Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya gila, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.
Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.
Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1
Di zaman kerajaan kuno, ada seorang pangeran tampan bernama Arjuna. Dia terkenal memiliki keahlian luar biasa di dalam dunia medis yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Saat itu, di kerajaan Kencana, Arjuna sedang mengobati ayahnya yang sedang sakit keras.
Dengan penuh keyakinan, Arjuna berkata, "Sebentar lagi Ayah pasti akan sembuh."
Raja Wira tersenyum lemah, lalu tiba-tiba menyodorkan sebuah kalung indah yang berliontin batu giok kepada putranya. "Simpan kalung ini baik-baik, Arjuna. Ini adalah benda pusaka pemberian dari kakekmu. Suatu saat nanti, kalung ini pasti akan berguna dan melindungimu."
Arjuna segera menerimanya dengan rasa hormat. "Terimakasih, Ayah."
Namun tiba-tiba dia mendengar suara teriakan.
"Pangeran, ada musuh menyerang kerajaan!"
Dengan nada cemas dia berkata kepada ayahnya yang terbaring lemah. "Ayah, tenanglah. Aku akan pergi memeriksa keadaan."
Raja Wira sangat merasa cemas, "Hati-hati, Arjuna."
Arjuna segera menyimpan kalung pemberian ayahnya di atas meja. Tanpa membuang waktu, dia segera menyambar pedang, lalu berlari keluar menuju halaman istana.
Di sana, pasukan kerajaan sudah berkumpul dengan siaga, bersiap menghadapi serangan yang datang tiba-tiba.
Tak lama kemudian, terlihat pasukan musuh datang menyerbu. Jumlah mereka sangat banyak sekali, mencari ribuan orang.
Pertempuran pun terjadi.
Trang!
Trang!
Trang!
Suara benturan pedang terus terdengar saling bersahutan. Arjuna memimpin pasukannya dengan gagah berani di barisan depan.
Sring!
Dengan gerakan cepat, dia menebas setiap musuh yang berani mendekat ke arahnya.
Namun, karena serangan itu dilakukan secara mendadak, pasukan istana menjadi kewalahan tanpa persiapan yang cukup. Banyak prajurit yang gugur. Meski begitu, Arjuna tidak takut sedikit pun, dia terus melawan dengan sekuat tenaga.
Saat Arjuna sedang sibuk bertempur di halaman depan, tiba-tiba terdengar suatu dari arah kamar istana tempat ayahnya berada.
"Ahhh!"
Arjuna segera berlari ke kamar ayahnya.
Dia sangat terkejut saat melihat ayahnya yang telah mati dengan cara yang sangat mengenaskan, dengan bersimbah darah pada bagian perutnya.
Padahal ayahnya telah dijaga dengan ketat oleh banyak pengawal, tapi mereka tak mampu mengalahkan kekuatan musuh.
Disana, berdiri seorang pria bernama Bima, dia adalah seorang manusia setengah siluman, yang telah memimpin pasukan pemberontak.
"Ayah!" teriak Arjuna dengan suara parau, hatinya hancur berkeping-keping.
Dia memeluk tubuh ayahnya yang sudah tak bernyawa. "Ayah, jangan pergi, aku mohon."
Bima pun tertawa. "Hahaha... sebentar lagi kerajaan ini akan menjadi milikku."
Dengan penuh amarah, Arjuna menatap penuh kebencian pada Bima. "Kau telah membunuh ayahku! Aku tidak akan pernah melepaskanmu!"
Tanpa pikir panjang, dia segera menyerang Bima dengan penuh kemarahan.
Trang!
Trang!
Trang!
Keduanya saling menyerang dan menangkis serangan.
Namun, kekuatan pasukan musuh terlalu besar. Satu persatu prajurit gugur di medan perang. Pasukan kerajaan telah kalah.
Hanya Arjuna sendirian dikepung musuh, tubuhnya terluka parah.
Bima pun berkata dengan penuh percaya diri. "Sekarang bersiap-siaplah untuk mati ditanganku, Pangeran Arjuna."
Namun, tiba-tiba cahaya putih menyilaukan mata.
WUSH!
Dalam sekejap mata, Arjuna menghilang.
"Kemana dia? Mengapa dia tiba-tiba menghilang?" ucap Bima dengan nada kebingungan.
Ternyata, Arjuna telah diselamatkan oleh kekuatan batu giok yang tersimpan di dalam liontin kalung pemberian dari ayahnya.
...***************...
Seribu tahun berlalu...
Dunia yang dulu dipenuhi suasana kerajaan, jalan berbatu, halaman luas, dan hutan yang rimbun, kini telah berubah total menjadi zaman modern yang penuh dengan gedung pencakar langit dan hiruk-pikuk teknologi.
Di tengah padatnya kota Jakarta, terlihat seorang dokter muda yang sangat cantik bernama Helena Niroga, dia adalah putri dari keluarga konglomerat Niroga Group.
Dia sedang berdiri di atas bukit dengan perasaan sedih. Mengingat hari ini adalah hari pernikahan kekasihnya dengan kakak kandungnya sendiri.
Selama ini hubungan dia dengan Reno baik-baik saja, tidak pernah ada masalah apapun. Tapi tiba-tiba, Reno malah melamar Nova.
Rasanya begitu menyesakkan di dalam dada, karena dia harus dikhianati oleh kekasih dan kakak kandungnya sendiri.
Saat ini, Helena sedang bersiap-siap bermain paralayang, untuk melampiaskan rasa sakitnya. Disana berjajar beberapa pengawal yang selalu siap siaga menjaganya.
Tiba-tiba, ponselnya berdering.
Beep...
Beep...
Beep...
Helena mendapatkan panggilan telepon dari sang ayah. Tapi dia enggan mengangkatnya.
"Nona, Tuan Axel menghubungi saya. Tuan bertanya dimana Nona sekarang. Sebentar lagi pernikahan Tuan Reno dan Nona Nova akan segera digelar," lapor salah satu pengawal dengan nada hormat.
"Biarkan saja," jawab Helena dengan nada dingin.
Helena tidak sudi datang ke acara pernikahan mereka.
Dia pun segera berlari kecil menuju ujung landasan, hingga tubuhnya terangkat dan mulai terbang di angkasa.
Dari atas ketinggian, Helena sangat menikmati keindahan hutan yang terhampar begitu luas, pepohonan dibawah sana seperti miniatur hijau yang sangat indah.
Hal tersebut mampu mengobati rasa sakit yang dia rasakan saat ini.
Namun, tali pengaman di bagian sayapnya tiba-tiba terputus.
"Apa aya terjadi?!" ucap Helena dengan panik.
Angin kencang menerpa tubuhnya, membuat arah terbangnya tak terkendali. Dia berputar-putar kehilangan keseimbangan, lalu jatuh meluncur deras menuju kawasan hutan belantara yang lebat.
BRAK!
jahat axel.
helen sangat terkejut ternyata juna selama yg dicari bisa membantu timnya, semoga aja kehadiran juna boss menyelematkan pasien...
biangkeroknya adalah mirna yg sengaja membuat kesalahan, agar operasinya gagal total pasti disuruh sama silampir nova...
tenang helen suami sangat pintar dan jenius, di zamannya juna terkenal sebagai tabib hebat...
juna pasti dengan kemampuannya bisa menolong pasien itu, untung juna dateng tepat waktu menggantikan mirna itu.
semoga aja mirna ketahuan yg membuat kesalahan, ayo juna tunjukan kemampuanmu dan kehebatan. kamu mampu bisa melakukan operasi kerjasama tim...
agar papa mertua kamu selalu menghina dan meremehkanmu itu menyesal, ternyata menantu yg dianggap bodoh dan tidak berguna itu sangat hebat dan pintar...
helen pasti bangga padamu juna, kamu punya kemampuan sangat hebat dan pintar....
cepat... cepatlah lakukan penyelamatan...