NovelToon NovelToon
Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Transformasi Hewan Peliharaan / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Dunia Kultivasi adalah dunia yang kejam bagi yang lemah dan indah bagi yang kuat

Karena itu Li Yuan seorang yatim piatu ingin merubah itu semua. bersama kawannya yaitu seekor monyet spiritual, Li Yuan akan menjelajahi dunia dan menjadi pendekar terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Cahaya di Balik Jendela Kayu

​Tiga hari telah berlalu sejak badai petir hitam dan api ungu meratakan kaki Gunung Lingyun. Li Yuan perlahan membuka matanya, disambut oleh aroma harum kayu cendana dan obat-obatan herbal yang menyengat. Ia mendapati dirinya terbaring di ranjang empuk di dalam kediaman pribadi Ketua Sekte.

​Di sampingnya, Dong Dong tampak seperti bola bulu yang dibalut perban putih dari kepala hingga ekor. Monyet itu masih mendengkur kecil, meski sesekali merintih dalam tidurnya.

​"Kau sudah bangun, Master Li?"

​Ketua Sekte Qing Feng masuk dengan langkah pelan. Wajahnya tampak jauh lebih tua, namun matanya memancarkan rasa hormat yang tak terhingga. Ia segera berlutut di samping tempat tidur.

​"Terima kasih telah menyelamatkan masa depan kami. Tanpamu, Sekte Awan Tenang hanya akan menjadi catatan kaki di sejarah kehancuran."

​Li Yuan mencoba duduk, merasakan nyeri yang menusuk di seluruh tulang rusuknya. Ia menatap telapak tangannya yang masih memiliki bekas luka bakar akibat memegang pedang dalam mode iblis.

​"Ketua Sekte, bangunlah. Aku bukan siapa-siapa," ucap Li Yuan lirih. "Aku hanya seorang pembunuh yang kebetulan memiliki musuh yang sama dengan kalian."

​Li Yuan menatap ke luar jendela. Di lapangan bawah, ia bisa melihat para murid yang tersisa sedang bahu-membahu membersihkan puing-puing. Meskipun mereka baru saja melalui neraka, ada sesuatu yang berbeda pada diri mereka—tatapan mereka tidak lagi kosong; mereka memiliki martabat seorang pejuang.

​Namun, senyum tipis Li Yuan menghilang saat ia melihat Tanda Pelacak Elang di tangannya yang kini menjadi bekas luka permanen.

​"Feng Gao adalah seorang Jenderal Kekaisaran," kata Li Yuan pelan. "Kematiannya akan membawa badai yang lebih besar. Kaisar tidak akan membiarkan penghinaan ini. Jika aku tetap di sini, pasukan berikutnya yang datang tidak akan hanya membawa tentara, mereka akan membawa kehancuran total bagi gunung ini."

​Qing Feng terdiam. Ia tahu Li Yuan benar. Kekaisaran Utama adalah raksasa yang tidak bisa dilawan oleh satu sekte kecil, meski mereka memiliki seorang ahli Manifestasi Roh.

​"Jadi... Anda akan pergi?" tanya Qing Feng dengan suara bergetar.

​Li Yuan mengangguk. "Tapi aku tidak akan meninggalkan kalian dengan tangan kosong."

​Selama seminggu masa pemulihannya, Li Yuan melakukan sesuatu yang mengejutkan. Ia meminta tumpukan kertas kosong dan kuas. Dengan ingatannya tentang teknik-teknik liar dari kakek hantu dan pencerahan yang ia dapatkan selama bertarung, Li Yuan mulai menulis.

​Ia menulis sebuah buku berjudul "Kitab Jalur Gembel: Kultivasi Tanpa Batas". Di dalamnya, ia tidak mengajarkan gerakan yang rumit, melainkan cara memanipulasi Qi dalam kondisi terdesak, teknik pernapasan untuk menjernihkan pikiran dari haus darah, dan bagaimana cara bertahan hidup dengan segala cara.

​"Ini," Li Yuan menyerahkan buku yang masih basah oleh tinta itu kepada Qing Feng. "Ini adalah warisanku. Ajarkan pada mereka yang memiliki hati yang kuat, bukan hanya bakat yang tinggi."

​Tidak hanya itu, Li Yuan menunjuk ke arah tumpukan peti besar yang ia rampas dari tenda-tenda Pasukan Elang Hitam. Emas, permata, obat-obatan tingkat tinggi, dan senjata-senjata zirah elit.

​"Gunakan semua harta Feng Gao ini untuk membangun kembali desa-desa di sekitar gunung dan memperkuat pertahanan sekte. Jadikan tempat ini tempat perlindungan bagi mereka yang tidak punya tempat pulang, seperti aku dulu."

​Qing Feng menerima kitab itu dengan tangan gemetar. Ia menyadari bahwa Li Yuan sedang mempersiapkan sekte ini untuk berdiri di atas kaki mereka sendiri setelah ia pergi.

​Perpisahan ini baru saja dimulai. Li Yuan tahu, meninggalkan tempat yang sudah ia anggap rumah adalah harga yang harus ia bayar untuk melindungi orang-orang di dalamnya.

1
Nanik S
Awal yang menarik
Aman Wijaya
jooooz pooolll Thor lanjut terus update nya semangat semangat semangat
Agen One: /Good//Good//Good//Pray//Ok//Ok//Good//Good//Ok/
total 1 replies
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll
Aman Wijaya
mantab Li Yuan maju terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut terus
Aman Wijaya
semangat semangat Li Yuan bantai semua musuh mu
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
markotop top lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
joooooss joooooss pooolll lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Aman Wijaya
siiiip lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
lanjut Thor semangat semangat
Agen One: okeeeee
total 1 replies
Aman Wijaya
nyimak Thor lanjut
Agen One
Ceritanya gak ada sedih-sedihnya coi. komedi dan perjuangan!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!