NovelToon NovelToon
Sang Penjaga (The Guardian)

Sang Penjaga (The Guardian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Fantasi Timur / Penyelamat / Romansa Fantasi / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Abdullah Perwira Ginting

100.000 tahun yang lalu, dunia ini telah ditaklukkan oleh sebuah sekte bernama Sekte Sang Raja! Pemimpinnya dijuluki Huang atau Sang Penjaga. Huang telah menjelajahi dunia dan menciptakan legendanya sendiri.

Hingga suatu saat ia pergi dari dunia untuk menjelajahi dunia lain. Sebelum kepergiannya, ia mewariskan posisinya kepada para muridnya yang ia pilih. Selama 10.000 setelah kepergiannya, dunia masih baik-baik saja.

Hingga pada tahun 10.001 setelah kepergiannya, portal raksasa terbuka diberbagai penjuru dunia, makhluk-makhluk aneh dan menyeramkan keluar dari portal itu, membunuh dan membantai apapun yang mereka lihat. Orang-orang menyebutnya, RAS IBLIS!

Sejak saat itu, dunia yang dulunya damai dan tentram, kini kembali kedalam kekacauan, demi melindungi dunia sekte Sang Raja jatuh hingga titik terendah dan memaksanya untuk menutup diri. Kini 90.000 tahun lagi telah berlalu, dunia hampir sepenuhnya dikuasai oleh ras iblis.

Huang kembali, tapi orang sudah hampir lupa dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdullah Perwira Ginting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 Long Hu VS Lin Fan

Wang Yan dikalahkan oleh Long Hu hanya dengan satu serangan, membuat semua orang melotot tidak percaya. Selama ini, semua orang tahu kalau Long Hu adalah genius paling lemah di generasinya, jadi jelas dia tidak masuk dalam pandangan orang-orang.

"Putraku dilatih secara pribadi oleh leluhurku Long Tianyu, jelas ini diluar prediksi semua orang."

Long Yu menatap putranya sembari tersenyum penuh arti. Dia sangat senang, tidak hanya klan nya kembali kesekte Sang Raja, namun juga leluhurnya telah dibebaskan dan bahkan putranya dilatih pribadi oleh leluhurnya.

Zhang Zi sendiri mulai menatap seriu Long Hu, "Menarik."

Disisi Huang, ia tampak puas dengan perkembangan Long Hu. Bagaimanapun juga, Long Hu ini secara tidak langsung masih memiliki hubungan kekeluargaan dengannya, jadi dia tidak akan membiarkan Long Hu terus diremehkan oleh pihak lain.

Sekarang hanya tersisa tiga peserta terakhir, bisa dibilang telah tiba saatnya memulai babak final.

"Para peserta yang tersisa, silahkan beristirahat sebentar sebelum pertandingan final dilanjutkan." Ucap Han Li.

Para peserta kembali ketempat mereka masing-masing, menemui gurunya dan meminta nasehat atau bahkan strategi bertarungnya nanti.

"Long Hu, kemarilah."

Huang memanggil Long Hu secara pribadi. Pemuda itu langsung bergegas mendekat dan memberi hormat.

"Salam saya kakek leluhur." Katanya sopan, dan hanya bisa didengar oleh mereka berdua saja.

Kurang lebih dia sudah tahu sejarah tentang Long Tianyu yang memanggil Huang dengan sebutan 'ayah' jadi Huang adalah kakek leluhurnya.

"Aku tidak akan berbasa-basi. Diantara kedua orang itu, lawan yang paling kuat hanyalah Zhang Zi. Sedangkan Lin Fan ini, tubuhnya memang kuat, tulangnya juga keras. Tapi pondasinya sangat rapuh. Apa kau mengerti maksudku?."

Bukan tanpa alasan mengapa Huang memberikan informasi dan kelemahan salah satu musuh Long Hu. Tidak ada masalah dengan Lin Fan, namun Zhang Zi ini dia menyembunyikan sesuatu jauh dalam dirinya. Bisa dibilang, Huang memiliki sedikit kecurigaan dengan keluarga Kekaisaran Zhang. Jadi, Huang ingin Long Hu tidak meremehkan musuhnya, jangan berikan kesempatan pada Zhang Zi dan hajar dia samapai babak belur!

Long Hu tidak mengerti tentang pesan dalam kata-kata Huang, dia hanya tahu kalau dia harus mengalahkan Zhang Zi karena kakek leluhurnya sudah berbicara, berarti beliau menaruh harapan padanya.

"Saya mengerti kakek leluhur."

"Bagus, sekarang pergilah."

.............

"Baiklah semuanya! Pertandingan akan kembali dimulai, silahkan para peserta naik keatas arena dan ambil nomor undian!"

Kali ini, undian di ambil langsung oleh peserta sendiri karena ini adalah babak final. Han Li tidak ingin dibilang curang nantinya.

"Instruktur Han, kenapa nomor undian saya kosong?" Zhang Zi mengajukan pertanyaan.

Han Li pun menjelaskan, "Selamat kalau begitu. Itu artinya kamu beruntung, naik ke babak final tanpa harus bertarung."

Kaisar Zhang yang mendengar itu langsung tertawa ria, "Hahaha.... Zhang'er keberuntungan adalah bagian dari kekuatan kamu harus bersyukur!"

Zhang Zi hanya bisa mengangguk pada ayahnya meskipun dia sedikit kecewa. Orang ini sebenarnya adalah maniak bertarung! Sebelum menghajar Long Hu, dia berharap bisa memukuli Lin Fan. Namun hal itu tidak bisa terjadi, dia lumayan kesal karena Lin Fan sempat meremehkannya meskipun hanya dengan kode jari sebelumnya.

Sekarang, hanya tersisa Long Hu dan Lin Fan diatas arena saling berhadapan siap bertarung. Lin Fan meletakkan gada nya sampai membuat arena bergetar.

Lin Fan menyipitkan matanya melihat Long Hu karena dia tidak mengeluarkan senjata apapun, bahkan sejak awal pertandingan pun tak ada senjata Long Hu yang keluar.

"Keluarkan senjatamu, aku tidak menghajar orang tanpa senjata." Katanya sombong.

Sebagai salah satu ras naga murni, Long Hu tentu tidak kalah sombong. Jika saja tidak ada Huang disini yang sedang menonton, dia sudah pasti menghina Lin Fan ini karena bersikap sombong di hadapan mahluk yang sebenarnya memiliki kesombongan tingkat tinggi.

"Percaya atau tidak, aku bisa menghajar mu tanpa senjata."

"Hahaha... Omong besar! Baiklah, aku tidak akan menggunakan senjata juga. Biar kulihat apakah genius paling lemah sepertimu bisa menandingiku"

Lin Fan menyimpan senjatanya, jelas sekali dia meremehkan Long Hu. Meskipun Long Hu telah menampilkan sedikit kekuatannya, tapi masih banyak orang yang berpikir kalau dia masih lemah seperti dulu.

"Aku harap kau tidak menyesal!"

"..... "

Beberapa detik, keduanya saling pandang dengan tajam dan diam, lalu...

Swoshh!!

Keduanya bergerak serentak, mengumpulkan kekuatan di lengan nya dan...

Baam!!

Kedua tinju mereka beradu hingga menciptakan gelombang angin yang kencang, lantai arena bahkan retak dibawah kaki mereka. Keduanya terhempas mundur beberapa langkah kebelakang.

Lin Fan sedikit terkejut, 'Orang ini bisa menandingi kekuatan tubuhku?' ucapnya dalam hati.

Long Hu bersikap santai, ia mengangkat tangannya sebelah dan sebelah lagi dibelakang. Dia membentuk kuda-kuda yang keren!

"Majulah!" Ucapnya.

Lin Fan terpancing, darahnya mendidih! Dia tidak berkata apapun lagi dan langsung menyerang ke depan!

"Tinju beruntun!" Teriaknya.

"Tehnik tinju raja tirani!"

Long Hu pun mengeluarkan salah satu tehnik nya yang baru dia pelajari, dan hasilnya sangat memuaskan.

Rentetan tinju yang cepat dan kuat dari Lin Fan dapat dia balas dan tahan! Tinju mereka saling menghantam dengan sangat cepat!

Huang tersenyum melihat itu, dia sangat familiar dengan tehnik tinju itu.

Lin Han bahkan tidak mengerti, bagaimana bisa putra lemah Long Yu bisa menandingi muridnya?

"Menyenangkan! Ini menyenangkan!" Lin Fan berteriak lalu mulai mengunakan kakinya.

Long Hu pun tidak kalah, dia juga punya tehnik yang menggunakan kaki!

Bebrapa menit kemudian, keduanya kembali terlempar kebelakang dan menciptakan garis kaki di lantai arena.

"Tehnik mu apakah hanya ini saja? Ayo keluarkan semuanya aku akan meladeni mu sampai akhir!" Teriak Long Hu sombong sambil membentuk kuda-kuda dan nafas yang stabil.

Lin Fan menatap heran, dia sudah agak ngos-ngosan tapi Long Hu masih terlihat santai.

'Dia pasti pura-pura' pikirnya.

"Hmphh! Memangnya kenapa kalau kau bisa menandingi kecepatan ku? Yang tadi aku tidak sepenuhnya menggunakan kekuatan!"

Keduanya kembali bertarung dengan sengit, kecepatan dan kekuatan keduanya semakin bertambah. Sepuluh menit kemudian, mereka sekarang bertarung dengan sangat cepat sampai-sampai hanya terlihat dua cahaya yang saling menghantam, menjauh, dan menghantam lagi.

Han Li menggeleng melihat pertarungan gila itu. Menurutnya, Long Hu seharusnya bisa mengalahkan Lin Fan dengan mudah, tapi karena pemuda sekte gunung suci itu bersikap sombong, akhirnya Long Hu terpancing ingin menghancurkan kesombongannya. Lin Fan ini sombong di hadapan ras yang memiliki kesombongan sejati, dia sudah salah tempat untuk itu!

Beberapa menit lagi berlalu, Long Hu mulai merasa bosan, dia menambah kekuatan dan kecepatan pada pukulannya, mengarah langsung kewajah Lin Fan.

Bamm!!

.......

Bersambung.....

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Uhuk... uhuk... sialan cacing kecil
Nanik S
Hadir
Haryati Tti
mantap 👍💪💪
Haryati Tti
gas💪
Haryati Tti
mantap 👍
Haryati Tti
👍
Haryati Tti
mantap
Haryati Tti
mantap 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!