NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikah Dengan Tuan Muda Lumpuh

Dipaksa Menikah Dengan Tuan Muda Lumpuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / CEO / Orang Disabilitas
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sagitarius28

"Besok kamu harus menikah dengan putra dari keluarga He! Pokoknya Papa tidak mau tahu, setuju atau tidak kamu tetap harus menikah dengannya." Zhu Guan

"Tidak! Lian tidak mau Pa. Sampai kapanpun Lian tidak mau menikah dengan lelaki lumpuh itu. Lebih baik Yiyue saja yang Papa nikahkan dengan lelaki itu, jangan aku Pa!" Zhu Lian

"Kenapa harus aku? Bukankah kakak yang harus menikah, tapi kenapa semua orang menumbalkanku untuk menggantikannya?" Zhu Yiyue

Seorang pengusaha yang sedang terlilit hutang, tak ada opsi lain selain menuruti keinginan keluarga He yang merupakan keluarga konglomerat. Dengan teganya dia menumbalkan salah satu putrinya sebagai penebus hutangnya. Tanpa memikirkan perasaan putrinya, dia justru mendorong putrinya ke sebuah jurang keputusasaan.

Mampukah Yiyue menerima takdirnya sebagai alat penebus hutang? Menikah dengan seorang lelaki yang tak dia kenal, terlebih lelaki itu adalah Tuan Muda lumpuh yang terkenal sangat dingin seperti kulkas tujuh pintu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagitarius28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DMDTML 19

"Qiaoyan ...."

Mendengar namanya dipanggil, Qiaoyan pun menoleh ke asal sumber suara. Wajah yang semula menahan murka karena sang istri yang terus memaksanya untuk melakukan pengobatan TCM, kini wajah itu terlihat semakin memerah. Terlihat jelas urat-urat di lehernya menonjol, rahangnya mengeras, serta kedua tangannya pun mengepal erat dengan sorot mata yang menyala menatap dua lelaki berbeda generasi itu di hadapannya.

"Kau! Untuk apa kau datang kesini?" pekik Qiaoyan dengan tatapan elangnya.

Sedangkan Yiyue memberanikan diri memberikan usapan lembut pada bahu suaminya. Gadis cantik itu berusaha menenangkan sang suami agar tidak terbakar amarah yang berujung tidak bisa mengendalikan emosinya. Tentu saja Yiyue takut jika hal itu semakin mempengaruhi kesembuhan suaminya.

Qiaoyan langsung menoleh ke arah istri kecilnya seolah memberikan kode jika dirinya baik-baik saja. Terlihat jelas kekhawatiran di raut wajah istrinya yang begitu mengkhawatirkan dirinya. Tapi tetap saja Qiaoyan tak akan tinggal diam saat seseorang kembali mengusiknya. Kini, pandangan Qiaoyan berbalik menatap dua lelaki di hadapannya.

"Cih, sudah lumpuh saja kau berlagak sombong!" cibir Daddy Jinmao menatap tajam putra sulungnya.

"Dengar baik-baik aku ini Daddy mu, Daddy yang merawat dan membesarkan mu selama ini. Jadi seperti ini balasan mu padaku, hah?" Lanjutnya dengan berapi-api.

Kini, tatapannya beralih pada sosok gadis kecil yang ada di samping Qiaoyan. "Hai gadis kecil, bagaimana rasanya kau memiliki suami lumpuh dan penyakitan sepertinya?"

Setiap kata yang meluncur dari bibir lelaki paruh baya itu terdengar seperti ejekan yang mengejek nya karena telah menikah dengan Qiaoyan yang memang faktanya lelaki itu lumpuh. Tapi, tentu saja hal itu tak mempengaruhi Yiyue yang telah menerima takdirnya menikah dan menjadi istri dari Qiaoyan meskipun lelaki itu lumpuh.

Yiyue tersenyum mengangguk saat Ayah mertuanya menyapa dirinya. "Aku sangat bahagia Tuan. Terima kasih karena dulu telah memberikan penawaran itu pada Papaku. Hingga akhirnya aku bertemu dengan lelaki yang sebaik dirinya." Tanpa ijin, Yiyue langsung menyentuh punggung tangan suaminya dengan lembut.

Tentu saja pemandangan indah itu disaksikan oleh dua lelaki berbeda generasi, membuat keduanya membuang muka karena jijik melihat pemandangan seperti itu.

Berbeda halnya dengan Qiaoyan, hati lelaki itu langsung menghangat ketika mendengar jawaban yang meluncur dari bibir istrinya. Qiaoyan tak menyangka jika istri kecilnya akan membalas dengan elegan seperti barusan. Baginya dia tak peduli jika itu sebuah akting ataupun sungguhan, yang penting saat ini hatinya terasa disirami air di padang pasir yang gersang.

Daddy Jinmao terkekeh, sebelum kemudian dia bersua kembali. "Benar-benar pasangan yang cocok, tidak salah aku memilih dirimu untuk menikahi putra ku yang lumpuh ini. Tapi ingat posisimu gadis kecil, disini kau hanya sebagai gadis penebus hutang Ayahmu. Tugasmu hanya merawat dia yang lumpuh, jadi jangan kau gunakan perasaanmu itu untuk menjadi perawatnya," sindir Daddy Jinmao dengan sorot mata elangnya menatap Yiyue.

Sontak hal itu membuat Qiaoyan mengepalkan tangan dengan kuat. Seandainya saja dia tak lumpuh, sudah dipastikan bogeman mentah melayang tepat pada wajah keriputnya itu. Qiaoyan tak akan segan-segan menghajar habis Daddy nya yang telah berani mengatai istrinya. Sungguh Qiaoyan tak bisa terima dengan pehinaan Daddy nya itu pada istri kecilnya.

Sementara Yiyue masih tetap tenang dan tersenyum hangat pada Ayah mertuanya itu. "Ya, anda benar Tuan. Sepertinya saya harus mengucapkan terima kasih banyak karena saat itu anda telah melamar saya, menjadikan saya sebagai istri dari Tuan Muda Qiaoyan yang sangat baik hati nan tampan ini. Dan untuk perasaan, anda tidak berhak melarangnya Tuan karena perasaan itu tidak bisa diprediksi kapan dia datang. Dia akan muncul pada saat waktunya tiba nanti, tanpa kita sadari," balas Yiyue tanpa ada rasa gentar di hatinya.

Seperti biasa, Yiyue menanggapi ucapan Ayah mertuanya dengan sikapnya yang begitu bar-bar, bahkan tidak ada kata takut di kamus hidupnya. Gadis itu terlihat begitu tenang, membuat dua lelaki tampan menatap ke arahnya, mereka tak lain adalah Qiaoyan dan Qiaoran.

"Heh' kau pikir aku tidak tahu, jika kau menikah hanya untuk mengembalikan kejayaan perusahaan Ayahmu itu? Jadi kau jangan belagu disini, aku tahu betul niat burukmu itu yang hanya menginginkan harta dari putraku," tuduh Daddy Jinmao dengan dada yang naik turun menandakan jika lelaki paruh baya itu tengah murka.

Yiyue kembali tersenyum tak mengindahkan kalimat menusuk Ayah mertuanya itu. Baginya cukup dia senyumi aja, tak perlu jadi beban untuknya.

Gadis cantik itu menggeleng. "Anda salah Tuan Jinmao yang terhormat. Saya Zhu Yiyue, sama sekali tidak merasa seperti itu. Saya disini hanya sebagai gadis penebus hutang Papa saya. Dan sepeser pun, saya sama sekali tidak tergiur oleh harta yang dimiliki putra anda. Justru saya ucapkan berterima kasih banyak karena telah menjadikanku sebagai gadis penebus hutang Papaku, dengan begitu saya bisa bertemu dan menikah dengan suami tampanku ini," pungkas Yiyue sambil tersenyum.

Untuk kesekian kalinya, hati Qiaoyan dibuat menghangat oleh istri kecilnya. Karena baru kali ini ada seseorang yang membelanya dengan tulus. Setelah sekian purnama, dia hidup dengan segala cacian dan juga makian dari orang-orang, terutama keluarganya sendiri. Tapi hari ini, dia tak menyangka jika ada sosok gadis yang notabene istrinya rela membelanya mati-matian dan memperhatikannya. Jujur saja Qiaoyan bangga atas keberanian yang dimiliki oleh istri kecilnya itu.

Daddy Jinmao tertawa lebar mendengar ucapan Yiyue yang terdengar puitis. "Dasar gadis bodoh!"

"Sebenarnya apa yang kau harapkan dari lelaki lumpuh sepertinya, hah? Bahkan melindungimu saja dia tidak mampu," ejek lelaki muda yang sedari tadi terdiam. Kini dia ikut menimpali ucapan Daddy nya.

Bersamaan itu rahang Qiaoyan pun semakin mengeras mendengar hinaan dari adiknya.

Yiyue tersenyum miring, sebelum kemudian dia kembali bersua untuk membalas ucapan adik iparnya itu dengan santai. "Tak apa jika dia tak bisa melindungiku, maka aku yang akan menjadi perisai untuknya. Bukankah aku sudah dikirim Tuhan untuk masuk ke dalam kehidupan suamiku. Jadi, aku lah yang akan melindunginya nanti dari orang-orang kejam seperti kalian." Yiyue menoleh ke arah suaminya sambil tersenyum kemudian menggenggam erat tangan besar itu.

Qiaoran tersentak kaget mendengar Yiyue menjawab dengan santai, seakan tak ada beban sama sekali dalam dirinya. Namun dia tak akan menyerah begitu saja, dia sekeras mungkin berusaha untuk membuat gadis kecil di hadapannya ini pergi meninggalkan kakaknya. Dia ingin melihat sang kakak kembali hidup dalam kesengsaraan, bahkan lebih dari sepuluh tahun silam.

"Kau pikir kau siapa bisa menjadi perisai baginya, hah? Dengan tubuhmu yang kecil apa bisa kau melindungi suami lumpuhmu itu?" Qiaoran memicingkan mata menatap Yiyue dari atas kepala hingga ke ujung kaki.

"Ck, aku tak percaya jika kau bisa melindunginya. Atau mungkin kau hanya mengincar hartanya saja, berpura-pura baik, lalu beraksi mengeruk semua harta yang dia miliki." Tuduhnya

"Lebih baik kau mundur sekarang. Selamanya, dia tidak akan bisa membuatmu bahagia karena kakinya sudah tidak berfungsi lagi. Pergi dan tinggalkan dia, dan menikahlah denganku. Aku berjanji akan memberikan kebahagiaan yang tak pernah kau dapatkan darinya, apapun yang kau mau semuanya akan menjadi milikmu. Aku lelaki normal, tentu bisa memberikan segalanya untukmu. Dan aku jamin hidupmu akan jauh lebih bahagia bersamaku," tawar Qiaoran dengan tersenyum menyungging.

"Aku istrinya, tentu aku akan melindunginya melawan orang yang berniat jahat padanya. Dan kau jangan meremehkan tubuh kecilku ini, atau kau mau mencobanya sekarang lalu berakhir di rumah sakit,hm?" sahut Yiyue dengan penuh ancaman di akhir kalimat.

"Ingat adik ipar, aku sama sekali tak menyuruhmu untuk percaya padaku. Tapi, aku akan membuktikan padamu kalau aku bisa melindungi suamiku dari orang kejam sepertimu. Bahkan kalau aku mau pun, sekarang juga akan ku musnahkan kalian."

"Untuk tawaranmu pun, aku tidak tertarik sama sekali. Meskipun suamiku tidak bisa memberikan aku segalanya, tapi dia akan menjadi segalanya untukku. Sebaiknya kau harus intropeksi diri, kau lelaki normal tapi kenapa justru kau merendahkan orang yang lumpuh. Bukankah itu berarti pikiranmu yang lumpuh?" Ucapan Yiyue sukses membungkam Qiaoran, membuat lelaki itu terdiam dengan mengepalkan tangan.

"Brengsek kau!" Spontan Qiaoran beranjak mengangkat tangannya hendak menyerang Yiyue. Namun, langkahnya terhenti oleh sang Daddy yang menghalanginya.

"Lepaskan aku Dad! Biarkan aku memberinya pelajaran atas mulutnya yang berbisa itu," geram Qioaran berusaha kuat berontak ingin menyerang Yiyue.

"Qiaoran, tenangkan dulu dirimu Nak. Ingat tujuan kita datang kesini untuk apa. Kita hanya ingin agar si lumpuh mau menandatangani berkas penting ini." bisik Daddy Jinmau pada Qiaoran, sebisa mungkin Daddy Jinmao menahan putranya sambil memperlihatkan berkas penting pada putra Qiaoran.

Sedangkan Yiyue duduk dengan tenang di samping suaminya. Beda hal nya dengan Qiaoyan yang tengah menahan amarahnya seolah ingin meluap detik ini juga.

"Tenang saja Tuan, semuanya akan baik-baik saja. Ku pastikan mereka akan pergi dari villa ini." Yiyue menoleh menatap wajah tampan suaminya sambil tersenyum manis. Tak lupa jemari tangannya menyentuh lembut punggung tangan suami kulkasnya itu.

Seketika hati Qiaoyan kembali menghangat mendengar ucapan istrinya barusan. Entah kenapa setiap kali istri kecilnya berbicara, selalu menyejukkan hatinya dan membuatnya tenang.

"Segera tanda tangani semua berkas-berkas ini, besok pagi berkas itu harus segera ada di atas mejaku." Usai menenangkan putra bungsunya, segera mungkin Daddy Jinmao melayangkan sebuah map pada Qiaoyan.

"Daddy pulang dulu, jangan lupa segera tanda tangani semua berkas itu. Atau kalau tidak ... kau tahu sendiri akibatnya." Lelaki paruh baya itu berjalan keluar menuju pintu utama bersama Qiaoyan.

🥕🥕🥕

"Tidak Dad! Aku hanya menginginkan dia untuk jadi istriku!"

"Tapi Nak, gadis itu istri kakakmu. Lebih baik kau cari gadis lain yang lebih dari gadis itu."

"Aku tidak mau tahu. Pokoknya dia harus jadi istriku! Daddy harus usahakan itu!"

.

.

.

🥕Bersambung🥕

1
Kaizy celine
Lanjutttt😍😍
Kaizy celine
Nah gtu dongg 😍👍👍👍 panggilan sayang lebih enak didengar
Kaizy celine
😍😍😍😍😍😍
Kaizy celine
Ohhhh co cweett🥺🥺 tpi miris banget ya smoga happy ending
Yul Kin
ayo dong ungkapkan perasaan mu, ganti atuh panggilannya jgn tuan... 💪😄
Yul Kin
aku sampe nangis, terharu banget
Rara Kayla
jadi ikutan mewek🥺😢😭
Kaizy celine
Hem rasanya pengen pilih dokter aja, tapi lihat qioyan kasihan🥺
Kaizy celine
Naahhh ternyata dia cinta duluan tapi gengsi😍👍
Kaizy celine
Waduh siapaaa tuhhhh😍😍😍
Rara Kayla
nah loooh... kan...
Rara Kayla
waaaah.... ini nih bakal tantrum tuh si bayi gede😁
Rara Kayla
suamimu ngambek, awas tantrum loh🤣
Rara Kayla
yaela, pelit amat kau Bos! 🤣
Kaizy celine
Naah gtu dong🤣😍👍👍
Kaizy celine
Lanjutt thorrr tanggung thorr
Rara Kayla
fix bukan anaknya nih...
Rara Kayla
yuuuk gas lagi Thor babnya, semangat.. semangaat Thor😁
Rara Kayla
Bapak yg aneh bin kucluk, itu si Qiaoyan anak apa bukan sih? tega amat ma anak sendiri
Rara Kayla
Si mulut pedas😁, makan tuh, sakit hati kan lu. hahahahahaha...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!