NovelToon NovelToon
ISTRI RAHASIA ( Jusuf Alexanderku )

ISTRI RAHASIA ( Jusuf Alexanderku )

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nana Curly

Hola ...
Update setiap hari ... !!!

Warning :
Novel ini bisa membuat kalian tersenyum-senyum sendiri dan tertawa gemasss ...!!!
Novel ini juga mengandung banyak bawang ditengah!!! Selamat membaca ...

Karena ada yang minta sekuel anaknya Galas dan Gayung. Ini aku kasih sekuel mengenai anak kedua mereka, Jusuf Alexander.

Dalam perjalanan menuju kampung halaman untuk menengok kedua orang tuanya yang kini menetap dikota kelahiran mereka. Jusuf Alexander tersesat dijalan karena mengikuti Google Map. Padahal ibunya sudah mengingatkannya untuk tidak mengendarai mobil sendiri. Karena Alex lemah mengingat jalan.

Hingga akhirnya ia tersesat dijalanan terjal dalam kondisi mobil yang tiba-tiba mogok. Apesnya hujan mengguyur begitu deras malam itu. Hingga ia kebingungan untuk meminta bantuan. Sampai kemudian muncul seorang gadis yang menolongnya.

Dari sanalah perjalanan cintanya yang amazing bermula. Ikuti terus ya ...Ok say ...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Curly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 ( Berikan Semua Hartamu! )

Alex menatap layar laptop dihadapannya, diam, melamun lebih tepatnya. Ia sungguh tak bisa berkonsentrasi sekarang dan itu semua karena Pandan yang sampai pagi ini masih membisu, mengabaikan keberadaan dirinya. Apa yang harus aku lakukan Pandaaan ... supaya kamu tidak marah lagi? Alex mendesah gelisah. Baru kali ini ia merasakan kegalauan karena seorang wanita. Bahkan saat ditinggalkan Mika begitu saja beberapa bulan yang lalu, ia tidak sampai gila seperti ini. Pandan, Pandan ... kamu memang luar biasa!

"Bos?" panggil Kevin sembari menatap wajah atasannya yang tampak seperti ayam penyakitan itu.

"Apa?" ucap Alex galak dengan tatapan membunuh, teringat balasan "i miss you too" yang ditulis playboy tengik disampingnya itu pada status medsos yang diunggah Pandan saat ia berada dinegara X lalu. Padahal jelas-jelas ia sudah memperingatinya untuk tidak mendekati Pandan lagi namun nyatanya Kevin mengindahkannya. Berani-beraninya! Geram Alex masih menatap tajam asistennya itu.

Kevin menelan salivanya susah payah. Jangan-jangan Bos tahu kalau aku mendekati Pandan saat dia di luar negeri?

"Hehe ... tidak, tidak jadi Bos." Kevin tersenyum tipis dan memilih untuk diam, melanjutkan pekerjaannya. Tak berani menatap Bosnya yang entah kenapa, sepertinya ia begitu sensitif akhir-akhir ini.

Beberapa saat kemudian.

"Kevin ...," panggil Alex, kali ini nadanya sedikit melunak namun tatapannya kosong ke depan.

"Iya Bos?" Kevin menoleh, menunggu penasaran apa yang akan dikatakan atasannya itu.

"Apa yang biasanya kamu lakukan jika istrimu sedang marah?" tanya Alex tanpa sadar.

"Istri?" tanya Kevin bingung. Sejak kapan ia punya istri? Hello Bos, aku itu masih bujangan, batin Kevin geli.

"Oh ... mak-maksudku kekasih ya kekasih ... apa yang kamu lakukan jika kekasihmu marah?" Astaga Alexx! Hampir saja ia ketahuan, batin Alex merutuki kebodohannya.

"Kalau itu, justru aku belajar dari kamu, Bos. Kalau wanita marah, biarkan saja nanti juga kalau capek datang sendiri ke kita. Iya kan?" ucap Kevin terus terang.

"Bi-biarkan saja?" Alex memang pernah menyarankan itu ke Kevin. Tapi kali ini berbeda, yang sedang marah adalah istrinya, si Pandan. Wanita langka yang mungkin hanya ada satu-satunya didunia, yang jalan pikirannya saja begitu sulit untuk Alex tebak. Kadang terlihat lugu dan polos lalu tiba-tiba agresif lalu kemudian mempermainkan dirinya dengan candaannya yang sama sekali tak lucu itu. Malah membuatnya ingin menerkamnya jika saja ia tak kuat dengan imannya. Tapi anehnya, wanita langka itu bisa membuatnya tergila-gila seperti ini. Bahkan membuatnya merasakan kegalauan yang mendalam untuk pertama kali.

Kalau ia biarkan saja, terus dia malah meminta cerai bagaimana? Tidak! Ia tidak mau bercerai dari Pandan. Semalam bertengkar saja ia sudah seperti orang gila rasanya. Lagipula masa secepat ini ia menjadi duda, malam pertama saja belum pernah. Astaga ... apa-apaan kamu ALEX? Buang dulu pikiran mesummu itu BODOH!!! Ya ampun ... Arrggttt!!

"Tapi Lex ... memang kamu sudah punya kekasih lagi? Bukannya sejak putus dari Mika kamu belum menjalin hubungan lagi sama wanita manapun?" tanya Kevin hati-hati. Karena hubungan itu diputuskan sepihak oleh Mika beberapa bulan yang lalu dan sekarang wanita itu menetap di Singapura.

"Memangnya kalau aku sudah mempunyai kekasih lagi, aku harus memberikan laporan ke kamu begitu hah?" Alex kumat lagi galaknya, membuat Kevin keheranan akan apa yang sebenarnya terjadi, kenapa Bosnya akhir-akhir ini begitu sensitif sikapnya.

Ya ampun, ini si Alex lagi kenapa sih? Batin Kevin gusar.

***

Sore harinya, Alex sengaja pulang lebih awal. Mampir ke florist sebentar membeli sebuket besar bunga mawar merah yang cantik, untuk ia berikan pada Pandan tentunya. Setelah ia pikir-pikir, biasanya wanita menyukai hal-hal yang romantis. Apalagi bagi pecinta drama korea seperti Pandan yang biasanya pasti sering menghalu tentang hal-hal manis dalam percintaan dengan pasangannya.

Semangat Alex! Kamu pasti bisa!

Ia sudah tiba dirumah kini. Sore ini spesial, ia yang akan mengambil tugas Pandan menyiapkan makan malam mereka. Meski bukan makanan yang mewah, hanya saja Pandan pernah mengatakan bahwa ia menyukai pasta dan ingin datang ke restoran cepat saji itu lagi untuk memakan pasta kesukaannya. Oleh sebab itu ia memasak pasta spesial untuk Pandan yang ia buat sepenuh hati dengan penuh cinta juga tentunya ( hehe ).

"Oke Alex. Waktunya mandi dan bersiap." Setelah selesai Alex bergegas mandi kilat dan berpakaian rapi. Kalau Pandan memaafkannya nanti ia akan mengajak wanita itu keluar menikmati dinner misalnya. Ia rasa pasta saja tak cukup untuk membuat perut mereka kenyang untuk bisa tidur nyenyak nanti malam. Itu rencananya, entah nanti, yang pasti ia harus mencoba dulu untuk tahu hasilnya. Apakah nantinya Pandan akan memaafkannya atau tidak.

Saat yang dinanti pun tiba. Pandan pulang. Alex sudah menunggu diruang tamu dengan was-was. Sudah tak ada Ibra yang akan mengganggunya, jadi kali ini ia tidak boleh gagal lagi untuk mengambil hati Pandan dan membuat wanita itu memaafkannya.

Alex membuka pintu, berdiri disana menyambut kedatangan Pandan dengan sebuket bunga yang sudah ia persiapkan tadi. Astaga Alex, apa-apaaan jantungmu ini?

Oke! Berikan senyuman terbaikmu Alex ...!

"Haii ...," ucapnya sedikit canggung dengan senyum lebarnya. Pandan hanya menatapnya sekilas tak membalas senyumnya.

"Assalamuallaikum, Tuan Alex," sapa Pandan hormat. Senyum Alex terurai seketika mendengar Pandan masih saja memanggilnya dengan panggilan memuakkan itu. Tu-tuan lagi katanya, Alex benar-benar frustasi ketika Pandan memanggilnya dengan sebutan itu.

"Wallaikumsalam," jawabnya kecewa.

"Permisi. Saya harus menyiapkan makan malam untuk majikan saja," ucap Pandan lagi dengan wajah flatnya itu.

"Pandan Pandan Pandan! Berhenti memanggilku dengan panggilan menjijikan itu ..." Alex mulai tak sabar, ia mencekal tangan Pandan dan membawanya masuk duduk diruang tamu.

"Aku pembantumu, kamu majikanku bukan?" sindir Pandan lagi.

"Kamu istriku bukan pembantuku!" sergah Alex tak suka.

"Bukannya kamu sendiri kemarin yang mengatakannya." Pandan tak mau kalah.

"Aku mengatakannya karena tak punya pilihan lain, Pandan. Kita tinggal satu rumah, tidak mungkin aku mengatakan kamu teman atau kekasihku. Ibra akan melaporkan pada orang tuaku kalau aku sampai berbuat seperti itu. Jadi, tolong mengertilah, Oke?" pinta Alex memohon.

Tapi aku istrimu, bukan teman dan bukan juga kekasih, batin Pandan namun hanya di dalam hatinya. Apa aku terlalu memalukan untuk diperkenalkan sebagai seorang istri?

"Aku minta maaf," ucap Alex tulus. "Dan i-ini untuk kamu ...." Alex menyerahkan buket bunga itu pada Pandan yang duduk disofa sementara ia sendiri, berjongkok persis didepan Pandan.

Pandan menerima bunga itu masih tanpa ekspresi. Membiarkan begitu saja bunga itu tergeletak pada pangkuannya.

"Tapi aku tidak mau bunga."

"Kalau begitu katakan apa yang kamu inginkan. Aku akan memberikan apa pun asalkan kamu memaafkan aku," ucap Alex penuh keseriusan, menggenggam tangan mungil itu dalam genggamannya.

Pandan diam, masih belum menjawab. Namun mata sayunya menatap dalam begitu lama pada Alex yang menunggu jawabannya dengan penuh harap itu.

"Kamu benar tidak tahu apa yang aku mau?" tanya Pandan kemudian.

Alex terdiam untuk beberapa saat, namun ia tetap tidak peka akan apa yang diinginkan Pandan darinya.

"Katakan apa yang kamu inginkan, Pandan. Kalau kamu tidak mengatakannya bagaimana aku bisa tahu ...," ucap Alex. Benar-benar tingkat kepekaannya terhadap seorang wanita sangat rendah, Pandan mendesah kesal enggan memandang laki-laki dihadapannya itu.

"Pandaaann ...." Alex semakin mengeratkan genggaman tangannya, berharap Pandan mau memaafkannya.

"Berikan apa yang kamu punya untukku maka aku akan memaafkan kamu," ucap Pandan dengan nada kesal.

"A-apa yang aku punya?" Alex berusaha mencerna maksud ucapan Pandan kembali. "Tidak masalah, aku akan memberikan semua untukmu asal kamu mau memaafkanku. Uangku, mobilku, hartaku semuanya, rumahku kalau perlu, akan aku berikan semua padamu ...."

Alex mengeluarkan dompetnya mengeluarkan semua uang cashnya beserta kartu-kartu yang mengisi dompetnya, membuat hati wanita itu semakin dongkol saja. Apa Alex pikir ia wanita mata duitan atau apa sampai menginginkan uangnya. Pandan menyingkirkan buket bunga mawar itu ke samping dengan gerakan kasar saking jengkelnya menghadapi ketidakpekaan laki-laki yang berstatus suaminya itu.

Pandan lalu mengambil semua uang dan kartu-kartu yang Alex sodorkan padanya. Baiklah, kalau ini maumu!

"Berikan pinnya, sertifikat rumah, semua harta kamu berikan semua padaku ...." Pandan benar-benar kesal setengah mati.

"A-apa?" Alex melongo.

"Kenapa? Kamu tidak ikhlas?" ejek Pandan semakin kesal saja.

"Aku ikhlas!" Alex tak mau disebut pengecut.

"Kalau begitu berikan semua hartamu padaku!" tantang Pandan dengan nada yang mulai meninggi.

Pandan hanya menggertakmu Alex, berikan saja apa yang dia mau!

"O-oke! tidak masalah! Aku akan memberikan semuanya padamu ...." Alex berdiri menuju kamarnya, mengambil beberapa sertifikat kepemilikannya atas rumah, tanah, dan lain sebagainya. Ia kembali beberapa saat kemudian dan memberikannya dengan berani kepada Pandan.

"Ini. Aku berikan semua kepadamu sebagai bukti bahwa aku benar-benar serius meminta maaf padamu."

"Oke, aku terima," jawab Pandan dengan wajah dongkolnya menerima semua berkas-berkas itu.

"Berarti aku dimaafkan bukan?" tanya Alex dengan senyum penuh pengharapan.

"Tidak!" Sewot Pandan.

"Ti-tidak?" Senyum Alex luntur seketika.

"Aku akan memaafkanmu nanti setelah kamu mengganti semua kepemilikan hartamu atas namaku ..." ucap Pandan dingin sebelum akhirnya berdiri dan melenggang pergi, meninggalkan Alex yang terlihat shock itu.

INI SERIUS?

Kaki Alex merosot ke lantai. Pandan tidak mungkin tega melakukan ini padanya kan???

***

Sorry guys, otak lagi kode zero!

Gak nemu ide ...😣😣😣

Jangan lupa LIKE, KOMEN, VOTE

1
NurhasanahHs
ini aku baca novel ini udah 2x tp msih aj nangis
nawale sophiae
Luar biasa
rosita
seru 🤭🤭🤭
EkaYulianti
alex harusnya bilang, "aku jatuhkan talak untuk mu Mika".
EkaYulianti
dulu di sekolahku ada yg namanya pandan wangi.
EkaYulianti
bukannya pandan lg M, kok sholat subuh?
RossyNara
biasanya yang dingin-dingin sedep cwonya ini malah si cwe nya.
FeVey
penulisnan bagus, penyampaian alur cerita juga bagus, cerita ringan, lucu dan romantis, recomend buat baca.
Safitri Agus
jadi udah ya sampe disini critanya Thor,ga lanjut kah,,bisa ditarik kesimpulan nya sesuai imajinasi yg baca aja, sayang sekali ya padahal cerita menarik tapi ya sudahlah,it's Ok,👍👌
Safitri Agus
kenapa malu Thor,yg begini masih wajar kok,malah terlihat' sopan lagi,😁🤭
Safitri Agus
sawadikap skidipapap,ini bahasa Bangkok ya,😁
Safitri Agus
yaa kok kecelakaan sih papa mama nya Olivia,,kalo is ded ga seru lah maunya mereka menderita dulu 🤭
Safitri Agus
tarik ulur kisahnya Ibra dan Olive,,Ibra kan taat beribadah,knp masih ragu², dah istikharah juga kan,dgn baca bismillah maju aja terus,yakinlah.
Safitri Agus
uwahh pas banget ini solusinya pandan utk menghalau malam yg mencekam,ga pake nolak ya Lex 😂
Safitri Agus
si Ibra kayaknya jatuh cintrong sama Pandan,,no.no.no way,ga boleh ya,perboden.
Safitri Agus
mika ini aneh dan agk licik kan lg sakit parah ya,dan ga mungkin melayani misua nya dlm kondisi seperti itu,kok tetap maksa Alex utk menikahinya,ga jln otaknya,, harusnya bertobat,lebih mendekatkan dirinya pada sang pencipta kan dah tahu umurnya ga panjang.
Safitri Agus
nenek Gayung,,🤭
Safitri Agus
iya Bu Gayung, dia menantumu,, Pandan itu istrinya Yusuf 😊
Safitri Agus
haha iya sampe Jontor tu lambe,🤣
Safitri Agus
gagal maning Lex, 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!