Kalian pernah membayangkan gimana kalau jodoh kita berada dideket kita? Mungkin seperti dosen kita sendiri gimana?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mputriniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 20 | Holiday
Aku terbangun karena suara adzan yang berkumandang di masjid.
Seperti biasa aku lah yang terbangun lebih awal daripada mas adnan. Setelah bangun tidur aku selalu terbiasa minum air putih terlebih dahulu sebelum aku bergegas mengambil wudhu.
" Mas. "
Aku sudah wudhu dan sekarang sedang berusaha membangunkan Mas Adnan.
" Mas bangun. "
" Eum Iyah Fah. " Mas Adnan akhirnya membuka mata.
Ketika Mas Adnan langsung berdiri dari tempat tidur tidak duduk dulu " Eits mas duduk dulu nanti kaya kemarin nabrak tembok. " Ucapku.
Mas Adnan pun duduk dulu dan ngumpulin nyawa nya.
Setelah dirasa cukup mungkin mas adnan langsung bergegas ke kamar mandi sedangkan aku menyiapkan perlengkapan sholat dan menyiapkan baju Mas Adnan.
" Kamu sudah mandi mas?. " Tanya Mas Adnan selesai sholat.
Aku menggelengkan kepala karena emang aku belum mandi tadi hanya cuci muka dan mengambil air wudhu.
" Iya sudah gantian sana sebentar lagi kita harus ke bandara karena flight kita jam 10." Ucap Mas Adnan.
Aku mengambil handuk ku.
" Kalau sudah selesai panggil mas iya, mas mau lihat Mbok dan Mamang dulu. " Mas Adnan langsung keluar dan aku bergegas mandi.
Selesai mandi aku ke luar kamar untuk memanggil Mas Adnan.
" Mas. " Panggil ku.
" Sudah mandi nya. " Mas Adnan datang dari teras belakang.
Aku hanya mengangguk dan kembali masuk ke kamar yang di susul Mas Adnan.
Selagi Mas Adnan mandi aku tidak lupa menyiapkan baju dia.
" Fifah. " Panggil Mas Adnan dari dalam kamar mandi.
" Iya Mas, ada apa?. " Ucapku.
" Mas lupa mengambil handuk, tolong ambilkan Fah. " Ucap Mas Adnan.
Aku yang ingin mengetuk pintu kamar mandi tapi tiba-tiba mas adnan yang membuka jadilah aku terdorong masuk ke dalam.
"Awww." pekik ku.
" Kamu kenapa fah?. " Tanya Mas Adnan.
" Eugh itu. " Ucapku.
" Apa Fah?. " Tanya Mas Adnan lagi.
" Ini handuknya mas pakai deh sekarang. " Ucapku sambil menutup mata.
" Ouh alah Fah tenang aja aku makai dalaman ko. " Ucapnya.
Aku masih diam saja dan menutup mata dengan tanganku.
" Enggak percaya?, sini buka tangannya kamu lihat sendiri. " Ucap nya.
Pas aku buka mata iya emang benar si dia memakai celana pendek.
" Benar kan? emang nya kamu pikir aku engga make apa-apa eum?. " tanya nya.
" Apaan si mas dah lah, Fifah mau siap-siap. " Ucapku sambil keluar kamar mandi buru-buru.
Pagi ter buruk ku.
" Mbok. " Panggil ku.
" Iya non?. " Mbok datang dari kamar nya.
" Sudah siap semuanya?. " Tanyaku.
" Sudah non. "
" Bagus kalau udah, aku kesini untuk mengingatkan mbok dan mamang supaya tidak ada yang tertinggal lagi. " Ucapku.
" Siap atuh non itu sudah mamang siapkan semuanya. " Ucap Mamang yang baru saja keluar dari kamar nya.
" Alhamdulilah iya mang. Oh, iya kata Mas Adnan sebentar lagi kita jalan jam 10 harus udah di bandara. " Ucapku.
" Siap Non. " Ucap Mamang sedangkan Mbok sum sudah masuk kembali ke kamar.
" Iya sudah kalau gitu Afifah balik kamar iya mang. " Ucapku yang langsung balik ke kamar.
Pas aku balik ke kamar ternyata Mas Adnan sudah siap untuk jalan.
" Sudah tidak ada lagi kan?. " Tanya Mas Adnan memastikan kembali.
Aku hanya menggelengkan kepala saja.
" Iya sudah kalau gitu kita jalan. " Ucap Mas Adnan yang keluar kamar sambil mendorong koper.
Aku, Mas Adnan, mbok sum dan mang kus naik mobil terpisah karena entah lah aku juga engga tau kenapa.
\# Bandara
Sesampai nya kita di bandara Mas Adnan langsung sibuk mengurusi flight kita.
Setelah mas adnan melakukan boarding kita di suruh menunggu untuk kedatangan pesawat yang akan kita naik.
*Your attention please, passengers of Garuda Indonesia on flight number GA328 to Balikpapan please boarding from door A12, Thank you*.
Tak berapa lama kita langsung masuk kedalam pesawat dan duduk di kursi kita masing-masing.
Aku yang mendapatkan julukan si tukang tidur karena aku dan kapan pun bisa tidur jadilah sekarang aku tidur.
Sepanjang perjalanan aku hanya tidur bangun kalau mau buang air kecil sama makan saja.