NovelToon NovelToon
Perfect Lies

Perfect Lies

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Pengganti / Diam-Diam Cinta / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:15.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daena

Perasaan Kaylee Lumiere didasari oleh kasih sayang yang begitu besar sehingga ia rela menomorduakan kebahagiaannya sendiri.
Ia lebih memilih mendengarkan cerita cinta Atlas Theodore dengan wanita lain daripada mengambil risiko menyatakan cinta dan kehilangan kehadiran Atlas selamanya. Baginya, "memiliki Atlas sebagai sahabat" jauh lebih baik daripada "kehilangan Atlas karena cinta yang ditolak."

Kaylee Sudah ahli Menekan rasa cemburu, sesak napas, dan teriakan di dalam hati yang ingin mengatakan, "Seharusnya aku yang ada di posisi itu."

Kaylee merasa seperti berdiri di balik kaca bening. Ia bisa melihat Atlas dengan sangat jelas, menyentuhnya, dan mengetahui setiap rahasia terkecilnya, namun ada penghalang tak kasat mata yang mencegahnya untuk melangkah lebih jauh. Ia adalah orang paling dekat, sekaligus orang paling jauh dari hati Atlas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Perpisahan

Atlas tidak membuang waktu. Ia memacu mobilnya membelah malam menuju Helsinki, mengabaikan sisa jadwal kunjungan lapangan yang tersisa. Pikirannya hanya satu, Kaylee. Ia tahu tunangannya itu pasti terguncang melihat sandiwara gila Angel di layar ponsel tadi.

Begitu pintu mansion terbuka, Kaylee langsung menghambur ke pelukan Atlas. Ia menangis sesenggukan, bukan karena percaya fitnah itu, tapi karena takut kehilangan Atlas akibat kelicikan orang lain.

"Sudah, Ay... aku di sini. Nggak ada yang bisa pisahin kita," bisik Atlas sambil menggendong Kaylee menuju kamar mereka.

Malam itu, rasa syukur karena telah melewati badai fitnah berubah menjadi gairah yang meluap-luap. Atlas mencintai Kaylee dengan intensitas yang lebih dalam dari sebelumnya, seolah ingin membuktikan bahwa seluruh jiwa dan raganya hanya milik wanita di bawahnya ini.

Seperti malam-malam sebelumnya, Atlas tidak pernah terpikir untuk menggunakan pengaman. Baginya, menyatu dengan Kaylee tanpa batas adalah bentuk kepemilikan mutlak.

Di tengah puncak penyatuan mereka, saat napas keduanya memburu dan Kaylee mendesah memanggil namanya dengan suara serak, Atlas tiba-tiba menghentikan pergerakannya sejenak. Ia menatap mata Kaylee yang sayu karena gairah, lalu dengan wajah serius namun dahi yang berkeringat, ia membisikkan kata-kata yang sangat konyol.

"Ay, kalau habis ini langsung jadi Mini Atlas, kira-kira dia bakal lebih mirip gue yang ganteng atau mirip lo yang hobi nangis?"

Kaylee yang sedang berada di awang-awang seketika tertegun. Matanya mengerjap bingung. "At... kamu... di saat kayak gini masih sempat-sempatnya nanya gitu?"

Atlas justru terkekeh rendah, suaranya terdengar sangat seksi namun menyebalkan. "Gue serius. Gue sengaja nggak pake pengaman biar pasukan gue langsung bikin istana di perut lo. Biar lo nggak bisa lari ke mana-mana lagi, dan biar Angel atau Aadzey makin stres pas tahu kita bakal punya baby sebelum wisuda."

"Atlas! Kamu mesum sekaligus konyol!" seru Kaylee sambil mencubit bahu Atlas, namun ia tidak bisa menahan senyumnya.

"Gue nggak peduli disebut konyol, yang penting gue bakal jadi Papa paling keren di Helsinki," balas Atlas sebelum kembali membungkam bibir Kaylee dengan ciuman panas, melanjutkan malam panjang mereka yang penuh tawa dan cinta yang tak terbendung.

.

.

Kebahagiaan yang meluap malam itu seolah menjadi puncak sebelum badai yang sebenarnya menghantam. Hanya dua hari setelah kejadian fitnah Angel, dunia Kaylee runtuh dalam semalam.

Semuanya dimulai ketika Kaylee terbangun di pagi hari dan menemukan sisi ranjang di sebelahnya sudah dingin. Tidak ada kecupan pagi, tidak ada aroma kopi yang biasanya disiapkan Atlas, dan tidak ada suara bariton yang menggoda. Di atas nakas, hanya ada ponsel Atlas yang tertinggal dalam keadaan mati total.

Kaylee berlari turun ke lantai bawah dengan jantung berdebar kencang. "Mommy! Atlas di mana? Dia nggak ada di kamar!" teriaknya.

Namun, yang ia temukan hanyalah keheningan yang mencekam. Ruang makan yang biasanya hangat kini kosong. Yang lebih mengejutkan, foto keluarga besar Theodore dan Lumiere yang biasanya terpajang di ruang tengah telah hilang dari bingkainya.

Kaylee mencoba menghubungi Mama Atlas, Ayah Atlas, bahkan Mommy-nya sendiri. Semuanya tidak aktif. Ia berlari ke garasi, dan semua mobil mewah keluarga Theodore telah lenyap. Mansion megah itu mendadak terasa seperti kuburan yang dingin.

"Nggak mungkin... mereka nggak mungkin ninggalin aku sendirian," bisik Kaylee dengan lutut lemas.

Satu minggu berubah menjadi satu bulan. Kampus gempar karena Atlas Theodore, mahasiswa jenius kebanggaan Arsitektur, menghilang tanpa jejak tepat sebelum sidang tugas akhirnya. Bahkan pihak kampus tidak mendapatkan surat pengunduran diri atau pemberitahuan apa pun.

Kaylee menjadi seperti mayat hidup. Ia mendatangi kantor polisi, namun mereka mengatakan bahwa keluarga Theodore pergi atas kemauan sendiri menurut catatan imigrasi, mereka terbang ke luar negeri dengan jet pribadi tanpa tujuan yang jelas.

Di tengah keputusasaan itu, Kaylee mulai merasakan sesuatu yang aneh pada tubuhnya. Mual yang hebat setiap pagi, pusing yang tak tertahankan, dan rasa lemas yang luar biasa. Ia teringat kata-kata konyol Atlas malam itu: "Kira-kira dia bakal lebih mirip gue yang ganteng atau mirip lo?"

Dengan tangan bergetar, Kaylee melakukan tes mandiri di kamar mandi yang dulu sering ia gunakan bersama Atlas.

Dua garis merah.

Kaylee jatuh terduduk di lantai keramik yang dingin, memeluk perutnya yang masih rata. "At... kamu di mana? Kamu bilang mau jadi Papa paling keren... tapi kenapa kamu hilang saat Mini Atlas beneran ada?"

Saat Kaylee berjalan gontai keluar dari apotek, sebuah mobil hitam berhenti tepat di depannya. Kaca jendela terbuka, menampilkan wajah Angel yang tersenyum kemenangan. Meskipun ia sudah dikeluarkan dari kampus, Angel tampak sangat rapi dan berkuasa.

"Masih mencari pangeranmu yang hilang, Kaylee?" tanya Angel dengan nada mengejek.

Kaylee menatapnya tajam. "Lo tahu sesuatu, kan? Di mana Atlas?!"

Angel tertawa renyah. "Keluarga Theodore itu punya rahasia besar, Kay. Mereka nggak sebersih yang kamu kira. Dan soal Atlas... dia nggak hilang. Dia hanya dikembalikan ke tempat yang seharusnya, tempat di mana nggak ada ruang untuk cewek manja kayak kamu."

Angel mendekat ke telinga Kaylee, membisikkan sesuatu yang membuat jantung Kaylee seolah berhenti detak. "Dia sudah dijodohkan lagi di sana, dengan wanita yang setara. Kamu hanya mainan masa kecil yang sudah habis masa berlakunya."

Mobil itu berlalu, meninggalkan Kaylee yang berdiri mematung di tengah keramaian Helsinki, mengandung anak dari pria yang kini menjadi misteri paling menyakitkan dalam hidupnya.

🌷🌷🌷🌷

Happy Reading Dear😍😍😍

1
yulia nisma
bukankah wkt br menikah dgn bianca..atlas bangkit gairahnya ketika bianca memeluknya?artinya bukan atlas yg gak mau tp krn bianca yg punya kelainan..authornya kurang teliti
Zoya Humaira
aku selalu sukaa thoor
karya mu kereeen
Ros_10: Ma'aciw kak😍
total 1 replies
Zoya Humaira
👍😄😄😄😄
yulia nisma
kasihan banget Kaylee
yulia nisma
ddduuuh berat banget jd Kaylee🤭
Zoya Humaira
jauhin Atlas kay
Zoya Humaira
tersiksanya jadi kay
Zoya Humaira
Jauhi Atlas kay
biar dia tau
rasa dia ke kamu bukan dari sekedar teman
Zoya Humaira
Ya Allah,,sakiit ny jadi dirimu kay
Endang Sulistia
keren
Triana Oktafiani
kereeeen 👍
falea sezi
uda end kahh
falea sezi
bagus np sepi like
falea sezi
baguss
falea sezi
berarti uda nganu belom kok Bianca gini
falea sezi
mending pergi jauh lah ngapain masih di situ
falea sezi
dih kucing di kasih ikan jelas di embat laki. kayak gini g ccok di jadiin suami
Desti31
Izin mampir Thor😍🙏
Ros_10: Mkasih kak😍
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!