NovelToon NovelToon
Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wuna.Chanz

Jatuh cinta pada anak tiri seiring nya waktu karena istri selingkuh terus menerus?! padahal... Renzo Draja adalah pria mapan.. bagaimana konflik mereka dan cara Renzo Draja mengatasi nya?

Setelah bercerai dengan istri nya, entah bagaimana caranya Nias Wiliam yaitu mantan istri nya Renzo Draja mendapatkan uang, sedangkan Renzo Draja nyaris menguasai semua bisnis di kota.

Setelah bercerai, Renzo di perintahkan untuk kencan buta dengan para wanita pilihan Ayah Renzo Draja, yaitu Jhonson Draja.

Gaskeun mampir baca novel ku cuyy!

[Karya Official Wulan.Chanz]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wuna.Chanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 Perasaan Baru

...****************...

...Di mansion, Zelia menuruti hukuman nya, menunggu dengan sabar akan kepulangan Daddy nya, sedangkan Nias, masih cari cara untuk keluar dari kamar, tetapi karena kandungan nya sudah besar, itu mempersulit Nias, apalagi pintu kamar di jaga oleh satpam, Nias mencoba keluar lagi, satpam yang bernama Barret menoleh ke Nias, berbicara dengan tegas....

..."Nyonya, kamu gak boleh keluar sampai Tuan Renzo pulang ke mansion", Nias menghela nafas kesal lalu menjawab dengan keras kepala....

..."Tapi Pak Barret, aku perlu jalan-jalan biar bayi aku sehat", Barret menggelengkan kepala nya, tidak menerima alasan apapun lalu menjawab dengan tidak mau kalah argumen....

..."Maaf Nyonya, tidak bisa, Tuan Renzo udah kasih aku tugas buat gak izinin kamu keluar dari kamar", Nias menggeram lalu menjawab dengan amarah....

..."Pokok nya aku mau keluar dari kamar!", Barret menggeram, lalu membalas dengan tidak bisa menahan amarah nya juga....

..."Cukup Nyonya! kamu seperti anak kecil! kembali ke kamar kamu! tolong bersikap penurut seperti Nona Muda Zelia!", Nias terkejut dengan jawaban Barret, lalu berbalik masuk, sebelum masuk ke kamar, Nias berbalik ke arah Barret, berbicara dengan geram dan mengancam....

..."Awas aja, aku pecat kamu", Barret tersenyum tertantang, menjawab dengan berani....

..."Aku cuman lakuin tugas Tuan Renzo, lagi pula Tuan Renzo lah Boss nya di sini", Nias menggeram lagi, lalu berbalik ke arah pintu, berjalan masuk, membanting pintu dengan keras....

...BBBRAAKKK!!!!!...

...Barret gak terkejut sedikit pun, hanya berbalik ke depan, menunggu kehadiran nya Renzo, Barret berbicara dalam hati dengan kesal....

...* Ya ampun... Nyonya Nias benar-benar nyebelin, aku gak bisa tahan emosi aku lagi tadi *...

...****************...

...Keadaan Renzo saat ini sedang meeting brand baru, tetapi Renzo tidak sepenuh nya menyimak apa yang para karyawan dan karyawati bahas, di pikiran nya hanyalah tentang lahiran Nias nanti, salah satu karyawan bertanya pada Renzo....

..."Jadi Boss, bagaimana menurut anda, apakah anda setuju untuk ini?", Renzo tersadar dari pikiran nya, tetapi ekspresi nya Renzo tetap dingin dan datar, bersandar ke kursi, menoleh ke Jessy yang duduk di samping nya, bertanya....

..."Bagaimana Je-Jes?", Jessy menoleh, tersenyum kecil, lalu menatap ke arah karyawan, mengangguk tegas, menjawab dengan puas....

..."Untuk sampai sini, semua nya bagus, kamu melakukan pencarian dan penyesuaian produk dengan kompleks pada selera anak muda mau pun kaum milenial", Karyawan menghela nafas lega mendengar jawaban Jessy yang positif, lalu mengangguk dan kembali duduk ke kursi nya sendiri, Renzo berbicara dengan tegas....

..."Makasih udah berjuang dan kalian memberikan hasil yang terbaik hari ini, meeting selesai, sampai ketemu lagi nanti", Renzo tetap duduk di kursi kebesaran nya dengan santai, sedangkan para karyawan dan karyawati mulai keluar dari ruangan meeting dengan semangat, Jessy merapihkan dokumen dan menyusun nya lagi dengan rapih, Renzo berbicara pada Jessy....

..."Maaf, tadi aku kurang menyimak meeting nya", Jessy tersenyum lembut, mengangguk santai, menjawab dengan pengertian....

..."Gak masalah Tuan Renzo, aku mengerti", Renzo mengangguk, lalu berdiri, mengambil dokumen-dokumen nya, memasukkan dokumen-dokumen itu ke dalam tas kerja, berbicara ke Jessy dengan lebih rileks....

..."Makasih buat hari ini, aku mau pulang dulu", Jessy mengangguk, melihat Renzo yang pergi keluar dari ruangan meeting....

...****************...

...Di parkiran pusat perusahaan, sudah ada Ken yang menunggu dengan sabar, Ken tersenyum kecil saat sudah melihat Renzo yang keluar dari gedung perusahaan nya, Renzo berjalan menghampiri Ken, bertanya dengan nada yang santai....

..."Udah nunggu lama?", Ken membukakan pintu untuk Renzo, menjawab dengan sopan....

..."Jangan khawatir Tuan Renzo, aku baru aja datang", Renzo mengangguk tanda terima kasih, lalu masuk ke dalam mobil, duduk di kursi penumpang belakang, lalu Ken menutup pintu mobil dengan pelan, berjalan ke sisi pengemudi lalu masuk dan mengendarai mobil nya menuju mansion, Renzo menghela nafas, sudah tidak sabar melihat Zelia, Renzo berbicara dalam hati dengan bingung tetapi juga lega....

...* Aku rasa... cinta aku ke Nias mulai berkurang, itu buat aku lebih nyaman sama Zelia dan lebih akrab pada Zelia *...

...****************...

Sesampai nya di halaman depan mansion, Renzo keluar dari mobil, mendengar suara Zelia dari lantai atas.

..."DADDY RENZO!!!", Renzo menoleh ke atas, tersenyum geli melihat Zelia yang berada di balkon kamar nya, merasa hangat melihat Zelia yang melambaikan kedua tangan nya di atas, Renzo mengangguk sebagai tanda menyapa, Zelia tersenyum bersemangat lalu berbalik masuk kembali ke dalam kamar, Renzo berjalan menuju pintu besar mansion, bersama Ken di samping nya, pintu di buka oleh pelayan rumah, menyambut kepulangan nya Renzo....

..."Halo Tuan Renzo, dan Tuan Ken"....

..."Selamat datang kembali Tuan Renzo dan Tuan Ken"....

..."Selamat datang kembali"....

...Renzo melihat Zelia yang berlari turun ke lantai bawah, Renzo segera berlari menghampiri Zelia dengan panik mengabaikan para pelayan yang menyapa, Renzo berbicara dengan khawatir....

..."Baby! jangan lari di tangga! nanti jatuh!". Zelia tersandung jatuh, mata Renzo melebar melihat Zelia yang akan terjatuh, para pelayan berteriak khawatir....

..."Nona Muda!"....

..."Ya ampun!"....

..."Awas!"....

...-Bersambung-...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!