Menikah karena terpaksa dengan Mario asisten dari saudaranya. Untuk menutupi aib dirinya dan juga keluarganya.
Membuat Valery memperlakukan Mario dengan semena mena.
Mario yang tidak mempermasalahkan perlakuan Valery terhadapnya. Menerima dengan ikhlas karena Mario tahu sifat Valery apalagi Valery sedang mengandung.
Disaat keduanya sudah tumbuh rasa cinta. Disitulah terjadi ke salah pahaman. Membuat Mario langsung keluar dari rumah dan meninggalkan Valery. Dan Valery begitu kehilangan sosok Mario pria yang sudah merubah dunianya.
Akankah keduanya bersatu lagi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaruMini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20 Jangan Menguji Kesabaranku
“Mario lihatlah aku,” ucap Lery sambil melepas pelukan Mario kemudian membalik tubuh Mario untuk menghadap ke arahnya. “Apa aku kurang cantik? Kurang sexy? Apa aku juga kurang menggoda? Lihat aku Mario,” ucap Lery lagi beralih memegang wajah Mario untuk menghadapnya ketika Mario memalingkan wajahnya saat Lery menurunkan dress yang di kenakannya dan memperlihatkan kain berenda pembungkus gunung kembar Lery. “Katakan Mario apa yang kurang dariku? Kenapa Brian tega kepadaku. Kamu tahu tadi aku bertemu dengannya dan dia memilih pergi bersama dengan wanita lain dan mengabaikanku. Kamu tahu bagaimana hancurnya hatiku? Aku masih berharap dia kembali padaku Mario. Tapi...” Lery menghentikan ucapannya lalu tertawa dan menangis secara bersamaan sambil melepas dress yang digunakannya dan melemparnya ke sembarang arah. Membuat Mario langsung menelan salivanya melihat Lery yang hanya menggunakan kain segitiga dan kain berenda pembungkus gunung kembarnya dan memperlihatkan tubuh mulusnya yang belum pernah Mario lihat sama sekali. “Lihat tubuhku ini. Apa tetew ku ini kurang besar Mario? Dan lihat bokong ku ini apa yang kurang dari ku,” ucap Lery sambil melepas pembungkus gunung kembarnya. Dan Mario sebagai pria normal tentu saja begitu tergoda dengan pemandangan di depannya apa lagi dirinya sudah lama tidak berhubungan dengan seorang wanita. Kemudian Mario mendekati Lery. “Ah Mario apa yang kamu lakukan?”
“Diam dan jangan banyak bicara. Jangan menguji kesabaranku Lery!” tegas Mario yang langsung membopong tubuh Lery.
“Mario!” teriak Lery saat Mario membawa Lery masuk ke dalam kamar mandi dan menurunkan Lery di bawah shower kemudian Mario menyalakan shower tersebut.
“Jernihkan pikiranmu Lery. Kamu wanita dari golongan atas tapi kamu bagaikan j a l a n g di luaran sana yang tidak tahu malu. Mengejar seorang pria yang jelas-jelas sudah membuat kamu hancur. Banyak pria di dunia ini Lery, tapi kamu masih mengharapkan pria brengsek seperti Brian. Berpikirlah dengan otak di kepalamu ini,” ucap Mario sambil menoyor kepala Lery. Kemudian Mario meninggalkan Lery di kamar mandi.
“Ahhhhh,” teriak Lery yang masih berada di bawah guyuran air shower sambil memukul tembok.
“Tuan Mario,” ucap salah satu asisten rumah tangga Lery sambil menghampiri Mario yang baru masuk ke dalam rumah setelah membeli susu formula untuk Marco.
“Ada apa?”
“Nona Lery tuan,”
“Ada apa dengannya?”
“Dia terus saja berteriak sambil melempar semua barang yang ada di kamarnya. Dan saya tidak berani masuk ke dalam tuan,” jelas asisten rumah tangga tersebut dan Mario langsung berlari menuju kamar Lery setelah memberikan susu Marco kepadanya.
Mario yang sudah berada di dalam kamar Lery langsung menyalakan lampu yang sebelumnya di matikan. Dan Mario langsung menatap Lery yang berada di sudut kamarnya sedang berjongkok sambil memegangi kedua lututnya dan hanya menggunakan jubah mandi. Kemudian Mario menghampiri Lery yang sedang terisak.
“Jangan menangis Lery. Kamu bukan anak kecil lagi,”
“Pergilah Mario aku hanya ingin sendiri,”
“Aku tidak akan pergi dan aku akan tetap berada di sini bersamamu meskipun kamu menolak,” ucap Mario karena Mario tahu pasti Lery sedang mengalami baby blues yang sering di alami wanita yang baru saja melahirkan dan butuh perhatian lebih untuk membuat perasaannya membaik.
“Kenapa aku lemah seperti ini Mario?” tanya Lery tapi Mario tidak menjawabnya karena Mario langsung memeluk tubuh Lery dan membawanya ke tempat tidur.
*Like*Komen*Bersambung..........
ini to...
kpn lak wesss ndang....
rono rene...mario...