkan ke dalam peti atau tempat yang aman" ucap Gerhana

‎Mirza mengusap kasar wajahnya, Shaquilla masih belum sadar, Irsyad juga masih lemah, tapi dia juga harus mengurus jasad Gita yang terbakar didalam dan juga membohongi pemadam kebakaran yang mungkin akan datang.

‎"Pak, anak anak, bisa bantu saya untuk menjaga rahasia ini? Ini demi keselamatan keluarga ini dan juga kalian" pinta Mirza

‎"Baik Om, kami akan bantu sampai akhir" jawab seorang santri yang ikut membantu disana bersama beberapa penjaga gerbang.

‎"Tolong Carikan peti mati pak, kita harus memasukkan jasad Gita ke dalam peti itu dan menguncinya" ucap Mirza

‎"Di dekat sini ada penjual peti mati, biar saya kesana sekarang sebelum pemadam kebakaran datang, Tarjo, matikan api itu agar den Mirza bisa mengambil jasad Gita terlebih dahulu" ucap penjaga lain

‎"Siap, kamu pergi saja sana dan segera kembali" jawab Tarjo kembali membantu memadamkan api di kamar itu.

‎Setelah api padam, Mirza masuk dan melihat jasad Gita yang terlentang di atas lantai kamarnya dengan tubuh hangus terbakar, tapi perutnya terlihat membesar dan bergerak gerak seperti ingin mengeluarkan sesuatu.

‎"Astagfirullah.. apa itu" gumam Aryasatya segera mengunci jasad Gita agar sesuatu yang ada dalam perut Gita tidak bisa keluar sampai peti mati yang di pesan datang.

‎"Apa itu kenapa bergerak gerak, seperti bayi dalam perut ibu hamil" batin Tarjo yang ikut masuk bersama Irsyad.

‎"Mang, kita pindahkan kemana ya jasad ini? Tidak mungkin kita angkat kan" tanya Mirza

‎"Pakai plastik saja dulu den, terus kita coba samarkan tempat ini agar pemadam kebakaran tidak curiga" jawab Tarjo

‎"Ayo kalau begitu mang, jangan sampai kita ketahuan" balas Aryasatya

‎Setelah jasad yang masih terus bergerak perutnya itu di masukkan ke dalam plastik, mereka membawanya ke dalam kamar ujung tempat beberapa peralatan yang sudah tidak terpakai di simpan, Mirza diam disana untuk menjaganya sampai peti mati datang, sementara Shaquilla di masukkan Irsyad ke dalam kamar agar tidak ada yang curiga.

‎"Apa ada korban?" Tanya pemadam kebakaran yang memeriksa tempat kebakaran itu, mereka mengatakan kalau kebakaran terjadi karena arus pendek dari charger yang tidak di cabut Karena arah api terlihat dari sana.

‎"Ada pak, adik saya, dia sudah di bawa ke rumah sakit oleh kakak kami" jawab Irsyad

‎"Lalu Sultan ada dimana?" Tanya petugas itu karena mereka juga tahu Sultan tinggal di sana bersama Irsyad.

‎"Kak Sultan sedang liburan pak, baru akan pulang besok Katanya karena kedua orang tuanya rindu" jawab Irsyad

‎Tidak ada yang mencurigakan karena semuanya bekerja sama untuk melindungi apa yang sebenarnya terjadi, bahkan pemadam kebakaran juga langsung pergi setelah memastikan korban berada di rumah sakit.

‎"Tinggal mengurus jasad itu, apa yang harus di lakukan?" Gumam Aryasatya segera mendatangi Mirza yang masih menjaga jasad Gita.

‎Ceklek.

‎"Bagaimana?" Tanya Aryasatya

‎"Perutnya masih bergerak bang, apa ular yang di maksud Kanaya ada dalam perut Gita?" Tanya Mirza

‎"Iya mungkin saja, untuk sekarang, kita pastikan saja Gita tidak bisa bangkit lagi setelah di masukkan ke dalam peti mati" jawab Aryasatya ikut menjaga bersama Mirza.

"Kak Aryasatya belum pulih dari sebuah pertarungan gaib kan? Kenapa memaksakan diri?" tanya Mirza karena Aryasatya menggunakan energinya untuk mengunci makhluk yang ada di dalam tubuh Gita.

"Insya Allah aku baik baik saja, di sana juga Om Adrian sedang menolong Sultan" jawab Aryasatya

‎"Bagaimana Kanaya?" Tanya Mirza

‎"Belum ada kabar dari Gerhana" jawab Aryasatya duduk di samping Mirza.

‎"Abah yai Rian akan kesini, Kak Sultan di jaga Kiai Abidzar dan Aariz di rumah katanya" ucap Irsyad.

‎"Alhamdulillah.. setidaknya Shaquilla bisa di rukiyah Abah yai nanti" ungkap Mirza

‎"Semoga semuanya baik baik saja" ucap Aryasatya

‎"Aamiin, jangan sampai Kanaya kenapa kenapa, Gerhana pasti akan sangat sedih" jawab Mirza menatap datar jasad yang masih terus bergerak itu.

"Apa itu sebenarnya dan apakah dia ada hubungannya dengan dukun Tarman, hanya dukun itu yang selalu menggunakan jin untuk meneror para warga di sini" gumam Aryasatya menatap penasaran perut Gita.

‎

‎

1
neni nuraeni
hadeeeh dsr Sahara😁😁,,, modus Bae kamu mah awas nnti ada rajamu loh cembekur🤭🤭🤭lnjut kak
neni nuraeni
bagus Abah bntu mereka Abah yai
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😝😝
Marsiyah Minardi
Mangsa kecentilan Sahara nambah lagi ya ,si Raditya 🤣🤣
Gass Sahara godain aja tuh Raditya biar Eva keluar tanduknya 😄
neni nuraeni
pasti ini ulah si Eva Belis jg si Tarman😡 lnjut kak
neni nuraeni: hadeeh duo racun kudu di basmi ie mah🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
wiiih mantaaap abizz seruu euuyyyyy, lnjut kak
neni nuraeni: ok kak sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Kristiana Subekti
Sahara kpn keluarnya kak,,,,, kangen sama Sahara 🥰
Ridwan01: sudah muncul kak
total 1 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Di cerita yang mana itu ibunya gerhana meninggal?
Ridwan01: kalau tidak salah di cerita petaka di air terjun kampung Dara.
total 1 replies
neni nuraeni
mantaaappp,,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak 🤗
total 2 replies
neni nuraeni
ulah dibuka cukup pnsrn be wungkul, bahaya di buka mah,,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
kan dia wanita iblis... ayo kita hancurkan dia biar tau siapa yg sdng dia hadapi,,, gedek aku😡 lnjut kak
neni nuraeni: ok kak sama2🤗
total 2 replies
neni nuraeni
😠😠😠😠Gita kampretttttt
neni nuraeni: ayo kak kita basmi,, gedek aku liatnya 🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
waaah bahaya ini mah pasti suruhannya si Tarman atau si Eva ini,,, lnjutt kak
neni nuraeni: suruhan siapa sih kak? soalnya tu cewe Mayan sakti juga
total 2 replies
neni nuraeni
waah hama itu mah
neni nuraeni: harus segera di basmi dong kak,,, bahaya itu kak
total 2 replies
neni nuraeni
ulah si Eva pasti😡😡,,,, ayo nay kamu bisa mengungkap kematian ibumu,, lnjutt
neni nuraeni: 👍👍👍kak💪💪💪
total 2 replies
Ridwan01
Ayo mampir semuanya 👍👍
neni nuraeni
biasa nya jin ge mbung di atur,, pdhl manehna ge di atur2 ku si Tarman,, lnjut kak💪💪😁
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Marsiyah Minardi
Setidaknya kamu langsung istighfar ya Kanaya ,dah selesai ngobatin pula ,dapat bonus lihat roti sobek Gerhana 🤭
Ridwan01: lumayan ya kak, bisa pegang juga 🤭
total 1 replies
neni nuraeni
waduh Kanaya kamu mah ceroboh🤭🤭🤭lnjut kak
neni nuraeni: oh bagus deh kalau begitu mah🤭🤭🤭
total 4 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
untuuuuuung,ada pasukan berani maju🤣🤣🤣🤣,sanca hampir saja😢😢😢
Ridwan01: benar sekali kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!