NovelToon NovelToon
Antara Dua Pilihan Hati

Antara Dua Pilihan Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Misteri / Perjodohan / Romantis / Pengantin Pengganti / Komedi
Popularitas:663
Nilai: 5
Nama Author: Gurania Zee

Karya terbaru Gurania Zee yang menceritakan tentang gadis tidak peka dan cinta segitiga antara Aluna, Arsen dan Prasha Arzelio.
memiliki kisah yang sedikit rumit perihal rahasia misteri kematian ayahnya dan adanya permainan bisnis yang menjadikannya sebuah kunci utama dari misteri tersebut. dan Cinta yang mulai tumbuh perlahan. Aluna seorang gadis yang polos tanpa sadar menjadi pusat permainan dalam dunia bisnis mendiang ayahnya. yang jauh lebih besar dari semua intriks itu bahkan paling tidak menyadari akan hal yang paling sederhana yaitu, perasaannya sendiri. karena terkadang misteri dalam hidup, bukanlah rahasia dari kisah masa lalu melainkan hati yang terlambat menyadari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gurania Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Lola melangkah perlahan dengan langkah sedikit berat. Arden hanya melihat dari kejauhan, dia tidak benar benar pulang saat itu, masih ingin memastikan sesuatu yang membuat rasa penasarannya meronta-ronta.

Karena begitulah Arden Sanjaya memiliki tingkat kesetia kawanan yang tinggi jika sudah sangat dekat dengannya. Lola melangkah perlahan dan masuk ke dalam rumahnya dengan langkah berat.

Sebelumnya ia menaruh sepatunya lebih dulu di rak yang letaknya diarea samping teras rumahnya. Rak kayu yang sudah mulai reyot. Ia menundukkan kepalanya ketika melewati ayahnya. Seperti anak yang sudah sangat hafal situasi dan kondisinya dirumahnya sendiri saat itu setiap kali ia pulang kerumah selalu saja dengan situasi yang sama.

"Masuk!, tutup pintunya lagi." Lola pun menutup pintunya lagi. Dan kembali ke dalam untuk menaruh tas selempangnya di dalam kamar.

Ayah Lola menatap Lola dari ujung rambut sampai ujung kaki, namun tatapannya membuat Lola merinding bulu kuduk saat itu. Ia jadi memiliki perasaan tidak enak saat itu. Tapi entah itu hanya perasaannya saja, entahlah Lola sendiri saja tidak tau. Ia hanya mengikuti alur ayahnya saja.

Rumah yang tidak sebesar teman temannya namun terasa sangat sunyi hanya terdengar suara kipas angin tua yang berputar malas di sudut ruangan di area ruang tamu.

Ayah Lola pun duduk di kursi plastik berwarna merah yang berada diruang tamu. Namun ia lebih dulu melangkah ke area teras mengambil kopi sisa yang tinggal setengah dan langsung menyeruput kopi tersebut sedikit demi sedikit tak lupa ia menutup pintunya kembali.

"Kamu dari kemarin kenapa tidak pulang, menginap dimana selama itu Lola?."

"Dirumah teman pak, sambil kerja kelompok."

"Teman yang mana yang antar kamu tadi?."

"Itu kakaknya pak?."

"Jangan bohong kamu La, bapak tidak bisa kamu kibulin."

"Enggak pak, Lola enggak bohong sama bapak.'

"Oke kalo gitu, terus bapak dengar kamu sempat nolongin temanmu yang kena kasus?."

Lola hanya mengangguk, "Kasih bayaran ke kamu enggak?." Kembali Lola hanya menggeleng pelan, namun tak lama bapaknya menggebrak meja saking emosinya yang sedari tadi sengaja ia tahan pun pada akhirnya ia lupakan begitu saja.

Dari kejauhan Arden sedikit menguping meski tidak begitu jelas, tapi ia benar benar memasang telinganya baik baik saat itu.

"Brak!, Bodoh banget kamu La, hari gini kamu masih gratisin."

"diluar sana bahkan hal kecil aja dijadikan cuan Lola, manfaatkan kecerdasan dan keahlian mu itu namanya bisnis Lola."

"Kamu tidak lihat sekarang kondisi bapak lagi kepayahan begini, adikmu masih dirumah sakit butuh banyak biaya, bapak juga punya banyak hutang diluaran masa kamu enggak bisa bantu bapak."

"tapi Lola masih sekolah pak, Lola hanya ingin fokus belajar bukan tugas Lola harus apa yang bapak inginkan harus Lola turuti pak, kan ada bang Kipli dan bang ojak bapak bisa dong minta bantuan ke mereka, mereka kan anak bapak juga kenapa bapak malah neken Lola seolah Lola kayak bukan anak bapak." ucap Lola mengeluarkan unek-uneknya.

Sementara ditempat lain Prasha masih sibuk dengan kebucinannya yang semakin hari semakin membuat semua orang gepok.jidat.

"Elo mau kemana bro?." tanya Arsen saat ia masih memainkan gamenya di area sofa. Mereka nampak santai tapi sebetulnya semua keriweuhan di perusahaan sudah terhandle.oleh para pegawainya

Jika diperlukan maka semua pergi bersamaan dengan style snada dan begitu kompak.seolah memamerkan ketampanannya.

Prasha sudah rapi sejak tadi, memakai pakaian santai yang ia snadakan dengan pakaian yang ia beli untuk Aluna.Mau couple ceritanya.

"Mau kencan dong?."

"Kencan dimana bro, romantis?."

"Ya iyalah, ah udah lah kalian kepo banget sih."

"bukan kepo tapi seneng kalo elonjuga seneng, sensi banget." jelas Arsen.

"Mase hati hati jangan sampe kecebur kolam lagi."

"Haish Dartooo."

Dirumah Lola,

"La, nanti malam bapak ada janji sama teman bapak, dia mau bantu selesaikan hutang hutang bapak, kamu ikut ya sama bapak temani bapak."

Lola membeku, pikirannya langsung tak tenang, apa tujuan bapak Lola mengajak pergi bersama?."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!