NovelToon NovelToon
Affair With Hot Secretary

Affair With Hot Secretary

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:37.9k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Hampa, itulah yang dirasakan Tristan dengan rumah tangganya. Sampai suatu hari, dia kedatangan sekretaris baru yang cantik jelita. Saat itulah tiang kesetiaan Tristan goyah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20 - Model Iklan

Tristan masih bergeming di balik meja kerjanya, berusaha keras menguasai diri dan menetralkan detak jantungnya yang mendadak tak beraturan. Kehadiran Nayla dengan aura yang sama sekali baru ini benar-benar merusak fokusnya. Namun, sebelum percakapan di ruang kerja itu berlanjut lebih jauh, sebuah ketukan tergesa-gesa di pintu memecah ketegangan di antara mereka.

Zay melangkah masuk dengan raut wajah panik, memegang tablet di tangannya. "Pak.Tristan, kita punya masalah besar di studio lantai empat. Fahira mengamuk."

Alis Tristan bertaut tajam. "Ada apa lagi kali ini?"

"Dia menolak melanjutkan syuting iklan lingerie terbaru kita. Katanya suasananya tidak nyaman, dan dia tersinggung," jawab Zay cepat sambil mengusap tengkuknya yang tegang.

Hari itu, Nebula Fashion Group memang dijadwalkan menggelar pengambilan gambar untuk kampanye produk unggulan mereka: setelan pakaian dalam wanita berdesain elegan dan berteknologi kain fleksibel yang mengutamakan kenyamanan. Jadwal ini sangat krusial. Tristan sudah berjanji kepada para investor utama bahwa video promosi tersebut akan dirilis resmi lusa. Penundaan satu hari saja bisa mengacaukan seluruh strategi pemasaran dan merusak kepercayaan investor.

Tanpa membuang waktu, Tristan melangkah cepat menuju studio di lantai empat, diikuti oleh Zay dan Nayla yang bergerak sigap di belakangnya.

Begitu pintu studio terbuka, suasana kacau langsung menyapa mereka. Tim produksi, sutradara, hingga fotografer tampak berdiri dengan wajah frustrasi. Di tengah ruangan, Fahira, model papan atas yang disewa dengan bayaran fantastis, sedang bersedekap dengan wajah cemberut, dikelilingi oleh asisten pribadinya.

"Aku tidak mau tahu! Masa model sekelas aku disajikan kopi hitam murah dari mesin otomatis? Tenggorokanku bisa rusak!" seru Fahira dengan nada melengking, melemparkan cangkir kertas ke dalam tong sampah hingga cairan pekatnya terpercik ke lantai.

Nayla yang berdiri di balik tubuh Tristan membeku seketika. Kopi itu adalah kopi yang dia bawakan beberapa menit lalu atas permintaan tim produksi. Dia tidak tahu bahwa Fahira memiliki preferensi rumit yang tidak tertulis di lembar panduan.

"Mbak Fahira, mohon tenang dulu. Kita bisa pesan kopi baru dari kafe sebelah," bujuk sang sutradara dengan suara yang ditahan-tahan.

"Tidak usah! Mood-ku sudah hancur!" potong Fahira tajam. Dia menyambar tas mewahnya, menatap semua orang di ruangan itu dengan pandangan merendahkan. "Kalian semua tidak profesional. Cari saja model lain yang mau diperlakukan sembarangan seperti ini!"

Dengan langkah lebar dan ketukan hak tinggi yang nyaring, Fahira berjalan pergi menembus kerumunan. Tim produksi hanya bisa mengelus dada, sebagian melontarkan umpatan pelan. Perilaku buruk Fahira hari itu membongkar tabiat aslinya yang selama ini tersembunyi di balik citra anggun di media sosial. Semua orang di sana sadar, bekerja sama dengan bintang yang arogan hanya tinggal menunggu waktu sampai bencana seperti ini terjadi.

"Wanita itu benar-benar..." Zay memijat pelipisnya yang mendadak pening. "Gila. Kita membayarnya mahal hanya untuk ulah kekanak-kanakan seperti ini?"

Ruangan studio mendadak hening dan tegang. Waktu terus berjalan, dan menyewa model pengganti sekelas Fahira dalam hitungan jam adalah hal yang mustahil. Agen-agen model butuh waktu konfirmasi setidaknya tiga hari.

Tristan berdiri tegap di tengah studio, menatap area pemotretan yang kosong. Matanya tajam, otaknya berputar keras mencari jalan keluar. Janji pada investor lusa nanti terus membayangi pikirannya. Kegagalan bukan pilihan bagi Nebula Fashion Group.

Di tengah ketidakpastian itu, sebuah suara terdengar jernih dan tegas memecah keheningan.

"Pak Tristan... izinkan saya menggantikan Fahira."

Sontak seluruh pasang mata di studio tertuju pada sumber suara. Nayla melangkah maju satu pukulan roda, berdiri tepat di hadapan Tristan. Tatapannya lurus, tanpa ada keraguan yang biasanya terpancar dari matanya.

"Nayla? Apa yang kamu katakan?" Zay menatapnya tak percaya.

"Saya yang menyajikan kopi itu tadi," ujar Nayla tenang, meski dadanya bergemuruh hebat. "Saya merasa bertanggung jawab atas kekacauan ini. Karena kecerobohan saya, proses syuting jadi terhambat. Lagi pula, kita tidak punya waktu untuk mencari model baru jika iklan harus tayang lusa."

Tristan memandangnya lekat-lekat. "Nayla, ini bukan sekadar peragaan busana biasa. Ini iklan setelan pakaian dalam. Kamera akan mengambil gambar secara close-up, dan kamu harus tampil percaya diri di depan puluhan staf."

Nayla mengepalkan tangannya di samping tubuh, mengingat kembali tujuan awalnya datang ke kantor hari ini dengan penampilan baru.

"Saya tahu risiko dan konsekuensinya, Pak," balas Nayla, suaranya mantap tanpa nada ragu. "Produk terbaru ini dirancang untuk kenyamanan wanita modern, bukan? Pakaian ini tidak hanya diciptakan untuk model profesional berbadan sempurna, tetapi untuk wanita pekerja seperti saya. Saya yakin bisa membawakannya dengan baik."

Sutradara yang memperhatikan Nayla sejak tadi tiba-tiba melangkah mendekat. Matanya mengamati proporsi tubuh Nayla, bentuk bahunya yang tegas, kulitnya yang bersih, serta struktur wajahnya yang memiliki karakter kuat namun manis. Penampilan baru Nayla hari ini benar-benar mendukung.

"Tunggu dulu..." ujar sang sutradara, matanya berbinar. "Pak Tristan, proporsi tubuhnya sangat ideal. Wajahnya memiliki kesegaran yang tidak dimiliki model-model komersial biasa. Konsep kita adalah 'Kenyamanan yang Memancarkan Kepercayaan Diri'. Dia... dia sangat cocok."

Zay memandang Tristan, menantikan keputusan sahabat sekaligus atasan tertingginya itu.

Tristan menatap Nayla lama. Ada pergulatan batin yang hebat di dalam dirinya. Membiarkan Nayla mengenakan pakaian dalam di depan kamera dan dilihat oleh tim produksi memicu dorongan kepemilikan yang aneh di dalam dadanya. Pikiran tentang tubuh wanita itu terpampang di bawah sorotan lampu studio membuat rahangnya mengeras. Namun, di sisi lain, keputusannya sebagai CEO dipertaruhkan. Dosis keberanian Nayla yang terpancar saat ini justru makin membakar ketertarikan yang berusaha dia tekan sejak tadi pagi.

"Kamu yakin dengan keputusanmu, Nayla?" suara Tristan terdengar berat dan rendah.

"Saya yakin, Pak Tristan," jawab Nayla, menatap langsung ke dalam manik mata pria itu.

Tristan menghela napas panjang, lalu mengangguk singkat pada sang sutradara. "Bawa dia ke ruang rias. Kita mulai syuting dalam tiga puluh menit."

Pengarah busana dan penata rias langsung menarik Nayla menuju ruang ganti. Pintu tertutup, meninggalkan Tristan yang berdiri kaku di tengah studio. Pria itu menyandarkan tubuhnya pada salah satu tiang penyangga, melipat tangan di dada, sementara hatinya tidak sabar sekaligus cemas menunggu sosok Nayla kembali muncul dari balik tirai.

1
Ass Yfa
ceritamu bagus2..kenapa nggk lulus retensi,,dan harus tamat dipaksakan😭😭ada yg blm ending..juga..ttp semangat berkarya kak💪💪💪kita ttp support
Dwi Setyaningrum
kantornya pastinya juga sdh tutup bukan ya🤔
Dwi Setyaningrum
knp ga ganti baju ditoilet sih masak gt aja harus tanya🤪dan diruangan CEO masak ga ada toiletnya🤔kalau CEO nya kebelet pipis masak harus jd 1 toiletnya dg karyawannya🤔wah ga msk akal ini🤪
Rommy Wasini Khumaidi
trimakasih buat cerita²nya.bagus semua ceritanya,selalu suka
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirmanW⃠✰͜͡v᭄🦈
giliran udah bangkrut saling menyalahkan di saat masih jaya sombong dan serakah . selamat menikmati kehancuran Olivia dan family 😂
makasih Thor cerita nya bagus dan menghibur
diga pues
❤️
Lestari saja🥰
visum tris
Lestari saja🥰
nyesel bgt pasti si tristan....liat denis di kurung
Lestari saja🥰
semoga denis ga mati
Lestari saja🥰
gila oliv
Lestari saja🥰
hemmmm keserakahan hanya akn berakhir saat sdh diam di bawah tanah.
Lestari saja🥰
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🍤⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
terimakasih ya thor sdh buat novel yang bagus cerita nya, maka nya banyak author yang beralih ke apk lain
Lestari saja🥰
shock nya sdh,be go nya usai tristan....bongkar semua penghianat
Lestari saja🥰
selingkuh enak kan oliv?????
klo diselingkuhin?????masih enak????
jgn senang dulu,zay mungkin saat ini masih sama kmu krn masih bituh,klo dia sdh mandiri apa ga dibuang kmu oliv????
Lestari saja🥰
banyak sih manusia serakah dan tak tahu diri.mereka ga sadar sdh mengundang karma buruk utk dri mrk sendiri
Lestari saja🥰
penasaran nay
Lestari saja🥰
kurang bukti bossss🤨bukan mantra goib..
Lestari saja🥰
kaaaannnn ternyata kmu ga kenal istrimu sendiri....
Lestari saja🥰
hadehhhhhh.....hrs nya cari bukti lebih banyak lagi tris😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!