NovelToon NovelToon
Anak Yang Tidak Diakui

Anak Yang Tidak Diakui

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Poligami / Single Mom / Anak Genius / Tamat
Popularitas:412.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumarhumah

MOHON MAAF
TAHAP REVISI
Pernikahan siri antara Nirmala Wongso dan juga Seno Aji Prakoso membuahkan hasil seorang anak laki-laki yang tidak pernah diakui oleh Seno, karena ia takut keluarga besarnya akan tahu tentang aibnya yang diam-diam menikahi gadis pelayan di club malam.

Setelah dinyatakan hamil oleh dokter Seno mulai berubah dan menyuruh Nirmala untuk menggugurkan kandungannya jika masih tetap ingin menjadi istrinya.

Namun Nirmala memilih jalan untuk mempertahankan buah hati dan meninggalkan kemewahannya bersama dengan Seno.

Penasaran?? ikuti jalan kisah Nirmala yang penuh dengan lika-liku kehidupan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumarhumah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Tanpa sadar sore pun mulai tiba, jejak keemasan nampak begitu indah berbentuk bulat sempurna, namun tidak seindah hati Alaska yang ingin menuntut banyak pertanyaan terhadap ibunya. Kenapa? Ayahnya harus meninggalkan ia dan ibunya? Pertanyaan ini yang masih terngiang di dalam benaknya.

"Las ... sudah sore, sebaiknya ibumu ikut denganku saja," ucap Airin yang merasa khawatir dengan keadaan Nirmala.

"Kamu gak apa-apa?" tanya Alaska memastikan.

"Nggak apa-apa kebetulan di penginapan ada kamar kosong," sahut Airin.

Nirmala segera menimpali ucapan Airin. "Tidak usah Nak Airin lebih baik Ibu pulang saja," tolak Nirmala.

Gadis itu mulai menatap Nirmala dengan tatapan yang begitu tulus. "Bu tidak masalah, aku malah akan khawatir, jika Ibu pulang dalam keadaan hati yang masih belum tenang seperti ini," ucap Airin.

Seketika Nirmala mulai mencerna ucapan gadis muda itu, kondisi hatinya yang saat ini dipenuhi dengan luka masa lalu memang tidak baik untuk bepergian jauh, apalagi dengan kondisi tubuh yang ringkih dan mudah drop.

"Ya sudah Bu, apa yang dikatakan Airin itu ada benarnya," timpal Alaska.

Nirmala hanya mengangguk, lalu Alaska mulai berjalan di antara ibunya dan Airin, ia masih menggenggam tangan kedua wanita itu erat-erat seolah takut kehilangan.

Perjalanan dengan mobil Airin terasa panjang meski sebenarnya singkat. Sepanjang jalan, Nirmala hanya diam menatap keluar jendela. Matanya kosong, sementara Alaska sesekali melirik, menahan banyak pertanyaan yang berdesakan di dadanya. Airin memilih diam, memberi ruang bagi ibu dan anak itu.

"Bu, jangan diam seperti ini, Laska takut ...," ucap anaknya yang merasa khawatir.

Nirmala menatap sejenak wajah Alaska. "Tidak terjadi apa-apa Nak, ibu baik-baik saja," ucapnya mencoba untuk tenang.

Sepintar apapun Nirmala menyembunyikan luka batinnya, tetap saja Alaska bisa melihat dari gestur wajah sang ibu yang terlihat memendam luka, maka dari itu berbagai macam pertanyaan masih tertahan di sudut bibirnya.

'Tolong Bu, setelah ini ceritakan semua apa yang menjadi bebanmu,' ucap Alaska di dalam hatinya.

Setibanya di penginapan, Airin mempersilakan mereka masuk ke kamar yang sudah rapi. Aroma lavender menenangkan langsung menyambut. Nirmala duduk di tepi ranjang, bahunya masih bergetar.

“Ibu, minum dulu …,” Airin menuangkan segelas air putih dan menyodorkannya dengan lembut.

“Terima kasih, Nak.” Nirmala meminum seteguk, lalu menunduk, tak sanggup menatap anaknya.

Alaska berdiri kaku di depan mereka, wajahnya tegang. “Bu, aku mohon jangan lagi sembunyikan apa pun dariku. Aku sudah dewasa, aku harus tahu.”

Suasana kamar mendadak hening. Airin hanya bisa duduk di kursi dekat jendela, tidak ikut campur, memberi ruang untuk percakapan yang berat itu.

Nirmala akhirnya mengangkat wajahnya, air mata jatuh tanpa bisa ditahan. “Nak, maafkan Ibu. Lelaki tadi benar, dia ayahmu. Ibu tidak pernah bermaksud membuatmu jauh darinya, hanya keadaan yang memaksa. Ibu hanya ingin kau tumbuh tanpa beban masa lalu Ibu.”

Alaska terdiam, dadanya sesak. Ia melangkah mendekat, lalu berlutut di depan ibunya. “Bu bukan itu yang membuatku sakit. Yang membuatku sakit kenapa Ibu harus menanggung semua ini sendirian, seolah aku bukan anakmu yang bisa melindungi.”

Nirmala tersedu, jemarinya meraih wajah putranya. “Karena kau segalanya bagiku, Alaska. Ibu rela jadi tameng untuk semua caci maki dunia ini, asal kau bisa berdiri tegak.”

"Tidak Bu anak Ibu ini sudah dewasa, sudah sepatutnya aku yang mengambil alih, atas semua beban yang selama ini Ibu pikul sendiri," ucapnya sambil meraih tangan ibunya.

Airin yang menyaksikan dari jauh ikut terharu, matanya basah. Ia perlahan mendekat, menepuk bahu Alaska. “Kau sudah melakukan hal yang benar hari ini, Las. Kau melindungi ibumu. Itu sudah cukup," ucap Airin sambil meneteskan air matanya.

Alaska menghela napas panjang, lalu memeluk ibunya erat. Tangisnya pecah, untuk pertama kali ia menangis bukan sebagai prajurit, melainkan sebagai anak yang terluka.

Di luar jendela, malam semakin pekat. Namun di dalam kamar itu, meski penuh air mata, ada kehangatan yang perlahan meredakan luka.

☘️☘️☘️☘️

Di dalam rumah besar Seno, sedari tadi Nadira masih belum bisa berdamai dengan kejadian tadi, wanita itu terus saja mengumpat dan menyalahkan suaminya atas peristiwa ini.

"Kau tega Pi ... tega ... bertahun-tahun aku mengubur dendam ini, tapi kenapa? Dunia seakan ingin memperlihatkan wanita itu lagi!" tariak Nadira.

Seno masih duduk dengan rahang yang sudah mengeras sedari tadi ia menahan amarah meskipun istrinya mulai, menunjuk-nunjuk dan merendahkan dirinya.

"Nadira stop ... sedari tadi kau tidak puas menyalahkan ku, bahkan meskipun aku berterus terang padamu, kalau aku tidak ada sangkut pautnya dengan mereka berdua, tetap saja kau menuduhku yang tidak-tidak!" ucap Seno dengan nada yang cukup meninggi.

Nadira semakin tersulut, emosinya meluap-luap seolah tidak terima di salahkan seperti ini. "Kau pria brengsek, yang selama ini ku temukan, dengan gampangnya kau jatuh di dalam pelukan wanita lain di saat aku masih menjadi istrimu Seno!" desis Nadira.

"Kau hanya bisa menyalahkan aku tanpa kau sadari tugasmu sebagai seorang istri yang sibuk dengan dunia mu sendiri," sahut Seno dengan nada getir dan tatapan muak menghadapi istrinya yang seperti itu.

Nadira mendengus tatapannya penuh amarah. "Kau berani berucap seperti itu, sudah jelas kau yang mengkhianati pernikahan kita Seno, kau berselingkuh dengan perempuan murahan itu, sampai mempunyai anak haram!"

Seno terperanjat emosinya mulai meledak-ledak. “Dan kau pikir kau siapa, Nadira?” desisnya. “Kau tuduh aku macam-macam, tapi kau sendiri lupa siapa dirimu. Kau wanita bertangan dingin yang rela mengorbankan siapa pun demi egomu. Kau pikir aku tidak tahu? Dunia bebasmu dengan banyak pria sebelum bersamaku semua masih melekat jelas di kepalaku!”

Nadira terperanjat, wajahnya memucat seketika. Tangannya bergetar, tapi matanya tetap menyala penuh kebencian. “Kau berani mengungkit itu, Seno?! Setelah semua yang kulakukan untukmu?!”

“Semua yang kau lakukan?” Seno mendengus getir. “Yang kau lakukan hanya menutupi borokmu sendiri dengan menyalahkanku. Kau pikir aku buta? Kau bisa menuduh Nirmala macam-macam, tapi sebenarnya kaulah yang paling takut rahasiamu terbongkar, kau pikir sampai sekarang pun aku tidak tahu dengan pertemuanmu yang diam-diam, masih seperti itu!"

"Cukup Seno ... cukup, jangan sekali-kali jai berbicara seperti itu, aku tidak suka, dan jangan sampai tangan dinginku ini yang melukai tubuhmu!" ancam Nadira tang sedikit menekan di kata terakhirnya.

Seno semakin tersulut. "Bunuh saja, jika itu membuatmu lega, ayo bunuh aku," tantang Seno.

Di lantai atas kedua anak mereka mendengar samar-samar suara pertengkaran itu dan berdiri terpaku, saling pandang dengan wajah bingung. Si sulung berbisik pelan, “Apa maksud Papi? Rahasia Mami?”

Adiknya menelan ludah, matanya tak lepas dari kedua orang tua mereka yang kini saling membuka aib. Suasana rumah yang biasanya mewah dan berwibawa, kini berubah menjadi arena pertempuran yang penuh luka dan kebencian.

Bersambung ....

Pagi semoga suka ya

1
Mora
masukan aja ini kedua saya baca novel other sepertinya novel2nya seperti cerita tv terbang 🤭
Ayumarhumah: ok tenang saja Kak
total 1 replies
Naufal hanifah
luar biasa
Evy
Istri suka marah2 begitu...kalo gak kena sakit jantung ya...struk itu paling ringan..
Evy
Anak perempuan pertama Seno... sombong amat ya...Angkuh dan arogan..
Evy
Bisa jadi pacar anak perempuan nya jika tidak pada saling kenal.... padahal saudara kandung...
Evy
Semoga Nirmala mendapatkan jodoh lagi ya...
Evy
Alaska sungguh anak yang kuat dan pemberani...
wil
bantu nonton novel akuu gaiss ep 1 adaa tapi masih jeleee eos 2 udah tayang tapi masih dikoreksii
wil: OH IYAA 🤣🤣 MAAPPP
total 2 replies
THAILAND GAERI
laki2 cemen
Mazree Gati
rahang mengeras,tatapan tajam tersenyum getir,,,tp ga ada tindakan, lucu pingin ngakak takut keselek
nur
keren banget karyamu kak
Mazree Gati
alaska teelalu lembek,,tolol
Nurul Huda
pangkat nya lettu thor knp jd letda lg..
Ayu
Mksh crita nya thor. wlau pun aku kecewa dikit thor. blm tau kbr Nadira. dan blm tau siapa dalang penyerangan itu
Ayu
Thor.. ending nya pertemukan Alaska dgn bu Nadira sekeluarga. saling memaafkan. jdi bhgia semua nya kan thor
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya. trmksh🙏
total 1 replies
Ayu
Mgkn kah para penjahat yg menyerang itu Arga dan pp nya. mereka kan tau hub an Alaska dan Airin
Ayu
Thor.. blm jwb tuh.. kbr ibu Nadira gimana. pak Seno gk prnh tengok ke penjara kah. 🤭
Ayu
Smg nanti Nadira jg bs saling menerima dan memaafkan.
Ayu
Kbr nya bu Nadira gimana ya thor
Ayu
Semoga Alaska slmt dlm tugas nya. kembali dgn kesuksesan. trs nikah sm Airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!