NovelToon NovelToon
The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Romansa Fantasi
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: ARDICK

( upload senin - Sabtu= 6× )

The Artefact of the Past and the Chosen One's Destiny

Setiap seratus tahun, sebuah fenomena misterius bernama Divine Moon muncul di langit.

Setiap kali cahaya bulan tersebut muncul, empat anak terpilih lahir ke dunia. Mereka ditakdirkan menjadi penjaga Ancient Artifacts, peninggalan suci yang menjaga keseimbangan seluruh alam semesta.

Ater. Mala. Angis. Evir.

Empat anak. Empat kekuatan elemen. Satu takdir.

Namun, takdir tidak pernah mudah bagi mereka yang mewarisi dosa masa lalu.

Enam ratus lima puluh tahun sebelumnya, Sora adalah salah satu penjaga terhebat yang pernah dimiliki alam semesta. Dicintai oleh rakyatnya dan mengabdikan hidupnya untuk melindungi Ancient Artifacts, ia berdiri bersama Zeo, sahabat terdekatnya yang telah ia anggap seperti saudara.

Kemudian semuanya berubah.

Cinta yang seharusnya menjadi cahaya berubah menjadi tragedi.

Sebuah kehilangan menghancurkan segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARDICK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

{Chapter 19 }:{secret journey }

Beralih Pada Iles, saat ini ia sudah tenang dan mulai memulihkan reruntuhan yang tidak beraturan.

“Bila aku tidak bisa tenang dari dosa ini, maka setidaknya aku memperbaiki yang masih dapat aku perbaiki.”

Seiring waktu, Iles terus berpindah tempat ke bagian-bagian yang masih dapat diperbaiki.

“Aku akan gunakan tenaga dan kekuatanku untuk memperbaiki bangunan di alam semesta ini.”

Di sisi lain, Zeo yang kini masih berdoa terus menjalani ujian di bawah alam sadarnya.

Tak terasa, ujian itu sudah berjalan lima bulan. Itu menandakan ia harus segera mencari jawaban untuk alam.

Zeo terbangun di pagi hari yang indah dan segar.

“Gadis pencinta bunga... di mana kamu?”

“Aku ada di sini.”

Zeo melihat ke luar rumah pohon.

“Sedang apa di luar?”

“Aku sedang merindukan seseorang yang kini lupa pada satu hal. Padahal orang itu dekat denganku.”

Zeo keluar dari rumah pohon.

“Siapa orang itu? Aku akan mencari orang itu.”

Gadis itu hanya menatap Zeo dengan mata yang penuh arti.

“Lihat kuda di sana. Mereka berpasangan, sangat indah. Dulu aku pun punya pasangan. Tapi kini ia melupakan aku.”

Zeo mengernyitkan dahi.

“Siapa? Ia bicara padaku?”

Zeo menatap mata gadis itu.

“Tatap mataku. Aku akan mencarinya untukmu.”

Gadis itu mendorongnya dan berlari pergi ke arah taman yang penuh bunga.

“Tunggu! Jangan pergi. Beri tahu aku!”

Zeo yang baru bangun masih belum kuat menopang tubuhnya. Ia pun terjatuh dari rumah pohon.

“Tunggu aku!”

Dengan susah payah, Zeo mencoba bangkit.

“Gadis, aku mohon tunggu aku. Aku mohon berhenti. Jelaskan padaku siapa orang itu.”

Gadis itu akhirnya berhenti.

Ia mengarahkan pandangannya ke arah kanan.

Tetesan air membasahi pipinya dan jatuh di antara tumpukan bunga. Napasnya terdengar terengah-engah.

Zeo berlari menghampirinya.

“Kenapa kamu berlari?”

Dengan lembut, Zeo menyentuh pipinya dan mengarahkan pandangan gadis itu kepadanya.

“Lihat aku. Apa yang membuatmu menangis?”

Zeo dengan halus menghapus air matanya.

Gadis itu langsung memeluk Zeo.

“Apa kamu benar melupakan sesuatu? Aku mohon, ingatlah sesuatu tentangku.”

Zeo yang tidak mengerti hanya terdiam.

“Aku akan mencoba mengingat sesuatu hanya untukmu. Aku mohon, jangan menangis.”

Zeo menatapnya.

“Siapa pun aku bagimu, aku akan mencoba mengingat sesuatu untukmu.”

Di sisi lain, Iles merasakan ada yang berbeda dengan detak jantungnya. Seperti memiliki energi dari alam.

“Mengapa aku merasakan kekuatan yang tidak seperti biasanya?”

Iles menatap tangannya.

“Alam semesta... bilakah kau yang memberikan jalan untukku menebus dosaku?”

Ia tersenyum kecil dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

“Aku benar-benar berterima kasih.”

Iles langsung memutuskan pergi ke Negeri Api.

Sesampainya di sana, Iles langsung menggunakan kekuatannya.

“Dalam... aku sangat berharap kali ini aku dapat memulihkan kerajaan yang kini hancur.”

Iles mengarahkan tangannya ke Negeri Api.

Tubuhnya mulai bersinar. Matanya terpejam. Hembusan napas keluar dari hidungnya. Detak jantungnya berdebar semakin cepat, sementara pikirannya berusaha tetap fokus.

Sesaat kemudian, cahaya keemasan keluar dari telapak tangannya dan mengarah ke Negeri Api.

Dalam hati Iles hanya berkata,

“Aku harap alam memberikan apa yang aku rasakan.”

Iles terus berusaha sambil memikirkan kesalahannya dan kesalahan ayahnya pada Sora.

“Alam semesta... aku mohon, kuatkan aku.”

Sesaat kemudian, detak jantung Iles berdetak sangat cepat. Pikirannya semakin terganggu.

Namun, ia tetap mencoba fokus.

Tangannya mulai bergetar. Getaran tubuhnya membuat beberapa tetes keringat jatuh.

Tiba-tiba, Iles dibawa mundur.

Ia melihat ayahnya dihabisi Sora.

“Tidak! Aku di masa ini!”

Iles mencoba bergerak maju.

“Aku akan mencoba pergi menemui Ayah!”

Namun Iles terpental. Ia tidak bisa menembus dinding tak terlihat itu.

“Ayah! Dengarkan aku, Ayah, mohon!”

Iles terus berusaha mendekati ayahnya.

“Sora sudah kembali. Berubahlah, Ayah!”

Namun suara Iles tidak bisa keluar dari dinding itu.

Adegan di balik dinding tersebut berpindah.

Saat ayahnya dihabisi.

“Tidak! Ayah! Sora, aku mohon!”

Adegan kembali berpindah.

Kini saat Iles berbohong kepada Zeo tentang Sora.

Iles terdiam. Wajahnya menunjukkan rasa malu dan penyesalan.

“Kenapa aku sampai memilih jalan ini? Kenapa?”

Ia menatap adegan itu dengan tubuh yang mulai gemetar.

“Alam... apa yang kau perlihatkan?”

Iles menundukkan wajahnya.

“Aku tak sanggup untuk menatapnya.”

Dalam ruangan itu, ia hanya diperlihatkan saat dirinya berbuat baik, menjadi dewi, dan akhirnya berbohong.

Raga Iles di dunia fana bergetar hebat. Fokusnya perlahan menghilang.

Orang misterius itu berkata,

“Kamu takkan sendirian membayar itu. Aku akan ada dari bagian dirimu, Iles.”

Beralih pada Iles.

Tiba-tiba tempat itu kembali mengubah adegan.

Iles terdiam.

Tangannya bergerak meraih bajunya, lalu meremasnya erat.

Ketakutan perlahan memenuhi wajahnya..

1
Fans Li Xin #1
ditunggu ya thor 👍👍
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: ini mau upload maaf ya telat biasa masih sibuk
total 1 replies
Yurmanitya Fadilah
Ini keren kak 😍
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: trimakasih 😍
total 1 replies
Putri Ayu
jadi ga sabar sis😁
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: tunggu ya aku lagi nulis wkwkw
total 1 replies
Poetra Felen
gila Raja Apinya🔥🔥🔥
Nona Cloe: kk aku udah follow di follback yach😘
total 3 replies
Putri Ayu
lanjut sis aku makin kepo sama kehidupan ilyes
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: soal nya sibuk TKA bahasa inggris dan, jepang 😭
total 4 replies
Fans Li Xin #1
ditunggu lanjutannya, thor
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: siap Minggu besok upload 5 bab
total 1 replies
Fans Li Xin #1
ganbatte sensei 👍👍
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: wkwkw
total 3 replies
Fans Li Xin #1
bijak 3x
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: orang bijak banyak temn wkwkw canda
total 1 replies
Fans Li Xin #1
baru aja bahagia, langsung kena ulti 🤣, tergantung kena apa ultinya malah ke angin
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: ulti🤣
total 1 replies
Fans Li Xin #1
cie... yg ngegombal
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: gombalan seorang lelaki kwkw
total 1 replies
Fans Li Xin #1
giliran npc bahagia
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: hahahhaha
total 1 replies
Fans Li Xin #1
mode on aktif di nyalakan
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: hahahah🤣
total 1 replies
Fans Li Xin #1
always on—selalu aja gitu, hadeh... kek gak pernah belajar dari kesalahan aja si abang Zeo
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: setuju
total 1 replies
Fans Li Xin #1
bisa gitu ya?
Fans Li Xin #1: wooo... subarashii
total 2 replies
Fans Li Xin #1
benci = benar benar cinta
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: iya udah nunggu lama eh malah pergi lagi, padangan mana yang gak benci
total 1 replies
Putri Ayu
baru juga ketemu zeo 🥺 kasian banget dewi bunganya🥺
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: begitu lah
total 1 replies
Putri Ayu
zeonya gegabah sih coba nyari tahu dulu,tapi untung dewi bunga muncul lagi
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: wajar lah 🤭🤭 laki laki kan bertindak dulu baru mikir
total 1 replies
Fans Li Xin #1
setiap pertemuan pasti ada perpisahan
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: sungkem dulu pada ketua 🙏
total 1 replies
Fans Li Xin #1
demi... karena konon katanya rasa sakit membuat orang menjadi kuat
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: benarrr semangat trus agar jadi lebih kuat 💪
total 1 replies
Fans Li Xin #1
namanya unik
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: wkwkwkw iya juga si
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!