NovelToon NovelToon
Pembalasan Nona Yang Sempurna

Pembalasan Nona Yang Sempurna

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: HartaKarun

semua yang kulakukan selama ini ternyata tidak berarti apapun bagi mereka,orang yang kuhormati,kusayangi dan kucintai mengkhianati ku begitu saja.
menyaksikan kematian ku seperti pertunjukkan yang menghibur mereka,aku sungguh bodoh...
memilih mereka yang tidak memilih ku..yang hanya memanfaatkan ku..aku menyesal...
aku tidak menerima takdir ini....aku menolak...
aku meminta pembalasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HartaKarun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 19

“ayah,ibu kalian memanggil ku?”Devan memasuki ruangan kerja ayahnya setelah diberitahukan oleh salah satu pelayan bahwa kedua orang tuanya ingin bertemu dengannya.

Ibu melihat pada ayah,”duduklah Devan”

“Devan kami..”

Sebelum ibunya melanjutkan ucapannya Devan langsung memotong,

“Ibu,ayah aku tau apa yang ingin kalian katakan.namun untuk apa terlalu memikirkan hal itu.bukankah seharusnya kalian senang untuk ku”Devan menatap kedua orang tuanya.

“Devan,sedari awal kamu mendekati Agata itu sudah sangat salah kamu tidak bisa meneruskan ini lagi Devan,dia hanya akan terluka jika harus bersama dengan mu.Devan ibu mohon relakan semuanya”ibu memegang tangan Devan

Devan menatap ibunya dengan tatapan tidak percaya,bagaimana mungkin ia bisa merelakannya sekarang,ia menyentak tangan ibunya lalu berdiri,

“Tega sekali ibu mengatakan hal seperti itu kepada ku,ibu tau bagaimana hancurnya diriku saat dia pergi,separuh jiwaku rasanya hilang bersama dengan kepergiannya.bahkan aku ingin menghabisi hidupku agar bisa kembali bersama dengan nya.sekarang,setelah ia kembali ibu dengan tega hati memintaku untuk melepaskannya?!.permintaan ibu untuk menjauhinya sama saja dengan meminta aku untuk MATI…itu yang ibu inginkan hah”Devan berbicara dengan menggebu-gebu,di iringi rasa sesak mengingat jika ia harus menjauh dari kekasihnya.

Devan menggelengkan kepalanya,bahkan dalam fikirannya ia menolak keras apapun yang berhubungan dengan perpisahaan,cukup sekali saja ia bertindak begitu bodoh.ia bersumpah tidak akan mengulangi hal yang sama lagi dan akan menjaga kekasihnya lebih baik.tidak akan membiarkannya pergi lagi.

Devan gila,ya dia akui itu.bahkan dokter pun mengatakan ia mengalami gangguan mental lalu mengapa ia harus menahan kegilaannya,bukannya dia harus mencari obat untuk kegilaannya.obat nya adalah kekasihnya,dalam waktu yang lama DEvan mencari kesana kemari,saat sekarang ia sudah mendapatkan obat itu,bukannya senang,orang tuanya malah ingin dia merelakannya.

Tidak akan.

Dan tidak akan pernah ia lakukan.

“Devan,tenanglah sayang….Devan,,”air mata mengalir di mata Devan dan Ibunya,sebagai seorang ibu bagaimana mungkin ia tidak merasa sakit saat anak kesayangannya,satu-satunya hancur berkeping-keping.

“Devan,tenangkan dirimu”ayah membujuk,orang-orang tau nya ia adalah orang yang dingin namun didalam lubuk hatinya ia sangat mencintai keluarga nya,apalagi anaknya Devan.saat Devan lahir ia lah yang menggendongnya,mengajarkan ia berjalan,bermain sepeda dan mengajarkannya bagaimana menjadi seorang pria.jika di ibaratkan istrinya adalah hatinya maka Devan adalah jantungnya.

Ia masih mengingat bagaimana sakitnya saat melihat anaknya hancur dulu,seandainya saja ia membantu meringankan sedikit beban anaknya mungkin semuanya tidak akan berubah seperti ini.

“Devan..BAIKLAH-BAIKLAH,IBU TIDAK AKAN MEMINTA MU MELAKUKAN ITU, KAMU BEBAS MELAKUKAN APAPUN YANG KAMU MAU..IBU BERJANJI DEVAN…IBU BERJANJI…TIDAK AKAN ADA YANG MENENTANG MU LAGI…”ibu memeluk Devan dengan erat

“Ibu,,,ibu sungguh berjanji?”tanya Devan dengan suara lirih.

'Ya,ibu berjanji.ibu juga akan membantu mu jadi jangan pernah berfikir untuk mengambil nyawa mu lagi.ibu tidak sanggup harus kehilangan anak ibu Devan”Devan mengangguk dan menatap ayahnya.

“Ayah juga berjanji,lakukan lah hal yang membuat mu bahagia.asalkan kamu bahagia ibu dan ayah juga akan bahagia”

“Terima kasih ayah,ibu”Devan melepaskan pelukannya,ia menatap wajah ibunya yang sudah dibasahi air mata,ia mengusap kedua pipi ibunya.

“Ibu,aku akan baik-baik saja asalkan dia selalu bersama dengan ku”

Ibu mengangguk,”ibu tau,sekarang istirahatlah”

Bukannya berjalan ke kamarnya,Devan malah pergi ke arah yang berlawanan.ia membuka pintu yang ia yakini tidak akan terkunci.

Disana,di kasur berbaring seorang wanita yang sangat ia cintai,dari dulu hingga sekarang.ia duduk di tepi kasur menatap lamat wajah itu,ia mengulurkan tangannya merapikan rambut wanita itu.

“meisya”panggilnya,jika dulu nama itu akan terasa sangat sulit untuk dia ucapkan,sekarang hanya ada kelegaan dan kebahagiaan.

“senang bertemu denganmu lagi sayang,maaf tidak mengenalmu dari awal.jika saja aku tau dari awal..jika saja aku tau…aku akan mengurungmu…tidak akan membiarkan dunia luar melihatmu…melindungimu…dan tidak akan membiarkan orang lain menyakiti mu…seharusnya aku sadar sejak menyadari ada yang berubah setelah kecelakaan ..”

“Ternyata kamu kembali…kembali untuk bersama dengan ku lagi…aku tau kamu memang sangat mencintai ku,makanya kamu kembali bukan…”

“Sayang,love,cintaku,jiwaku…selamat datang kembali kerumah”

1
mia
bagus bangettttt 🫶🏻
mia
nggak sabar ngeliat pov Devan tentang masa lalu mereka
Meyke Bawole
cerita bagus
awesome moment
d yg g pas disini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!