NovelToon NovelToon
My Cold Boss

My Cold Boss

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:155.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ita Yulfiana

Dua kali merasakan patah hati yang teramat mendalam membuat Aresh menjadi sosok laki-laki yang berhati dingin yang terkesan sombong, angkuh, dan tidak berperasaan pada lawan jenis. Dia membenci semua wanita kecuali mommy dan adik perempuannya.

"Semua perempuan sama saja, aku tidak akan membiarkan makhluk pengkhianat itu kembali masuk ke dalam kehidupanku."

Ruby Zivanna Larasati, gadis manis itu malah terjebak menjadi sekretaris Aresh, bos yang angkuh dan suka memperlakukannya dengan semena-mena.

Bagaimana kisah antara Aresh dan Ruby? Akankah Ruby mampu mengubah pandangan Aresh terhadap wanita, khususnya pada dirinya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Yulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Ruby berjalan kewalahan ketika kotak-kotak berisi kue itu dia angkat secara tertumpuk hingga hampir setinggi hidungnya. Gadis itu berjalan dengan sangat hati-hati karena melihat jalan pun rasanya kesulitan. Kalau tidak berjalan ekstra hati-hati, bisa-bisa kotak-kotak kue itu terjatuh dan isinya mungkin saja bisa hancur berantakan, Aresh benar-benar membuat kehidupan Ruby di tempat kerja menjadi sulit karena ulahnya.

Ruby berjalan kepayahan menuju lift. Sepanjang gadis itu berjalan sambil membawa kotak-kotak kue itu, dia terus saja mengutuk Aresh karena sikapnya yang menyebalkan, tidak berperasaan, dan suka seenaknya padanya.

'Semoga saja kelak ketika dia sudah menikah, dia diperbudak oleh istrinya, huh.' Ruby menyumpahi Aresh dalam hati ketika dia merasa kelelahan tapi lelaki itu sama sekali tidak ada niat untuk membantunya, padahal sejak tadi tangan Aresh hanya menganggur dan tidak membawa apa pun.

Ting.

Pintu lift akhirnya terbuka. Ruby merasa sedikit lega karena sebentar lagi barang bawaannya yang tidak begitu berat itu namun cukup merepotkan hampir sampai kepada para pemiliknya.

"Cepat bagikan kue-kue itu dalam 5 menit, aku akan menunggumu di ruanganku. Ingat, jangan sampai terlambat," kata Aresh sebelum melenggang menuju ruangannya.

Ruby memejamkan matanya kuat-kuat. Dadanya kembali kembang kempis karena emosi. Ingin sekali rasanya Ruby menghajar, memaki, dan memberi pelajaran pada lelaki itu, tapi sayangnya dia tidak berdaya karena sadar posisinya yang saat ini hanya bawahan lelaki dingin dan menyebalkan tersebut.

Untungnya saat tidak dalam pengawasan Aresh, Ruby bisa meminta bantuan karyawan lain untuk membantunya membagikan kue-kue itu, jadi dia bisa beristirahat sebentar sebelum waktu 5 menit yang ditentukan Aresh habis.

Ketika gadis itu mulai memasuki ruangan sang atasan, dia langsung melihat banyak map berkas yang menumpuk di atas meja Aresh.

"Berkas apa ini, Pak?" tanya Ruby penasaran.

"Ini semua tugas untukmu. Selesaikan sebelum hari senin," jawab Aresh, sambil duduk bersandar dengan santainya di kursi kebesarannya.

"Tapi, Pak, bagaimana mungkin saya bisa menyelesaikan ini semua dalam 3 hari, saya 'kan-"

"Tidak ada tapi-tapi, pokoknya aku tidak mau menerima alasan. Kalau kamu tidak bisa menyelesaikan semuanya dengan lembur di kantor, kamu bisa membawanya pulang dan mengerjakannya di rumah saat akhir pekan," kata Aresh tidak mau dibantah. "Daripada kamu kelayapan di akhir pekan, lebih baik kamu mengerjakan pekerjaanmu dengan benar."

"Siapa juga yang kelayapan," gumam Ruby.

"Apa? Kamu bilang apa barusan? Kamu sedang mengataiku, ya?" tanya Aresh dengan ketus.

"Tidak, Pak, tidak. Saya tidak mengatai Anda kok," jawab Ruby. "Baiklah, Pak, saya akan membawa semua berkas ini ke meja saya."

Ketika Ruby sudah keluar dari ruangannya, Aresh kembali tersenyum miring. "Rasakan itu. Mulai sekarang setiap akhir pekan, kamu tidak akan bisa bersenang-senang lagi."

*

*

Jam pulang kantor akhirnya tiba. Ruby membawa beberapa map berkas untuk dibawa pulang ke rumah, dari pada lembur di kantor, lebih baik dia bekerja di rumah saja. Saat masuk ke dalam taksi, Ruby tiba-tiba mendapat telepon dari Bagas.

"Apa kamu sudah pulang?" tanya Bagas.

"Iya, sedang dalam perjalanan menuju rumah," jawab Ruby. "Sekarang kamu di mana?"

"Aku baru saja sampai di apartemenku, sekarang aku sedang berkemas."

"Berkemas? Memangnya kamu mau pergi ke mana?"

"Aku harus berangkat ke luar kota, bos menugaskanku untuk menangani beberapa proyek penting di sana."

"Oh. Berapa lama?" tanya Ruby.

"Mungkin sekitar 1 minggu. Atau mungkin bahkan lebih," jawab Bagas.

"Kenapa lama sekali?" tanya Ruby dengan suara melemah.

Bagas mengulum tawanya mendengar suara tidak bersemangat gadis itu saat mengetahui bahwa dirinya akan pergi cukup lama. "Apa nanti kamu akan merindukanku?"

Hening seketika. Ruby malu menjawab pertanyaan Bagas.

"Mm, maksudku merindukan rekan terbaikmu di kantor," jelas Bagas.

"Mm ... aku tidak tahu," jawab Ruby malu-malu.

Bagas akhirnya tertawa. "Aku akan meneleponmu lagi nanti, sekarang aku sedang buru-buru. Aku harus sampai di bandara dalam waktu 30 menit ke depan. Jaga dirimu ya selama aku pergi."

"Hm, kamu juga. Hati-hati di jalan," pesan Ruby sebelum akhirnya sambungan telepon mereka berakhir.

*

*

Malam minggu tiba, usai makan malam bersama bunda dan adiknya, Ruby lantas kembali masuk ke dalam kamarnya untuk melanjutkan pekerjaan yang dia bawa dari kantor. Sekitar satu jam lebih setelah dia kembali ke kamar, bel rumahnya tiba-tiba berbunyi.

"Siapa kira-kira yang datang malam-malam begini?" gumam Ruby tanpa beranjak sedikit pun dari tempat duduknya. "Robby! Buka pintunya, Dek!" teriak Ruby pada sang adik yang sedang bermain play station di ruang depan kamarnya.

"Baik, Kak!" balas Robby.

*

Tidak terasa sudah hampir 2 jam Ruby duduk bekerja di depan laptopnya, dan gadis itu pun mulai merasa pegal dan mengantuk karena sejak 2 hari yang lalu dia kurang istirahat dan hanya fokus menyelesaikan semua pekerjaannya.

Tiba-tiba pintu kamar Ruby terbuka dari luar.

"Kak," panggil Robby.

"Hem," gumam Ruby tanpa sedikit pun menoleh ke arah sang adik. "Ada apa?" tanyanya kemudian.

"Apa Kakak sedang sibuk?" tanya Robby.

"Iya, Kakak sedang banyak pekerjaan. Ada apa?" tanyanya untuk yang kedua kalinya.

"Tidak ada apa-apa, Kak. Ya sudah, kalau begitu lanjutkan kembali pekerjaanmu," kata Robby hendak menutup kembali pintu kamar sang kakak, tapi tidak jadi karena Ruby tiba-tiba saja memanggilnya.

"Eh, Dek, bisa minta tolong? Tolong buatkan Kakak kopi, Kakak mau begadang lagi," pinta Ruby.

"Siip, Kak. Tunggu sebentar. Seperti kemarin, ya?"

"Oke."

Berselang beberapa menit kemudian, pintu kamar Ruby kembali terbuka, karena Ruby berpikir bahwa itu Robby yang datang, dia pun sama sekali tidak menoleh dan tetap fokus pada layar laptopnya.

"Ini kopimu."

"Teri-" Sadar bahwa yang membawakan kopi untuknya bukan Robby, Ruby dengan cepat mendongak. "Kamu."

1
Rizky Anindiya
hahaha..akibat Ruby sering kena marah .sekali aresh tersenyum jadi keliatan aneh dan menyeram kan ,😂
Nadin
awal yg di mulai dengan kebencian..dan akan bucin di kemudian hari🤣
Nadin
aq mampir thor...setelah baca cerita si keran air🤭
_Ran'er
👍👍👍
Nury
ruby cengo😂😂😂😂
Nury
mf thor ku langsung loncat ke chaptr ini ga sabar eh ternyata ceritaxa bikin haru😭sekaligus romantis mereka nikah🤗bagus ceritaxa deh
Nury: aamiin mkasih thor doaxa pengennya punya hp baru hihihi......aku yakin doaxa akan dikabulin semoga deh ah dasar aku pokoxa mksih pisan doaxa sikaka othorxa jg makin sukses💪👌
total 3 replies
jinnie
ceritanya bagus, tp knp yg like cuma sedikit ya ?
Adelia Rahma
wow baru di oart ini aja udah penasaran kenapa papa sama Mama gio berpisah
Iin Nurchayati
🤣🤣🤣🤣 lucu🤭🤭 sepertinya akash kerja sama mamanya utk manas2in aresh
Sundari Sekariputi
bgs thor ceritanya 👍👍👍
Nora♡~
haa..dah habissss... semangatt... dan teruslah berkarya...lanjuutt.m
Isna mansur
aku suka ceritanya Thor. ..😘😘😘
Tutut Kembar
loh mn MP thor
Rahmi Miraie
happy wedding aresh dan ruby
lah kok udah tamat aja thor
bonchap dong 😊
Rahmi Miraie
hadiah yg tak akan pernah terlupakan bagi aresh
💗 ChaNaZi💗
Walaah... langsung dinikahin😁👍 mantap
Rahmi Miraie
apa kamu akan masih galau dan marah resh ketika ruby ada dihadapan kamu dgn mengucapkan selamat ulang tahun buat kamu?
💗 ChaNaZi💗
Sabar Resh....ntar lagi Ruby nongol kok, Ruby sedang dikemas didalam box besar sebagai hadiah ulang tahun mu😂😂😂👍
Albert & Leona Simanjuntak
Thor jgn d gantung dong 🤣🤣🤣🤣🤣
Dian Rahmawati
Ruby sbgi hadiah ultah Aresh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!