NovelToon NovelToon
Rahasia Sang Wanita Besi

Rahasia Sang Wanita Besi

Status: tamat
Genre:Tamat / CEO / Kehidupan di Kantor / Identitas Tersembunyi / Wanita Karir / Fantasi Wanita
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nuah

Rahasia Sang Wanita Besi

Sebagai sekretaris pribadi, Evelyn dikenal sempurna—tepat waktu, efisien, dan tanpa cela. Ia bekerja tanpa lelah, nyaris seperti robot tanpa emosi. Namun, di balik ketenangannya, bosnya, Adrian Lancaster, mulai menyadari sesuatu yang aneh. Semakin ia mendekat, semakin banyak rahasia yang terungkap.

Siapa sebenarnya Evelyn? Mengapa ia tidak pernah terlihat lelah atau melakukan kesalahan? Saat cinta mulai tumbuh di antara mereka, misteri di balik sosok "Wanita Besi" ini pun perlahan terkuak—dan jawabannya jauh lebih mengejutkan dari yang pernah dibayangkan Adrian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20: Menguak Tabir Kebenaran

Ruangan itu berguncang, memaksa Evelyn dan Zayne untuk menahan diri agar tetap berdiri. Langit-langit bergetar, dan udara menjadi semakin panas. Layar-layar besar di sekeliling mereka kini menampilkan gambar yang semakin sulit diidentifikasi, dengan suara yang mulai meningkat. Evelyn merasa dunia di sekelilingnya mulai berputar. Seolah-olah ruang dan waktu sudah tak lagi berlaku di sini.

Di tengah guncangan itu, pria yang memimpin mereka sejak awal, terlihat tetap tenang. Hanya ekspresi wajahnya yang berubah sedikit, seolah merasakan kehadiran sesuatu yang lebih besar. Evelyn melihatnya dengan mata penuh tanda tanya, dan Zayne, yang selalu berhati-hati, sudah bersiap untuk segala kemungkinan.

"Apa yang sedang terjadi?" tanya Evelyn, suaranya sedikit bergetar karena ketegangan yang mulai mencekam.

Pria itu hanya tersenyum, meskipun senyum itu tak menunjukkan kebahagiaan. "Semua ini sudah dimulai sejak lama, Evelyn. Kalian baru saja membuka pintu yang seharusnya tidak pernah dibuka."

Zayne menggenggam tangan Evelyn lebih erat, matanya tidak lepas dari pria itu. "Apa maksudmu dengan itu? Apa yang sebenarnya sedang kita hadapi?"

Pria itu mengangkat bahu, tidak terburu-buru untuk memberikan penjelasan. "Semua ini adalah bagian dari rencana yang jauh lebih besar, lebih tua dari yang kalian bayangkan. Crimson Order bukanlah satu-satunya organisasi yang beroperasi di dunia ini. Ada kekuatan yang lebih dalam, yang sudah ada sebelum kalian dilahirkan."

"Dan kita—kami, adalah bagian dari kekuatan itu?" Evelyn menegaskan, mencoba untuk memproses informasi yang baru saja dia terima. Dia merasa seperti ada sesuatu yang mencengkeram hatinya, rasa takut yang belum pernah dirasakannya sebelumnya.

"Benar," jawab pria itu dengan tenang, "Kalian bukan sekadar hasil eksperimen biasa. Kalian adalah bagian dari sebuah proyek yang disebut 'Genesis'. Sebuah eksperimen untuk menciptakan kekuatan baru, kekuatan yang dapat mengubah seluruh tatanan dunia."

Evelyn merasakan jantungnya berdebar cepat. Kata-kata pria itu seperti petir yang menyambar. "Genesis? Apa itu? Kenapa kita tidak tahu tentang ini?"

Pria itu mendekat sedikit, matanya kini lebih tajam dari sebelumnya. "Karena kalian tidak seharusnya tahu. Tidak sampai saatnya tiba. Rencana ini sudah dirancang untuk memanipulasi takdir kalian sejak kalian masih bayi. Kalian adalah dua bagian yang saling melengkapi, dua kekuatan yang akan bersatu dalam satu momen yang sangat penting. Itu sebabnya kalian berdua tidak bisa dibiarkan hidup dengan bebas."

Zayne, yang sudah mulai merasa tidak nyaman dengan situasi ini, bertanya dengan tegas, "Jadi, kalian berencana mengendalikan kami? Menjadikan kami alat untuk tujuan kalian?"

Pria itu mengangkat alisnya sedikit, tampak tidak terkejut. "Tidak. Kami tidak akan mengendalikan kalian. Kami hanya ingin memastikan bahwa kalian memahami kekuatan yang kalian miliki. Apa yang kalian pilih untuk lakukan dengan kekuatan itu, itu adalah keputusan kalian. Namun, harus dipahami bahwa dunia yang kalian kenal ini akan berubah ketika kalian menyadari siapa kalian sebenarnya."

Evelyn merasa otaknya bekerja keras untuk mencerna semua informasi ini. Kekuatan yang mereka miliki? Apa yang dimaksud dengan ‘Genisis’? Dan kenapa mereka berdua dipilih untuk menjadi bagian dari eksperimen ini?

"Dan jika kami menolak?" tanya Evelyn, mencoba untuk tetap tenang meskipun ketakutan menyusup ke dalam dirinya.

Pria itu tidak langsung menjawab. Dia malah tersenyum dengan senyum tipis yang mengerikan. "Menolak bukanlah pilihan yang sebenarnya, Evelyn. Tidak ada yang bisa menghindar dari takdir mereka."

Ketegangan di ruangan itu semakin terasa. Guncangan dari dinding semakin kuat, dan layar-layar yang terpasang di sekitar mereka mulai menampilkan lebih banyak gambar yang mengerikan—gambar orang-orang yang tampaknya sedang mengalami transformasi, perubahan fisik yang tak wajar. Beberapa di antaranya bahkan tampak lebih menyeramkan dengan perubahan wajah dan tubuh yang dipenuhi luka, seolah eksperimen-eksperimen itu telah gagal.

Zayne, yang merasa terancam, berdiri di depan Evelyn, melindunginya. "Kami tidak akan membiarkan kalian mengendalikan kami," katanya dengan suara yang penuh tekad.

Pria itu hanya mengangguk pelan, matanya tetap penuh perhitungan. "Itulah yang kalian pikirkan. Tapi saat kalian mengetahui kebenarannya, kalian tidak akan bisa menghindar lagi."

Ruangan itu tiba-tiba menjadi sangat sunyi. Guncangan yang sebelumnya menggema di seluruh ruangan kini berhenti seketika. Evelyn dan Zayne memandang satu sama lain dengan cemas, sementara pria itu mulai berjalan ke salah satu sisi ruangan. "Ada sesuatu yang perlu kalian lihat," katanya tanpa menoleh.

Mereka mengikuti pria itu dengan hati-hati, meskipun rasa takut yang mencekam semakin merasuki jiwa mereka. Begitu mereka sampai di sudut ruangan, pria itu menghentikan langkahnya dan menunjuk ke sebuah layar besar yang menampilkan gambar wajah seseorang yang tidak asing lagi bagi mereka.

Evelyn terkejut, matanya terbelalak saat melihat wajah di layar itu. Itu adalah wajahnya—wajah dirinya sendiri, namun dengan perubahan yang sangat mencolok. Wajahnya tampak lebih tua, lebih kuat, dan matanya bersinar dengan kekuatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

"Ini adalah siapa kalian sebenarnya," kata pria itu dengan tenang, "Wajah yang kalian lihat di layar itu adalah bentuk asli dari 'Genisis'. Wajah asli yang kalian sembunyikan selama ini."

Evelyn merasa seluruh tubuhnya kaku. Semua yang telah dia ketahui tentang dirinya kini terasa seperti kebohongan besar. Dia merasakan guncangan yang mendalam, seperti dunia yang dia kenal sebelumnya mulai runtuh.

"Bagaimana mungkin ini terjadi?" Evelyn berbisik, suaranya serak.

Pria itu menatapnya dengan penuh arti. "Ini adalah takdir kalian. Dan sekarang, kalian harus memilih: apakah kalian akan melanjutkan hidup seperti ini, atau kalian akan melangkah lebih jauh dan menerima kenyataan yang sebenarnya."

Zayne menoleh ke Evelyn, matanya penuh rasa khawatir. "Apa yang harus kita lakukan?"

Evelyn menatap layar itu, wajahnya yang terpantul di sana semakin jelas dalam pandangannya. Apa yang akan dia pilih? Menjauh dari kebenaran atau menerima kenyataan yang akan mengubah segalanya?

Tiba-tiba, suara pria itu terdengar lagi, lebih mendalam dari sebelumnya. "Pilihlah dengan bijak, karena pilihan kalian akan menentukan takdir dunia."

Ruangan itu mulai bergetar lagi, dan Evelyn tahu, satu langkah yang salah akan mengubah segalanya. Segala yang mereka percayai, segala yang mereka kenal, bisa hancur hanya dalam sekejap.

.

.

Masih dalam zona aman, aku juga mau rekomendasikan sebuah novel kece badai tentang dunia permafiaan. Meski rada gaje ngaler ngidul gak jelas, tapi intrik romance dan kegaharan MC kita di sana membuat kita jadi pengen mukul orang.

Selain itu, disana juga menguras air mata dan hati jadi teriris iris bacanya, pokonya bermandikan cincangan Bombay. Nyesek banget pokonya, yang nulis aja mewek nulis bab sad novel itu.

Klik link dibawah ini:

1
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
siapa tuh sosok yang bertopeng apakah dia suruhan leo
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
bnr selesai aja misi nya baru deh nanti bicara soal perasaan 🤭
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
pasti kalian bisa menghancurkan musuh² itu
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
meskipun Leo udh ditahan masih aja ada musuh lain yang mau mengalahkan lyn dan teman² nya,
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
hati hati takutnya ada jebakan disana,semoga aja kalian menang melawan leo
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
semoga misi nya berhasil mengalahkan leo
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
JD benar kah lyn itu hasil penelitian dari leo
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
kapan perang dimulainya udh GK sabar nih melihat lyn dan sopi menghancurkan robot yg dibuat oleh leo
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
semoga lyn dan sopi bisa mengatasi robot yg digunakan oleh leo
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
keren ceritanya nya
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
semoga aja lyn selamat dan bisa keluar dari perangkap nya leo
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
sebentar lagi perang akan dimulai
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
untung aja lyn udh keluar dari gedung itu coba kalau TDK pasti udh ketangkep sama Leo
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
km pasti bisa mengatasi semua ini Evelyn biar rahasia nya tak terbongkar smaa org lain
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
walaupun udh ketangkep pria misterius itu masih aja belum cerita siapa org yg nyuruh mereka buat menghancurkan evelyn
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
siapa org yg sudah mengkhianati nya
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
untung ada Adrian JD kau bisa selamat dari musuh itu
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
Adrian masih penasaran sama sekertaris nya apakah dia akan mencari info lebih dalam
ㅤㅤㅤ ㅤ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🦆͜͡ 𝐀⃝🥀✰͜͡v᭄
ada yang mata²n mereka kah ko Adrian bisa tau.
QueenRaa🌺
Keren banget ceritanya thorr✨️ Semangat up!!
Kalo berkenan boleh singgah ke "Pesan Masa Lalu" dan berikan ulasan di sana🤩
Mari saling mendukung🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!