NovelToon NovelToon
Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:19.8k
Nilai: 5
Nama Author: bubun ntib

Su Ran terbangun ketika mendengar suara melengking keras dan tangan kasar yang mengguncangnya..

Heh~ Apakah ini layanan Apartemennya, kenapa begitu kasar pijatannya?
Lalu, kenapa kedap suaranya sangat jelek?

Begitu sadar, ia ternyata masuk kesebuah era dinasti Ping yang tidak tercatat dibuku sejarah manapun.

Hee.. ingin menantangku soal bertani? dan menjual barang?
Jangan panggil aku Su 'si marketer andalan' jika tidak bisa mendapat untung apapun!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bubun ntib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2. Memisahkan keluarga

“ KEPALA DESA DATANG...’

Ma Gui, pemuda tetangga Fen Ran berteriak. Rupanya bibi Ma dan Paman Ma tidak tega dengan Fen Ran dan mengutus sang putra untuk memanggil kepala desa Fen Tong.

Nyonya tua Fen dan FEN SHUI segera merasa kikuk. Kepala desa ini, mereka jelas masih harus menaruh hormat.

“ Ada apa ini? kenapa kalian berkumpul disini?” suara tegas penuh wibawa membuat Fen Ran ( aku ganti jadi Fen Ran dulu Yaaa..) yang sedang pura – pura memeras air mata mendongak. Hmm, kepala desa ini sepertinya orang baik dan adil.

“ Paman Tetua, tolong Fen Ran. Paman besar dan Nenek ingin mengambil rumahku. Lalu aku tinggal dimana?” Fen Ran langsung merangkak sambil menangis kedepan kepala desa. Fen San.

“ Kakak ipar Keempat. Apa yang ingin kau katakan? Bukakah mendiang kakak keempat sudah lama memecah cabang? Bagaimana muncul hal seperti ini?” alis Fen San mengerut tajam, jelas ia tidak menyukai cara dari cabang pertama keluarga Kakak Keempatnya.

Nyonya tua Fen dan Fen Shui saling melirik, raut wajah mereka masam dan sedikit terlintas kegugupan. Fen Ran jelas melihat ini dan tersenyum sinis.

“ Kepala desa.. Fe.. Fen San. Bukankah ini karena anak ini sudah yatim dan hidup sendiri? Kami hanya ingin merawat rumah peninggalan lao San. Fen Hao meninggal diikuti oleh istrinya. Kami hanya ingin merawat gadis ini,” ucap Fen Shui terbata – bata.

“ BOHONG! Kalian tadi bilang ingin menikahkanku dengan anak bodoh keluarga Fu diujung desa sebelah! Kalian bilang mereka ingin menukarnya dengan uang 200 ribu!” teriak Fen Ran pilu. Ucapan ini membuat semua orang menahan nafas.

Pemuda bodoh dari keluarga Fu sudah sangat terkenal. Ia berusia 30an tahun tetapi mentalnya seperti anak 5 tahun. sungguh hampir sama dengan mendorongnya mati saja.

“ Omong kosong! Bukankah karena paman besarmu kasihan denganmu? Lagipula, tidak ada ruginya jika kamu menikahi pemuda Fu itu. Dia tidak bodoh, hanya saja bermental kecil!” sahut nyonya tua Fen tanpa merasa bersalah sedikitpun.

Kepala desa tampak mengurut pelipisnya pelan. Kakak ipar keempatnya ini sungguh bingung!

“ Kakak ipar, jelas tidak benar. Fen Ran masih muda, dia tidak akan bisa menanggung semua itu,”

“ Kenapa? Rumah ini adalah rumah milik anakku! Aku berhak atasnya. Anggap saja ini adalah bentuk bakti dari mendiang putraku!” jelas sekali nyonya tua tidak akan menyerah.

“ Kakak ipar! Fen Ran jelas memiliki surat – surat rumah! Kau bisa saja dilaporkan ke pejabat!” tak ingin berbasa basi, kepala desa langsung mengancam.

“ APA SALAHKU? KENAPA AKU BEGITU MALANG? RUMAH MILIK ANAKKU PUN TIDAK BISA AKU MILIKI! LALU SEKARANG CUCU PEREMPUANKU JUGA MENINDASKU, RASANYA INGIN MATI SAJA...” nyonya tua langsung menjatuhkan diri dan berguling sambil meraung – raung. Tipikal nenek keras kepala yang tidak ingin kalah sama sekali.

Fen Ran sungguh pusing. Ia harus merencanakan semuanya

“ Nek.. Nenek, ada apa denganmu? Siapa yang menindas nenek?” seorang pemuda berusia 18 tahunan menerobos kerumunan dan segera menolong nyonya tua Fen untuk bangun. Dia adalah FEN JIN, sepupu Fen Ran anak dari FEN Shui.

“ LIHATLAH! HANYA ANAK ANGKAT DARI PAMAN KEDUAMU! DIA INGIN MENGUASAI RUMAH MENDIANG PAMANMU. MAKAN DAN BESAR DARI KELUARGA KITA TETAPI TIDAK MAU MEMBERIKAN RUMAH PAMANMU! BETAPA MALANG HIDUP PUTRA KEDUA-KU,”

Nyonya tua Fen bahkan mencela tanpa berkedip. Membuat perasaan semua orang tidak enak. Siapa yang tidak tahu jika putra kedua yang ia sebut juga merupakan anak tiri?

Kepala desa juga merasa serba salah, ia melirik kearah Fen Ran dengan wajah kecut.

“ Paman tetua, jika begitu aku yang akan mengalah,” ucapan lirih Fen Ran membuat keluarga cabang pertama berbinar.

“ Fen Ran. In .. Ini bukankah ini tak adil bagimu?” kepala desa sungguh merasa.. tak berdaya.

Fen Ran, dengan tubuh sedikit sempoyongan mencoba berdiri, darah masih terlihat di belakang kepalanya. Tampak kontras yang menakutkan jika disandingkan dengan tubuhnya yang kurus dan rapuh.

“ Paman besar, bibi besar, sepupu juga Nenek. Aku akan memberikan rumah dan ladang ini. Tetapi aku punya satu Syarat,” ucap lirih Fen Ran.

“ Cepat katakan, apa syaratnya,” desak bibi pertama, Ma Liu. Bayang – bayang mas kawin untuk putranya sudah menari didepan matanya.

“ Rumah ini, semua orang juga tahu, dibuat dengan bata merah dan sangat kokoh. Ladang yang ditinggalkan ayah juga lumayan luas, sekitar 5 Mu dan tanahnya semua adalah lahan subur,”

( 1 mu \= +- 666, 667mpersegi)

“ Maka berikan saja aku uang tunai 200 ribu dan juga aku ingin memutuskan hubungan keluarga” lanjut Fen Ran dengan lantang. Membuat suasana kembali hening. Tidak sedikit para penonton menarik nafas dingin. Memutuskan hubungan keluarga? Gadis Fen ini sungguh berani, bukan?

“ APA? KENAPA KAU TIDAK MERAMPOK SAJA!” belum nyonya tua menjawab, suara melengking Ma Liu segera terdengar. Yang benar saja. 200 ribu setara dengan penghasilan keluarga cabang pertama selama 2 tahun!

Uang tersebut juga bisa ditukar dengan rumah kecil di kota. Mimpi saja gadis sial itu memintanya.

“ Paman tetua, menurut Anda bukankah kompensasi itu sepadan? Rumah inipun jika dijual pasti lebih dari 150 ribu. Lalu lahan subur 5 Mu pasti akan menghasilkan banyak padi dan juga gandum yang melimpah,” Fen Ran menatap penuh harap kepada Fen San.

Fen San juga menatap Nyonya tua Fen. Nyonya tua juga tampak sedang menghitung untung dan ruginya, jelas ia tidak akan mau rugi. Tetapi jika gadis itu memutuskan hubungan dengan keluarga Fen, mereka tidak lagi bisa mengatur pernikahannya. Tetapi, rumah ini ....

“ Bu.. Jangan mau .. gadis sial itu sungg...”

“ Baiklah aku setuju,” putus nyonya tua Fen. Ma Liu ingin sekali protes tetapi ditatap tajam oleh suaminya, Ma Liu langsung kicep.

“ Tetapi, nenek. Aku minta waktu dua hari untuk tinggal sejenak dan merapikan barang – barangku,” pinta Fen Ran dengan wajah memelas. Nyonya tua melihat dengan enggan dan mengangguk.

Nyonya tua merogoh dan memberikan uang kepada Fen Ran sementara semua surat – surat terkait diberikan kepada kepala desa sebagai jaminan semnetara untuk Fen Ran tinggal selama 2 hari terlebih dahulu.

Dengan ini, pertunjukan selesai dan semua tetangga bubar.

Fen Ran memasuki kamarnya, mulai memandang sekeliling dengan rasa ingin tahu.

Rumah ini lumayan luas untuk dirinya yang sendiri. Dibandingkan dengan para tetangga yang hanya terbuat dari lumpur dan beratap jerami, tentu saja sangat jauh bandingannya.

“ Haaaah, setidaknya aku memiliki uang 200 ribu. Jika terus tinggal dengan keluarga Fen, aku akan terus ditindas,” ucap Fen Ran sambil memainkan liontin giok dikalungnya.

Tanpa sadar, jarinya tertusuk dan menetes di atas liontin tersebut.

“ Hissssss”

“ Dimana aku?”

1
Wahyuningsih
lanjut thor 💪💪💪dlm upnya
vivi oh vivi
lanjut😆
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
🌸nofa🌸🍉🍉
wah ayam balado pasti enak 😄
Ayu Aulia
Thor ini crita tentang kerajaan china? kenpa ada SD, SMP, SMA, bukan ya zaman kerajaan belum ada yaa?
bubun ntib: ehm.. gmna yaaaa..
mau bikin cerita yg campuran sihh.. kalau yg era tiongkok pure pasti pkai uang tael trs juga adatnya buntib gk berani ngeraba2.. tkut bnyak salah..🙏🙏
jdi buntib ambil versi zaman indonesia dlu..
namanya juga ngarang🤭🤭🙏🙏
total 1 replies
Shai'er
calon paksu
Shai'er
sudah dapat kandidat, tinggal persentase💪💪💪
Shai'er
🤤🤤🤤🤤🤤
Shai'er
hadeuh🙄🙄🙄
Shai'er
bubur sumsum penghilang capek 🥰🥰🥰
Shai'er
🤑🤑🤑🤑🤑🤑🤑
Shai'er
cuan 🤑🤑🤑🤑🤑🤑
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
vivi oh vivi
loh yaampun dikit nya, 😳 lanjut🤭
Murni Dewita
💪💪💪💪
vivi oh vivi
lanjut
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita
tetap semangat
Murni Dewita
💪💪💪💪
Murni Dewita
👣👣👣👣👣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!