NovelToon NovelToon
Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:856.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: El Viena2106

Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.

Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.

Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..

Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya

"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Desakan Lentera

Setelah acara ulang tahun Ella. Amran beserta istri dan anaknya menginap di apartemen yang Ella tinggali beberapa hari ini.

Mumpung hari libur sekolah, Waktu mereka akan mereka habiskan untuk tinggal di kota ini. Apalagi kemarin adalah hari lulusan Ariel dimana gadis itu punya rencana kuliah di ibu kota. Sekalian daftar juga..

Terlebih sebentar lagi Ella akan menikah dengan Davin tentu saja Amran akan menjadi wali untuk Putrinya. Selain itu, Tepat berlangsungnya acara itu nanti, Ada sebuah kejutan yang mungkin akan semakin membuat acara tersebut semakin meriah.

"Jadi? Kamu jarang pulang beberapa hari ini?" Amran bertanya pada putrinya. Ella mengangguk, Semenjak ia mendengar kenyataan kalau dia akan di madu, Ella sudah jarang tidur di rumahnya. Apalagi saat Mamanya lebih membela Lentera, Sungguh hati anak mana yang tidak sakit.

Padahal sama-sama lahir di rahim yang sama, Tapi dia seolah di singgahkan. Tak di pedulikan, Tak pernah di tanya lukanya? Tak pernah di perhatikan hari-harinya. Sungguh, Ini lebih menyakitkan dari apapun.

"Ella malas pulang ke rumah Pa. Disana Ella cuma bisa di marahin doang. Di salahin, Ella tuh kayak gak ada benarnya.. " Ella bersandar di bahu pria paruh baya itu.

"Tapi sekarang udah ada Papa.. Jadi aku gak perlu khawatir. Karena akan ada yang jaga aku setelah ini.." Meski selama itu dia tak pernah bertemu dengan Papanya, Ella tak pernah kecewa dengan siapapun. Mungkin Tuhan masih ingin mempertemukan mereka suatu hari nanti. Dan malam inilah puncak pertemuan ayah dan anak itu.

Apalagi setelah Ella mendengar cerita yang sesungguhnya. Ayahnya mengalami kecelakaan hingga mengalami lumpuh dan Gegar otak. Dan selama itu juga Amran tak mengingat dia lagi.. Dan yang paling membuat Ella terkejut ialah, Semua benar. Uang bulanannya selalu rutin setiap bulan untuknya.

Tapi kemana larinya uang itu? Ella saja tak pernah menikmati uang dari ayahnya sendiri. Jika memang benar uang itu di pakai oleh Hendra, Itu artinya barang mewah yang di pakai oleh Lentera itu juga termasuk uang miliknya. Dasar pria yang tak punya hati dan tak berperasaan.

"Setelah ini kau akan menikah dengan pria yang mencintai mu.. Dengan pria yang menerima mu apa adanya. Papa yakin, Davin itu adalah pria yang baik.." Ujar pria paruh itu. Maureen juga ikut mengusap kepala Ella.

"Nak, Setelah ini tidak akan ada yang berani menyakiti kamu.. Siapapun itu. Ada Papa, Ada Mama, Dan ada adik kamu juga.. Jangan lupa akan ada pria yang setia menemani dan menjaga kamu.." Ella tersenyum, Jujur dia masih merasa canggung dengan Mama tirinya ini.. Mungkin karena Ella belum mengenal jauh atau bisa jadi belum terbiasa.

"Iya kak.. Mulai sekarang, Kakak jangan takut lagi. Ada kita di samping Kakak. Terus kak, Kakak harus berani sekarang.. Kak Ella harus bangkit jangan mau kalah sama mereka.." Ucap Ariel dengan nada yang menggebu. Mengingat cerita Kakaknya ini yang selalu di salahkan karena wanita yang manipulatif.

"Iya..

...****************...

Davin masuk melalui pintu utama dengan wajah yang riang gembira. Suara siulan terdengar dari bibir pria berusia dua puluh tujuh tahun itu.

"Ssuutt... Malem-malem siulan. Gak boleh.." Davin menghentikan langkahnya. Dia melihat seorang wanita paruh baya yang duduk di sofa ruang tamu sambil membaca buku.

"Mommy Ah, Ganggu aja..

"Mommy cuma bilang, Jangan siulan malam-malam.. Gak boleh.. Katanya itu memanggil jin dan makhluk halus.. " Davin menghela nafas panjang. Langkah kakinya mendekat lalu duduk di sebelah wanita cinta pertama itu.

"Itu cuma mitos Mom.. Mana ada siulan tengah malam memanggil jin dan setan.." Mommy Ayra menyentil daun telinga putranya itu.

"Adduh! Sakit Mom.. " Davin mengusap daun telinganya..

"Kamu ini.. Kalo di bilangin orang tua.. Dulu di desa Mommy itu kayak gitu.. Di larang siulan malam-malam..

"Ya kan di rumah Mommy dulu.. Jaman sekarang mana ada yang kayak gitu Mom..

"Terserah kamu ajalah.. " Davin meraih tangan Mommy Ayra lalu menggenggamnya.

"Mom.. Besok Mommy sama Daddy jangan kemana-mana ya.." Mommy Ayra tersenyum menatap putranya.

"Ada apa?

"Davin besok mau ngajak seseorang kesini.. Mau di kenalin sama seluruh keluarga.." Mommy Ayra segera melepas kacamata beningnya.

"Kamu mau bawa calon istri?

"Iya..

"Alhamdulillah Ya Allah...Akhirnya anak bujangku laku juga..

"Apa sih Mommy Ah.. Ya kali gak laku, Orang ganteng gini.. " Kata Davin dengan percaya diri. Sepertinya pria itu sadar kalau dia memang tampan.

"Ya udah, Sekarang kamu ke kamar.. Mommy juga mau tidur. Mommy akan siapkan besok.." Wanita paruh baya itupun berlalu lebih dulu meninggalkan Davin yang masih duduk di sana.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ting...

Araka merogoh saku jasnya lalu mengambil ponsel. Dia melihat pesan masuk yang ternyata dari Ella.

"Aku tidak ke kantor hari ini karena aku ada urusan penting...

Begitulah pesan yang Ella kirimkan. Araka berdecak kesal, Ia membalas pesan dari wanita yang sebentar lagi akan dia nikahi itu.

"Ada acara apa memangnya sampai kau berani libur masuk kantor.." Tulis Araka pada balasan pesan tersebut. Sayangnya pesan itu hanya centang satu yang artinya pesan dari Araka tidak terkirim.

"Ck, Menyusahkan saja.." Decak Arakan berlalu masuk ke dalam ruangannya.

Tak lama Araka duduk di kursi kebesarannya, Seorang gadis masuk, Dia adalah Lentera. Jelas saja Araka yang duduk santai itu panik bukan main. Bagaimana kalau sampai neneknya tiba-tiba saja datang dan masuk ke ruangan ini.

"Lentera, Sedang apa kau disini?" Tanya Araka. Dia hendak bangkit tapi tidak jadi karena Lentera dengan lantang duduk di pangkuan pria itu.

"Lentera..

"Kak..." Dengan nada yang mendayu, Lentera memanggil nama pria itu. Kedua tangannya berkalung ke leher tunangan Cinderella tersebut. Namun, Untuk kali ini entah kenapa Araka merasa risih. Dia berusaha untuk melepas tangan Lentera dari lehernya.

"Kenapa sih kak? Kakak kayak jijik gitu.." Araka menatap Lentera.

"Aku hanya takut kalau Nenek tiba-tiba saja datang.. Bisa bahaya..

"Tapi bagus kan? Dengan begitu kita akan cepat di nikahkan.." Araka mendorong tubuh Lentera membuat gadis itu bangkit dari pangkuannya.

"Kak..

"Bukan akan di nikahkan, Tapi yang ada aku yang akan di usir dari keluarga, Kau mengerti.." Lentera mengerucutkan bibirnya.

"Katakan? Untuk apa kau datang kemari?

"Eum.. Itu kak.. Kakak kapan nikahi aku?" Dahi Araka mengernyit, Kenapa gadis ini bertanya lagi? Bukankah sudah dia jelaskan..

"Kenapa harus bertanya lagi? Sudah aku bilang kan.. Aku akan menikahimu setelah aku ijab kabul dengan Ella..

"Ya tapi kak.. Aku udah gak sabar.. Bagaimana kalau kita yang nikah duluan saja? Setelah itu..

"Tidak bisa Lentera.. Kau dan Ella lebih tua Ella, Maka aku akan menikahi Ella dulu. Lagi pula, Sebelum aku melakukan ijab kabul dengan Ella, Aku akan bujuk nenek untuk menyerahkan berkas hak ahli waris perusahaan ini. Setelahnya kita akan menikmatinya.. " Lentera menghela nafas panjang. Apa yang ada dalam espektasinya tidak sesuai sama sekali. Padahal dia datang ke kantor ini karena ingin membujuk Araka agar segera menikahinya. Tapi nyatanya, Araka malah menolak.

"Tapi aku mohon kak.." Lentera mencoba mendesak Araka agar menikahinya lebih dulu. Sayangnya pria itu dengan tegas menolak dan menolak.

"Tidak bisa.. Pernikahan ku dan Ella tinggal menghitung hari. Kau bersabarlah.. Lagi pula, Kenapa kau begitu ngebet?" Lentera hanya diam dan tak menjawab.

"E.. Itu, Itu..

"Lebih baik sekarang kau pulang.. Aku takut nenek tiba-tiba saja datang.." Lentera akhirnya mengangguk pasrah apa kata pria itu.

"Baiklah kak.. Kalau begitu aku pulang dulu. " Lentera langsung pamit pulang begitu saja. Sebelum keluar dari ruangan itu, Tak lupa Lentera mengecup pipi Araka dengan manja..

"Dah.. Kesayangan mu pulang dulu.." Gadis itupun segera pergi. Araka menghela nafas lega..

"Akhirnya... Tapi aneh, Kenapa dia tiba-tiba minta segera di nikahi. Seperti wanita hamil duluan saja.." Gumam Araka.

"Tapi mana mungkin Lentera hamil, Dia adalah wanita baik-baik tidak seperti Ella yang suka dengan pria hidung belang...

TBC

1
Mamah Dini11
mama maureen top markotop, sehat slalu mom
Mamah Dini11
du sini yg murahan atau pelacur siapa lentera, maling teriak maling, kmu pantas mendapatkan karma itu lentera karna kmu sudah bikin hati kakamu sakit hati karna ulahmu, nikmati saja buah dari hasilmu ngelacur lente, gk malu udh jual diri minta tanggung jawab lgi harusnya malu ath euyyy 🤭😄😄😄😄😄😄😄
Mamah Dini11
sekarang hidup Ella udh lbh bahagia semoga gak ada penggangu2 yg lain lgi,, kmu berhak mendapatkan semua Ella, itu buah kesabaranmu selama 20 tahun, makasih thor buat Ella bahagia.
Mamah Dini11
itu iklan yg lewat tuan Davin 🤣🤣🤣
Nurlaila Hasan
suka dgn ceritanya
Mamah Dini11
tuhhh handuknya jatuh Davin, itu kode ngerti gk sih kmu 🤣🤣🤣😄😄😄
Mamah Dini11
harusnya sadar kmu araka bkn nyalahin orang lain, itu karma buat kmu araka slalu dalam pd Ella, sadarlah dgn kesalahan sendiri 🤭
Mamah Dini11
super duber suami Ella, yg lain pd kalah semoga samawa ya kalian 👍👍👍👍👍
Mamah Dini11
aduuh bu Dewi pak Hendra yg terhormat putrimu hamil, selamat ya, sudah terpukul tertimpa beton pula 🤭🤣
Mamah Dini11
rasakan Hai orang2 berhati busuk🤭 , selamat Ella Davin kmu sudah resmi jdi pasutri, ayo Ella km7 pantas bahagia, biar orang2 dolim pdmu melihat ke benaran, di saksikan banyak orang
Mamah Dini11
semangat Ella masih banyak yg sayang dn bela kmu, tunjukan pesonamu besok, 💪💪💪 dn kmu akan hidup bahagia bersama pria yg benar2 tulus mencintaimu, dn kluarga dari mamamu akan merasakan apa yg kmu rasakan tentu dgn rasa malu yg gk habis2, tersenyumlah Ella kmu anak baik, dan akan berpasangan dgn pria baik juga, semoga lancar semuanya.
Mamah Dini11
kluarga besar Davin udh tau semuanya, bagus itu Ella biar lancar semua rencana nya, dn kmu harus bersukur ell kluarga Davin baik semua , menerimamu dgn tulus.
Mamah Dini11
mungkin hamidun tuh si lentera gantung,
Kira N
b
Mamah Dini11
oky Thor, asal Ella jgn tersakiti lgi, dn jdi perempuan yg kuat tak mudah di tindas 👍🤭🙏
Mamah Dini11
sekarang kmu bisa tegas Ella bagus itu 👍👍💪💪💪
Mamah Dini11
semoga Ella cepet ketemu dgn ayahmu, mereka orang baik semua Ella, mungkin itu balasan sm kmu yg selalu mengalah dn sabar, ayo Ella dikit lgi
Mamah Dini11
amiiin Thor, semoga perjalanan author lancar sampai tujuan 💪💪💪
Mamah Dini11
biarin Ella yg sudah mh, nanti juga bakal datang karma nya sm orang 2 yg telah menyakitimu, itu pasti, kmu sm Davin aja dia bener2 cinta sm kmu, kmu udah taukan kelakuan si araka dn tujuan ny, ayo semangat Ella jgn mau di sakiti lgi sm mereka, lanjut thor
Mamah Dini11
ya gitu Ella mantap jgn mau terus di tindas, tinggalkan aja mereka nanti juga bakal, datang waktunya buat mereka menyesal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!