Assalamu'alaikum para readers yang budiman😊😊. Ini adalah Novel pertamaku yang terinspirasi dari kisah pribadi Author ditambah dengan sedikit bumbu bumbu asmara yang menambah keseruan kisah novel ini.
Sedikit perkenalan tentang pemeran utama cewek namanya LUNAYA ALMAHYRA NINGRUM usia 18 tahun terlahir sebagai putri kedua pasangan Trismianik Sari Ningrum & Sumartono Kusumo dan anak sulungnya bernama Awata Riyanto Kusumo.... karena perselisihan hebat dan hadirnya orang ketiga membuat pasangan ini bercerai sehingga sang istri meninggalkan rumah dalam keadaan sakit hati dan terpaksa menitipkan Luna kecil yang baru berusia 1tahun kepada ibundanya hingga tak pernah terdengar kabar beritanya...Luna terpisah dengan Kakak kandungnya yang saat itu berusia 4tahun karena diasuh ayahnya yang telah menikah lagi dengan wanita lain yang bernama Lika Anayah yang konon masih ada hubungan famili dengan ayah Luna.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vicaldo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari pertama Lunaya disekolah barunya
Setelah kembalinya dari berlibur selama dua pekan semua kembali menjalani rutinitas seperti semula.
Pagi itu Lika dan Luna tampak sibuk didapur menyiapkan sarapan. Sementara itu Atta tengah sibuk mempersiapkan semua perlengkapannya untuk tinggal dikota A
selama Kuliahnya selesai.
Atta hanya akan pulang saat liburan saja karena ia tak mau membuat ayah dan Luna adiknya kecewa. Ia akan fokus pada Kuliahnya agar cepat selesai dan mendapat gelar Sarjana.
****
Setelah selesai menyiapkan sarapan pagi Luna bergegas mandi dan berpakaian Putih abu abu.
Ya hari ini hari pertama Luna mengenakan seragam Putih abu abu. Selama seminggu kedepan ia akan mengikuti pelatihan OSPEK disekolah barunya.
Meski bukan sekolah Vafourite seperti yang ia impikan selama ini. Namun Luna telah berusaha menyukai sekolah barunya ini. Karena pasalnya, Luna sudah dinyatakan mendapat BEA SISWA penuh selama menjadi murid disana.
Ia hanya berharap semoga ini pilihan terbaik yang sudah Tuhan siapkan untuknya.
Penghuni meja makan sudah bejejer duduk rapi seolah menunggu antrian. Luna pun segera duduk dan sarapan bersama.
*****
Seusai sarapan semua anak Sumarto berpamitan untuk berangkat sekolah karena mobil jemputan ketiga anaknya sudah menunggu didepan rumah mereka sejak sepuluh menit yang lalu.
" Ayah kami berangkat dulu" Kata ketiga anak Sumarto sambil mencium kedua pipinya dan punggung tangannya.
" Ma...kami berangkat dulu ya" Emmmuach...ketiga anak gadis Lika berpamitan mencium pipinya .
Tersisalah Luna dan Atta. Saat Luna hendak berpamitan Sumarto berdiri mendekati Lunaya serta merogoh saku celananya.
" Luna.... ini nak kunci motor kamu, ayah sudah menyiapkan motor baru untuk kamu sekolah, semoga kamu suka" .Kata Sumarto menyodorkan kunci beserta uang saku untuk satu bulan kedepan pada Lunaya.
Sumarto tak menghiraukan pandangan tajam Lika yang seakan siap menerkamnya karena kaget dan marah. Ia hanya tak ingin membuat anak sulung gadisnya itu semakin kecewa padanya.
" Terimakasih ayah..." jawab Luna sambil mencium pipi dan punggung tangan Sumarto.
Sementara terhadap ibu tirinya Luna hanya mencium tangannya ia tak berani mencium pipi wanita itu.
" Assalamu'alaikum...Luna pun berjalan menuju garasi rumahnya. Disana tampaklah sebuah motor Matic berwarna merah maroon keluaran terbaru,, yang sengaja telah Sumarto siapkan dari gudang dealernya tengah malam saat semua penghuni rumah tertidur.
Disana tampaklah senyuman manis tersungging dari bibir cantik Lunaya. Luna pun mengendarainya menuju sekolah barunya.
*****
Sekitar sepuluh menit Lunaya tiba disekolah barunya. Ia tampak gugup karena hari ini pertama kalinya ia menyandang sebagai Siswa SMA. Perlahan ia menuju papan pengumuman untuk mencari tahu diruangan mana ia akan mulai mengikuti pelajaran.
Setelah mengetahui ruangannya Lunaya bergegas pergi menuju kelasnya.Lima menit lagi semua siswa baru berkumpul dilapangan untuk mengikuti upacara dan pelatihan OSPEK hari pertama.
Teeet...teett.teet...
( suara bell sekolah Lunaya berbunyi pertanda masuk sekolah )
Semua murid menuju halaman mengikuti upacara bendera . Lunaya berdiri dibarisan belakang. Meski sekolah itu hanyalah sekolah swasta biasa yang tak terkenal,, namun jumlah siswa barunya terbilang cukup banyak.Tak kalah dengan sekolah lainnya.
Tiga puluh menit berlalu. Upacara bendera telah usai,, kini yang tersisa hanya siswa baru yang tengah berbaris menunggu Instruksi kakak Osis untuk pelatihan OSPEK.
*****
Semua siswa baru berbaris tertib mengenakan seragam putih abu abu dan ber sepatu hitam. Itulah peraturan disekolah baru Lunaya. Dan semua siswa tampak disiplin mematuhi peraturan sekolah.
**Haiii readers jangan lupa chat komen like n vote nya ya 😊😊😊. Terimakasih**.....
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Baca juga karya novel aku yang judulnya counting of love.
Tinggalkan komentar,like dan votenya juga ya...
rezanya cembulu😂