NovelToon NovelToon
Mawar Yang Tersisih Kan

Mawar Yang Tersisih Kan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Saudara palsu / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Mawar adalah anak ke 2 yang di paksa harus selalu mengalah dengan adik nya, Mawar di bedakan oleh ibu nya.

Mawar harus selalu mengalah demi sang adik, Mawar di perlakukan seperti anak tiri. Penderitaan Mawar semakin pedih saat ayah nya meninggal dunia, sikap ibu nya semakin menjadi terhadap diri nya.

Untung saja kakak laki - laki Mawar bisa melindungi diri nya, sebagai sang kakak dia tidak rela melihat penderitaan sang adik.

Sang kakak bahkan rela menolak beasiswa nya di sebuah universitas ternama karena dia tidak ingin meninggal kan Mawar sendirian.

Ikuti kisah Mawar dalam mengarungi kehidupan di bawah tekanan sang ibu dab juga adik nya, bisa kah ibu nya Mawar menyayangi Mawar seperti dia menyayangi putri bungsu nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

Waktu terus berlalu, tidak terasa Farhan sebentar lagi tamat dari Sekolah Menengah Atas tempat nya menuntut ilmu. Karena kecerdasan nya, Farhan mendapat kan salah satu beasiswa di perguruan tinggi Swasta yang ada di salah satu kota di Indonesia melalui jalur prestasi.

Tapi Farhan menolak nya, karena dia tidak mau meninggal kan Mawar sendirian. Farhan sudah berjanji pada almarhum sang ayah akan menjaga Mawar sampai kapan pun.

Mawar juga sebentar lagi akan naik ke kelas 2 SMA, Mawar sendiri sudah tidak sabar lagi ingin segera lulus SMA. Dia tidak berniat untuk melanjutkan pendidikan nya, dia hanya ingin bekerja untuk bisa memenuhi semua kebutuhan nya.

Mawar tidak ingin menyusahkan sang kakak lebih lama lagi, dia ingin hidup mandiri dengan hasil keringat nya. Lain lagi jika bapak nya masih hidup, mungkin keadaan nya akan lain lagi.

"Assalam mu'alaikum!" Tiba - tiba suara salam di depan pintu mengagetkan lamunan Mawar yang sedang mencuci piring di dapur.

"Wa'alaikum salam!" Jawab Mawar yang bergegas pergi ke depan untuk membuka pintu.

"Pak Haris, silah kan masuk pak!" Mawar mempersilahkan pak Haris salah satu guru SMA nya datang ke rumah nya untuk masuk.

"Mawar, Farhan sama ibu mu ada?" Tanya pak Haris.

"Ibu ada pak, tapi kak Farhan nya tidak ada di rumah. Dia lagi keluar!" Jawab Mawar lagi.

"Silahkan duduk pak, Mawar panggil ibu dulu di dalam!" Mawar bergegas masuk dan memberi tahu sang ibu.

"Bu, di depan ada pak Haris, dia mau ketemu sama ibu dan juga kak Farhan, tapi kakak nya tidak ada di rumah!" Mawar memberi tahu sang ibu yang sedang asyik menonton sinetron bersama Indah.

"Kamu buatan minuman biar ibu yang temui dia di depan!" Perintah bu Munah pada Mawar.

Mawar hanya mengangguk kan kepala nya dan dia bergegas ke dapur untuk membuat segera teh untuk pal Haris. Setelah itu Mawar kembali ke dapur menyelesaikan cucian piring nya yang sempat tertunda.

Sementara itu bu Munah dengan di ikuti oleh Indah menemui pak Haris, pal Haris adalah salah satu guru di sekolah nya Farhan dan Mawar yang berasal dari desa yang sama dengan mereka.

"Pak Haris, ada apa ya?" Tanya bu Munah dengan heran.

"Begini bu, saya mau menanyakan suatu hal pada ibu mengenai Farhan!" Pak Haris tampak diam sebentar sebelum kembali melanjutkan ucapan nya.

"Farhan mendapat kan beasiswa full dari salah satu universitas yang ada di kota bandung, semua nya di tanggung oleh pihak universitas dari mulai semua biaya kuliah nya hingga asrama nya pun di sediakan untuk anak- anak yang masuk lewat beasiswa jalur prestasi. Dan Farhan adalah salah satu murid kami yang mendapat kan beasiswa itu dengan jurusan Ekonomi Akutansi, tapi Farhan menolak nya. Dari oleh sebab itu saya datang sebagai perwakilan dari pihak sekolah untuk menanyakan hal itu kembali, siapa tahu Farhan berubah fikiran!" Panjang lebar pak Haris menjelaskan pada bu Munah.

"Maaf pak, saya tidak tahu kalau Farhan mendapat kan beasiswa itu. Farhan bahkan tidak pernah bercerita pada saya!" Bu Munah juga cukup terkejut dengan berita itu, karena pasal nya Farhan tidak pernah membahas masalah itu dengan nya.

"Dari itu lah bu, saya datang kemari. Siapa tahu ibu bisa membujuk Farhan untuk mengambil beasiswa itu. Tidak ada biaya yang harus di keluarkan, termasuk biaya makan dan asrama pun di tanggung oleh pihak kampus. Jadi menurut saya, sayang sekali jika hal itu di tolak!" Pak Haris menjelaskan lagi.

"Pak, saya akan bicarakan nanti sama Farhan jika dia pulang, saya akan bujuk dia pak. Sayang sekali jika Farhan melewat kan beasiswa itu!" Bu Munah berjanji pada pak Haris.

"Terima kasih bu, saya tunggu kelanjutan nya bu. Nanti jika Farhan jadi ambil beasiswa itu, biar berkas pendaftaran nya di urus oleh pihak sekolah!" Jelas pak Haris lagi.

"Baik pak, nanti akan saya kabari secepat nya!" Jawab mu Munah.

"Kalau begitu saya pamit dulu bu, ini sudah malam!" Pak Haris segera pamit dari rumah bu Munah.

"Iya pak, terima kasih info nya!" Ujar bu Munah.

Setelah pak Haris pulang, bu Munah memanggil Mawar dan meminta dia untuk mencari Farhan.

"Mawar, sini kamu!" Teriak bu Munah dari ruang tamu.

"Iya bu, ada apa?" Tanya Mawar yang berjalan tergesa - gesa menemui sang ibu.

"Cepat kamu pergi cari Farhan dan suruh dia pulang, katakan pada nya ibu mau bicara!" Perintah bu Munah pada Mawar.

"Baik bu!" Mawar bergegas keluar rumah untuk mencari sang kakak.

Malam hari seperti ini biasanya Farhan akan bekerja sebagai penjaga toko di slah satu toko yang ada di kampung nya, toko itu biasanya buka hingga jam 12 malam. Jarak toko itu tidak begitu jauh dari rumah nya, Mawar bergegas mencari sang kakak di sana.

"Maaf Pak Jono, kak Farhan nya ada?" Tanya Mawar pada sang pemilik toko yang saat ini sedang ada di dalam toko nya.

"Eh, Mawar. Masuk aja Farhan nya ada di dalam kok!" Jelas sang pemilik toko yang bernama pak Jono.

"Terima kasih pak!" Jawab Mawar sambil mengangguk kan kepalanya dan dia melangkah kan kaki nya ke dalam menemui sang kakak.

"Mawar, ada apa mencari ku malam - malam seperti ini?" Tanya Farhan setelah dia melihat kedatangan sang adik.

"Aku di suruh ibu kak, katanya dia mau bicara sama kakak dan kakak di minta nya pulang sekarang!" Jelas Mawar pada Farhan.

"Oh, ya udah kakak pamit dulu sama pak Jono, kamu tunggu dulu ya. Biar kita pulang nya barengan aja!" Farhan berkata pada Mawar.

"Iya kak!" Jawab Mawar dan dia pun duduk di kursi yang ada di depan toko milik pak Jono sambil menunggu sang kakak.

"Ayo kita pulang, kakak udah pamit kok sama pak Jono!" Farhan segera mengajak adik nya pulang.

Kedua kakak beradik itu langsung pulang ke rumah mereka, di dalam perjalanan pulang Farhan sempat bertanya pada Mawar kenapa ibu nya meminta nya pulang segera.

"Kamu tahu kenapa ibu meminta ku pulang?" Tanya Farhan pada Mawar.

"Alu gak tahu kak, tapi tadi ada pak Haris datang ke rumah dan dia menemui ibu. Aku gak tahu apa yang mereka bicarakan, karena tadi aku sedang mencuci piring di dapur. Setelah pak Haris pulang, ibu langsung meminta aku supaya memanggil kakak pulang!" Jelas Mawar apa ada nya tanpa dia ketahui ada apa sebenar nya.

Farhan mengangguk kan kepala nya, dia sudah paham apa yang di bicarakan oleh wali kelas nya itu pada sang ibu. Pasti mengenai beasiswa yang sengaja dia tolak beberapa waktu yang lalu.

1
kalea rizuky
maaf males MC nya glblok
partini
bicara lembut ada maunya,, semoga kena stroke biar tau rasa
Isabela Devi
pada halkan mawar bisa sambil kerja Farhan
Isabela Devi
kasian mawar tp Farhan ingin mawar sukses
Isabela Devi
ibu yg ga punya belas kasih sama anak
Isabela Devi
mawar pergi dari rumah itu mungkin kamu bukan anaknya
Isabela Devi
ibu jahat bangatnya
Isabela Devi
dapat kak yang baik gitu, rasanya senang bangat
Isabela Devi
Farhan ga terimah beasiswa Krn dia mau jaga adiknya, amanah dari papanya sebelum meninggal
Isabela Devi
biasanya anak yang di manja gitu dibtengah jalan sekolahnya ga henar
Isabela Devi
semoga mawar kuat
Isabela Devi
semoga suatu saat mawar mendapatkan kebahagiaan
Isabela Devi
ibu yang py hati emang, apa mawar bukan anak kandung dia ya
kalea rizuky
ibuk gendeng nunggu karma mu
kalea rizuky
mending pergi dr rmh lag
partini
sambil kuliah kan bisa kerja yg online ataupun offline
Dede Azwa
semoga km pergi mawar..dari rumah sendiri tp bagai kan neraka... semoga di luar sana km menjadi orang yg sukses...😭sedih aku thorrr kok ada seorang ibu modelan kaya gitu..😡
Dede Azwa
astagfirullah...itu sich janji edan🤦😡
Dede Azwa
astagfirullah..kok ada ya ibu modelan ke gitu...😡
Korik Kook
kok aneh gak mungkin ibu kandung kelakuannya kyak gitu sama anak sendiri.. klo anak tiri mungkin / hasil perkosaan aneh ceritamu ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!