NovelToon NovelToon
KEISTIMEWAAAN AZAM

KEISTIMEWAAAN AZAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Horror Thriller-Horror / Matabatin / Hantu / Mata Batin
Popularitas:223
Nilai: 5
Nama Author: Alfrelen

kisah seorang anak laki laki yang memiliki keistimewaan dari lahir yaitu mata batin. bukan hanya bisa melihat mahkluk gaib namun bisa menyembuhkan dan mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan hal gaib. perjalanannya bahkan sampai ke alam gaib untuk membantu jin yang sedang kesulitan. bukan hanya manusia saja yang bisa di obati bahkan mahkluk tak kasat mata juga di obati. ikuti terus kisahnya dan petualangannya, semoga kalian terhibur dengan karya kami ini.
terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfrelen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

Di sepanjang aliran sungai ternyata ada sosok mahkluk lain yang berenang mendekati Azam dan Rendi. Azam dan Rendi tidak mengetahuinya bahwa ada ancaman lain yang mendekati mereka.

" Ren, ayok kita kesana lagi " ajak Azam

" jangan kesana zam, bahaya di sana ! kita disini aja " kata Rendi

" udah gak apa apa, ayok kita kesana biar lebih seru lagi " ucap Azam

Rendi yang di ajak terpaksa mengikuti, karena Azam mengajak agak masuk ke tengah sungai. sosok yang di sungai mulai mendekati Azam dengan merubah bentuk seperti tikar.

azam yang melihat ada tikar yang hanyut di bawa sungai. mulai mendekati tikar itu. " Ren, coba lihat !! di situ ada tikar, kita ambil yuk, buat kita main disini "

" jangan zam, biarin aja, untuk apa juga tikar itu " kata Rendi

Rendi memperingati Azam agar tidak mendekati tikar tersebut. namun azam tidak mendengar peringatan dari Rendi.

Azam mulai mendekati tikar itu, pada saat mau menyentuh tikar itu, tiba tiba azam langsung di gulung oleh tikar itu dan membawanya. Rendi yang melihatnya jadi terkejut lalu segera menyusul Azam untuk membantu.

" azamm,,,azamm,,,hikkzz,,hikzzz " Rendi menangis melihat Azam di bawa masuk ke dalam sungai.

Kanendra yang pada saat melihat ada sesuatu yang aneh di sungai, mencoba untuk memperingati azam. namun sudah terlambat, karena Azam sudah di gulung oleh sosok tersebut.

" raden gawat ! azam di bawa masuk ke sungai, cepat tolong azam raden " ucap tuyul khawatir dengan keadaan Azam.

Kanendra kemudian melesat masuk ke sungai untuk mengejar sosok tersebut. Azam yang sudah terperangkap berusaha untuk keluar namun karena kondisinya yang di dalam air azam menahan napasnya.

" hihihihi,,,lumayan dapat anak manusia " ucap sosok tersebut

tidak lama kemudian keluar cahaya putih dari tubuh azam. gulungan itu jadi kendor dan Azam pun terlepas. Azam yang sudah tidak bisa menahan napasnya lagi mulai tidak sadarkan diri di dalam air.

" arghhh,,kenapa tubuhku terasa panas " sosok itu mengeluh kesakitan

Kanendra yang melihat azam langsung mengambil Azam dan membawa Azam ke pinggiran sungai. setelah itu kanendra kembali lagi ke sungai mencari sosok itu untuk menghajarnya karena berani ganggu Azam.

" kurang ajarr,,,berani sekali kamu mengganggu azam, gak akan ku biarkan kamu hidup " geram Kanendra

kanendra lalu menghajar habis habisan sosok tersebut.

bughhh,,

takkhh,,

takhhh,,

bughhh,,

dan seketika kanendra mengeluarkan senjata berbentuk pedang lalu langsung menebasnya. sosok itu kemudian musnah.

kembali lagi di tempat Azam yang tidak sadarkan diri di pinggir sungai. disitu ada tuyul yang menjaga Azam. Kanendra pun tiba, menanyakan keadaan azam kepada tuyul.

" radenn,,,azam belum juga bangun raden,,,hikkzz,,,hikkzz " ucap tuyul yang juga menangis karena azam belum juga sadar.

Kanendra mendekati azam dan memegang dada Azam. seketika tangan Kanendra mengeluarkan cahaya. Azam langsung menyemburkan air yang keluar dari mulutnya. matanya lalu terbuka dengan perlahan.

" kok aku ada disini, dimana aku ini " ucap Azam yang bangun dengan keadaan bingung sambil melihat keadaan di sekitarnya.

Tuyul yang melihat Azam sudah sadar langsung memeluknya dengan erat.

" ehh ndull,,aduhh,,gak bisa napas aku ini,,jangan kenceng kenceng peluknya " keluh azam saat di peluk tuyul dengan erat.

Pletakkkk,,,

Kanendra menampar kepala tuyul. si tuyul langsung melepaskan pelukannya. " aduhhh raden sakit tau ! main keplak aja kepalaku "

" kamu ini pake otak ! peluk orang sembarangan, gak kamu liat azam hampir aja gak bernapas gara gara kamu " tegur Kanendra

" iya maaf raden,,habisnya aku senang liat azam bangun lagi,,,hehehe " kata Tuyul lalu nyengir

Azam yang melihat Kanendra yang memukuli tuyul tertawa geli, karena sangat lucu di lihat azam. lain halnya dengan Rendi, dia terus mencari Azam di pinggiran sungai hingga saat ini juga belum di temukan.

" hikkzz,,hikkkzzz,,,Azam kamu dimna zam, hikzzz,,hikkzz " Rendi terus saja menangis karena azam belum di temukan.

" azam, gimana keadaan kamu sekarang " tanya Kanendra

" gak apa apa om, cuma lemas aja " kata Azam

" lain kali kamu hati hati, jangan seperti tadi, itu bahaya buat kamu " ucap Kanendra

" iya om, terimakasih ya om " kata Azam

Kanendra menasehati azam agar lebih hati hati agar tidak terjadi lagi kedepannya. Azam kemudian bangun dan pergi menemui temannya. Azam melihat Rendi duduk di pinggir sungai sambil menangis terisak isak.

Azam datang menghampiri dan menepuk baju Rendi. Rendi lalu menoleh dan kaget melihat Azam ada di sampingnya.

" Aaazzzammm " sambil memeluk azam

" kamu kenapa nangis ren ? " heran Azam

" aku takut zam, kamu tiba tiba hanyut bersama tikar tadi, kamu gak apa apa kan zam ? " ucap Rendi

" iya aku gak apa apa, makasih ya kamu udah peduli sama aku Ren " azam tersenyum melihat Rendi yang peduli dengannya.

Pak Santo yang masih keliling sekitar kampung belum juga menemukan tuyul peliharaannya. " kemana tuh tuyul, dari tadi aku kelililing belum juga ketemu "

Azam dan Rendi kemudian pergi meninggalkan sungai. mereka jalan pulang karena hari sudah mau menjelang siang.

pada saat jalan mereka berpapasan dengan Pak Santo yang celingukan mencari tuyul. si tuyul yang melihat adanya Pak Santo bersembunyi di belakang Azam. pak Santo juga melihat Azam dan Rendi.

awalnya pak Santo tidak menghiraukan. tapi ada yang aneh di belakang azam. dan ternyata ada tuyul di situ.

" berhenti kalian " ucap Pak Santo menghentikan Azam dan Rendi.

" lohh, ini kan bapaknya si ndull kan " kata Azam

" iya bener, kamu tau dimana dia " sambil memperhatikan di belakang azam

" tau pak,,ni si ndull di belakang saya " kata Azam jujur

si tuyul yang mendengar jawaban azam menepuk jidatnya sendiri. " aduhh si azam malah kasih tau lagi sama si koncet itu " gumam tuyul sedikit kesal

" heh bocah gundul ! kenapa kamu gak pulang haa ? " bentak pak Santo

si tuyul gemetaran karena di bentak pak Santo. karna tuyul udah gak mau lagi di suruh untuk ambil uang. Rendi hanya diam saja karena bingung, karena yang di marahi pak Santo tidak ada siapa siapa.

" aneh ni bapak bapak, udah gila apa gimana, marah sama siapa dia " gumam Rendi heran

" raden tolong ! aku gak mau ikut dia lagi raden " rengek tuyul minta bantuan kanendra.

Pak Santo makin geram karena Tuyul tidak mau menuruti perintah dia lagi. si tuyul yang di tanya pun tidak menjawab malah membuat pak Santo makin marah.

lalu pak Santo menghampiri tuyul, di saat mau meraih si tuyul. pak Santo tiba tiba terpental begitu saja. Kanendra lah yang berbuat seperti itu karena ingin membantu tuyul.

" kuranggg ajar kamu ! berani sekali kamu melawan aku ya ! " marah Pak Santo

pak Santo bangkit lagi dan menghampiri tuyul. tapi tetap juga pak Santo tidak bisa mendekat dan terpental lagi. pak Santo bingung kenapa dia smpai terpental dua kali, sebenarnya apa yang terjadi. kini Pak Santo jadi terheran.

1
Andri Ristianto
seperti nya bagus nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!