NovelToon NovelToon
Dekapan Bayang

Dekapan Bayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor jahat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / CEO / Cintapertama
Popularitas:150
Nilai: 5
Nama Author: Queenca04

Seorang gadis cantik bernama Anggi yang menjadi korban perceraian orangtuanya karena ayahnya selingkuh dengan sahabat ibunya sendiri. Kejadian itu pun dialami oleh Anggi sendiri.
Anggi memiliki sahabat dari kecil bernama Nia. Bahkan dia sudah dianggap Nia saudara sendiri bukan lagi seperti sahabat. Nia mengkhianati Anggi dan mengambil kekasih Anggi.
Bagaimana kisah selanjutnya yuk baca cerita selengkapnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenca04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Di pagi hari Zian sudah ada di depan rumah Anggie menunggu Anggie untuk ke sekolah bareng. Namun hari ini suasana rumah Anggie sepi.

"Kok sepi ya, apa Anggie udah berangkat? Tapi ini masih pagi banget," gumam Zian.

Saat Zian terbengong sambil melihat ke arah pintu gerbang rumah Anggie yang terkunci tiba-tiba ada yang tetangga Anggie menyapanya.

"Maaf mau cari Mbak Anggie ya Mas?"

"Iya Bu, kok rumahnya terlihat sepi ya."

"Mereka di rumah sakit tadi malam Bu Anggun jatuh dari tangga. Maaf saya pamit dulu Mas."

Tetangga Anggie pun pergi meninggalkan Zian setelah Zian mengucapkan terima kasih. Zian pun menyalakan motor lalu pergi menuju sekolah dan berharap kalau Anggie sudah ada di sekolah.

Tanpa menghabiskan waktu lama kini Zian sudah sampai di sekolah tapi Anggie masih saja tidak ditemukan. Saat Zian memarkirkan motornya ia pun melihat Ria yang dibonceng Dika baru saja datang ke sekolah.

Zian langsung menghampiri Ria dan Dika untuk mencari informasi keberadaan Anggie.

"Kalian tahu Anggie ada dimana?"

"Iya mungkin masih di rumahnya atau mungkin sekarang masih di jalan," seru Ria.

"Memangnya kakak ada apa tanya Anggie pagi-pagi kayak gini. Biasanya kakak suka tahu kalau Anggie dimana?" cibir Dika.

"Anggie gak bales atau angkat telepon gue. Apa kalian tahu kalau bundanya Anggie masuk rumah sakit?"

Ria dan Dika terkejut saat mendengar informasi kalau ibunya Anggie masuk rumah sakit.

"Gue baru tahu kalau bunda masuk rumah sakit," Dika kaget.

"Kalau begitu gue hubungi Anggie dulu," Ria langsung mengambil ponsel yang ada di saku roknya. Tapi urung saat melihat Anggie datang di antar mobil yang abangnya.

"Itu Anggie," tunjuk Dika.

"Anggie," teriak Ria dan membuat kuping Dika dan Zian yang kebetulan ada di sana pengang. Tapi Zian langsung berlari mendekati Anggie yang sudah masuk gerbang.

"Lo kalau teriak lihat-lihat dong kalau gue budek gimana," cibir Dika sambil mengorek telinganya.

"Maaf... Maaf."

"Anggie, tadi gue ke rumah lo tapi kata tetangga lo bilang bunda di rumah sakit," cecar Zian.

"Iya gue memang dari rumah sakit bunda tadi malam jatuh dari tangga dan sempat pingsan."

"Pantesan telepon dan chat gue gak di bales."

"Maaf ya kak gue gak bawa ponsel waktu itu karena gue panik ini juga gue gak bawa ponsel."

"Keadaan Bunda sekarang gimana?"

"Bunda harus operasi karena ada benturan di kepala," melihat Anggie sedih Zian reflek memeluk Anggie dan hal itu terlihat oleh semua murid yang ada di sana.

"Ternyata Anggie udah pacaran sama Zian," seru beberapa murid yang lewat.

"Gue pengen deh jadi Anggie di peluk Zian."

"Beruntung banget ya yang jadi pacar Zian."

Anggie mendengar pembicaraan para murid dan Anggie langsung mendorong dada Zian.

"Maaf Kak," lirih Anggie sambil menunduk dan lari masuk ke dalam sekolah karena malu.

Di dalam kelas Anggie langsung duduk menundukkan kepalanya di meja. Ria dan Dika yang baru datang langsung duduk di samping Anggie.

"Lo pacaran sama kak Zian?" tanya Ria.

Anggie menegakkan kepalanya, "enggak." Anggie sambil menggelengkan kepalanya.

"Kalau lo gak pacaran kenapa tadi pelukan sama Zian?" selidik Dika.

"Padahal gue juga mau di peluk Zian," harap Dika.

"Emang kak Zian nya mau di peluk sama Lo?" cibir Ria.

Dika langsung cemberut tapi Anggie hanya tersenyum menanggapi celotehan dari teman-temannya dan cukup terhibur.

"Gi bener bunda masuk rumah sakit?"

"Iya bunda jatuh dari tangga dan harus di operasi."

"Kenapa lo sekolah gak nungguin bunda?"

"Gue juga tadinya pengen sama bunda tapi Bang Asa nyuruh gue sekolah karena hari ini kan ada ulangan juga."

Setelah terdengar bel jam pulang sekolah Anggie langsung ke depan gerbang sekolah untuk menunggu abangnya jemput tapi jam sudah menunjukkan pukul tiga Anggie masih belum di jemput.

Zian yang baru selesai latihan basket melihat ke arah halte dan di sana terlihat Anggie. Zian langsung mengendarai motornya mendekati Anggie.

"Belum di jemput?"

"Kak Zian," gumam Anggie saat kaget melihat Zian ada di hadapannya.

"Kalau belum di jemput biar gue aja yang anterin lo."

Anggie sempat ragu dengan ajakan dari Zian tapi Zian terus saja meyakinkan Anggie hingga Anggie pun mau di antar pulang Zian.

Anggie di antarkan ke rumah sakit karena ibunya masih di sana.

"Makasih ya Kak udah nganterin gue."

Zian yang ikut membuka helmnya juga membuat Anggie merasa takut kalau abangnya akan tahu ia dekat dengan cowok.

"Kakak mau ngapain kok buka helm?"

"Iya mau nengokin bunda di dalam."

"Nanti ada bang Asa sama bang Angga di dalam. Gue takut..."

Zian dengan senyum manisnya lalu menggenggam tangan Anggie dan mengajak Anggie masuk. Anggie yang bingung harus bagaimana nanti di dalam saat Abangnya lihat Anggie pulang bareng Zian.

1
Abah Pnd
pasti jatuh miskin anggoro
Queen: pantas ya buat seorang tukang selingkuh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!