"Kenapa aku mencintai nya, banyak laki-laki di dunia ini. Psychopath." Ucap Lisa yang tidak habis pikir dapat mencintai seorang Psychopath.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Si Mesum Lisa
Evans berbaring di atas kasur sambil memainkan HP yang baru Lisa beli kan untuk nya. Lisa memaksa agar Evans memakai HP baru yang ia belikan.
"Bagaimana cara memakai HP ini." Ucap Evans sambil mengotak-ngatik HP itu.
Karena kesal pada HP itu Evans kembali meletakan HP itu sambil menunggu Lisa mandi. Tak lama Lisa kembali dengan hanya memakai kimono, ia sengaja tidak mengikat kimono itu dengan benar, agar Evans dapat melihat paha indah nya.
"Kau lama sekali." Ucap Evans sambil bergerak masuk ke dalam kamar mandi.
"Ha apa dia tidak tergoda, apa dia ingin mandi dulu." Batin Lisa.
Lisa naik ke atas kasur ia membenarkan posisi nya agar Evans dapat melihat tubuh nya yang indah. "Aku tidak sabar melakukan nya dengan Evans, dia bermain kasar tidak ya." Ucap Lisa.
Sudah hampir satu jam Lisa menunggu Evans tapi Evans belum keluar dari kamar mandi. Tanpa sadar Lisa mulai ketiduran karena terlalu lama menunggu Evans.
"Ah aku ketiduran." Ucap Evans yang ketiduran di dalam badhup.
Evans keluar dari badhup untuk membilas tubuh nya, setelah itu Evans memakai pakaian nya dan langsung keluar dari kamar mandi.
"Apa yang dia inginkan, malam pertama dengan ku, apa dia tidak sadar jika pernikahan ini hanya kontrak." Batin Evans.
Evans menarik selimut untuk menyelimuti tubuh Lisa yang terlihat dengan sangat jelas, bahkan Evans dapat melihat bagian atas Lisa yang sangat menggoda iman nya. Setelah itu Evans berbaring tepat di samping tubuh Lisa.
"Evans kamu sudah keluar." Ucap Lisa.
"Kau menunggu ku." Tanya Evans.
"Iya, kamu lama sekali." Lisa mendekati Evans dan memeluk nya dengan erat, ia meletakkan kapala nya di atas dada bidang milik Evans.
"Lisa apa yang kau lakukan." Tanya Evans.
"Kamu suami ku, apa aku salah memeluk mu, ini hak ku, aku bisa menuntut mu jika kau melarang ku untuk memeluk mu." Jawab Lisa.
Karena memang sudah sangat mengantuk tak lama Lisa kembali tertidur sambil memeluk Evans. Evans tidak mempunyai alasan untuk menolak Lisa, lagi pula pelukan dari Lisa sangat nyaman mengingat Evans pada pelukan hangat bunda nya.
Pagi hari nya, Lisa terbangun terlebih dahulu dari pada Evans, kaki nya yang berada di atas tubuh Evans merasakan sesuatu yang menonjol.
"Apa adik Evans bangun." Ucap Lisa dan langsung melihat apa yang terjadi.
Lisa melihat tonjolan besar di balik celana pendek Evans, apa lagi Evans tidak memakai celana d*lam yang membuat tonjolan itu semakin terlihat dengan jelas.
"Jadi artikel yang ku baca benar, jika pagi hari adik kan bangun dengan sendirinya." Ucap Lisa.
Dengan melihat nya dari luar Lisa dapat membayangkan berapa besar ukuran milik Evans, ia membandingkan dengan tangan nya, yang ternyata hampir sama.
"Apa mungkin muat." Batin Lisa.
Lisa melirik ke arah jam yang masih menunjukkan pukul 5 pagi, Ia kembali memeluk Evans untuk sekedar menikmati tubuh kekar itu. Tangan nya selau gatal masuk ke dalam baju Evans dan mengusap roti sobek itu.
"Evans bangun, sayang." Ucap Lisa.
"Lisa." Evans cukup terkejut saat melihat Lisa, dan langsung teringat kalau Lisa sudah menjadi istri nya.
"Sayang bukan Lisa." Ucap Lisa sambil mencubit perut Evans.
"Keras sekali." Kata Lisa.
"Tangan mu Lisa, eh sayang." Ucap Evans.
"Evans sayang, kenapa dengan mu, aku istri mu tubuh mu milik ku dan tubuh ku milik mu, jadi aku bebas melakukan apapun di tubuh mu. Sesuai dengan kontrak perjanjian kita ucapan ku adalah mutlak.
"Sayang kau tidak takut aku lepas kendali." Ucap Evans.
"Itu yang aku ingin dari kemarin." Kata Lisa.
"Baiklah itu mau mu, tapi jangan salah kan aku bila aku menyakiti mu." Evans naik ke atas tubuh Lisa.
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 😘😘
𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗻𝘆𝗮..