NovelToon NovelToon
Dinikahi Sahabat Ayah

Dinikahi Sahabat Ayah

Status: tamat
Genre:Cinta Beda Dunia / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:14.5k
Nilai: 5
Nama Author: Alvaraby

Katya dan Donny dipertemukan bukan oleh cinta, melainkan oleh keputusan orang dewasa, norma, dan takdir yang berjalan terlalu cepat. Mereka datang dari dua dunia berbeda—usia, cara pandang, dan luka—namun dipaksa berbagi ruang paling intim: pernikahan.

Novel ini bukan sekadar kisah beda usia.
Ia adalah cerita tentang pertumbuhan, batas, rasa bersalah, dan kemungkinan cinta yang datang paling tidak terduga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaraby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perang Terbuka

Bau obat-obatan yang menyengat dan bunyi ritmis electrocardiogram (ECG) adalah hal pertama yang menyambut kesadaran Donny Adiwangsa. Matanya masih terpejam, namun indranya yang tajam sudah mulai memetakan situasi. Ia merasakan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya, terutama di bagian perut dan kepalanya yang terbalut perban tebal. Namun, rasa sakit fisik itu tak sebanding dengan api kemarahan yang mulai membara di dadanya saat potongan-potongan ingatan sebelum kecelakaan kembali berputar.

Rem yang blong. Sabotase sistem. Dan pengkhianatan Zaky.

Donny mendengar suara pintu terbuka perlahan. Ia memutuskan untuk tetap diam, mengatur napasnya agar tetap stabil seolah masih terlelap dalam koma yang dalam.

"Belum ada tanda-tanda kesadaran, Tuan Ian," suara itu sangat familiar. Itu suara Zaky, pria yang sudah ia anggap seperti tangan kanannya sendiri selama satu dekade.

"Bagus," sahut suara lain yang lebih muda dan penuh keangkuhan. Ian. "Dokter bilang benturannya sangat keras. Kalaupun dia bangun, kemungkinan besar otaknya akan mengalami kerusakan permanen atau amnesia. Itu lebih baik daripada dia mati sekarang sebelum semua dokumen pengalihan aset selesai."

Donny merasakan tangannya yang berada di bawah selimut mengepal kuat. Hatinya hancur menyadari bahwa darah dagingnya sendiri lebih mengharapkan hartanya daripada nyawanya.

"Zaky, pastikan Katya tidak bisa masuk ke gedung kantor pusat hari ini. Aku sudah menempatkan Arkan di tempat yang aman. Begitu Katya menyerah dan menandatangani surat itu, kita selesaikan sisanya," perintah Ian.

Langkah kaki mereka menjauh, dan pintu tertutup. Donny membuka matanya perlahan. Langit-langit rumah sakit yang putih tampak berputar, namun ia memaksa otaknya untuk bekerja. Ia harus bertindak, tapi ia tidak bisa melakukannya secara terang-terangan. Di rumah sakit ini, banyak pasang mata yang sudah dibeli oleh Ian.

Dua hari berlalu. Donny mulai menunjukkan "tanda-tanda" kesadaran di depan tim medis dan penjaga yang ditempatkan Ian. Namun, saat dokter menanyakan namanya atau siapa istrinya, Donny hanya menatap kosong dengan pandangan nanar.

"Saya... di mana? Siapa kalian?" bisik Donny dengan suara serak yang dibuat-buat lemah.

Zaky, yang selalu datang setiap sore untuk memantau, tampak puas. Ia bahkan berani duduk di samping tempat tidur Donny sambil memakan apel, seolah sedang menonton pertunjukan komedi.

"Kasihan sekali, Tuan Donny. Singa Adiwangsa sekarang hanya seekor kucing yang bingung," ejek Zaky pelan saat perawat keluar ruangan. "Anda tahu, Tuan? Selama ini saya muak melayani Anda. Anda terlalu bersih, terlalu kaku. Ian menjanjikan sepuluh persen saham untukku jika aku berhasil membantu melenyapkan pengaruh Katya. Dan lihatlah, sekarang semua berjalan sesuai rencana."

Donny tetap pada perannya. Ia membiarkan air liurnya sedikit menetes dan pandangannya tetap kosong, meski di dalam kepalanya, ia sedang menyusun daftar cara paling menyakitkan untuk menghancurkan Zaky.

Malam itu, suasana rumah sakit sangat sepi. Penjaga di depan pintu kamar Donny sedang pergi ke kantin, mengira pasiennya tidak akan bisa melakukan apa-apa. Di dalam kegelapan kamar VIP, Donny mendengar suara kunci yang diputar dengan sangat halus.

Seseorang masuk. Itu Zaky lagi. Kali ini, ia tidak datang untuk mengejek. Ia membawa sebuah tas kecil dan senter kecil. Zaky berjalan menuju brankas kecil di sudut ruangan yang berisi dokumen-dokumen pribadi Donny yang sempat diamankan dari lokasi kecelakaan.

Zaky tidak tahu bahwa Donny telah melatih tubuhnya selama bertahun-tahun untuk situasi darurat. Perlahan, tanpa menimbulkan suara sedikit pun, Donny melepaskan semua kabel monitor yang menempel di dadanya. Ia sudah mengatur alat itu sebelumnya agar tidak berbunyi nyaring saat dilepas.

Zaky sedang sibuk mengutak-atik kode brankas. Ia tampak terburu-buru, tangannya gemetar saat mencoba beberapa kombinasi angka. "Ayo... sedikit lagi... sertifikat tanah wilayah selatan harus ada di sini," gumam Zaky pada dirinya sendiri.

Klik.

Pintu brankas terbuka. Zaky tersenyum penuh kemenangan saat menarik keluar sebuah map biru yang berisi dokumen-dokumen krusial perusahaan. Ia tidak menyadari bayangan besar yang kini berdiri tepat di belakangnya.

"Mencari ini, Zaky?" suara bariton yang dingin dan penuh otoritas itu membelah kesunyian kamar.

Zaky membeku. Seluruh bulu kuduknya berdiri. Itu bukan suara orang yang sedang amnesia. Itu suara sang bos yang paling ia takuti. Zaky perlahan memutar tubuhnya, jantungnya terasa seperti akan melompat keluar dari tenggorokan.

Di depannya, Donny Adiwangsa berdiri tegak. Perban di kepalanya tampak kontras dengan tatapan matanya yang setajam silet. Tidak ada lagi kekosongan, yang ada hanyalah kemurkaan seorang pemimpin yang dikhianati.

Zaky menjatuhkan dokumen itu ke lantai, tangannya gemetar hebat. Ia mencoba merogoh saku celananya untuk mengambil pisau lipat, namun gerakannya terhenti seketika. Di tangan kanan Donny, sebuah pistol hitam jenis Glock—yang ia ambil dari laci rahasia di bawah tempat tidur yang hanya diketahui olehnya—sudah tertuju tepat ke arah kening Zaky.

"Satu gerakan lagi, dan aku akan memastikan pengkhianatanmu berakhir di lantai ini," desis Donny dengan jari yang sudah berada di pelatuk. "Sekarang, beri tahu aku di mana putraku, atau kau tidak akan pernah melihat matahari pagi besok."

1
Agriphina Amoretta
keren 👍😍
Luwi Utami
maju terus.. restu udah di depan mata Donny.. usia bukan jd masalah dlam. suatu hubungan..
Luwi Utami
menarik sih judulnya.. baru mulai baca.. seru juga mnikah sm sahabat ayahnya
Perempuan
Ceritanya cukup mendebarkan
Perempuan
Gak ada kelanjutannya yaa?
Erna Na
sangat Bagus
awesome moment
sll bgitu kn?
awesome moment
g salah koq. p lg tanpa ikatan darah
Alvaraby: 👌👌👌 ok lanjut kak bacanya. selamat menikmati
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!