NovelToon NovelToon
Pindah Ke Zaman Kuno

Pindah Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.

Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.

Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7 Keberuntungan

"ak...apa..apa yg kamu bilang?"tanya ayah dengan wajah bodoh,apa dia mendengar kata-kata anak dengan baik, anaknya bertemu dengan dewa surgawi!.

"Mu Zhilin jangan main-main kamu-" kakek Mu melihat cucunya dengan tak setuju,jangan bermain-main dengan nama para Dewa.

"Ayah,kakek aku tidak berbohong! kapten Zhao bisa bersaksi bahwa kami bertemu dengannya...!"tegas Mu Zhilin dengan keras kepala.

Kapten Ling yg berdiri didekat pintu juga berkata untuk mendukung Tuan mudanya

."...Tuan muda benar tuan,kami bertemu Dewa surgawi,dia bermata biru seterang langit, rambutnya seputih salju dan kulitnya lebih putih dari susu...dia lebih tampan dari pria dan lebih cantik dari wanita Tuan!"

"Kalian....lalu apa buah persik ini?"Kakek Mu melihat dengan ketakutan pada buah persik diatas meja.

Apa ini Buah persik panjang umur!.

"Tuan dewa memberikannya pada ku,ini diambil dari halaman depan kediamannya....dia juga yg menyembuhkan telingaku..."jelas Mu Zhilin dengan wajah bersukur.

"Tunggu kamu bisa mendengar!"kakek Mu berdiri dari kursinya dengan tak percaya.

Ayah Mu segera menahan ayahnya."...pria tua apa kamu tak sadar jika anak ini menjawab perkataan mu tanpa jeda ..."

"Jika kalian tak mengatakan,aku tak akan menyadarinya...."gumam Kakek Mu masih terkejut.

Mu Zhilin tertawa kecil,dia mengambil satu buah untuk ibunya yg masih terkejut."...Bu makanlah..."

"Bagaimana bisa ini .. sangat berharga..."Jelas dia enggan memakan nya,ini buah persik yg dipetik dihalaman rumah dewa surgawi sendiri.

Mu Zhilin tak setuju dengan kata-kata ibunya."Bu ,dewa surgawi memberikan padaku pasti bukannya tanpa alasan...."

Kakek Mu menyetujui perkataan Cucunya,dia melihat kearah menantunya."...Nak ini berkahnya pada putramu dan keluarga kita jangan tak sopan dengan menolak pemberian Dewa..."

Ibu Mu menerima buah persik itu,buah itu sebesar kepalan tangan suaminya,dia berbau harum,Mu Zhilin juga memberikan pada ayah Mu , Kakek Mu dan kapten Ling lalu dirinya.

Didalam keranjang bambu masih tersisa 3 buah,Wang Ryu memberikan mereka 8 buah.

"Sisanya berikan pada bibi dan paman mu dan Xiao Lang...." Ucap Kakek Mu pada Mu Zhilin,anak itu hanya mengangguk.

"Aku tak akan memakannya,aku akan memberikannya pada ibu ..."jelas Ibu Mu dengan hati-hati.

Kakek Mu melihat menantunya dan merasa tertekan, istrinya telah meninggal bertahun-tahun lalu dan hanya istri dari putra pertamanya ini yg selalu ingat untuk memberikan persembahan istrinya diaula leluhur.

Sedangkan dia selalu lupa apa lagi menantu keduanya,Jadi Kakek Mu meminta menantunya makan bagian nya.

sedangkan untuk istrinya dia akan mengambil bagain Anak keduanya untuk disajikan di altar leluhur.

Sisa dua buah persik akan dipotong-potong lalu dikirim ke rumah Ke dua. Semua orang mengangguk setuju.

Malam hari dikediaman Wang Ryu nampak sepi, langit dipenuhi bintang dan bulan nampak bersinar terang.

Wang Ryu yg sedang bersantai dengan piyama dibawah pohon persik,dimeja kecil didekat nya terdapat cemilan dan buah kering serta jus persik.

Dua pohon persik dipenuhi kunang-kunang yg membuat pemandangan ini benar-benar menawan,Dia tak tau bahwa dua pohon ini menjadi daya tarik para kunang-kunang dimalam hari.

Dia sedang menikmati suasana saat mendengar suara ribut-ribut.ini tidak hanya satu orang tapi lebih dari satu.

Mata birunya terbuka,dia melihat kearah pohon persik kiri.".....apa anda orang diluar?"

Germersik.Ya!

Wang Ryu melompat dari kursi malasnya menuju ke arah pintu,namun cabang pohon persik kanan melilitkan cabangnya ke pinggangnya dan mengangkatnya dari tanah.

"...." Wow, menegangkan!.

Lalu Wang Ryu bisa melihat keadaan diluar rumahnya ,cahaya bulan memantul dari sungai didepan membuat jalanan tak terlihat gelap .

Dan didekat sungai 3 pria yg mengelilingi tubuh seseorang yg terdampar di pinggir sungai.

"jangan salahkan kami jika kasar..."jelas pria gemuk dengan wajah arogan.

"Tidak!kalian hanya perampok!"teriak pria tua itu berusaha bangun namun dia ditendang dan terpental jatuh dan membuat semua orang tertawa.

Wang Ryu menyipitkan matanya,bernai main-main didepan rumahnya cari mati!

Gemericik! Pria yg berdiri didekat sungai tiba-tiba tersiram air,seluruh tubuhnya basah.

mereka terkejut dan melihat kearah sungai."sial Ada apa dengan air sungai nya...!

"Cepat !apa yg terjadi,banjir cepat lari!"teriak pria gemuk itu dengan panik mencoba melarikan diri.

Namun Air itu dengan cepat menggulung para pria jahattt itu ke dalam sungai.

Wajah paman Feng memucat,lalu suara yg dia kenal terdengar."...paman?"

Wang Ryu melihat pria tua Feng tergeletak dengan nafas tersengal,banyak luka dibawah serta lengannya.

Wang Ryu mengerakkan jarinya,dahan persik Yao tao mengambil tubuh pria tua itu dengan lembut,paman Feng merasa pandangan nya gelap,dia pingsan.

Wang Ryu membawanya masuk ke dalam rumah,Dia meminta Yao tao untuk menaruh Paman Feng ke kamar tamu.

Bagaimana pun dia tidak cukup kuat mengangkatnya.

Keesokan harinya paman Feng terbangun,saat dia membuka mata ruang terang dengan Cahaya matahari yg hangat masuk kedalam ruangan.

Matanya linglung,apa dia sudah mati dan berada di surga?bahkan ranjang ini sangat empuk.

Pria tua itu segera turun dari ranjang,saat dia mengambil beberapa langkah,dia baru saja sadar bahwa dia tak merasakan sakit apapun ditubuh nya.

Tubuhnya berbau obat,dia tak mati tapi Dewa menyelamatkan nyawanya!mata pria tua itu memerah di terduduk dilantai dan menangis dengan sedih.

"Paman apa kamu lapar? Ayo makan dulu...." Paman Feng melihat kearah Wang Ryu yg berdiri didepan pintu.

pria tua yg masih berlutut melihat dengan mata merah."...Tuan seumur hidup saya akan mengabdi pada anda!"

"....."Wang Ryu menghela nafas,dia berjongkok didepannya menepuk-nepuk pundak Pria tua itu."...oke kita bisa membicarakannya nanti,ayo makan dulu..."

Paman Feng menegakkan tubuhnya dan mengangguk dengan rasa sukur.

Tadi pagi Wang Ryu membuat bubur untuk sarapan.

Dia juga memisahkan bagian paman Feng,jadi saat pria itu melihat bubur putih di mangkuk berbau harum,dengan segala jenis lauk disampaikan dia merasa terharu.

Dia mengambil sendok kayu ,dan memasukan bubur kedalam mulutnya,rasa lembut langsung meleleh dimulut.melihat dia makan dengan baik Wang Ryu tak mengganggunya.

Dia keluar kembali ke halaman untuk memetik buah persik,dia bertanya pada Zao Tao apa tak masalah menyimpan buah di lembung padi.

Pohon itu berkata tak masalah,buah tak akan rusak selama dipetik dan disimpan berbulan-bulan disana.

jika dibiarin di pohon tak baik juga untuk Mereka.Karena buah baru tak akan mau tumbuh jadi Wang Ryu harus memanennya secara rutin setiap tahun.

Paman Feng berkata bahwa dia akan pergi .

Wang Ryu mengingat bahwa pria ini tak memiliki kerabat dan jujur saja dia butuh orang dunia ini untuk bisa berbaur dengan yg lain.

Jadi Wang Ryu ber kata." Paman bisa tinggal jika mau.,aku akan kembali ke kota Wu besok.."

Pria tua itu merasa tak percaya. "Tuan apa bisa seperti ini..?"

Wang Ryu mengangguk dengan santai." Ada kamar yg bisa paman tempati.."

"Maaf merepotkan anda..."Paman Feng memandang penuh rasa sukur.

"Tak apa-apa lagi pula terlalu membosankan sendiri an..."jelasnya.lagi pula Dia sudah mengenalnya jadi tak masalah menampungnya.

Lagi pula Zao Tao dan Yao tao pun setuju.jadi ke esoknya Harinya paman dan Wang Ryu kembali ke kota Wu.dan rumah dewa berbuah bentuk menjadi sepasang anting-anting merah ditelinganya.

Dia bisa bebas membawanya kemanapun,juga semua barang dirumah dewa bisa dikeluarkan dari sana jadi ,saat sampai dirumah barunya.

Rumah ini memiliki 2 gedung terpisah antar rumah dan gudang.

Wang Ryu memintanya Paman Feng membuat kandang ayam dibelakang rumah yg ternyata masih sangat luas ,bahkan bisa membangun 1 rumah lagi dengan 3 kamar.

Dia juga masuk ke gudang dan Yao berkata cukup tempelkan tangannya pada pintu gudang dan,gudang ini akan berubah menjadi lembung yg berada dirumah dewa.

Jadi makanan apapun yg disimpan disini tak akan rusak dan tetap awet bertahun-tahun. gudangnya cukup luas antara 16 meter dan lebar 10 meter .lebih luas dari lembung rumah dewa.

Jadi dengan fleksibel lembung dewa menyesuaikan bentuk luas dan panjang gudang.

Setelahnya dia mengunjungi kamar mandi,4 kamar yg dia ubah menjadi kamar utama, ruang jahit dan ruang minimarket kecil.1 kamar lagi digunakan oleh paman Feng.

Luas kamar utama lebar 10 meter ,panjang 7 meter,begitu pula dengan kamar lainya.seperti gudang dia cukup menyentuhnya dan seisi ruang dirumah dewa dipindahkan.

Saat paman Feng kembali dari halaman setelah membuat semua kandang dia terkejut melihat bahwa seisi rumah teleh berubah menjadi seperti rumah dewa.

Namun dia segera belajar untuk terbiasa.ya bagaimana pun dia tinggal dengan dewa surgawi sekarang,hal ini sudah biasa!

Jadi Paman Feng mulai tinggal disana,namun dia tak berani untuk bersantai.

Dia akan membantu Wang Ryu berkebun dan menjaga ayam-ayam dihalaman belakang dan Juga mencuci pakai.

Sesekali mereka pergi ke pasar untuk sekedar jalan-jalan dan membeli bibit tanaman baru. bagaimana pun halaman belakang harus dimanfaatkan.

Jadi mereka menanam,cabai, paprika,daun bawang,tomat ,kubis dan sayuran lainnya,bahkan jagung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!