Amanda Djoyodiningrat, seorang gadis berusia 20 tahun, masih keluarga bangsawan Jawa, yang cantik, manis, pintar dan tidak pernah kemana mana tanpa sekelompok pengawal yang mengawalnya super ketat perintah dari ayah dan ibunya.
Manda, dikhianati oleh teman baiknya yaitu Marvella Arafat, yang dirawat oleh pamannya yang bernama Burhannudin Arafat, seorang pemilik saham di Perdana incorporation, milik Narendra Sakabumi Perdana.
Vella mengorbankan keperawanan Manda demi ambisinya mendapatkan hati seorang CEO tampan incarannya, sehingga Manda bangun suatu pagi bersama seorang laki-laki tampan yang tertidur di ranjang yang sama.
Bagaimana kisah selanjutnya?
Warning: Banyak konten vulgar, one night stand dan pengkhianatan
Mature content 21+, harap bijaksana dalam membaca. Harap menyesuaikan dengan batasan usia yang dicantumkan. Terimakasih!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18.
" Masih nunggu ya, kak Ken? Sebenernya kalau kak Kenan mau pulang bisa saja toh? Aku kan gak ngiket kakak di kursi taman ini." Manda membuka percakapannya ketika ia masih melihat Kenan duduk dengan manis di tempat dimana ia tadi ditinggalkan. Ucapan Manda cukup sarkas di telinga Kenan. Tapi Kenan memilih untuk tidak terpancing dengan emosi. Kenan tetap memandang Manda dengan pandangan sayang. Ia tidak bisa marah walau Manda memprovokasi dirinya. Kenan menunggu, menunggu jawaban Manda akan sebuah kesempatan yang sama dengan para rivalnya. Untuk itu ia tetap bertahan.
" Hu um. Kakak akan tetap menunggu kamu disini. Kakak emang ga diikat sama tali di kursi ini. Tapi hati aku udah terikat dan tercuri sama kamu, gimana dong?" tanya Kenan dengan binar pandangan yang memuja dari netra tampan Kenan.
" Males! Tukang rayu! Sudah berapa cewe yang kena tipu karena rayuan kamu, kak? Pasti sampai ditidurin ya ceweknya? " sarkas Manda sambil memutar bola matanya dengan malas.
Tapi Kenan malah terpesona dengan gaya Manda yang malah terlihat imut dan nenggemaskan. Kenan tidak melepaskan pandangan bucinnya kepada Manda. Sampai Manda akhirnya malah jengah dengan kelakuan Kenan.
" Gak perlu aku rayu, cewek lain malah yang merayuku." sanggah Kenan dengan nada percaya diri seperti biasanya.
Drrtt.. drrt
Ponsel di saku Kenan berbunyi. Kenan melirik dengan segan. Ia merasa waktunya berduaan dengan Manda terganggu parah dengan masuknya telepon dari asistennya, Steve dan ia pun tahu sebenarnya si asisten ga akan mungkin meneleponnya kalau ia tidak membawa berita yang penting.
Maka dengan malas ia mengangkat telepon setelah ia mengkode Manda kalau ia akan mengangkat telepon sebentar. Manda hanya mengangguk malas, ia bingung mestinya Kenan ga perlu minta ijin untuk mengangkat telepon. Tapi yah, sekali lagi Manda malas berdebat.
" Hallo... aku harap telepon ini bener bener penting " suara Kenan sangat dingin saat mengangkat telepon dari asistennya itu. Ia sedang sibuk bersama Manda. Waktunya berduaan bersama Manda menurutnya sangat berharga ketimbang apapun.
"..."
" Bagaimana bisa pihak Telco membatalkan sepihak setelah kemarin dengan menggebu gebu menginginkan kita bekerja sama dengan mereka?" tanya Kenan dengan nada dingin dan murka. Wajahnya tampak datar dan rahangnya mengeras. Manda memandang Kenan dengan takut takut. Serem juga kalau Kenan marah. Tapi apa yang buat Kenan marah? Manda gak peduli juga sih sebenarnya.
" ... "
"Pasti ada seseorang yang mengacaukan perjanjian kita dengan pihak Telco. Tolong kamu selidiki secepatnya, dan laporkan sama aku. Jangan lupa siapkan jet pribadi kita untuk kita berangkat malam ini juga ke sana. Suruh anak anak mempersiapkan barang barang yang dibutuhkan. Kalau perlu habisi mereka. Kamu tahu kan maksudku?" perintah Kenan dingin. Netranya memandang ke arah lain. Ia tidak mau Manda melihatnya dalam kondisi seperti itu. Perjanjian dengan Telco bernilai miliaran rupiah. Ia tahu pasti ada yang mengganggunya dan Kenan yang terbiasa menang melawan apapun tidak bisa terima dengan kenyataan kalau pihak Telco membatalkan keinginan merger mereka. Walau yah emang Avendra grup dan Telco emang belum menandatangani perjanjian. Baru minggu depan rencananya mereka akan melakukan perjanjian itu.
"..."
" Hmm. oke!" kata Kenan sambil menutup sambungan teleponnya.
Manda yang ada di hadapannya berusaha untuk tidak mencuri dengar apa yang sedang dibicarakan oleh Kenan. Lah tapi Kenan berbicara dihadapannya dengan suara yang biasa, sehingga ya mau gak mau Manda dengar dong apa yang dibicarakan oleh Kenan. Tapi kayaknya Kenan juga tidak berusaha menutupi apa yang sedang ia hadapi. Entah karena ia terlalu percaya dengan Manda atau emang urusannya itu tidak terlalu rahasia.
" Maaf, kalau urusan tadi mengganggu pembicaraan kita. Jadi gimana? Apa keputusan kamu?" tanya Kenan dengan nada yang santai, tidak seperti tadi dimana urat urat di lehernya saja sampai terlihat karena murka dengan masalah yang tiba tiba muncul mengganggu kebersamaan dirinya dengan Manda.
" Keputusan yang mana sih?" tanya Manda sambil mengedik acuh kepada Kenan, dengan raut heran yang membuat Kenan tambah gemas dengan Manda.
" Mau jadi istriku ga?" tanya Kenan dengan gemas.
" Hah? Kapan kamu nanya itu? Aku kok ga tau?" tanya Manda dengan raut bingung. Kenan semakin gemas melihat wajah bingung Manda apalagi melihat bibirnya yang mencebik.
" Jangan tampilin wajah kayak gitu kalau kamu gak mau kucium sampai gak bisa nafas." peringat Kenan dengan dengan segera. Sebenernya bukan saja keinginan Kenan yang ingin mencium bibir Manda yang sudah jadi candu bagi dirinya. Tapi secara tidak sadar tingkah laku Manda membuat tubuhnya di bagian tertentu mengeras dan menuntut dipuaskan. Arrrggh, hanya dengan gesture seperti itu saja sudah membuat Kenan kelabakan. Oh Manda, kamu pakai guna guna apa sih? teriak Kenan dalam hati. Kalau Kenan kehilangan akhlak, pasti ia sudah berusaha membuat Amanda menuruti hawa nafsunya. Tapi ia ingin membuat Manda menjadi istrinya bukan hanya sekedar menjadi wanita yang memuaskan nafsunya. Jadi kayaknya mencari pelampiasan dengan wanita lain untuk hari ini menjadi pilihan yang terbaik bagi Kenan saat ini. Masa seorang Kenan yang terkenal sebagai seorang don yuan dengan banyak penggemar wanita yang tergila gila, bermain solo?
" Serba salah deh!" sahut Manda tidak terima.
" Sayang, aku tahu apa yang terjadi saat malam pertemuan kita. Maaf karena saat itu aku tidak bisa membantu kamu, sehingga Vella menjual keperawanan kamu. Tapi kamu harus tahu, aku menerima kamu apa adanya. Aku ingin kamu jadi istriku. " bisik Kenan lirih, sambil memeluk tubuh Manda yang tiba tiba menegang karena perkataan yang diucapkan oleh Kenan. Benar kan dugaan Manda kalau Kenan tahu apa yang sudah terjadi pada dirinya malam itu.
" Aku gak bisa! Kak, aku bukan orang yang suci lagi." potong Manda dengan suara lirih juga. Dia berusaha menjauhkan tubuhnya dari pelukan erat seorang Kenan.
" Gak ! Jangan katakan itu! Aku bahkan gak perduli. Bagi aku, kamu masih Manda yang sama yang aku temui malam itu. Beri aku kesempatan buat aku membuktikan cinta aku sama kamu. Beri aku kesempatan yang sama agar kamu mencintai aku." mohon Kenan lagi.
" Kak? Aku.."
" Jangan... jangan tolak aku dulu! Pikirkan itu, aku beri kamu waktu untuk memikirkan semuanya dengan matang. Aku akan pergi ke luar kota selama beberapa hari. Harapan aku kamu akan ikut aku untuk menjadi asisten aku. Atau bahkan jadi istriku langsung. Tapi aku tahu kamu butuh waktu. Maka aku akan berikan waktu buat kamu berpikir. "
" Kak, tapi aku.." Manda sejatinya tidak mau memberi harapan kepada Kenan. Tapi Kenan tidak memberinya kesempatan untuk menolaknya. Bahkan sekarang Kenan sudah dengan cepat memeluk tubuh Manda erat dan mencium bibirnya dengan cepat tanpa mau mendengar penolakan dari bibir Manda.
" Aku pulang dulu. Jangan rindukan aku. Karena ribdu itu berat, biar aku saja yang merindumu!" kata Kenan sambil mengusap bibir Manda yang sudah menjadi candunya saat ini. Gimana ya, soalnya bibir Manda manis banget sih! pikir Kenan sambil berlalu meninggalkan Manda yang hanya bisa bengong dengan tingkah Kenan yang super menjengkelkan.
.
.
.
TBC
crtanya bagus....👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
semoga manda selamat
walau jauh, tp bs memprotect wanita, mantap...
kenan pemaniez aja..
spy ada gemez2 nya gitu...
😁