NovelToon NovelToon
Lima Anak Kembar Milik CEO Kejam, Lumpuh Dan Buta

Lima Anak Kembar Milik CEO Kejam, Lumpuh Dan Buta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Anak Genius
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Kimberly kembali ke negaranya bersama ke empat anak kembarnya untuk membawa anak sulungnya yang terpaksa dititipkan oleh seorang pria. Di mana pria tersebut adalah seorang CEO yang terkenal dengan kekejamannya dan super dingin.

Kimberly hamil di luar nikah karena melakukan hubungan satu malam dengan seorang pria. Di mana saat itu Kimberly di jebak oleh Ibu tirinya dan adik tirinya demi mendapatkan warisan yang ditinggalkan oleh Ibunya.

Selain ingin membawa putra sulungnya, Kimberly berniat membalaskan dendam terhadap Ibu tirinya dan juga adik tirinya dengan cara menikah dengan pria yang membuat dirinya hamil.

Akankah rencananya berjalan lancar? Apakah pernikahan Kimberly berakhir bahagia atau bercerai? Mengingat banyak orang yang ingin memisahkan hubungan mereka. Ikuti yuk novel terbaruku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waduh

"Setelah ini apa yang harus kita lakukan?" Tanya Ibu Bela dengan wajah frustrasi.

Hal ini dikarenakan rencana untuk mendapatkan proyek pantai Belenza terancam batal. Karena mereka sudah menyinggung perasaan Kimberly di tambah Kimberly sangat dendam terhadap mereka.

Maka bisa dipastikan kalau Kimberly akan mempengaruhi Diego untuk menolak memberikan proyek Pantai Belenza ke Ayah Kevin.

"Kita sudah menyinggung Tuan Muda Roberto dan membiarkan Kimberly, si wanita jalang itu bertindak semena-mena terhadap kita. Ini sudah sangat keterlaluan!" Teriak Ibu Bela dengan wajah yang terlihat sangat kesal karena baru kali ini dirinya di tampar.

"Waktu itu, kenapa Cintya tidak mau menikah dengan Tuan Muda Roberto?" Tanya Ayah Kevin dengan nada satu oktaf.

"Jika saja saat itu Cintya mau menikah maka masalah seperti ini tidak akan mungkin terjadi!" Bentak Ayah Kevin untuk pertama kalinya.

"Kalau Aku tahu mata Tuan Roberto bisa sembuh maka Aku pasti bersedia menikahinya. " Jawab Cintya mencari alasan yang tepat.

"Sudahlah! Tidak ada gunanya membahas itu sekarang." Ucap Ayah Kevin dengan nada satu oktaf.

Cintya terdiam sambil menahan amarah yang teramat sangat terhadap Kimberly begitu pula dengan Ibu Bela. Karena selama ini mereka bisa berbuat semaunya terhadap Kimberly namun sejak menikah dengan Diego, mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

"Sekarang ini ada Grup SESERAKADAJU yang ingin membeli saham Grup Baskoro di pasar saham. Sepertinya mereka tertarik dengan perusahaan milik kita." Ucap Ayah Kevin setelah beberapa saat mereka terdiam.

"Jadi menurutku, kita bisa mencari jalan keluar dari masalah ini." Sambung Ayah Kevin yang tidak mempunyai pilihan lain mengingat saat ini perusahaan yang dipimpinnya kekurangan dana.

Ibu Bela dan Cintya hanya terdiam kemudian mereka pergi meninggalkan ruangan tersebut menuju ke kamar mereka.

Sedangkan di tempat yang tidak jauh dari mereka di mana Kimberly duduk di tengah-tengah kursi mobil. Di mana sebelah kanan Diego dan sebelah kiri Rabu.

"Diego, terima kasih untuk hari ini." Ucap Kimberly dengan tulus sambil menatap ke arah Diego.

"Bagaimanapun kamu itu istriku di atas kertas jadi Aku tidak bisa membiarkan orang lain menghinamu." Jawab Diego sambil menatap ke arah depan.

"Istri di atas kertas?" Tanya Kimberly sambil mengarahkan wajahnya ke arah Diego.

"Kalau kamu mau jadi istriku yang sesungguhnya, itu juga bisa." Jawab Diego sambil menatap ke arahnya dan memeluk Kimberly agar dekat dengan dirinya.

Kimberly tersenyum ke arah Diego dan membiarkan Diego memeluk dirinya. Lalu Kimberly memegang paha kiri Diego sedangkan Diego hanya terdiam dan membiarkan Kimberly menyentuh tubuhnya.

"Diego, dengan kondisimu saat ini sepertinya masih sulit melakukan itu." Ucap Kimberly sambil memijat paha Diego dan menatap ke arah wajahnya yang terlihat dengan sangat jelas.

"Bukankah itu kesimpulanmu dari pemeriksaanmu? ..." Ucapan Diego terputus karena Kimberly menutup mulutnya.

"Senin masih di sini." Ucap Kimberly sambil menatap ke arah Rabu.

Di mana Rabu menutupi wajahnya dengan menggunakan ke dua tangannya.

"Aku berbicara soal menikah secara resmi. Memangnya kamu berbicara tentang apa?" Tanya Diego dengan suara menggoda.

Kimberly tersenyum dengan wajah merona merah, hal ini dikarenakan dirinya mengira kalau Diego ingin mengajaknya melakukan hubungan suami istri.

("Astoge, pria ini sangat pintar sekali menggodaku." Ucap Kimberly sambil menundukkan kepalanya dan menyelipkan rambutnya di belakang telinga).

Diego yang melihat Kimberly menundukkan kepalanya langsung memeluknya dengan erat agar Kimberly menatap dirinya.

Kimberly yang merasa pelukan Diego erat langsung menurunkan tangan Diego sambil menatapnya. Sedangkan Diego tidak mau melepas pelukannya hanya saja pelukannya tidak erat seperti tadi.

("Daddy, sudah mengajukan diri untuk menikah secara resmi. Apakah itu berarti sudah ada harapan kalau keluarga kita bisa berkumpul dengan lengkap?" Tanya Rabu sambil tersenyum menatap ke arah kedua orang tuanya dengan penuh harap).

Rabu tersenyum melihat ke dua orang tuanya masih mengobrol dan sesekali tertawa bersama sedangkan Rabu hanya terdiam. Dirinya sebenarnya ingin ikut mengobrol namun saat ini dirinya tidak mungkin bisa melakukan mengingat saat ini dirinya sedang menyamar jadi Senin yang belum bisa berbicara.

Sedangkan di tempat yang berbeda, lebih tepatnya di tempat kediaman Roberto. Di mana Tante Karmila duduk bersama seorang gadis cantik namun lebih cantik Kimberly.

Mereka berdua berbicara dan sesekali tertawa bersama sedangkan Mommy Roberto hanya terdiam dan tidak ada niat untuk ikut nimbrung.

Hingga beberapa saat kemudian terdengar suara beberapa langkah kaki orang dan suara dari kursi roda. Hal itu membuat Mommy Roberto, Tante Karmila dan gadis itu menatap ke arah sumber suara.

Mereka melihat salah satu bodyguard sedang mendorong kursi roda yang digunakan Diego. Di mana di sampingnya Kimberly sedang menggandeng tangan Rabu.

"Diego." Panggil Tante Karmila sambil berdiri dan berjalan ke arah Diego.

"Akhirnya kamu datang. Tante ada kabar baik untukmu. Valen akhirnya lulus kuliah di luar negri." Ucap Tante Karmila sambil tersenyum bahagia.

"Memangnya apa hubungannya denganku?" Tanya Diego sambil menundukkan kepalanya dan menatap ke arah ke dua kakinya.

"Kak Diego, Aku tahu kalau Kak Diego marah padaku karena tidak langsung pulang saat Kak Diego kecelakaan. Tapi Aku punya alasan ..." Ucapan Valen terpotong oleh Diego.

"Kamu terlalu banyak berpikir." Ucap Diego yang masih menundukkan kepalanya.

"Diego, hari di mana kamu kecelakaan, Valen ingin segera pulang tapi proyeknya menyangkut kerahasiaan karena itu pemerintah dari Negara A tidak mengijinkannya pulang." Ucap Tante Karmila.

Diego hanya terdiam sambil mengarahkan pandangannya ke arah Rabu yang dikiranya Senin lalu menggenggam tangan Senin dengan lembut dan tatapannya penuh kasih sayang.

Valen yang melihat itu tentu saja agak kesal karena Diego sama sekali tidak menatap dirinya padahal mereka sudah lama tidak bertemu. Sedangkan Mommy Roberto hanya terdiam sambil sesekali memperhatikan mereka.

"Akhirnya setelah berjuang keras, Valen bisa pulang. Begitu Valen turun dari pesawat tidak langsung pulang ke rumah dulu. Valen bersikeras ingin menemuimu lebih dulu." Ucap Tante Karmila berusaha mempengaruhi Diego dan tersentuh dengan pengorbanan Valen.

Hal ini dikarenakan Tante Karmila ingin agar Diego bisa menceraikan Kimberly dan menikah dengan Valen. Jika rencananya berhasil maka dirinya bisa menguasai sepenuhnya aset milik Diego.

"Kak Diego, maafkan Aku ya." Mohon Valen sambil berjalan ke arah Diego.

Sampai di depan Diego, Valen membungkukkan tubuhnya lalu mengulurkan tangannya ke arah paha kanan Diego namun tiba-tiba Diego memundurkan kursi rodanya.

Hal ini tentu saja membuat Tante Karmila dan Valen sangat terkejut karena Diego tidak mau tubuhnya di sentuh wanita lain kecuali Kimberly.

("Sepertinya gadis ini tunangan Diego yang terkenal itu. Lumayan cantik juga tapi sayang sekali suka sama suami orang." Ucap Kimberly sambil menatap ke arah Valen dan memaksakan untuk tersenyum).

"Apa kamu pengasuh khusus Kak Diego atau Senin?" Tanya Valen dengan tatapan merendahkan.

Diego yang mendengarkan pertanyaan Valen langsung menatap Valen dengan tatapan tajam dan bersiap ingin memakinya namun Mommy Roberto yang sejak tadi terdiam langsung angkat bicara.

"Dia adalah istri baru Diego, namanya Kimberly." Jawab Mommy Roberto dengan nada tegas karena sejak tidak dulu tidak menyukai Valen yang terkenal dengan kesombongannya.

"Aku tidak peduli apa hubunganmu dengan Diego dulu apa pun itu. Tapi yang pasti sekarang Diego sudah menikah." Sambung Mommy Roberto.

"Bukankah belum ada surat nikah resmi? Lagi pula pengantin yang membawa keberuntungan, apa bedanya dengan pengasuh?" Tanya Valen dengan nada merendahkan.

"Kamu itu yang pengasuh! Seluruh keluargamu pengasuh!" Teriak Rabu dengan tatapan tajam.

Rabu yang sangat kesal dengan ucapan Valen membuat Rabu tanpa sadar berbicara dengan lantang. Hal itu tentu saja membuat orang yang ada di ruangan tersebut sangat terkejut.

Terlebih Diego karena selama ini Senin tidak pernah bicara sedangkan wajah Kimberly langsung pucat pasi karena sandiwaranya terbongkar. Hal itu membuat Kimberly berusaha berpikir dengan kerasa agar bisa menjawab pertanyaan dengan tepat ketika mereka bertanya ke Rabu.

Sedangkan Rabu yang melihat wajah mereka sangat terkejut dan memperhatikan dirinya membuat Rabu menutup mulutnya sambil berpikir dengan kerasa agar bisa menjawab pertanyaan dengan tepat ketika mereka bertanya ke dirinya.

("Waduh." Ucap Kimberly dan Rabu).

1
Sumawita
org yg menculik cari mati
Yayuk Triatmaja
Ada yang komplikasi makanya author ganti
Fanny Puspita
nama kok ganti thir🤣
Andrea Ann
🤣🤣nama ya ampun thor🤭
Yayuk Triatmaja: hehehehe
total 1 replies
Sumawita
sebenarnya apa sih yg ada di pikiran Kimberly, dan jg Diego ko percaya aja ga curiga apa klo Kimberly ga jujur
Sumawita: ya kak, semangat kak😍😍😍😍😍
total 2 replies
Nadira ST
namanya kok ganti Senin Selasa Rabu kms jmt thor🤦🤦🤦
Yayuk Triatmaja: Awalnya senin, selasa, rabu, kamis dan jumat terus sama author di ganti tapi belum semuanya
total 1 replies
Amalia Putri
lanjut thor💪💪💪
Sumawita
mantap kak
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yayuk Triatmaja: siap. hari ini dobel up
total 1 replies
Rainie Mahadun
nama ibu,keren sekali kimberly,sekali nama anak²nya..haduhhh thor baik tukar nama anak²nya..pelik²
Yayuk Triatmaja: Hehehehe .... Kali ini author bikin nama2nya agak lain. Kalau kurang suka, mohon maaf untuk ke depannya tidak akan bikin nama2 nya yang seperti ini🙏
total 1 replies
Yayuk Triatmaja
betul sekali
Sumawita
sepasang suami-istri yg cerdik🤣🤣🤣
Sumawita
lanjut kak,
Yayuk Triatmaja: Siap hari ini up lagi
total 1 replies
Isabela Devi
wah Diego baru di obati Rabu Uda bisa liat, ajaib memang akupuntur itu
Yayuk Triatmaja: Terima kasih atas komentarnya.
total 1 replies
Yayuk Triatmaja
Hehehehe ... 😄
Yayuk Triatmaja
Betul sekali
Yayuk Triatmaja
Siap. Terima kasih banyak atas komentarnya.
Yayuk Triatmaja
Siap. Terima kasih atas komentarnya
Isabela Devi
bagus juga kasih nama anak hari Senin sampai jumat🙏
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!