NovelToon NovelToon
Jodoh Online : Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Jodoh Online : Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:485.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kumi Kimut

Selamat membaca!!!

Kisah Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Namanya Chika, gadis dengan hobi nyleneh dari gadis seusianya. Dia suka memancing bersama teman-temannya, bahkan sering ikut kontes dan selalu juara satu dengan hadiah jutaan rupiah.

Dia gadis yang anti dengan duda, apalagi duren alias duda keren. Menurutnya, duda adalah status yang menyeramkan baginya, statment Chika tentang duda adalah pria dewasa yang kurang belaian dari seorang wanita.

Tapi nasib berkata lain, Chika mendapatkan kesialan bertubi saat harus menerima perjodohan online yang sangat merugikan dirinya.

Kedua orang tuanya, telah menentukan nasibnya yang harus berjodoh dengan duren!

Astaga! kek mana tuh?

Apa Chika mau ya nikah sama duda? secara dia tuh anti gitu?

Penasaran?

Yuk baca novel baruku ini, jangan lupa like, komen, fav dan vote.


Mari ber-haha hihi dengan neng othor 😂😂😎

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kumi Kimut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Oppa vs Hardcore

Dante menatap wajah sang gadis yang hanya diam seribu kata. Om duda kemudian menyadarkan Gadis itu dengan memanggil namanya.

"Chika? kau baik-baik saja? Chika?" panggil Dante, wajah tampannya terpampang nyata tepat didepan wajah calon isterinya.

Saat bola mata Chika mulai fokus kembali, dia melihat ada seorang pria tampan di depannya.

"Tampan sekali!" Chika belum menyadari jika itu adalah Dante.

Sang duda semangat untuk kembali mengerjai sang calon isteri.

"Aku memang tampan sejak dulu, apa kau baru menyadarinya?" Suara Dante sungguh jelas terdengar, Chika terperanjat dan melepaskan genggaman tangan Dante. Dia bahkan tak mampu bersembunyi dari rasa malunya. Wajah bersemu merah menjadi bukti bahwa dirinya menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya.

Minho yang sedari tadi menunggu calon mempelai, mulai merasa gerah, meskipun sang Ibu tidak terlalu memikirkan hal itu. Nyonya Tiara tetap enjoy di samping kursi kemudi mendengarkan musik K-Pop kesukaannya.

Kakak Chika keluar dari mobil kemudian menghampiri calon mempelai.

"Jadi nikah tidak? lama sekali? banyak drama ya pasti si Chika!" Minho menghampiri mereka berdua yang berpandangan.

Minho berdiri diantara Chika dan Dante. Sang kakak menoleh ke arah wajah Dante, sesaat kemudian wajah Chika, keduanya seperti orang sedang jatuh cinta, tapi saat Minho menghentakkan kakinya ke lantai, kedua orang itu terkejut.

"Kakak?!!!!!" pekik Chika kesal.

"Apa? biasa aja kali!"

Minho memang keterlaluan, dia bahkan membuat Chika marah besar.

"Singkirkan kakimu itu kak!" pinta Chika dengan wajah penuh amarah.

"Memang kakiku kenapa?" Minho masih belum menyadari jika...

"Kau menginjak kakiku!!! siaaalaaan!!! sakit kak!!!"

Chika langsung mengejar Minho yang berlari masuk kedalam mobil. Dia menggedor-gedor kaca mobil.

Dante menggelengkan kepalanya, saat melihat tingkah kakak beradik itu, selalu saja ada hal yang membuatnya tak habis pikir.

'Kalau adikku masih hidup pasti rumah akan seheboh ini!' batin Dante yang sangat merindukan sosok adiknya yang telah tiada.

Situasi sudah mulai mencair, Dante merasa nyaman dan akrab dengan keluarga Chika.

Saat dirinya tersenyum melihat Chika dan Minho bertengkar, Tuan Giveon muncul dari balik pintu utama.

"Mereka memang selalu begitu, Chika adalah anak gadis yang tidak akan pernah mau mengalah. Sedangkan Minho, dia tidak akan pernah berhenti mengerjai Chika. Meskipun begitu, mereka saling menyayangi," jelas Tuan Giveon yang sangat memahami kedua anaknya dan berharap Dante bisa akrab dengan Minho.

"Aku memahaminya ayah mertua, aku hanya perlu menaklukkan anak gadismu itu."

Entah ada misteri apa yang Dante sembunyikan. Cintanya kepada Julian padahal masih ada, apakah dia sudah mulai jatuh cinta dengan Chika?

Tidak ada yang mengetahuinya, kecuali Tuhan dan Dante sendiri.

"Bagus. Lebih baik kita segera masuk ke dalam mobil, biar aku yang menyetir," pinta Tuan Giveon.

"Tapi ayah?" Dante tidak enak hati dengan ayah mertuanya.

"Aku juga ayahmu kan? masuk ke dalam mobil duduklah dengan manis jaga anak ayah." Nasehat yang lumayan membuat Chika berhenti menggedor kaca mobil.

Tuan Giveon menatap wajah Chika yang juga sedang menatap dirinya.

"Apa? mau melawan?" Tuan Giveon melotot ke arah Chika, sang anak langsung masuk ke dalam mobil saat tubuh Dante berada di belakang sang ayah.

"Astaga! anak ini! kalau orang tua sedang bicara, pasti selalu menghindar." Tuan Giveon kesal pada Chika yang masih seperti bocah SD.

"Biarkan saja, biar aku yang mengurusnya." Dante begitu percaya diri dengan kemampuannya.

"Anak itu, aku serahkan kepadamu!" bisik Tuan Giveon.

Dante membuat pola dengan ujung jari telunjuk menempel di ujung jempolnya membentuk huruf O.

Tuan Giveon masuk ke dalam mobil, selanjutnya giliran Dante. Mereka duduk berdampingan, sedangka Minho ada di jok paling belakang, dia terlalu asyik berbalas pesan singkat.

Mobil Dante melaju perlahan meninggalkan rumah Chika. Rasa deg-degan yang dialami oleh sang gadis saat berada di samping calon suaminya, membuatnya salah tingkah.

Apalagi tangan Dante sudah mulai jahil, dengan sengaja dia merangkul pundak Chika.

"Astaga!"

Chika terperanjat, selain gugup, dia juga mengeluarkan peluh yang berlebih.

"Grogi ya?"

Lagi-lagi Dante menggoda Chika.

"Tidak, grogi? memangnya situ artis? sampai membuatku grogi? jangan sok keren om duda!" ucap Chika, mencoba menetralisir rasa aneh di dalam dadanya.

"Mau tisu? bersihkan dulu keringatmu itu. Menetes seperti air hujan, deras sekali sampai basah wajahmu." Dante menahan tawa saat melebih-lebihkan apa yang ia lihat.

Chika tak menggubris apapun yang dikatakan oleh calon suaminya itu.

Ibu dan ayah Chika yang berada di kursi kemudi, mereka juga memiliki kehidupannya sendiri. Bahkan keduanya kini sedang bernyanyi lagu Korea.

...Amuraedo nan niga joha...

...Bagaimanapun, aku benar-benar menyukaimu...

...amureon maldo eobsi utdeon nareul anajwo babe...

...Kau memelukku ketika aku diam-diam tersenyum sayang...

...oneureul gidaryeotjyo geudae dalkomhan nareul bwayo geudae...

...Aku menunggu untuk hari ini, karena kau sungguh manis...

...ye~ jikyeojulgeyo babe...

...Lihat aku, aku akan melindungimu sayang...

...maeil maeil kkumeul kkujyo...

...Aku bermimpi setiap hari...

...geudae soneul japgo naraga yeongwonhi eonje kkajina...

...Memegang tanganmu dan terbang selamanya, hingga terlalu sering...

...bogo sipeun naui sarang...

...Kekasihku, aku merindukanmu...

...unmyeong ijyo pihalsudo eobtjyo...

...Ini takdir, kau tidak dapat menghindarinya...

...every day I.m so lucky sumgyeowatdeon...

...Setiap hari aku begitu beruntung...

...nae mameul gobaek hallae neoreul saranghae ~...

...Aku ingin mengakui di dalam hatiku yang tersembunyi, aku mencintaimu...

...tteollideon nae ipsuldo geudae seolledeon i maeumdo geudae...

...Bibirku gemetar, hatimu beterbangan...

...nae sarangijyo babe...

...*K**au adalah cintaku sayang*...

Mendengar kedua orang tuanya bernyanyi lagu korea, Minho ikut menimpali.

"Nae sarangijyo babe."

Chika dan Dante terhimpit panggung KPop, mereka berdua hanya bisa saling melempar pandangan ke luar jendela.

Suasana sangat canggung.

"Hey? apa kalian tidak tahu ya lagu ini?"

Minho mulai cari gara-gara.

"Aku lebih suka hardcore punk!" tukas Dante, membuat Chika dan Minho menelan salivanya.

"Astaga! calon suamimu Chik! sakit gak tuh tenggorokanmu Dan!" ucap Minho tercengang.

Wajah om duda boleh kalem, tapi genre musiknya horor bin cadas.

"Itu dulu, waktu aku berusia 18tahun, karena ayahku tidak menyukai hobi menyanyiku, akhirnya band ku bubar," jawab Dante santai.

"Ya pastilah! horor kau Dan! lagu lainnya apa yang kau suka?" tanya Minho penasaran.

"Karena genre itu di larang, aku menghabiskan hari-hariku bermain piano bersama ayah. Dia seorang pianis."

Jawaban Dante cukup mengejutkan.

"Dari hardcore punk ke piano? hmhm...jauh ya?" sahut Chika ikut nimbrung.

"Tapi kalau hardcore punk sama Korea kolaborasi keren gak ya?" Ide Dante yang anti-mainstream.

"Bisa saja, ayo kapan! ayo!" Minho sangat bersemangat!

"Lagu pernikahan kami, hardcore x Korea!" ucap Dante membuat semua orang di dalam mobil menatap ke arahnya.

Just Info :

Lagu korea yang othor kutip, othor ambil dari google :

http://hariyantichen.blogspot.com/2015/04/lirik-lagu-chen-exo-best-luck-dan.html?m\=1

1
wijay chanel
Lumayan
Mari Anah
seru bgt thor cerita y,sukses trs thor bwt karya y
KumiKimut: makasih kak udah mampir di ceritaku,🤭
total 1 replies
Lenny Tumbol
Luar biasa
Veronica Subini
Pasti banya inspirasi dan motivasi /Drool/
MFay
serem klo berurusan ma orgil 😱
MFay
wah, g' sabar nunggu moment om Dante kepincut ma Chika nih 🫣
Malick Piscesa
keren
Sugiarti
ok
Eka Mulyati
bosen baca y
KumiKimut: oke kak terimakasih 😁
total 1 replies
"Candy75
bukan level gak tau aturan, ngeles papan atas? ada 2 aja istilah mu thor
KumiKimut: main juga ke fizzo kka, ada novelku disana ketik ada Kumi.Kimut, nanti muncul 4 novelku
total 1 replies
Jeng Anna
Terpesyona sama ceritanya sampek lupa komeng 😄
KumiKimut: mksh kak 😘😘
total 1 replies
Wiwik Wakidjo
semangat Thor💪💪💪🥰🥰🥰
Sri Yani
gokilll
Sri Yani
maju terus pantang mundurrrr .suka Ama cerita nya maaf kalo gk komen komen tp aq slalu kasih jempol.baru mampir hari ini thorrre.semangat
KumiKimut: siap kak
total 1 replies
Yuli Astuty
hadeuh ada kutil nongol
Yuli Astuty
double up y kk
KumiKimut: iy kak maaf ya belum aku revisi 🙈
total 1 replies
Yuli Astuty
Chika Ojo ngono lah
Yuli Astuty
cie cie cie curhatan hati Chika😊😊😊
Yuli Astuty
maksudnya 4 jempol termasuk jempol kaki🤭🤭🤭🤭
Yuli Astuty
AQ mau...AQ mau..AQ mau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!