NovelToon NovelToon
Kelas Penyihir IX B

Kelas Penyihir IX B

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Penyelamat / Akademi Sihir
Popularitas:130
Nilai: 5
Nama Author: Rifky Hemuto

Sinopsis Novel – Kelas Penyihir IX B

Rifky adalah seorang anak manusia biasa yang tiba-tiba terjebak di dunia sihir dan masuk ke sebuah sekolah misterius bernama Sekolah Sihir IX B. Di sana ia bertemu dengan Wida, seorang penyihir baik hati yang kemudian menjadi sahabatnya. Bersama Zahira, Oliv, Deni, Rais, Gofirr, dan teman-teman lainnya, Rifky mulai menjalani kehidupan baru penuh keajaiban, latihan sihir, dan petualangan yang tak terduga.

Namun kehidupan di sekolah itu tidak selalu aman. Tiga murid berbahaya, Mila, Diva, dan Eva, diam-diam merencanakan sesuatu yang gelap. Ketika Rifky tanpa sengaja menyentuh sebuah kristal sihir kuno, kekuatan misterius bangkit di dalam dirinya. Kekuatan itu membuat banyak orang terkejut, bahkan kepala sekolah sihir, Nenek Misel.

Kini Rifky harus belajar mengendalikan kekuatan yang tidak ia mengerti, sambil menghadapi ujian sihir, rahasia masa lalu, dan ancaman dari musuh yang ingin merebut kekuatannya. Petualangan, persahabatan, dan misteri besar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifky Hemuto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6: Rahasia yang Tersembunyi

KELAS PENYIHIR IX B – SEASON 2

Bab 6: Rahasia yang Tersembunyi

Rifky masih duduk di ruang kepala sekolah dengan perasaan yang campur aduk. Kata-kata Nenek Misel tadi terus terngiang di kepalanya.

“Kamu bukan hanya anak manusia biasa.”

Ucapan itu membuat Rifky bingung sekaligus takut.

Ia menatap tangannya sendiri. Tangan itu terlihat biasa saja, tetapi beberapa saat lalu dari tangan itulah cahaya besar keluar dan menyerang makhluk bayangan.

“Kenapa makhluk itu mencariku?” tanya Rifky akhirnya.

Nenek Misel duduk di kursinya yang besar. Wajahnya terlihat serius namun juga tenang.

“Karena kekuatan yang kamu miliki,” jawabnya.

Rifky menelan ludah.

“Kekuatan apa sebenarnya yang ada di dalam tubuhku?”

Nenek Misel berdiri lalu berjalan menuju rak buku tua di sudut ruangan. Rak itu dipenuhi buku-buku sihir yang sangat tua dan tebal.

Beliau mengambil sebuah buku yang terlihat sangat kuno. Sampulnya berwarna hitam dengan simbol aneh di tengahnya.

Ketika buku itu dibuka, beberapa halaman terlihat penuh tulisan dan gambar simbol sihir.

Nenek Misel meletakkan buku itu di atas meja.

“Ini adalah catatan tentang energi kuno yang pernah muncul di dunia sihir ratusan tahun lalu.”

Rifky mendekat dan melihat gambar di buku tersebut.

Ia langsung terkejut.

Di halaman itu terdapat gambar seseorang yang memancarkan cahaya putih dari tangannya.

Persis seperti yang tadi ia lakukan.

Rifky menunjuk gambar itu.

“Ini… sama seperti yang terjadi padaku.”

Nenek Misel mengangguk perlahan.

“Energi itu disebut **Cahaya Penjaga Dunia**.”

Rifky mengerutkan kening.

“Penjaga dunia?”

“Ya,” jawab Nenek Misel. “Energi ini sangat langka. Bahkan sebagian besar penyihir tidak pernah melihatnya seumur hidup mereka.”

Rifky masih mencoba memahami semua itu.

“Tapi aku hanya manusia biasa.”

Nenek Misel menatapnya dalam-dalam.

“Kadang dunia memilih penjaganya dari tempat yang tidak terduga.”

Beberapa saat mereka terdiam.

Kemudian Rifky bertanya lagi.

“Apakah ini ada hubungannya dengan gerbang di hutan?”

Nenek Misel mengangguk.

“Gerbang itu adalah portal menuju dimensi kegelapan. Sudah ratusan tahun gerbang itu disegel oleh penyihir kuno.”

Beliau menunjuk salah satu gambar di buku.

“Namun kekuatan dari dimensi itu selalu mencoba keluar.”

Rifky mulai mengerti sedikit.

“Dan sekarang mereka tahu kalau aku memiliki kekuatan ini…”

“Ya,” kata Nenek Misel. “Itulah sebabnya makhluk tadi menyerang sekolah.”

Rifky menunduk.

“Jadi semua ini terjadi karena aku?”

Nenek Misel langsung menggeleng.

“Bukan.”

“Ini terjadi karena seseorang telah mencoba membuka gerbang itu.”

Rifky langsung menoleh.

“Maksudnya?”

Nenek Misel menutup buku itu perlahan.

“Ada seseorang di sekolah ini yang bermain dengan sihir terlarang.”

Rifky langsung teringat sesuatu.

“Mila… Diva… Eva…”

Nenek Misel tidak menjawab, tetapi tatapannya menunjukkan bahwa ia juga memikirkan hal yang sama.

“Untuk sekarang kamu harus berhati-hati,” kata Nenek Misel.

“Kenapa?”

“Kekuatanmu belum stabil.”

Beliau berdiri lalu mengangkat tongkat sihirnya.

Dalam sekejap sebuah bola cahaya kecil muncul di udara.

“Cobalah fokus pada bola ini.”

Rifky menatap bola cahaya itu.

“Bayangkan energi di dalam tubuhmu bergerak ke arah tanganmu.”

Rifky mencoba mengikuti instruksi itu.

Ia menutup matanya dan mencoba merasakan energi di dalam tubuhnya.

Awalnya tidak terjadi apa-apa.

Namun beberapa detik kemudian…

Tangannya mulai bercahaya pelan.

Cahaya putih muncul lagi, meskipun tidak sebesar sebelumnya.

Bola cahaya di udara langsung bereaksi.

Cahaya dari tangan Rifky bergerak ke arah bola itu.

WUUUSHH.

Bola cahaya tersebut tiba-tiba berubah menjadi lebih terang.

Nenek Misel tersenyum tipis.

“Bagus.”

Rifky membuka mata dengan kaget.

“Aku berhasil?”

“Ya. Tapi ini baru awal.”

Beliau menggerakkan tongkatnya dan bola cahaya itu kembali menghilang.

“Kita harus melatih kekuatanmu.”

“Kenapa?”

“Karena jika kamu tidak bisa mengendalikannya…”

“Energi itu bisa menjadi sangat berbahaya.”

Rifky mengangguk pelan.

Tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu.

Tok… tok…

“Masuk,” kata Nenek Misel.

Pintu terbuka dan Wida masuk dengan wajah khawatir.

“Nenek… aku ingin memastikan Rifky baik-baik saja.”

Begitu melihat Rifky, wajahnya langsung lega.

“Syukurlah kamu tidak kenapa-napa.”

Rifky tersenyum kecil.

“Aku baik.”

Namun Wida langsung menatap neneknya dengan curiga.

“Nenek… ada sesuatu yang tidak kamu ceritakan kepada kami, kan?”

Nenek Misel tertawa kecil.

“Kamu memang cucuku.”

Beliau akhirnya berkata,

“Ya. Ada beberapa hal yang belum bisa diketahui semua siswa.”

Wida langsung duduk di kursi sebelah Rifky.

“Kalau begitu aku akan membantu Rifky belajar mengendalikan kekuatannya.”

Nenek Misel mengangguk.

“Itu ide yang bagus.”

Namun sebelum mereka bisa berbicara lagi…

Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah halaman sekolah.

DUAAAAR!

Gedung sekolah sedikit bergetar.

Wida langsung berdiri.

“Itu suara apa?!”

Rifky juga kaget.

Mereka bertiga segera keluar dari ruangan.

Saat sampai di koridor sekolah, beberapa siswa terlihat berlari panik.

“Ada sesuatu di lapangan latihan!” teriak seorang murid.

Rifky dan Wida langsung berlari menuju lapangan.

Ketika mereka sampai di sana, mereka melihat sesuatu yang mengejutkan.

Di tengah lapangan latihan terdapat **retakan hitam besar di tanah**.

Retakan itu memancarkan asap gelap.

Para siswa berdiri jauh dari sana dengan wajah ketakutan.

Candra bahkan memegang sapu seperti senjata.

“Kalau ada monster keluar, aku siap!”

Zahira memukul kepalanya pelan.

“Kamu tidak akan membantu dengan sapu itu.”

Tiba-tiba tanah di sekitar retakan mulai bergetar.

KRRAAAKK…

Retakan itu semakin besar.

Asap hitam semakin tebal.

Rifky merasakan energi aneh lagi di tubuhnya.

Seperti ada sesuatu yang memanggilnya.

Nenek Misel yang baru datang langsung mengangkat tongkatnya.

“Semua siswa mundur!”

Para siswa langsung menjauh.

Tiba-tiba…

Sebuah tangan hitam besar keluar dari retakan itu.

Velop langsung menjerit.

“MONSTER LAGI!”

Kemudian perlahan-lahan tubuh makhluk lain mulai keluar dari dalam tanah.

Makhluk itu lebih kecil dari yang tadi di hutan, tetapi jumlahnya tidak hanya satu.

Dua.

Tiga.

Empat makhluk bayangan mulai keluar.

Para siswa langsung panik.

Rais langsung maju.

“Sepertinya aku harus berubah lagi.”

Tubuhnya kembali membesar seperti raksasa.

Namun kali ini Rifky tidak ingin hanya menonton.

Ia melangkah maju.

Wida mencoba menghentikannya.

“Rifky, tunggu!”

Namun Rifky menatap retakan itu dengan serius.

“Aku bisa merasakan sesuatu dari sana.”

Cahaya putih mulai muncul lagi di tangannya.

Makhluk-makhluk bayangan itu mulai bergerak menuju para siswa.

Dan pertempuran baru di sekolah sihir tampaknya akan segera dimulai.

Cerita bersambung…

1
gempi
n
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!