NovelToon NovelToon
Kapan Kebahagiaan Itu Datang ?

Kapan Kebahagiaan Itu Datang ?

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Cerai / Penyesalan Suami
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Almira

Sejak dilahirkan, hidup tak pernah memberinya ruang untuk merasa bahagia. Luka, kehilangan, dan kesendirian menjadi teman tumbuhnya. Saat orang lain menemukan kebahagiaan dengan mudah, ia hanya bisa bertanya dalam diam: kapan kebahagiaan itu datang?
Sebuah kisah tentang hati yang lelah menunggu, namun belum sanggup berhenti berharap.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Almira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pagi Minggu Dan Langkah Perpisahan

Akhirnya, hari Minggu yang dinanti itu pun datang. Pagi masih muda ketika ibu duduk di ruang tengah, menyiapkan barang-barang terakhir yang akan dibawa.

Wajahnya tampak tegar, meski matanya menyimpan lelah yang tak bisa disembunyikan.

Kak Rini Keluar dari kamar sambil menggendong tas kecil di pundaknya. Ia melirik ibu, lalu berkata pelan, seakan takut melukai perasaan.

“Bu… uangnya cukup, kan?”

Ibu tersenyum tipis, senyum yang lebih banyak menenangkan daripada jujur.

“Cukup, Nak. Kamu jangan pikirkan itu. Fokus saja sampai tujuan, ketemu ayah dengan selamat.”

Kak Pipi yang sejak tadi diam akhirnya ikut bersuara. Ia duduk di samping ibu, menatap tangan ibu yang memegang dompet kain lusuh.

“Maaf ya, Bu… harus pakai uang simpanan. Nanti kalau aku sudah dapat kerja tambahan, aku ganti,” ucapnya lirih.

Ibu langsung menggeleng, lalu menepuk tangan Kak Pipi dengan lembut.

“Jangan bicara begitu. Uang itu memang untuk kalian. Kalau bukan sekarang, mau dipakai kapan lagi?”

Ibu menarik napas dalam-dalam sebelum melanjutkan, suaranya sedikit bergetar.

“Ibu cuma minta satu. Jaga diri kalian baik-baik. Jangan lupa makan, jangan memaksakan diri. Kalau capek, istirahat.”

Kak Rini menunduk, matanya mulai berkaca-kaca.

“Ibu juga harus jaga kesehatan. Jangan terlalu sering mikirin kami,” katanya sambil menggenggam tangan ibu erat.

Ibu tersenyum lagi, kali ini lebih hangat.

“Selama kalian baik-baik saja, ibu sudah sehat.”

Suasana hening sejenak. Tak ada yang ingin benar-benar pergi, tapi keadaan memaksa mereka untuk melangkah. Di tengah keterbatasan dan jarak yang akan memisahkan, hanya doa ibu yang diam-diam mengiringi perjalanan Kak Rini dan Kak Pipi menuju kota tempat ayah bekerja.

****

Terminal pagi itu sudah ramai. Suara mesin bus bercampur dengan teriakan kernet dan langkah orang-orang yang hilir mudik membawa tas dan koper. Di sudut dekat bangku panjang, ibu berdiri bersama Kak Rini dan Kak Pipi. Angin pagi bertiup pelan, membuat ujung kerudung ibu sedikit berkibar.

Ibu merapikan kerah baju Kak Rini, gerakannya pelan dan berulang, seolah ingin menunda waktu.

“Jangan lupa langsung kabari ibu kalau sudah sampai,” ucapnya lembut namun tegas.

Kak Rini mengangguk cepat. “Iya, Bu. Nanti Rini telepon. Janji.”

Ibu lalu menoleh ke Kak Pipi. Tatapannya lebih lama, seakan menghafal wajah anaknya sendiri.

“Kamu jaga kakakmu, ya. Jangan sungkan minta tolong orang kalau perlu,” katanya.

Kak Pipi tersenyum kecil. “Tenang saja, Bu. Aku jaga Rini. Kami baik-baik saja.”

Tiba-tiba suara kernet memanggil tujuan kepelabuhan dengan lantang. Waktu seakan mendesak. Kak Rini menggenggam tangan ibu erat.

“Doain kami, Bu,” katanya dengan suara yang mulai bergetar.

Ibu mengangguk, lalu memeluk mereka satu per satu.

Pelukan itu singkat, namun sarat makna. Ibu menepuk punggung mereka pelan, seolah menitipkan seluruh harapannya di sana.

“Hati-hati di jalan. Ingat, kalian berangkat bukan cuma untuk ayah, tapi juga untuk masa depan kalian sendiri,” ucap ibu pelan.

Kak Rini dan Kak Pipi melangkah menaiki bus. Dari balik kaca jendela, mereka melambaikan tangan. Ibu membalas lambaian itu sambil tersenyum, meski matanya mulai basah.

Hingga bus perlahan bergerak dan menghilang dari pandangan, ibu masih berdiri di tempat yang sama. Tangannya terkatup di dada, bibirnya bergerak lirih—doa yang tak terdengar, namun penuh cinta dan harapan

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!