NovelToon NovelToon
COLD MAFIA, WILD FLAME

COLD MAFIA, WILD FLAME

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nurizatul Hasana

Damian Alveros adalah CEO berwajah dingin yang memimpin jaringan mafia berbahaya di balik kekuasaannya. Hidupnya terkontrol, tanpa emosi, tanpa celah.

Semua berubah ketika ia bertemu Lyra Arsetha—gadis bar-bar yang tak sengaja menyelamatkannya di negara asing dan tanpa sadar terseret ke dunia gelap yang seharusnya tak pernah ia sentuh.

Ia adalah badai yang tak bisa dikendalikan.
Ia adalah es yang tak bisa dicairkan.

Namun di tengah pengkhianatan, kejar-kejaran maut, dan perang mafia internasional, mereka menemukan satu kebenaran berbahaya:

Semakin mereka mencoba menjauh…
semakin takdir memaksa mereka bertahan bersama.

Ketika cinta lahir di medan perang, hanya ada dua pilihan—
hidup berdampingan… atau hancur bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurizatul Hasana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Koordinat itu berkedip di layar seperti detak jantung.

Tidak cepat.

Tidak lambat.

Hanya cukup untuk mengingatkan bahwa waktu terus berjalan.

Tidak ada yang berbicara selama beberapa detik.

Akhirnya Kael memecah keheningan.

“Itu jebakan.”

“Jelas,” jawab Lucian sambil memperbesar peta digital.

Aidan menambahkan,

“Lokasi itu bekas fasilitas industri. Banyak titik buta. Terlalu bersih untuk menjadi kebetulan.”

Lyra berdiri tanpa bergerak.

Seolah tubuhnya ada di ruangan… tapi pikirannya sudah berada di tempat itu.

Damian menatap layar tanpa emosi.

“Berapa jaraknya?” tanyanya.

“Empat puluh menit,” jawab Aidan.

Kael langsung berbalik.

“Kita kirim tim pengintai dulu.”

Damian menggeleng.

“Tidak.”

Semua mata langsung padanya.

“Dia ingin aku datang,” lanjut Damian. “Kalau kita kirim orang lain, dia akan tahu.”

Lucian menghela napas panjang.

“Dia sudah tahu hampir semua langkah kita.”

Lyra akhirnya bicara.

“Aku ikut.”

Empat kepala langsung menoleh padanya.

Damian bahkan tidak berpikir sebelum menjawab.

“Tidak.”

Lyra menatapnya tajam.

“Ini tentang aku.”

“Ini tentang musuh,” jawab Damian datar.

“Tapi aku targetnya mereka tidak akan berhenti sampai tujuan mereka tercapai.”

“Justru karena itu.”

Nada suara mereka tidak tinggi, tapi tekanan di udara terasa berat.

Lyra melangkah lebih dekat.

“Aku tidak mau terus dilindungi tanpa tahu apa yang terjadi.”

Damian menatapnya lama.

Tatapan itu bukan marah.

Bukan dingin.

Itu… takut.

Dan justru itu yang membuat Lyra semakin teguh.

“Kalau aku hanya jadi beban,” lanjutnya pelan, “lebih baik aku menghadapi semuanya langsung.”

Kael memperhatikan mereka tanpa bicara.

Aidan menatap layar, tapi jelas mendengarkan.

Lucian menyilangkan tangan.

Damian akhirnya berbicara dengan suara rendah.

“Ini bukan soal keberanian.”

Lyra menjawab pelan,

“Ini soal pilihan.”

Hening.

Dan kali ini… Damian tidak langsung menolak.

---

Persiapan Berangkat

Markas berubah menjadi mesin yang bergerak cepat.

Aidan menyiapkan rute alternatif.

Lucian menanam pengacak sinyal portabel.

Kael memeriksa perlengkapan taktis tanpa satu kata pun.

Lyra berdiri di ruang persenjataan, menatap rompi pelindung di tangannya.

Ia belum pernah berada di dunia seperti ini sebelumnya.

Namun anehnya… ia tidak merasa asing.

Damian masuk ke ruangan.

Ia membawa jaket hitam panjang dan meletakkannya di meja.

“Pakai ini,” katanya.

Lyra mengambilnya.

“Terima kasih.”

Ia berhenti sejenak.

“Kau masih bisa melarangku.”

Damian menatapnya.

“Aku bisa,” katanya pelan.

“Tapi?”

Damian tidak langsung menjawab.

“Kalau aku melarangmu,” akhirnya ia berkata, “kau tetap akan datang.”

Lyra tersenyum tipis.

Mereka saling memahami tanpa perlu banyak kata.

---

Perjalanan Menuju Lokasi

Kendaraan melaju di jalan kosong menuju area industri tua.

Langit mulai berubah abu-abu.

Hujan tipis turun seperti kabut.

Tidak ada musik.

Tidak ada percakapan.

Hanya suara mesin dan detak napas yang terasa lebih jelas dari biasanya.

Lyra duduk di kursi penumpang depan.

Damian mengemudi.

Di kursi belakang, Kael dan Aidan memantau perangkat taktis.

Lucian berbicara pelan melalui headset, menjaga koneksi dengan sistem markas.

“Perimeter belum terdeteksi aktivitas,” lapor Aidan.

“Justru itu masalahnya,” jawab Kael.

Lyra menatap keluar jendela.

Bangunan beton tua muncul di kejauhan.

Seperti kerangka raksasa yang ditinggalkan waktu.

Damian memperlambat kendaraan.

“Mulai dari sini kita jalan kaki.”

---

Fasilitas Terlantar

Langkah mereka bergema di lantai beton yang retak.

Udara lembap.

Bau karat dan debu memenuhi ruangan.

Tidak ada penjaga.

Tidak ada suara.

Terlalu sepi.

Kael memberi isyarat berhenti.

Aidan memindai area.

“Tidak ada sinyal panas… tapi ada gangguan frekuensi.”

Lucian berbisik melalui komunikasi,

“Sistem komunikasi mulai tidak stabil.”

Lyra merasakan bulu kuduknya merinding.

Ini bukan tempat kosong.

Ini tempat yang sedang menunggu.

Damian melangkah ke tengah ruangan utama.

Dan saat itu—

Lampu di langit-langit menyala sekaligus.

Terang menyilaukan.

Pintu baja menutup otomatis di semua sisi.

Lyra menahan napas.

Suara yang sama dari transmisi sebelumnya menggema di seluruh ruangan.

“Selamat datang.”

Kael langsung siaga.

Aidan menarik senjata.

Damian tetap diam.

“Damian,” lanjut suara itu, “kau selalu memilih jalur paling sulit.”

Bayangan seseorang muncul di balkon atas.

Siluet pria tinggi dengan mantel panjang.

Wajahnya tidak terlihat jelas.

Namun aura yang ia bawa…

Tenang.

Berkuasa.

Penuh kepastian.

“Perkenalkan,” katanya pelan, “aku orang yang pernah kehilangan sesuatu karena keputusanmu.”

Lyra menoleh pada Damian.

Damian tidak bergerak.

Namun rahangnya menegang.

Masa lalu akhirnya menemukan jalannya kembali.

Pria itu melanjutkan,

“Dan hari ini… aku ingin melihat seberapa jauh kau akan melangkah untuk tidak kehilangan lagi.”

Lampu kembali meredup.

Suara mekanisme logam terdengar dari bawah lantai.

Perangkap mulai aktif.

Dan permainan sebenarnya…

Baru dimulai.

---

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!