NovelToon NovelToon
TERPAKSA MENIKAH DENGAN DUDA MUDA

TERPAKSA MENIKAH DENGAN DUDA MUDA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:11.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: karmela

Novel berseason

Season 1
1. Terpaksa menikah dengan duda muda
menceritakan kisah lala, anak sma yang harus menggantikan kakak sepupunya untuk menikahi suami dan juga merawat anaknya. Awalnya Dimas tak mencintai Lala, tapi seiring berjalanannya waktu dia mulai khawatir dan mencintai lala.

2. Ara-Alex Version.
Season 2 dari kisah ini menceritakan Ara, anak sulung Dimas yang terpaksa menikah dengan Alex. Duda beranak satu, Ali. Cek buku di diprofil ya guys.

3. My Baby.
Versi Lia dan Ali. Lia adalah kembaran Lio, anak Ara dan Alex yang awalanya dipaksa menikah dengan Nathan, yang tak lain adalah Ali yang mengalami kecelakaan pesawat bertahun-tahun silam. Ali ingin membalas dendam tapi dia malah jatuh hati pada Lia. Cek lebih lengkap diprofil guy.

Ada juga kisah cinta Bastian. Mantannya Lala dan kisah seru lainnya. Langsung cek diprofil aku aja ya guys.

Sekian dan terimakasih. Semoga kalian suka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon karmela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMBALI

Tania baru saja dari rumah sakit, sendiri. Dia datang ke kantor Dimas untuk memberi kejutan. Dia sengaja menaruh hasil tes kehamilannya di meja kerja Dimas. Dimas baru saja selesai meeting dengan Eko. Eko kembali ke ruangannya Dimas kembali ke ruangannya. Kepalanya hampir pecah setelah berdebat dengan keras untuk meetingnya kali ini. Tania pergi ke kamar mandi ruangan Dimas karena akhir-akhir ini dia sering mual tiba-tiba. Dimas duduk dikursinya, dia belum melihat hasil tesnya. Sampai matanya tertuju pada benda kecil itu. Dimas yang tak tau langsung memotretnya dan mencarinya di google. Dimas membaca artikelnya di goole.

"Tes kehamilan dan positif. Tapi punya siapa?" Dimas melirik seisi ruangannya tak ada siapapun.

Tania keluar dari toilet. Dimas meliriknya, apa mungkin punya Tania. Itu tepat satu tahun pernikahan mereka. Dimas mendekati Tania dan bertanya tentanh tes kehamilannya. Tania menggangguk dan tersenyum lebar pada Dimas.

"Makasih Tania. Makasih. Aku sangat mencintai kamu, aku janji aku gak akan pernah mencintai orang lain lagi selain kamu. Sampai akhir khayat hidupku." Dimas memeluk Tania erat.

"Kamu gak akan mencintai anak kita juga nanti?" Tania melempar tatapan membunuh pada Dimas, tak akan mencintai orang lain selain dia. Berarti termasuk anaknya.

Dimas minta maaf dan meralat kembali kalimatnya. Kecuali anak mereka nanti.

-

Dimas masih di kantor, melamun dan tiba-tiba saja teringat masa lalu. Bodohnya Dimas begitu saja hatinya nyaman pada Lala yang anak bau kencur, yang memang sangat mirip sikapnya dengan Tania. Bagaimana Lala dengan Ara lalu cara Lala memperlakukan Dimas, semua Lala dapat dari ajaran Tania.

Ponsel Dimas terus berdering dari Lala tapi Dimas sengaja membiarkannya, hanya melihatnya saja. Dimas meruntuk dirinyq sendiri yang terlalu bodoh dengan gampangnya jatuh cinta pada Lala. Dimas menatap layar ponselnya yang terus berdering, tertulis nama Lala disana.

Lala calling

-

Lala melihat Fitri dibalik sana. Lala bingung harus bagaimana pada Tino agar dia menjauh. Lala juga gak mau buat Fitri kecewa kalau dia yang meminta Tino untuk menerima cintanya.

"La, gue tau kok lo juga cinta sama gue. Tapi lo boong karena Fitri juga cinta sama gue. "

Lala melihat Fitri pergi. Lala menepis tangan Tino untuk mengejar Fitri tapi Tino menahannya.

"Biar Fitri tau yang sebenarnya La."

"Gue udah gak cinta sama lo, No." Lala mencoba menepis tangan Tino lagi, tapi Tino tak percaya dia tak mau melepaskannya.

"Gak mungkin secepet itu La."

"Gue lebih suka sama cowok yang lebiy tua No dari gue." Tino langsung melepaskan tangan Lala ketika mendengar itu.

Begitu lepas dari genggaman Tino, Lala langsung berlari mengejar Fitri. Lala mencarinya ke lapangan, dia tanya ke Pipit, Pipit gak tau. Lala cari ke kelas, Fitri sedang membereskan tas sekolahnya.

"Fit, gue mau jelasin semuanya?" Lala mendekati Fitri dan ingin menjelaskannya. Tapi Fitri diam dan mengacuhkannya. Fitri mengambil tasnya dan pergi dari sana.

"Fit dengerin penjelasan gue. Gue mohon." Lala masih membujuk Fitir.

Pipit yang melihat gelagat Lala tak beres merasa ada sesuatu yang terjadi dengan kedua sahabatnya. Pipit meninggalkan Rio dan mencari dua sahabatnya. Pipit melihat Lala yang mencoba berbicara pada Fitri tapi Fitri terus diam dan mengabaikannya.

"Fit gue gak cinta sama-"

"Gue gak mau bahas La. Jauhin gue dulu." Fitri memotong ucapan Lala. Dia langsung pulang.

"Fit. Ada apa?" Pipit mencoba menjadi jalan tengah, siapa tau Fitri mau cerita ke dia. Fitri malah pergi melewati Pipit gitu aja.

Pipit mendekati Lala dan bertanya ada apa dengan mereka berdua. Lala pun menjelaskan kesalah pahamannya tentang Tino. Pipit baru sadar kenapa selama ini Tino itu sikapnya dingin ke Fitri. Kasian Fitri. Pipit bingung mau bela siapa? dua-duanya sahabat baik Pipit.

"Sabar ya La. Tunggu Fitri gak marah dan jelasin semuanya nanti." Pipit memeluk Lala untuk mengiburnya.

Pipit pulang dengan Rio. Sementara Lala pulang sendiri, Dimas masih belum bisa dihubungi. Lala berpikir mungkin Dimas sibuk di kantor jadi dia memesan taxi.

"La, gue anter balik ya?" Tino baru keluar dari sekolah, dia dengan motornya berhenti didepan Lala. Tino menawari Lala tumpangan.

Lala menatap Tino yang tak merasa bersalah sedikit pun dengan kesal. Lala berpikir untuk mengatakan kalau dia sudah punya suami, dia juga sangat mencintai suaminya. Tapi Lala mengurungkan niatnya, kalau dia kena DO gimana? gimana janji sama kedua orang tuanya untuk kadi suskses, agar bisa meneruskan perusahaannya.

Taxinya datang, Lala lebih memilih langsung masuk taxi dan pergi meninggalkan Tino. Lala mengirin sebuah pesan lada Dimas.

Mas dimas mau makan apa malam ini? biar Lala siapkan.

-

Dimas ada diperjalanan dengan mobilnya. Bukan kembali ke rumah, jalanan yang berbeda dan menuju sebuah hotel.

Dimas yang sedang menyetir melirik ponselnya yang bergetar. Dia membuka pesan dari Lala. Dimas hanya membacanya lalu melempar ponselnya dijok sebelahnya.

"Mbak satu kamar untuk satu malam."

Dimas sudah sampai di sebuah hotel. Setelah menarkirkan mobilnya Dimas turun dan masuk ke hotel. Dia memesan sebuah kamar. Pelayan hotel itu memberikan kunci sebuah kamar hotel, pelayan yang lain datang untuk menunjukan kamar Dimas.

Dimas memberikan tip untuk pelayan hotel yang mengantarnya. Dia langsung masuk dan beristirahat, membanting tubuhnya diatas kasur hotel bukannya pulang.

-

Lala sudah sampai di rumah Dimas. Dia memberikan uang untuk membayar taxinya. Setelah itu dia masuk, Lala melirik ponselnya berharap ada balasan dari Dimas. Tapi tak ada. Lala masuk ke ke rumah.

Ara sedang bermain dengan Wiwin. Bibik sedang bersih-bersih. Lala melirik jam di ponselnya, baru jam tiga. Lala pikir Dimas mungkin masih sibuk bekerja. Lala mandi dan ganti baju lalu dia menghampiri Ara yang sedang main.

"Mbak wiwin, tolong bantuin bibik aja ya." Perintah Lala pada Wiwin. Wiwin pun mengikutinya. Dia pergi ke dapur.

"Halo araaa .... Mama Lala rinduuu banget sama Lalaaa." Lala duduk didepan Ara. Ara yang sedang asik bermain tiba-tiba fokus melihat Lala. Ara ingin menggapai Lala. Lala sengaja duduk menjauh. Ara merangkak mendekati Lala.

"Aaa..." Lala gemas dan langsung menggendong Ara, mengujani ciuman bertubi-tubi dipipi tembam Ara.

"Mama rindu bangettt sama Ara." Lala memeluk Ara erat.

Lala bermain dengan Ara hingga jam empat. Dimas juga belum pulang. Lala menelpon Eko dan bertanya apa sesibuk itu di kantor sampai Dimas belum pulang. Eko merasa bingung dengan pertanyaan Lala, Eko ingin menjaga perasaan Lala. Eko terpaksa berbohong kalau mereka harus lembur.

Setidaknya Lala lega Eko bilang memang mereka sedang sibuk. Lala mengalihkan pikirannya untuk mengurus Ara. Lala memandikan Ara.

Eko.berusaha menghubungi Dimas, tapi ponselnya tidak aktif. Eko datang ke kantor untuk mengecek Dimas ada disana? Ternyata tak ada. Eko bingung juga khawatir dan kasian pada Lala.

"Apa masalah lo Dim. Ngilang?" Eko meruntuk kesal pada sahabatnya yang perfectionis itu.

Eko terus berusaha menghubungi Dimas, tapi telponnya tak diangkat.

1
Shifa Burhan
novel paling menjijikan yang pernah kubaca
Shifa Burhan
hebat pikiran mi Thor

lala merasa tidak enak pada bastian tapi lala sama sekali tidak peduli sama perasaan suaminya

hebat pemikiran mu Thor, hebat sekali

dari sini bisa disimpulkan Thor pola pikir mu kau lebih mementingkan perasaan pria lain dari pada perasaan suami mu

pola pikir kayak gini kau bawa kedalam novel, dan kau bangga

miris
Siti Halimah
bikin penasaran ceritanya
Citra Silvia
bagus ceritanya
Rety Paputungan
lanjut penasaran sama si wiwin pelakor
Wirda Wati
lsnjuut
Wirda Wati
punya suami aneh...
Wirda Wati
Dimas emang lebay...
Wirda Wati
Jadi laki laki itu legowo....
Wirda Wati
👍👍
Wirda Wati
dak,Dig,dug,dertt
Wirda Wati
👍👍👍👍
ARA
😂😂😂😂😂😂😂
ARA
papa jangan ciumin "lala".. #typo
ARA
😂😂😂😂😂😂😂
Nunggu 40 hari aja dah jumpalitan lha ini 1 atau 2 th.
Ga kuku😂😂😂
ARA
Lala kadang2 ye wkwkwkk.. Terima tamu ya jangan di kamar tidur gitu lhoo.. Ga etis😒
ARA
Niko dan Eki#typo
ARA
Maunya bapake itu sih😁
ARA
Rempong amat sih bu Lek.. Ntar juga diumumin nama jagoan ya lala & Dimas.. Kayak gini nih ga sadar ngulik hati yg lagi adem 😒
ARA
😂😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!