NovelToon NovelToon
Sistem Kultivasi Untuk Psikopat

Sistem Kultivasi Untuk Psikopat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Sistem / Kelahiran kembali menjadi kuat / Psikopat
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Ye Fan adalah seorang psikopat yang menjadikan orang-orang jahat sebagai target eksekusinya. Ia menikmati perburuan tersebut tanpa rasa bersalah.

Sebelum kematiannya, Ye Fan menghabiskan waktu dengan sebuah game kultivasi yang menurutnya sangat menarik, karena di dalamnya ia bisa memburu dan membunuh para penjahat tanpa batas.

Namun, hidupnya berakhir ketika ia tewas ditembak polisi. Saat membuka mata kembali, Ye Fan mendapati dirinya telah bereinkarnasi ke dalam dunia kultivasi—dunia yang persis seperti game yang pernah ia mainkan, tempat hasrat lamanya kini dapat terwujud sepenuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Interogasi di Bawah Rembulan

​Melihat kemunculan Ye Fan yang tiba-tiba, kelima pembunuh dari Klan Elang Darah itu segera membentuk formasi pengepungan. Mereka adalah pembunuh profesional yang tidak banyak bicara. Aura Arus Qi Level 10 mereka menekan rumput di sekitar hingga rata dengan tanah.

​"Hanya Arus Qi Level 8? Master Han benar-benar pecundang sampai bisa mati di tangan sampah sepertimu." desis pemimpin mereka dari balik topeng.

​Ye Fan tidak membalas hinaan itu. Baginya, berbicara dengan mayat adalah pemborosan waktu.

​“Sistem, aktifkan Napas Naga Hitam. Gunakan 20 Poin Reputasi Gelap untuk penguatan fisik sementara!”

​[DING! Penguatan Aktif!]

[Aura Kegelapan Terdeteksi!]

​Tubuh Ye Fan mendadak diselimuti uap hitam yang sangat pekat. Matanya yang merah berkilat di tengah kegelapan malam. Sebelum para pembunuh itu sempat bereaksi, Ye Fan sudah melesat.

​Sreet!

​Dengan teknik Langkah Bayangan Darah, Ye Fan muncul di belakang salah satu pembunuh. Tangannya yang telah berubah menjadi cakar energi hitam menembus punggung pria itu hingga jantungnya hancur seketika.

​"Satu," bisik Ye Fan.

​"Cepat serang! Dia menggunakan teknik sesat!" teriak sang pemimpin.

​Tiga pembunuh lainnya menyerang secara bersamaan dengan pedang yang berlumuran racun. Namun, Ye Fan bergerak dengan ritme yang ganjil—seperti tarian hantu yang tak bisa disentuh. Ia menghindari tebasan pedang dengan selisih milimeter, lalu dengan satu putaran tubuh, ia mematahkan leher dua pembunuh sekaligus menggunakan kekuatan murni lengannya.

​Krak! Krak!

​Dua tubuh ambruk tak bernyawa. Esensi mereka mulai tersedot masuk ke dalam pori-pori kulit Ye Fan, memberikan sensasi hangat yang membakar Dantiannya.

​"Tiga."

​Pembunuh keempat mencoba melarikan diri, namun Ye Fan mengacungkan tangannya ke depan. Sebuah rantai energi hitam meluncur dari Inventori dan melilit leher pria itu, menariknya kembali dengan sentakan keras hingga kepalanya membentur batu dan pecah.

​"Empat."

​Kini tersisa sang pemimpin. Ia berdiri gemetar, pedangnya terjatuh ke tanah. Keberaniannya menguap saat melihat empat rekannya yang berada di Level 10 dibantai seperti ayam oleh seseorang yang levelnya di bawah mereka.

​"Kau... kau monster..."

​Ye Fan melangkah mendekat, uap hitam di sekelilingnya mulai menyusut, namun tekanan mentalnya semakin berat. Ia mencengkeram rahang sang pemimpin dengan satu tangan, mengangkatnya hingga kakinya menendang-nendang udara.

​"Aku tidak suka mengulang pertanyaan," suara Ye Fan terdengar sangat jernih sekarang, lidahnya benar-benar telah pulih sempurna. "Klan Elang Darah. Di mana markas kalian? Dan siapa yang membayar kalian untuk datang ke sini?"

​"Aku... aku tidak akan bicara! Klan akan memburumu sampai ke lubang cacing!"

​Ye Fan menyeringai lebar—senyuman yang membuat sang pembunuh berharap dia mati saja bersama rekan-rekannya tadi. "Aku adalah seorang vigilante. Di duniaku, aku pernah membedah makhluk yang lebih mengerikan darimu untuk mencari informasi. Kau ingin tahu rasanya hidup tanpa kulit selama tiga hari?"

​Ye Fan mulai menekan titik saraf tertentu di leher pria itu, sebuah teknik penyiksaan kuno yang membuat rasa sakitnya berlipat ganda tanpa membuat korbannya pingsan.

​"AAAAAAKH! BERHENTI! AKU AKAN BICARA!" teriak pria itu histeris. "Kami dikirim oleh Kakak Master Han... Han Feng! Dia adalah penasihat di Kediaman Gubernur Wilayah Timur! Markas kami ada di Lembah Bayangan, sepuluh mil dari sini!"

​Ye Fan melepaskan cengkeramannya. Pria itu jatuh tersungkur, menangis dan memohon ampun.

​[DING!]

[Informasi Penting Didapatkan: Han Feng (Kediaman Gubernur)]

[Target Baru Terdeteksi!]

[Penyerapan Esensi Selesai: Ranah Kultivasi Host Meningkat!]

​[Selamat! Host telah menembus ambang batas Arus Qi!]

[Status Baru: Inti Qi Level 1]

​Sebuah ledakan energi terjadi di dalam tubuh Ye Fan. Sebuah bola kecil bercahaya—Inti Qi—terbentuk di perutnya, menandakan ia kini telah memasuki ranah yang jauh lebih tinggi.

​Ye Fan menatap pembunuh yang tersisa dengan dingin. "Terima kasih atas informasinya. Sebagai hadiah... kau akan menjadi orang pertama yang mengisi ruang kosong di memoriku."

​Dengan lambaian tangan, Ye Fan tidak membunuhnya, melainkan memasukkan pembunuh itu hidup-hidup ke dalam Inventori untuk "cadangan" interogasi atau eksperimen teknik barunya nanti.

​Ye Fan kembali ke paviliun dengan langkah tenang, membersihkan percikan darah di jubahnya seolah-olah dia baru saja selesai berkebun.

​"Ketua Ye! Apa yang terjadi?" tanya Inspektur Lu yang keluar dengan pedang terhunus, diikuti Xiao Mei yang tampak cemas.

​"Hanya beberapa serangga," jawab Ye Fan santai sambil duduk kembali dan mengambil cangkir araknya yang masih hangat. "Tapi tampaknya, kita harus melakukan perjalanan ke Wilayah Timur segera. Ada seekor 'elang' yang perlu dicabut bulunya."

1
Rizky Fathur
cepat bantai tianchang dengan cara paling kejam Thor
Rizky Fathur
cepat buat mcnya selamat Thor bikin Mcnya Ambil jiwanya Tetua itu bantai keluarganya Tetua itu dengan cara paling kejam Thor bikin Tetua itu memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli Thor bantai keluarganya Tetua itu dengan cara paling kejam Thor
Akira
hahaha main sekte-sekte 🤣 seru nihh
Ofu Madu
👍👍👍
Agen One: Makk kasih
total 1 replies
Agen One
Yang suka mc bantai-bantai pasti cocok. Gak naif ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!