NovelToon NovelToon
You Are Mine

You Are Mine

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Cinta pada Pandangan Pertama / Identitas Tersembunyi / Menjadi Pengusaha / Pernikahan rahasia
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lunavery

Pertemuan di suatu peristiwa yang cukup menegangkan. membuat sang pria yang ditolong jatuh hati pada penolongnya.
Aland Rey Dewantara menklaim bahwa Sera Swan adalab miliknya.

Hai.. readers..
Karya pertama ku dan pengalaman pertamaku..
Semoga suka ya. mau tes duku nih ombaknya.. hehe

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunavery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 18 : Titik Temu

Aland menemui temannya Peter di sebuah cafe tak jauh dari mansion Alexander. Peter adalah tangan kanan dari geng mafia Dark Sky yang terkenal di Inggris Raya. Sebenarnya Aland kenal Samuel sebagai ketua namun saat ini Samuel sedang berada di New York dan tak bisa membantunya langsung.

“Aku sudah mengerahkan anak buahku untuk mencari lokasi Sera. Beberapa sudah bisa meretas kamera cctv jalanan dan mereka sepertinya mengarah ke hutan.” Jelas Peter.

“Aku harus kesana. Aku tidak ingin terjafi sesuatu dengan kekasihku Pe..” ucap Aland.

Peter mendorong tubuh Aland untuk kembali duduk. “Aku belum memberitaumu semuanya. Aku menemukan video ini satu hari sebelum pesta itu berlangsung.”

Aland mengepalkan tangannya saat menonton video yang menampilkan Kate dan Paul bertemu.

“Apa tidak sebaiknya kita menginterogasi Kate. Bisa saja dia tau dimana Sera berada. Aku bisa saja membiarkanmu pergi ke hutan namun aku tidak bisa mengambil resiko karena daerah tersebut cukup rawan. Disana terdapat banyak transaksi ilegal dan tentunya para anggota mafia akan saling beradu.”

Aland terlihat kusut karena mendengar penjelasan Peter. Karena disini bukanlah daerah kekuasaannya dan Aland tidak bisa ambil langkah yang salah.

“Sebaiknya kita kembali ke mansion Alexander.” Ajak Peter.

Aland pun setuju namun saat akan beranjak ponselnya berdering dan nama Nadin terpampang disana.

Belum waktunya Nadin tau, dia tidak ingin membuat Nadin cemas dan tentunya Hatta sang kakek tidak akan tinggal diam jika tau tentang ini. Aland pun mematikan sementara ponselnya.

*****

Kate keluar dari kamar Michelle setelah menidurkan anaknya tersebut. Lalu berjalan menuju ruang kerja Harry.

Harry terlihat fokus pada laptopnya hingga Kate mendekat dan betapa kagetnya ternyata Harry menonton video cctv dirinya yang menemui Paul malam sebelum acara.

“Bisakah aku meminta penjelasan atas video ini?” tanya Harry dingin. Tersirat wajah lelah dan menahan amarah.

Kate memcoba membuat Harry rilex dengan memijat pelan bahunya, “Paul meminjam uang untuk dirinya membuka usaha dan aku memberikannya sebagian dari uangku.” Jawab Kate

Harry berdiri dan mencengkram dagu Kate, lalu mendorong Kate tepat di depan laptop yang kini menampilkan video dimana Paul menggendong Sera masuk ke dalam van putih.

“Jelaskan atau aku ceraikan kamu saat ini juga.!!” Harry sudah mengeluarkan amarahnya.

Kate pun tertawa lalu menatap marah kepada Harry, “Awalnya aku hanya ingin Sera tidak hadir dan semua warisanmu jatuh pada Michelle namun ternyata anak itu datang dan membuatku kesal. Aku tidak ingin semua hartamu jatuh kepada anak itu. Karena Michelle juga punya hak untuk mendapatkannya.”

“Michelle masih anak anak Kate.. aku juga memberikan bagian untuk dia. Aku memberi bagian yang sama dan akan diberikan di saat Michelle sudah beranjak dewasa.” Jelas Harry. Harry menyesal telah terbuai rayuan Kate dulu. Ternyata cinta pertamanya hanya menggilai hartanya.

“Tidak!! Semua milik Michelle dan tak akan aku berikan pada siapapun.” Ucap kate keluar dari ruangan dan Aland serta Peter mendengar semuanya dari luar.

Peter menelpon anak buahnya di hadapan Kate, “Tidak ada yang boleh keluardari mansion tanpa persetujuan dariku. Interogasi siapapun yang akan keluar dari mansion ini.”

Kate melotot kesal dan menuju kamar anaknya namun tanggan ditahan oleh Aland.

“Dimana Paul?” Tanya Aland.

Kate menghempaskan tangan Aland dan menatap nyalang, “Aku tidak tau. Aku hanya memintanya untuk membawa anak itu menjauh dari mansion.” Lalu Kate pergi meninggalkan mereka.

Aland semakin kesal namun mereka saat ini berlomba dengan waktu. Aland yakin Sera bisa menjaga dirinya namun ntah apa yang akan Paul lakukan pada Sera.

*****

“Apa kamu menaruh obat bius lagi ke dalam makanan minuman ini?” tanya Sera menelisik nampan berisi roti dan susu.

“Tentu tidak sayang. Aku ingin melihat keagresifanmu saat menjadi istriku.” Jawab Paul berbisik di telinga Sera.

Tangan Sera terkepal keras. Dirinya masih merasa cukup lemas karena tidak memakan makanan apapun sejak kemarin. Untuk itu dia akan memakan makanan ini dan menunggu Paul lengah untuk menghajarnya. Sepertinya Paul tidak tau bahwa dirinya adalah mantan tentara militer.

Setelah menghabiskan makanannya ponsel Pau berdering dan Sera tak terkejut lagi jika Paul menyebut nama Kate saat di dalam obrolan tersebut.

‘ Wanita busuk itu akan kuhabisi nanti’ batinnya.

Paul keluar dan tidak mengunci pintu kamarnya. Sera memanfaatkan hal itu dengan membawa gelas bekas minumannya tadi.

Sera melepaskan alas kakinya dan mengendap. Hal yang biasa dulu dilakukannya saat akan menyergap buronan.

PRAAANGG..

Paul berpaling dan menatap kesal Sera yang memukul kepalanya dengan gelas. Saat akan mengejarnya Sera memberi pukulan tepat di perut dan membuat Paul cukup meringis kesakitan.

Hal itu dengan cepat di manfaatkan Sera untuk mengambil kunci dan Pisau yang ada disakunya. Lalu merebut ponsel yang berada di tangan kanan Paul lalu memelintir tangan Paul hingga berbunyi .

“Arrghh Sera tunggu..” lirih paul. Kepalanya sudah mengalirkan darah dan menutupi mata sebelah kiri.

Sera cepat berlari menuju pintu dan mencoba membuka kunci dan berhasil. Serapun segera berlari dan ternyata dia berada di tengah hutan. Saat ini yang terpenting dirinya harus berlari sejauh mungkin.

*****

Aland terbangun dengan terkejut saat bermimpi hal buruk terjadi pada Sera. Lalu Aland ingat ponselnya mati.

Terdapat beberapa panggil dan pesan dari Nadin. Aland pun tak bisa mengelak lagi.

“Apa yang terjadi? Kenapa ponsel Sera tidak bisa dihubungi Aland?” tanya Nadin diseberang sana.

“Maaf ma. Aku minta maaf belum bisa menjaga Sera dengan baik.”

“Maksud kamu?”

“Sera diculik saat pesta berlangsung dan kami masih mencari nya.”

“Apa kamu bilang? Sera diculik? Siapa yang berani menculik cucuku..” kini Hatta yang menjawab telponnya.

Terdengar isak tangis darisana tentu Nadin terkejut, “Maaf kek kami sedang menuju titik dimana Sera berada disana. Dan untuk pelakunya kemungkinan sepupu dari istri Tuan Harry.”

“Ba.ji.ngan Harry... akan kuhabisi dia..”

KLikkk..

Sambungan telpon tersebut mati dan Aland sudah memastikan akan terjadi perang besar antara mantan mertua dan menantu.

“Ayo kita pergi, anak buahku menemukan sebuah van putih dan rumah di tengah hutan. Kemungkinan Sera berada disana.” Ucap Peter.

Harry yang mendengarnya pun mendekati mereka, “Aku akan ikut. Aku tidak igin putriku terjadi apa apa.”

“Tidak tuan. Sebaiknya pastikan istri tuan tidak keluar sejengkal pun dari rumah ini.” Jawab Aland.

1
IamEsthe
Lebih belajar dialog deh. ini dibilang salah, ya enggak juga tapi kurang tepat juga
IamEsthe
sebentar, boleh tanya maksud tanda akhiran pada dialog tanda titik dan seru itu?


seharusnya,
"Berhenti disana atau kami tembak?"
IamEsthe: jangan dijadikan kebiasaan kalo typo. sayangkan ceritanya bagus tapi kepenulisannya tidak rapi.
Lunavery: typo nya udah jadi kebiasaan kadang lupa editnya lagi.. /Frown/ makasih komennya
total 2 replies
IamEsthe
ganti ke font Bold+italic
IamEsthe
ini bukan sinopsis, tapi lebih ke prolog. tp kalo dibilang prolog juga kurang tepat.

kamu harus tau arti sinopsis dan prolog. dan itu pengenalan tokoh lebih baik dibedakan bab lainnya, biar enggak campur begini.
sonya theca
sudah mampir nihh jangan lupa mampir di karyaku yaa /Joyful//Joyful/
Leon
Bikin adem hati.
Calista Angel
lanjutkan thor
Calista Angel
mampir nih thor,mampir juga di karyaku yaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!