NovelToon NovelToon
The Adgof

The Adgof

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romantis / Tamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Setelah kecelakaan tragis empat tahun lalu, Lyodra Taylor terbangun dari koma panjang di Chicago dalam keadaan amnesia total. Keluarganya, yang menyimpan dendam dan mengira kecelakaan itu adalah sabotase bisnis, memilih memalsukan kematian Lyodra dan menghapus seluruh masa lalunya—termasuk rahasia bahwa ia sempat hamil dan keguguran saat kecelakaan terjadi.
Di sisi lain, Archello Dominic, sang kekasih yang hancur karena mengira Lyodra telah tiada, berubah menjadi pria yang dingin dan menutup diri. Di bawah tekanan ibunya, Archello terpaksa bertunangan dengan Oliver Bernardo, seorang gadis baik hati yang tidak tahu apa-apa tentang konspirasi besar di balik perjodohan mereka.
Tanpa mereka sadari, kecelakaan itu sebenarnya adalah skenario manipulatif kakek Oliver demi ambisi bisnis keluarga. Di tengah bayang-bayang masa lalu yang membeku dan kebohongan yang rapi tersusun, Archello mulai berjuang antara kesetiaannya pada memori Lyodra atau membuka hati bagi ketulusan Oliver.

🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#31

Malam di New York biasanya menjadi milik para pencari kesenangan, namun bagi Silas Cavanaugh, malam ini adalah horor yang nyata. Di dalam ruang kerjanya yang kedap suara, ia merasa seperti tikus yang terpojok. Tanpa pengumuman, tanpa ketukan, dan melewati barisan pengawal yang entah bagaimana bisa dilumpuhkan hanya dengan satu tatapan, Alexander Dominic berdiri di tengah ruangan.

Alexander tidak membawa senjata. Ia hanya mengenakan setelan jas abu-abu arang yang disetrika sempurna, tangannya terselip di saku celana. Namun, kehadirannya membawa aura kematian yang jauh lebih pekat daripada tentara bayaran mana pun.

"Alexander..." suara Silas bergetar, ia mencoba mempertahankan sisa-sisa martabatnya dengan mencengkeram pinggiran meja mahoninya. "Apa-apaan ini? Kau masuk ke rumahku seperti pencuri!"

Alexander melangkah maju, langkah sepatunya di atas lantai kayu terdengar seperti lonceng kematian yang berdentang pelan. Ia berhenti tepat di depan meja Silas, menatap pria tua itu dengan mata yang dingin dan tak berkedip.

"Kau sudah kupantau selama ini, Paman Silas," suara Alexander rendah, nyaris berbisik, namun getarannya membuat gelas kristal di atas meja bergeming. "Aku tahu setiap langkah kecilmu. Aku tahu tentang instruksi rahasiamu pada Oliver. Aku tahu tentang rencana busukmu untuk menyusupkan racun ke dalam suplemen menantuku."

Silas menelan ludah, keringat dingin mulai membasahi dahi keriputnya. "Itu... itu hanya fitnah! Aku tidak pernah—"

"Jangan membuang napasmu untuk berbohong padaku," Alexander memotong dengan tajam. Ia mencondongkan tubuhnya ke depan, menekan telapak tangannya di atas meja. "Dengar baik-baik, karena aku tidak akan mengulanginya. Jangan lagi bertingkah yang membahayakan nyawa cucuku. Sedikit saja ada goresan pada Lyodra, atau sedikit saja ada gangguan pada kehamilan itu yang berasal dari tanganmu..."

Alexander menjeda, memberikan tekanan psikologis yang luar biasa. Silas merasa oksigen di ruangan itu mendadak hilang.

"Maka siap-siaplah untuk hancur bersama, Paman. Aku tidak akan hanya menghancurkan bisnismu. Aku akan menghapus nama Cavanaugh dari sejarah kota ini. Aku akan memastikan kau menghabiskan sisa hidupmu di tempat yang bahkan tidak pantas untuk anjing liar. Kau mengusik keluargaku, kau berhadapan dengan murka seorang ayah."

Silas benar-benar ketar-ketir. Ia tahu Alexander bukan Archello yang masih memiliki sisi emosional. Alexander adalah eksekutor berdarah dingin yang membangun kekaisaran Dominic dengan tangan besi. Jika Alexander sudah turun tangan langsung, itu artinya kartu merah sudah dikeluarkan.

"Baik... baik!" Silas berseru dengan suara parau, tangannya gemetar hebat. "Aku berjanji! Aku tidak akan lagi mengganggu. Aku akan menarik semua orangku. Aku bersumpah, Alexander! Tolong... jangan sentuh asetku."

Alexander menegakkan tubuhnya kembali, merapikan kerah jasnya seolah-olah ia baru saja membersihkan debu yang tidak terlihat. "Bagus. Pastikan sumpahmu itu lebih kuat dari nyawamu. Karena jika tidak, kau tahu siapa yang akan menjemputmu malam-malam."

Tanpa menoleh lagi, Alexander keluar dari ruangan itu seanggun saat ia masuk, meninggalkan Silas yang terduduk lemas di kursinya, menyadari bahwa mainannya telah berakhir.

Sementara badai kekuasaan baru saja diredam di luar sana, kedamaian yang hakiki justru tercipta di dalam kamar utama Mansion Dominic. Lampu kamar diredupkan, hanya menyisakan cahaya temaram dari lampu tidur yang memberikan nuansa hangat.

Lyodra berbaring bersandar pada tumpukan bantal empuk, mengenakan gaun tidur sutra yang longgar. Perutnya yang sudah sangat besar kini menjadi pusat dunianya. Archello, yang baru saja melepas kemejanya, naik ke atas tempat tidur dan berlutut di samping istrinya.

"Dia tenang sekali malam ini," bisik Archello, menatap perut Lyodra dengan binar mata yang penuh pemujaan.

"Mungkin dia sedang tidur, Ello. Tadi sore dia sangat aktif, sampai-sampai aku kesulitan bernapas," sahut Lyodra sambil mengusap rambut suaminya.

Archello perlahan menempelkan telinganya pada perut Lyodra. Ia memejamkan mata, mencoba mendengarkan detak kehidupan di dalam sana. Telapak tangan kasarnya meraba permukaan kulit Lyodra yang halus, bergerak melingkar dengan sangat hati-hati.

Tiba-tiba... Dug!

Sebuah tendangan kuat menghantam tepat di pipi Archello.

Archello tersentak, matanya terbuka lebar, lalu sebuah senyum lebar yang sangat langka muncul di wajah tampannya. "Dia menendang ku, Ay! Dia benar-benar menendang ku!"

Lyodra tertawa kecil, rasa haru menyergap dadanya. "Dia tahu ayahnya sedang mendengarkan. Sepertinya jagoan kecilmu ini ingin menyapa."

Archello kembali menempelkan wajahnya, kali ini ia berbisik langsung ke arah perut Lyodra. "Hai, jagoan... ini Papa. Jangan nakal di dalam sana, ya? Kasihan Mama. Tapi kalau kau mau berlatih bola, Papa akan menunggumu di luar sini."

Dug! Dug!

Dua tendangan beruntun kembali dirasakan Archello. Kali ini Archello tidak bisa menahan tawa bahagianya. Ia menciumi perut Lyodra berkali-kali, seolah-olah bayi itu bisa merasakan kasih sayangnya.

"Dia kuat sekali, Ly. Aku bisa merasakannya. Dia akan menjadi pria yang hebat," ucap Archello dengan nada bangga yang tak terkira.

Lyodra membelai wajah suaminya, merasa sangat beruntung. Di balik semua intrik keluarga, ancaman Silas, dan kekakuan Nenek Hera, momen seperti ini adalah harta karun yang paling berharga. Archello yang dikenal dunia sebagai pria tak tersentuh, kini sedang berlutut dan berbicara dengan bayi yang belum lahir dengan nada yang begitu lembut.

"Terima kasih sudah menjagaku dan dia, Ello," bisik Lyodra.

Archello mendongak, menatap mata Lyodra dengan dalam. Ia meraih tangan Lyodra dan mencium telapak tangannya. "Tidak, Ay. Terima kasih karena kau sudah memberiku alasan untuk tetap menjadi manusia. Kalian adalah duniaku. Dan aku bersumpah, tidak akan ada satu pun badai yang bisa menyentuh kalian selama aku masih bernapas."

Malam itu, di bawah perlindungan tak terlihat dari Alexander dan cinta yang membara dari Archello, Lyodra tertidur lelap dengan tangan suaminya yang tak pernah lepas dari perutnya. Mereka tidak tahu bahwa ancaman dari luar memang sudah hilang, namun tantangan baru di dalam rumah—tentang kelahiran sang pewaris—akan segera dimulai.

1
Meris
suka dgn karakter Alexander Dominic
ros 🍂: Ma'aciww sudah mampir kak🥰
total 1 replies
Meris
Suka dgn ketegasan Ello...sbg suami yg bertanggungjawab.
winpar
gmna yh pertemuan mreka????
winpar
smkin seru thor 🥰😍
ros 🍂: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya selalu aj bgus 🥰😍
ros 🍂: ma'aciww kak🫶🥰
total 1 replies
winpar
seru🥰😍
winpar
kk cerita ini msih lnjut kn kk????
ros 🍂: masih kak🙏
total 1 replies
winpar
smga cinta elo dan lyodra kuat mnghdpi neneknya yg jhat
Amy Chacha
sangat suka dengan alur ceritanya gk bertele2 dan kasian lyodra thor pertemukan dengan ello thor kasian lyodra thor
ros 🍂: Sabar kak ini ujian 🤭🥰
total 1 replies
Amy Chacha
lanjut lagi thor up yang banyak
Amy Chacha
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!