NovelToon NovelToon
YUKI & KINTA

YUKI & KINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teman lama bertemu kembali / Cintamanis / Idola sekolah
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Kolim

"Di tengah kesibukan kehidupan SMA di Jakarta, Yuki dan kelompok teman terbaiknya menjalani petualangan yang mengubah hidup mereka dari merawat kakaknya yang sakit, menemukan cinta pertama, hingga membentuk tim untuk lomba bahasa asing nasional.

Dengan persahabatan sebagai dasar kuatnya, mereka menghadapi segala rintangan: perbedaan cara pandang, tantangan kompetisi, dan bahkan menemukan makna baru dalam persahabatan antar budaya. Awalnya hanya sekelompok teman biasa, kini mereka membuktikan bahwa kerja sama dan cinta bisa membawa mereka meraih kemenangan yang tak terduga termasuk kesempatan untuk menjelajahi dunia luar!"



"Siapakah mereka? Dan apa yang akan terjadi saat mereka melangkah keluar dari zona nyaman Jakarta untuk menjelajahi dunia yang lebih luas?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Kolim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 18

Setelah dua minggu Ayase pulang dari rumah sakit, badannya semakin kuat. Dia sudah bisa berjalan tanpa bantuan, meskipun masih perlu istirahat sesekali. Yuki selalu mengawasinya dengan penuh perhatian setiap pagi, dia membuat minuman hangat untuk Ayase; setiap sore, dia mengajaknya berjalan santai di taman dekat rumah.

Satu hari sore, Hana, Kinta, dan Rina datang ke rumah Yuki dengan wajah yang ceria. "Yuki! Ayase!" teriak Hana sambil memegang selembar kertas. "Kita punya kabar baik!" Yuki dan Ayase mendekati mereka. "Apa kabar baiknya?" tanya Ayase dengan senyum.

Hana menunjukkan kertas itu. "Ini tiket ke taman hiburan! Bu Siti bilang, sekolah ngasih tiket tambahan buat kita karena kita menang lomba dan Yuki nggak bisa ikut kemarin! Kita bisa pergi besok pagi cuma kita ber lima!"

Mereka semua bersorak senang. Yuki memeluk Hana. "Terima kasih ya, Hana! Ini yang paling baik yang pernah aku dengar!" Ayase tersenyum. "Baik deh, besok kita semua pergi. Tapi minta maaf ya, aku mungkin tidak bisa main terlalu banyak permainan. Tapi yang penting kita bersama!"

Pagi esok, mereka bangun lebih awal. Yuki menyiapkan makanan dan minuman untuk dibawa, Hana membawa tas dengan perlengkapan darurat, Kinta menyewa kursi roda untuk Ayase, dan Rina membawa kamera buat mengambil banyak foto.

Mereka naik mobil yang disewa Ayase dia sudah bisa duduk di kursi pengemudi meskipun perlahan. Di jalan, suasana sangat meriah. Hana menyanyi lagu dengan nada salah, bikin semua orang ketawa terbahak-bahak. "Hana, suara mu bikin burung di sepanjang jalan lari ke arah sebaliknya!" ucap Kinta. Hana hanya tertawa. "Itu tanda aku bikin perjalanan lebih meriah lagi!"

Saat mereka tiba di taman hiburan, mata mereka langsung terkejut. Taman hiburan itu sangat besar, penuh dengan permainan yang menarik, bunga yang cantik, dan orang yang ramai. "Wah, ini yang paling besar taman hiburan yang pernah aku kunjungi!" teriak Rina dengan mata yang bersinar.

Ayase duduk di kursi roda, didorong Yuki. "Kalian mau main apa dulu ya?" tanya dia. Hana langsung mengangkat tangan. "Aku mau main mainan putar yang baru! Seru banget!" Kinta mengangguk. "Baik, tapi kita main yang tidak terlalu cepat dulu ya, biar Ayase bisa nonton kita dari bawah."

Mereka pergi ke mainan putar yang berbentuk bunga mawar. Hana, Kinta, dan Rina naik ke dalam, sedangkan Yuki dan Ayase duduk di bangku di bawahnya. "Yuki, lihat aku ini!" teriak Hana sambil melambai. Yuki tersenyum dan melambai kembali. "Semangat ya!"

Saat mainan putar berjalan, mereka semua bersorak senang. Hana menyanyi lagu, Kinta menertawakan kelucuannya, dan Rina mengambil foto dari atas. Ayase melihat mereka dengan senyum penuh kebahagiaan. "Aku senang banget bisa melihat mereka semua bahagia," gumamnya ke Yuki. Yuki memegang tangannya. "Kakak senang, aku juga senang, Kakak."

Setelah mainan putar selesai, mereka pergi ke tempat makan untuk sarapan. Mereka membeli nasi goreng, ayam goreng, dan jus segar. Hana berbagi makanan nya dengan Ayase. "Kakak Ayase, coba ini udang krispi! Enak banget!" ucap Hana. Ayase mencicipi dan mengangguk puas. "Enak banget, Hana. Kamu bener-bener jago bikin dan pilih makanan!"

Setelah sarapan, mereka melanjutkan menjelajahi taman hiburan. Mereka melihat taman bunga yang cantik, mengambil banyak foto bersama, dan berjalan santai. Saat mereka lelah, mereka duduk di bangku taman dan makan camilan yang dibawa Yuki. "Ini roti yang aku bikin tadi pagi," ucap Yuki. "Coba ya, enak banget!"

Setelah istirahat, Hana mengajak mereka main roller coaster yang sedang ada diskon. "Yuki, kamu mau main sama aku ya? Seru banget!" tanya Hana. Yuki melihat Ayase. "Kakak, boleh gak aku main roller coaster sama Hana? Kakak bisa nonton sama Kinta dan Rina." Ayase tersenyum. "Boleh, Yuki. Jangan khawatir sama aku. Nikmati aja!"

Yuki dan Hana naik ke roller coaster. Saat roller coaster mulai berjalan, Yuki merasa takut tapi senang. "Yuki, lihat ke atas! Indah banget!" teriak Hana. Yuki melihat ke atas dan melihat langit yang biru dan awan yang putih. Dia merasa sangat bebas dan bahagia.

Setelah roller coaster selesai, Yuki turun dan berlari ke Ayase. "Kakak, seru banget! Kamu harus lihat wajah Hana waktu roller coaster turun ke bawah!" ucap Yuki dengan tertawa. Hana mendekati dan menepuk bahunya. "Jangan omong-omong ya! Kamu juga takut kan!"

Kemudian, mereka pergi ke mainan teka-teki yang ada di dalam gua. Mereka harus menyelesaikan teka-teki untuk keluar dari gua. Hana selalu salah jawab teka-teki, bikin semua orang ketawa. "Hana, jawabannya bukan kucing! Itu burung!" ucap Kinta. Hana tersenyum malu. "Ya dong! Aku tahu kok! Cuma salah omong aja!"

Setelah menyelesaikan teka-teki, mereka keluar dari gua dan melihat matahari yang mulai terbenam. Langit berwarna oranye, merah, dan ungu sangat indah. "Wah, ini yang paling indah matahari terbenam yang pernah aku lihat!" teriak Rina.

Mereka pergi ke taman malam yang penuh dengan lampu hias yang cantik. Ayase duduk di kursi roda, didorong Yuki, sambil melihat lampu-lampu yang menyala. "Ini sangat indah," gumam Ayase dengan suara pelan. Yuki memegang tangannya. "Ya, Kakak. Seperti matahari terbenam di gunung dulu."

Mereka kemudian pergi ke tempat menjual kue dan es krim. Hana membeli kue coklat untuk semua orang, sedangkan Yuki membeli es krim favorit Ayase. Mereka duduk di bangku di depan taman malam, makan kue dan es krim sambil melihat lampu-lampu yang menyala.

"Hari ini aku sangat senang," ucap Rina dengan senyum. "Ini libur yang paling seru yang pernah aku alami. Terima kasih sudah ajak aku ikut!" Hana memeluknya. "Sama-sama, Rina! Kamu adalah bagian dari kita! Kita selalu bersama!"

Kinta melihat mereka semua dengan hati yang penuh kebahagiaan. "Kita buktikan ya, bahwa tidak peduli apa yang terjadi, kita selalu bisa bahagia kalau bersama. Terima kasih, Yuki, Ayase, Hana, dan Rina karena kalian semua, hidupku lebih berwarna."

Ayase tersenyum. "Aku juga senang banget bisa ikut libur ini. Terima kasih sudah menunggu aku sembuh. Kamu semua adalah teman yang terbaik buat Yuki, dan juga buat aku."

Yuki berdiri dan mengajak semua orang berdiri. "Mari kita ambil foto bersama! Ini kenangan yang sangat berharga!" ucap dia. Mereka berdiri berdampingan Ayase di tengah di kursi roda, Yuki di sampingnya, Hana di kiri, Kinta di kanan, dan Rina di depan. Kamera Rina menekan tombol — klik — momen indah itu terjepret selamanya.

Waktu sudah malam, mereka mulai berangkat pulang. Di jalan, suasana sedikit tenang tapi hangat. Hana sudah tertidur di kursi belakang, kepalanya menempel di bahu Kinta. Rina juga mulai ngantuk, sambil memegang kamera yang penuh dengan foto.

Ayase melihat Yuki yang sedang mengemudi. "Yuki, terima kasih ya, untuk semua yang kamu lakukan. Kamu menjagaku, membuatku senang, dan punya teman yang baik. Aku bangga banget sama kamu." Yuki tersenyum. "Kakak juga selalu membuatku bahagia, Kakak. Tanpa kamu dan teman-temanku, hidupku tidak akan pernah seperti sekarang."

Saat mereka tiba di rumah Yuki, Ayase merasa lelah tapi senang. "Kalian semua tidur di rumah aku aja ya? Sudah malam banget, nanti orang tuanya khawatir," ucap Ayase. Hana terbangun dan mengangguk. "Baik, Kakak Ayase! Tapi besok aku bikin sarapan untuk semua orang!"

Mereka semua tidur di ruang tamu Hana dan Rina tidur di sofa, Kinta tidur di kasur lipat, dan Yuki tidur di lantai di depan kamar Ayase. Sebelum tidur, Yuki melihat foto yang diambil di taman hiburan. Dia tersenyum ini adalah hari yang paling bahagia dalam hidupnya, bersama orang-orang yang dia cintai.

Pagi esok, Hana bangun lebih awal dan memasak sarapan untuk semua orang. Dia membuat, telur mata sapi, dan makanan sehat lainnya serta jus jeruk segar. "Sarapan siap!" teriak dia dengan semangat. Semua orang bangun dan menyantap sarapan dengan senang.

Setelah sarapan, teman-temannya mulai pulang ke rumah masing-masing. Hana memberikan foto yang dicetak ke Yuki dan Ayase. "Ini buat kalian, sebagai kenangan. Jangan lupa kita janji akan libur lagi ya!" ucap dia. Kinta dan Rina juga memberikan hadiah kecil topi taman hiburan untuk Yuki, dan bunga kertas untuk Ayase.

Setelah mereka pergi, Yuki dan Ayase duduk di teras rumah, melihat foto-foto yang dicetak. "Kita akan selalu ingat hari ini ya, Kakak?" tanya Yuki. Ayase memeluknya. "Ya, Yuki. Selalu. Ini kenangan yang abadi kenangan tentang persahabatan, cinta, dan kebahagiaan yang sesungguhnya."

Yuki memandang langit yang biru. Dia tahu bahwa hidupnya akan selalu ada tantangan, tapi dia tidak akan pernah takut karena dia punya keluarga yang mencintainya dan teman-teman yang selalu ada di sampingnya, siap menghadapi segala sesuatu bersama-sama.

1
farel
pertama
farel
pertama 💪
skino
perbaikin alur nya yaa, aku bingung sebenarnya Yuki dan lain lain ada di kota mana/negara, padahal kan sering buat makanan jepang🙏
Alya: maaf kalau ada kesalahan
total 2 replies
farel
absen kakk
Alya: 😁hehe
total 2 replies
skino
cepet banget s 2 nya
N Kin
70/100
Alya: hahaha terimakasih banyak kakkk
total 1 replies
LOSCE
cemangat, aku tunggu sampe ceritanya di kuliah💪
Alya: hehehehe iyaa terimakasih banyak atas dukungan nyaa
total 1 replies
LOSCE
semangat terus kak, jangan lupa mampir
Alya: iyaa terimakasih
total 1 replies
Nimpo Luin
kurang panjang
Alya: terimakasih ulasan nyaaa
total 1 replies
skino
semangatttt
Alya: iyahh
total 1 replies
skino
cerita nya tambah menarik ada yaa🤭🤭
Alya: hehehehe terimakasih kakk.
total 1 replies
Mikey Toman
chapter 2
Alya: 😁😁😁iyahh
total 1 replies
Mikey Toman
/Awkward/
Alya: 😇☝️☝️
total 1 replies
farel
pertamaaa
Alya: terimakasihhh banyakk yaa karenaaa telahh menyukaii novellku iniii
total 1 replies
farel
pertama
Alya: iyaaaa
total 1 replies
farel
pertamaaa
farel
pertamaa
farel
Hana pinter bener bisa dapat nilai 95. . .
farel
mantapp
farel
pertama komenn🤭
Alya: terimakasih kasih udah membaca novel iniii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!