Yumna tiba-tiba saja diculik oleh seseorang yang ternyata adalah kakak dari sahabat baiknya sendiri. Yumna lantas dikurung di villa milik Zayn, kakak dari sahabat baik Yumna, Zunia, yang baru saja meninggal karena sebuah kecelakaan mobil. Dan kenyataan bahwa ternyata Zayn sudah resmi menikahi Yumna membuat Yumna sangat syok.
Apa yang sebenarnya sudah terjadi? Kenapa Zayn ( kakak Zunia ) sampai menculik dan mengurung Yumna, bahkan sampai menikahi Yumna secara paksa? Dan ada rahasia apa sebenarnya dibalik kecelakaan yang sudah menewaskan Zunia itu?
Bahkan rahasia dari identitas Yumna yang sesungguhnya pun akhirnya diungkap secara mengejutkan oleh Zayn. Bagaimana Yumna menjalani takdir hidupnya yang tiba-tiba berubah drastis ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iin Nuryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20. Konsekuensi
Setelah beberapa saat Zayn dan Malik berbincang bersama, akhirnya Malik pun memutuskan untuk berpamitan.
"Kalau begitu, Ayah mau pamit dulu ya, Zayn. Sudah lumayan lama meninggalkan perusahaan juga ini," kata Malik.
"Iya, Yah," balas Zayn.
"Oh iya Zayn, sebelum Ayah pergi, bolehkah Ayah bertemu dengan nak Dennis dulu? Ayah ingin mengucapkan terima kasih secara langsung kepada nak Dennis," pinta Malik.
"Tentu, Yah. Sebentar, ya."
Zayn kemudian menghubungi Dennis melalui intercom kantor.
"Den, ke ruangan gue sekarang," kata Zayn begitu panggilan intercom-nya tersambung.
"Oke, Bos," balas Dennis.
Zayn memutuskan sambungan intercom-nya. Tidak lama kemudian Dennis pun akhirnya masuk ke dalam ruangan Zayn.
"Ada apa, Bos?" tanya Dennis seraya berjalan menghampiri Zayn dan Malik.
"Ayah mau ngomong sama Lo," jawab Zayn.
Dennis yang sekarang sudah berdiri di samping meja Zayn itu pun mengerutkan keningnya. Ayah? Siapa yang dimaksud Zayn dengan sebutan 'ayah' itu?
"Nak Dennis, terima kasih banyak ya karena kemarin itu kamu sudah menyelamatkan Yuki. Om tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada Yuki seandainya tidak ada kamu saat itu. Jadi, sekali lagi Om mengucapkan terima kasih banyak sama kamu ya, nak Dennis," kata Malik, mengucapkan rasa terima kasihnya secara langsung kepada Dennis.
"Jadi yang dimaksud dengan 'ayah' sama Zayn tadi itu Tuan Malik?" tanya batin Dennis merasa sangat terkejut.
"Den," panggil Zayn ketika melihat Dennis yang hanya diam saja dengan wajah terkejut itu.
"Oh, i-iya Tuan Malik. Sama-sama," ucap Dennis pada akhirnya setelah tersadar dari keterkejutannya tadi.
"Ya sudah kalau begitu, Zayn. Ayah pamit sekarang, ya," pamit Malik sekali lagi.
"Iya, Yah," balas Zayn.
"Ayah titip Yumna sama kamu. Tolong lindungi dia dengan baik," pesan Malik.
"Pasti," balas Zayn lagi.
"Mari, nak Dennis," pamit Malik kepada Dennis juga.
"Silahkan, Tuan Malik," balas Dennis.
Malik pun kemudian berbalik dan melangkah keluar meninggalkan ruangan Zayn tersebut. Setelah kepergian Malik,
"Lo manggil Tuan Malik dengan sebutan 'ayah', seriusan?" tanya Dennis, tidak percaya.
"Hmm," jawab Zayn dengan bergumam.
"Tuan Malik sudah mengetahui semuanya?" tanya Dennis lagi.
"Udah," jawab Zayn lagi. "Bahkan beliau juga udah tau tentang masalah Yusuf dan Zunia. Juga tentang masalah Tuan Davin yang berusaha untuk mencelakai Yuki kemarin itu," lanjut Zayn.
"What???" kaget Dennis.
Zayn kemudian menceritakan tentang pembicaraannya dengan Malik tadi kepada Dennis.
"Hmh, akhirnya Lo dapat karma Lo juga ya, Zayn," kata Dennis setelah Zayn selesai bercerita.
"Karma? Maksud Lo?" tanya Zayn, bingung.
"Lo udah melibatkan Yumna yang nggak salah apa-apa ke dalam urusan balas dendam Lo sama Yusuf. Bahkan Lo juga secara paksa mengikat Yumna dengan ikatan pernikahan sama Lo. Dan sekarang, Lo justru harus melindungi Yumna dan memastikan keselamatan istri Lo itu dari niat jahat keluarga kandungnya yang menginginkan untuk menyingkirkan Yumna demi menguasai harta warisan yang seharusnya menjadi milik Yumna. Terus, apalagi dong ini namanya kalau bukan karma?" jawab Dennis, menjelaskan maksud perkataannya tadi.
Zayn terdiam dan berpikir untuk sejenak. Jujur saja, entah kenapa, tapi Zayn sama sekali tidak setuju dengan perkataan dari Dennis itu tadi.
"Tapi gue nggak berpikir begitu. Bagi gue, ini adalah konsekuensi yang harus gue tanggung dari keputusan yang udah gue ambil. Itu aja," kata Zayn, membantah perkataan Dennis.
"Konsekuensi?" ulang Dennis.
"Hmm," jawab Zayn dengan bergumam lagi.
"Jadi maksud Lo, Lo sama sekali nggak menyesal karena udah melibatkan Yumna dalam urusan balas dendam Lo, bahkan sampai menikahi Yumna seperti ini?" tanya Dennis.
"Gue nggak akan pernah menyesal dengan keputusan yang sudah gue ambil. Lo tau itu, Den," jawab Zayn, tegas.
Ya, Dennis tentu saja tau benar tentang hal itu. Zayn adalah tipe orang yang selalu mengambil keputusan setelah berpikir dengan sangat matang. Jadi seperti perkataan Zayn tadi, Zayn tidak akan pernah menyesali keputusan yang sudah dia ambil sendiri.
"Hmh, terserah Lo aja lah, Zayn," ucap Dennis kemudian.
_ _ _ _ _
Note:
Maaf ya semuanya pendek dulu 🙏🙏🙏
Badan sedikit kurang fit 😔, dan ini hanya mengejar biar bisa segera kontrak dulu, biar bisa makin semangat juga nantinya 😁
Mohon do'anya ya semuanya, semoga semua bisa berjalan dengan lancar 🙏
Jaga kesehatan selalu ya semua sayangnya mamah, semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa ta'ala, aamiin yaa robbal 'aalamiin 🤲