Follow Akun IG: Oni_RA
ANINDYA VANISHA atau sering di panggil anin, harus menikah dengan kakak iparnya yang bernama KENATH ABRAHAM.
Cobaan cinta dan pengorbanan masa mudanya pun harus ia perangi demi meraih cinta sejati.
Suatu peristiwa yang menimpa kehidupan anin, membuat hidup anin berubah begitu cepat, bahkan senyum di bibir anin, cinta dan bahagia semua telah di renggut oleh satu peristiwa yang terjadi dalam sehari. peristiwa yang tak terduga merubah kehidupan anin dan menjatuhkan dirinya dengan sangat tajam.
Penasaran dengan kisah nya????
Dari pada penasaran, mending baca langsung deh...hehehe....
Jangan lupa LIKE, VOTE dan KOMEN POSITIF agar menambah semangat author.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oni_C, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episod 18
Sampai di dapur anin langsung bertempur dengan sayur dan beberapa bahan pokok makanan. meski anin bersikap manja tetapi jati diri nya cukup mandiri, apalagi soal memasak, tidak usah di ragukan lagi rasanya, karna anin sudah terbiasa memasak.
Setelah beberapa menit anin selesai memasak dan langsung menghidangnya di meja makan, tak lama kenath pun keluar dari kamar menuju meja makan.
Anin segera menghidangkan beberapa lauk pauk ke piring untuk di santap oleh kenath. Selesai makan kenath langsung pergi bekerja.
"Apa yang akan lakukan kenath terhadap ku nanti malam? Anak? apa kenath akan melakukan hal itu terhadap ku?" Anin bertanya pada diri sendiri dan memandangi kenath yang berjalan keluar rumah.
"Tapi....aku belum siap? jika nanti aku melahirkan anak dan kenath membawa anak ku bagaimana? terus meninggalkan ku dan aku tidak bisa bertemu dengan anak ku bagaimana?" Sejuta pertanyaan di pikiran anin.
❤❤❤
KENATH POV.
Keluar dari kamar anin menuju kamar nya.
"Aahhhh apa yang aku lakukan terhadap nya?" Tanya kenath duduk di balkon tempat tidur.
"Kenapa? kenapa dia begitu menggoda...aahhhh sialan!!!!!" Kenath mengutuk diri nya sendiri.
"Natasya sayang...." Mengambil foto pernikahan di laci meja rias.
"Maafin aku ya, maaf karna tidak bisa menjalani amanah kamu" Mengelus foto natasya.
Kenath keluar dari kamar dan makan untuk sarapan.
"Setelah kejadian tadi!!! kenapa dia tetap bersandiwara seperti itu? bersikap sok manis, cciiihhhhh" Kenath melihat anin menghidangkan makanan untuk nya.
"Masakan nya memang enak... aku masih ingin makan dan sangat lapar!!! tapi...jika aku terlalu lahap makan nanti pikir nya aku mencintai nya...!" Kenath menyudahi sarapan dan langsung pergi.
KENATH POV END.
❤❤❤
Anin sedang menunggu kenath pulang kerja di ruang tamu. meski sikap kenath tidak menghargai nya, tetapi anin tetap menjalan kewajiban nya berbakti untuk suami.
Ceklek kaki kenath memasuki rumah.
"Mas baru pulang?" Anin mendekati kenath.
"Apa mata mu buta?" Kenath melirik anin.
"Sini mas anin bawain tas nya" Anin mengambil tas kerja kenath.
Ini adalah pertama kali nya kenath memberikan tas kerja nya kepada anin.
"Mas....mau makan atau mandi dulu?" Tanya anin.
"Ikut ke kamar ku!" Perintah kenath.
Anin mengekor kenath dari belakang menuju kamar kenath.
"Buka!" Perintah kenath kaki nya selonjor di tempat tidur.
Anin segera membuka sepatu kenath.
"Aku mau mandi!" Ucap kenath dingin.
"Biar anin siapin air nya ya mas..." Tawar anin.
"Emmm" Ucap kenath.
Anin segera menuju kamar mandi dan menyiapkan air hangat untuk kenath.
"Mas.... Air nya udah siap!!" Anin berdiri di depan pintu kamar.
Kenath segera bangkit dan menuju kamar mandi.
"Hei...mau ke mana?" Kenath menghentikan langkah anin yang hendak pergi dari kamar mandi.
"Mau siapin baju untuk mas" Jawab anin.
"Sini....!!!" Perintah kenath, anin berjalan mendekati kenath.
"Buka.....!!!" Perintah kenath kepada anin untuk membuka baju nya.
Dengan ragu anin membuka kancing baju kenath satu persatu, mata anin melirik ke arah lain. sementara kenath hanya melihat gerak gerik anin.
"Pergiiii...!!!!" Perintah kenath setelah anin berhasil membuka kemeja kenath.
Anin keluar dan mengambil baju santai kenath di lemari pakaian. setelah beberapa menit, kenath keluar dari kamar, mata nya tidak mendapati sosok anin, tetapi kenath melihat pakaian nya sudah tersedia tempat tidur.
"Ccciiihhh.....kemana wanita itu" Gumam kenath di hati.
sdah retak susah untuk di sembuhkan
dia benar2 menyesal